Adat Nusantara
304 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Semana Santa
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Menjelang Hari Raya Paskah yang merupakan salah satu perayaan suci dalam umat nasrani, kota Larantuka menjadi pusat perhatian bagi para peziarah, baik itu dalam negeri maupun luar negeri. Tidak lain dan tidak bukan adalah karena di kota  ini terdapat sebuah prosesia bernama Semana Santa, tradisi perayaan Pekan  Suci Paskah yang telah berusia lebih dari 5 abad. Semana Santa merupakan sebuah perayaan dalam umat Katolik di Larantuka, yang merupakan warisan dari bangsa Portugis pada waktu itu. Akulturasi budaya, agama, dan tradisi – tradisi lokal yang cukup kental menjadikan tradisi ini kuat, mengakar, dan tetap dijalankan setiap tahunnya dan menjadi salah satu prosesi adat yang diminati masyarakat katolik di dunia. Tidak tanggung – tanggung, dalam setiap perayaan paskah, kota Larantuka bisa didatangi hingga ribuan peziarah dari berbagai negara seperti Spanyol, Portugal, Italia, Brazil, Italia dan lain – lain. Semana Santa berasal dari dua kata, ...

avatar
Revina
Gambar Entri
Bala / Belis / Gading Gajah
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Proses meminang anak gadis di kalangan suku Lamaholot, Nusa Tenggara Timur, tergolong unik. Meski masyarakat daerah ini tidak pernah memelihara gajah, sejak ratusan tahun lalu gading gajah dijadikan mahar kawin. Mahar kawin jenis ini, yang dalam masyarakat Lamaholot disebut belis, tak jarang menimbulkan masalah yang cukup rumit, bahkan bagi masyarakat Lamaholot sendiri. Pembicaraan paling alot antara pihak keluarga perempuan (calon istri) dan laki-laki (calon suami) adalah soal berapa banyak gading gajah yang harus diberikan pihak laki-laki sebagai belis bagi calon istri. Dalam konteks itu, status sosial seseorang dijadikan ukuran untuk menentukan banyak/sedikit, panjang/pendek, dan besar/kecil-nya gading. Jika calon istri berasal dari keluarga dengan status sosial tinggi, jumlah gading gajah harus banyak dan panjang. Jika perempuan yang bersangkutan berasal dari keluarga sederhana, jumlah dan ukuran gading bisa dikompromikan. Bagi suku Lamaholot (Flores Timur daratan, Pul...

avatar
Revina
Gambar Entri
Lawar Rumput Laut - Flores Timur - NTT
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Lawar merupakan jenis makanan yang terdiri atas beberapa jenis, dimana dalam keseharian masyarakat Flores Timur, lawar biasanya menggunakan bahan dasar ikan teri mentah, bisa juga daun singkong dan juga ada lawar menggunakan rumput laut sebagai bahan dasarnya. Rumput laut atau masyarakat kota Larantuka sering menyebutnya dengan istilah Karang Muda, selain mudah didapat karena ada yang mengembangbiakannya di sepanjang perairan di beberapa teluk di kabupaten Flores Timur, juga mudah dijumpai di pesisir pantai saat terjadi angin kencang dan gelombang besar. Untuk membuat lawar rumput laut bahan-bahan yang disiapkan yakni rumput laut yang masih muda, tomat, bawang merah dan kelapa parut, cuka atau jeruk nipis serta bisa ditambah dengan daun kemangi. Rumput laut dibersihkan dan direndam dalam air panas serta  diiris kecil-kecil dan diletakan ke dalam wadah dari plastik setelah itu disiram dengan cuka atau jeruk nipis secukupnya dan bawang merah yang sudah diiris. Set...

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Tuir - Sikka - Nusa Tenggara Timur
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Dalam pagelaran ritual adat Supi Tawa, etnis Tanai Ai, Sikka, Flores Timur, di hutan tempat awal ditemukan keris pusaka, setelah memberikan Piong atau persembahan berupa telur ayam serta beras, sirih pinang dan Arak kepada sang pencipta dan penguasa langit dan bumi serta para leluhur, hewan sembelihan berupa ayam semuanya dibakar di tempat ritual dan dimakan bersama nasi. Selama ritual berlangsung, makanan yang dimakan tidak diperkenankan menggunakan piring tetapi diletakan di dedaunan serta minum air atau arak pun harus menggunakan tempurung kelapa atau gelas bambu yang bahannya diambil di sekitar hutan tempat ritual berlangsung. Sejak dahulu ada pantangan untuk menggunakan piring dan gelas, hanya boleh mempergunakan bahan-bahan dari alam yang ada di sekeliling tempat ritual. Nasi dimasak di dalam bambu lalu dibakar hingga matang sedangkan hewan sembelihan pun dibakar dan dipotong kecil-kecil untuk dijadikan persembahan yang diletakan di tempat tersebut serta sisanya...

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Sombu - Manggarai - Nusa Tenggara Timur
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Sombu diolah memakai parutan kelapa dan gula merah dari Aren. Setelah matang dan masih panas, dipotong memakai benang sehingga berbentuk bulat ceper Sombu biasanya dihidangkan saat acara-acara adat seperti Penti atau pesta panen serta bisa pula dihidangkan pada acara-acara resmi pemerintahan dan even besar yang dihadiri tamu dari luar daerah. Proses pembuatannya pun tidak lama sebab hanya sekitar 15  sampai 30 menit sudah matang asal apinya diatur agar menyalanya tidak terlalu besar serta merata sehingga proses matangnya pun sempurna. Dulu Sombu hanya dihidangkan saat acara adat saja sehingga jarang yang mengkonsumsi sebab tidak dijual umum   sumber:  https://www.cendananews.com/2017/07/sombu-makanan-lokal-manggarai-dari-singkong.html

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Beloma - Flores Timur - NTT
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Saat digelar ritual Gole Mati di rumah adat  Korke di Desa Lewokluok, semua suku terlihat membawa Beloma masing–masing untuk diletakan diatas pelataran Korke. Beloma ini yang nantinya dimakan oleh para tetua adat dan kepala suku dari 18 suku yang ada di komunitas adat Demon Pagong.  Beloma adalah makanan lokal masyarakat Flores Timur yang jarang sekali dijumpai kecuali saat–saat pagelaran ritual adat maupun saat pesta syukuran. Itu pun hanya dijumpai di pelosok desa saja sementara di kota Larantuka jarang sekali makanan ini disajikan. Pembuatannya yang lama dan membutuhkan bambu, jadi penyebab makanan ini jarang disajikan. Beloma dibuat dari otak dan sedikit hati babi yang dicampur lemak, jantung, lidah, usus yang diiris kecil – kecil dan dimasukan ke dalam bambu. Di dalam bambu tersebut juga dimasukan darah babi bekas penyembelihan pagi tadi yang terlihat mulai menggumpal. Untuk menjaga agar uap panas dari bambu yang dibakar tidak keluar, bagian...

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Ohu Ai Prungan - Sikka - NTT
Makanan Minuman Makanan Minuman
Nusa Tenggara Timur

Etnis Tana Ai di wilayah timur Kabupaten Sikka dikenal masih kental mempertahankan adat dan budaya. Makanan lokal sederhana namun terasa memanjakan lidah sering kali disajikan setiap ada perhelatan pernikahan, sambut baru (komuni pertama) maupun ritual adat. Ohu Ai Prungan salah satunya, kuliner dari Ubi kayu kering (gaplek) yang diambil dari kebun menjadi bahan dasar untuk pembuatan Ohu Ai Prungan. Langkah awal, ubi dikupas dan dikeringkan dengan cara dijemur minimal dua minggu. Ubi kayu ditumbuk di Lesung hingga halus lalu ditapis memakai Nyiru. Ubi yang ditumbuk harus sampai halus menyerupai tepung. Persiapan lainnya, yakni parutan kelapa. Kelapa yang dipakai sebaiknya jangan terlalu tua biar hasilnya lebih renyah dan baunya lebuh harum. Kelapa parut dan tepung ubi kayu (Ohu Ai) diaduk merata di Nyiru (Lida) seraya diremas kedua tangan. Saat diaduk tambahkan sedikit air saja biar legket. Biasanya cuma dicampur kelapa saja tanpa dicampur gula. Tapi kadang juga campur denga...

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Tari Hegong
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Timur

Tari Hegong adalah tarian tradisional dari Maumere, Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tarian ini biasanya dimainkan secara berkelompok oleh para penari pria dan wanita dengan berpakaian adat dan diiringi oleh musik Gong Waning. Tari Hegong merupakan tarian tradisional yang cukup terkenal dan sering ditampilkan diberbagai acara seperti acara adat, penyambutan tamu penting, kesenian daerah dan diberbagai acara lainnya.   Asal Mula Tari Hegong Tari Hegong ini merupakan tarian kebesaran masyarakat Maumere di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejarah tentang Tari Hegong ini masih belum dapat diketahui secara pasti, namun menurut beberapa sumber mengatakan bahwa tarian ini pada awalnya merupakan tarian adat dan sering ditampilkan diupacara-upacara adat masyarakat Maumere. Selain itu juga tarian ini digunakan sebagai tarian penyambutan para tamu penting yang sedang datang kesana. Pertunjukan Tari Hegong Tari Hegong ini umumnya...

avatar
Aulahanim
Gambar Entri
Tari Ja'i
Tarian Tarian
Nusa Tenggara Timur

Tari Ja’i adalah tarian tradisional yang berasal dari masyarakat Ngada di Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tarian ini merupakan tarian tradisional yang dilakukan secara masal yang oleh masyarakat di sana sebagai ungkapan rasa syukur dan juga kegembiraan. Tari Ja’i ini merupakan salah satu tarian tradisional yang cukup terkenal di Flores, khususnya dimasyarakat Ngada, dan sering ditampilkan diberbagai acara seperti perayaan, upacara adat dan juga menyambut tamu kehormatan.   Asal Mula Tari Ja’i Tari Ja’i ini merupakan tarian tradisional masyarakat suku Ngada yang sering ditampilkan didalam ritus Sa'o Ngaza. Tarian ini dilakukan sebagai ungkapan dari rasa syukur dan kegembiraan dari masyarakat. Tari Ja’i ini biasanya akan dilakukan secara masal oleh masyarakat suku Ngada, semakin banyak peserta yang mengikuti tarian tersebut maka akan semakin hikmat. Bagi masyarakat Ngada, selain digunakan sebagai ungkapan rasa syukur, Ta...

avatar
Aulahanim