Lari obor estafet merupakan tradisi 17an yang dilakukan warga Semarang, khususnya Kelurahan Papandayan, Kecamatan Gajahmungkur, sejak 32 tahun lalu. Peserta lari merupakan atlet terbaik yang merupakan warga Kota Semarang. Tradisi ini didasari dari filosofi bahwa obor adalah simbol semangat dan sebagai simbol kita mencontoh jasa para pahlawan. Tradisi ini biasanya dilakukan pada malam hari mulai pukul 20.00 WIB di tanggal 17 Agustus. Sumber: http://blog.travelio.com/destination/tradisi-17an-di-berbagai-kota/
Tradisi ini dilaksanakan pada malam hari sebelum tanggal 17 Agustus. Tradisi ini diisi dengan sambutan dari berbagai pihak, penyampaian pesan-pesan moral perjuangan dan kemerdekaan, serta ditutup dengan barikan. Barikan adalah kegiatan makan bersama sambil duduk lesehan menghadap tumpeng yang berisi nasi dan aneka lauk sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Tuhan, kebersamaan dan nilai-nilai sosial warga, dan kesederhanaan dan tepo sliro . Sumber: http://blog.travelio.com/destination/tradisi-17an-di-berbagai-kota/
Sego Tumpang Solo Di Solo dan sekitarnya, menu ini sangat mudah ditemukan di kampung-kampung, di pinggir jalan, dipusat keramaian dan juga di warung-warung tenda. Terlebih, pada pagi hari setelah Subuh. Di desa, menu bernama sambal tumpang ini sering disandingkan dengan menu utama, seperli bubur jenang, sayuran atau bahkan juga nasi. Sehingga, banyak masyarakat yang kerap berburu menu ini sebagai menu sarapan. Tidak hanya itu, oleh beherapa orang, menu ini juga dianggap sebagai menu penggugah selera Bahan dan Resep : Daging Sapi / tetelan Secukupnya Cabai Merah Cabai Rawit Kencur Bawang Putih Bawang Merah Petai Kerupuk Kulit / Rambak Secukupnya Daun Jeruk Daun Salam Lengkuas Santan Gula Pasir Garam Cara Pembuatan: Tempe semangit, bawang merah, bawang putih, cabai, daun jeruk, kencur, salam dan lengkuas direbus bersamaan....
Resep Cara Membuat Sambal Tumpang Solo Istimewa Nah kali ini kami punya sajian yang juga tak kalah menariknya dengan masakan yang dan pastinya masakan ini adalah masakan tradisional dari kota solo yaitu Sambal Tumpang. Mungkin bagi orang yang belum pernah mendengar nama ini pastinya akan bingung dan bertanya-tanya akan sambal yang satu ini. Sambal tumpang merupakan salah satu sajian kuliner khas nusantara yang juga terkenal dengan memberikan citarasa yang enak dan unik. Masakan jenis Sambal Tumpang ini memang sangat terkenal terutama di daerahnya. Bagi anda yang juga sangat menyukai masakan ini anda juga bisa datang ke solo untuk membeli masakan ini di warung kota solo banyak yang menjualnya. Namun hal tersebut malah membuat anda kesulitan dana. Nah daripada anda jauh-jauh untuk ke solo kali ini kami akan mengajak anda untuk membuat resep masakan ini dirumah anda sendiri deng...
Siapa yang tak kenal dengan kuliner khas Tegal yang satu ini? Kacang dengan rasa yang gurih dan renyah ini biasanya dijadikan camilan atau oleh – oleh sanak famili baik yang berada di dalam kota maupun d luar kota. Kuliner yang menjadi salah satu sumber penghasilan utama di daerah Bogares Kecamatan Pangkah ini sudah sangat terkenal hingga luar kota. Namun dibalik rasanya yang gurih, ada banyak proses untuk membuat kacang dengan citarasa yang enak. Tidak heran, Si Gundul Trans 7 pernah meliput proses pembuatan kacang bogares ini Bagaimana proses pembuatannya? Yuk kita lihat satu persatu: Bahan baku kacang tanah dicuci bersih kemudian direndam dengan bumbu semalaman. Jemur kacang yang sudah direndam dulu sekitar setengah hari atau seharian, tergantung cuaca pada saat itu. Proses penjemurannya jangan sampai terlalu kering ya. Kemudian siapkan pasir yang...
Cara membuat teh poci khas tegal yang sepet dan nikmat. Bagi temen-temen pembaca yang mengaku sebagai pecinta teh, rasanya masih kurang kalau belum merasakan nikmatnya me-nyruput teh poci khas Tegal atau yang sering disebut juga dengan teh poci Slawi. Rasanya yang benar-benar nikmat dan unik sangat sesuai sekali dengan slogan teh poci NASGITEL ( Panas Legi Kentel) atau WASGITEL (Wangi Panas Legi Kentel). Legi dalam bahasa Indonesia artinya manis. Sedangkan kentel artinya kental. Poci sendiri maksudnya teko dari tanah liat. Bukan saya melebih-lebihkan nikmatnya teh poci ini karena saya orang Tegal ya, tapi memang teh poci ini benar-benar nikmat dan unik di antara teh-teh yang ada saat ini. Temen-temen saya yang dari berbagai daerah juga mengakuinya, bahkan mereka sering minta dibawakan poci dan teh asli Tegal. &nbs...
Jenang Jaket Jenang jaket terbuat dari tepung beras ketan, gula merah dan santan kelapa. Jenang dibuat dengan cara mendidihkan secara terbuka campuran santan, tepung ketan, dan gula kelapa hingga kental dan kalis, yang kemudian didinginkan menjadi semipadat (Haryadi, 1998). Tahapan pengolahan jenang ketan yang dilakukan pengrajin jenang ketan sebagai berikut: Kelapa diparut dan diperas sehingga diperoleh santan, Santan dicampurkan dengan tepung beras dan dididihkan, Gula dicairkan, diaduk-aduk hingga kadar air berkurang, Setelah kadar air berkurang, ditambahkan ke dalam tepung beras yang telah dicampur dengan santan, Diaduk-aduk hingga masak (kalis), Didinginkan selama satu hari Dilakukan pemotongan. Pengemasan. Tepung beras ketan, g...
Keong sawah atau orang Banyumas menyebutnya kraca adalah sejenis siput air yang dapat dijumpai dengan mudah di sepanjang perairan air tawar di daerah tropis, seperti di sawah-sawah, kolam, sungai, aliran parit, ataupun danau. Hewan bercangkang ini dikenal pula sebagai keong gondang, siput sawah, siput air, atau kraca. Bagi para petani, keberadaan keong (siput sawah) sering kali menjadi momok yang sangat memusingkan karena keberadaannya menjadi hama bagi tanaman padi dan perkembangbiakannya yang sangat cepat. Akan tetapi di daerah Banyumas dan sekitarnya, terutama di kawasan Purwokerto, keong sawah justru menjadi masakan yang laris manis dan merupakan masakan incaran warga terutama ketika bulan puasa sebagai menu u...
Tuak nira (Tuak Badeg) adalah minuman beralkohol jenis tuak yang dibuat dari nira ( getah ) dari mayang berbagai jenis pohon palem seperti lontar ( siwalan ), kurma dan kelapa . [1] Minuman yang umumnya berkadar alkohol sekitar 4% ini sangat digemari di Nusantara ( Indonesia ), [ butuh rujukan ] umumnya disebut hanya tuak di Sumatera Utara ( suku Batak ) dan juga daerah lain Indonesia , seperti ballo di Sulawesi Selatan ( Tana Toraja ), dan saguer di Sulawesi Utara . Minuman ini biasa ditemukan di berbagai belahan Asia Tenggara , Asia Selatan , Afrika , dan disebut berbagai nama. Di Asia Tenggara disebut goribon di Sabah (suku Rungus ), Kalimantan , tuba di Filipina , Borneo (dan juga Meksiko ); di Afrika disebut emu dan Oguro di Nigeria , nsamba di Republik Demokratik Kongo , nsafufuo di Ghana , [2] , matango di Kamerun ,...