Monumen Pembebasan Irian Barat dibuat saat para pejuang Indonesia sedang mencoba membebaskan Irian Barat dari penjajahan Belanda pada tahun 1962. Terletak di tengah Lapangan Banteng, Jakarta Pusat serta mengarah ke arah Barat Laut, monumen ini dibuat dari ide Ir. Soekarno dan dirancang oleh Henk Ngantung. Dibutuhkan waktu 1 tahun untuk menyelesaikan monumen setinggi 11 meter ini. Peresmiannya berlangsung pada tanggal 17 Agustus 1963 oleh Ir. Soekarno. Patung yang memiliki figur seorang laki-laki dengan kedua tangan terangkat dan sisa-sisa rantai pengikat masih bergantung di tangannya ini seakan melambangkan bebasnya tanah Papua dari era penjajahan. Namun, pada kenyataannya, meskipun telah bebas dari penjajahan, wilayah Papua merupakan salah satu wilayah yang masih cukup tertinggal di Indonesia bila dibandingkan dengan daerah Jawa dan sekitarnya. Menurut ibu saya, dulu ketika Bandar Udara Kemayoran masih ada, patung ini seakan-akan menjadi patung selamat datang yang men...
Keroncong Tugu adalah salah satu peninggalan penjajahan Portugis yang kita ketahui. Saat ini, keberadaanya agak sulit untuk ditemukan karena sedikitnya jumlah orang yang melestarikan kegiatan musik ini. Keroncong Tugu pertama kali dimainkan oleh para pendatang yang berkebangsaan Portugis. Pada saat itu, orang-orang yang berasal dari Portugis yang berada disekitaran Kampung Tugu dalam keadaan dikucilkan oleh Pemerintah Hindia Belanda. Oleh karena itu, mereka menghibur diri dengan cara salah satunya yaitu membentuk kelompok musik yang diberi nama Keroncong Tugu. Keroncong Tugu pada awalnya dibentuk pada tahun 1661. Pada awalnya Keroncong Tugu memiliki nama asli Orkes Poesaka Keroncong Moresco Toegoe , Anno 1661. Keroncong Tugu merupakan orkes khas yang berasal dari Kampung Tugu. Keroncong Tugu diambil dari nama sebuah kampung yang ada di Jakarta. Kampung tersebut bernama Tugu. Kampung Tugu terletak di sisi Jalan Cakung Cilincing tepatnya...
Damdas 16 Batu adalah permainan tradisional dari Jakarta yang dimainkan oleh 2 orang. Cara bermainnya ialah : 1. Dengan cara bergantian memindahkan pion masing-masing 2. Permainan diawali dengan suit untuk menentukan siapa yang memulai 3.Pemain yang menang suit, dipersilahkan memajukan pion paling depan menuju pion lawan 4. Lawan memindahkan pionnya selangkah 5. Pemain pertama memakan pion lawan #OSKMITB2018
Kue Cucur yang biasa kita temui di pasar tradisional merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia. Kue cucur berasal dari daerah D.K.I Jakarta (Betawi), disana makanan ini termasuk makanan adat artinya pada setiap kegiatan upacara adat budaya Betawi, cucur wajib dihidangkan. Rasanya manis, gurih, dan memiliki tekstur yang empuk di tengah dan renyah di bagian pinggirnya. Cara membuat kue ini cukup mudah dan dapat dilakukan di rumah. Berikut resep membuat kue cucur yang mudah dan ringkas. Resep Kue Cucur Bahan: 150 gram tepung beras 1/2 sendok teh garam halus 3 lembar daun pandan 250 ml air, untuk merebus 50 gram tepung tengu 150 gram gula merah atau gula jawa Cara Membuat: Rebus air, daun pandan, dan gula merah hingga larut kemudian saring dan dinginkan. Campur tepung tengu, garam, dan tepung beras Ialu tuang larutan gula kemu...
Setiap daerah pasti memiliki tradisi dalam menyambut kepulangan jamaah haji ke kampung halamannya, termasuk di Betawi. Orang Betawi mengucapkan kata "haji" dengan "aji". Sampai saat ini, tradisi ini masih ada dan dijalankan di beberapa tempat di daerah DKI Jakarta yang masih kental adat dan budayanya. Menurut beberapa sumber yang saya kutip, seminggu setelah Lebaran Aji, suasana kampung akan ramai. Keluarga yang anggotanya menunaikan ibadah haji, akan sibuk mempersiapkan rumah mereka dalam rangka menyambut kepulangan jemaah haji tersebut. Warga kampung pun tak terkecuali ikut dalam hingar-bingar kepulangan jamaah haji tersebut. Di ruang tengah, ruang tamu, sudah digelar tikar atau karpet dan disiapkan kasur di atasnya. Disiapkan juga masakan khas Betawi, terutama sayur asem, pecak ikan gurami, dan sebagainya. Saat rumah dibersihkan dan disiapkan, sebagian keluarga yang lain akan pergi menjemput keluarganya yang tiba dari Tanah Suci. Kemudian, begitu jamaah haji sampa...
Jakarta masa kini merupakan sebuah kota metropolitan, pusat pergerakan ekonomi, politik, sosial, serta sebuah pondasi dasar bagi bangsa Indonesia. Sebagai kota raksaksa, Jakarta memiliki beribu-ribu kisah di balik kemegahan serta kemodernannya, salah satunya adalah kisah bagaimana nama dari ibukota tercinta ini berakhir menjadi seperti sekarang. Kota Jakarta pertama kali muncul dalam catatan sejarah bangsa Portugis yang datang ke Nusantara pada abad ke-16. Pada waktu itu, nama Jakarta belum diberikan kepada kota tersebut. Orang-orang Eropa pada masa itu mengenal Jakarta dengan sebutan Sunda Kelapa, sebuah kota pelabuhan yang berada di Pulau Jawa. Sunda Kelapa merupakan bagian dari Kerajaan Sunda (Padjajaran) yang pada masa itu berada di bawah pemerintahan Prabu Siliwangi. Pada tahun 1522, Portugis berhasil membuat kesepakatan untuk membangun pos di daerah sekitar Banten-Sunda Kelapa sebagai bagian dari aliansinya dengan Kerajaan Banten yang menolak Islamisasi dari Kera...
Jajanan Manis dari Jakarta yang Sulit Ditemui Indonesia terkenal dengan berbagai kebudayaan yang dapat dijumpai dari Sabang sampai Merauke. Mulai dari kesenian, peninggalan sejarah, sampai makanan yang berbeda dari tiap daerahnya. Makanan khas merupakan salah satu aspek yang dapat meningkatkan daya tarik masyarakat untuk lebih mengenal kebudayaan suatu daerah, tak terkecuali Jakarta. Suku Betawi yang tak lain merupakan suku yang berasal dari Jakarta juga memiliki kue tradisional yang khas, salah satunya adalah kue rangi. Kue ini memiliki rasa yang gurih, legit, dan manis yang terbuat dari tepung sagu serta parutan kelapa. Rasa manis yang berasal dari saus berbahan dasar gula merah yang dipanaskan dan dituangkan diatas kue itu yang menjadi ciri utama dari kue ini. Rasa asli dari kue rangi adalah gurih dengan sedikit asin...
Lenong merupakan sebuah seni peran atau teater tradisional dari masyarakat Betawi. Lenong ini biasa berisi lawakan atau candaan yang menggunakan bahasa Betawi, yang diiringin dengan gambang kromong. Teater ini sendiri sudah ada sejak abad 19- an dan juga dipengaruhi sedikit oleh kebudayaan Tionghoa dan Melayu, terutama alat musiknya. Uniknya lenong betawi ialah bahwa dialog dari pertunjukan ini tidaklah memiliki alur cerita sama sekali, dan para pemain lenong dapat berinteraksi langsung dengan para penonton dengan sahut- sahutan. Pemain lenong sendiri jumlahnya beragam, dari beberapa orang hingga belasan orang. Lenong pada awalnya merupakan sebuah pertunjukan yang dilakukan di pinggir jalan, dan penontonnya hanya sebatas pengguna jalan yang kebetulan melintas, atau juga ada lenong keliling yang diperuntukkan untuk mengamen. Kemudian lenong mulai populer untuk pertunjukkan dalam pesta pernikahan pada jaman dahulu untuk memeriahkan acara, sehingga lenong cenderung dilakukan...
Tiap dari kita sudah tidak asing lagi dengan sate. Cara membuatnya sederhana—hanya potongan daging yang dibuat dalam bentuk tusukan, dibaluti bumbu seperlunya, dan dibakar. Akan tetapi, justru hal inilah yang membuat para penjual sate nusantara bisa mengembangkan beragam varian orisinilnya. Dua terpopuler mungkin adalah sate Madura yang manis dengan bumbu kacang yang khas dan sate Padang dengan saus kuning kental yang pedas. Tak hanya itu, belakangan ada satu jenis sate yang tiba-tiba terkenal di mana-mana terutama Jakarta. Ya, itu adalah sate taichan. Sate taichan memiliki sejarah yang cukup menarik. Pertama, sate baru mulai terkenal dan menjamur di mana-mana mungkin hanya sekitar tiga tahun lalu—berbeda dengan sate Madura dan Padang yang konon bahkan telah ada sejak abad ke-19. Kedua, mungkin kita harus berterimakasih kepada selera orang-orang Asia Timur untuk sate yang enak ini. Mengapa begitu? Bukankah sate ini merupakan kreasi para penjual sate di Senayan,...