1
1.086 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Batik Gunungkidul #DaftarSB19
Motif Kain Motif Kain
Daerah Istimewa Yogyakarta

Batik Tancep Diambil dari nama sebuah desa di Kecamatan Ngawen yaitu desa Tancep. Namun menurut sejarah, sebenarnya berasal dari dua wilayah dusun yang berbeda yaitu dusun Sumberan dan Sendangrejo. Batik motif Tancep diproduksi berdasarkan pesanan, dan hingga saat ini ada 12 (dua belas) jenis batik tulis dengan beragam bentuk motif, diantaranya,  motif babon angrem, bokor mas, gajah birowo, sekar jagad, ganggeng, galaran prahu, sekar kanthil, candi dan wahyu tumurun. Batik Tancep atau dikenal dengan nama Batik Tulis Tancep merupakan kerajinan batik yang dihasilkan oleh pengrajin batik di Gunungkidul. Proses pembuatannya masih tradisional dengan pembuatan motif secara manual dan pewarnaan dengan bahan alami. Pemasaran Batik Tancep ini sementara mengikuti pasar batik yang ada disekitarnya yaitu Yogyakarta dan Solo karena pembeli beelum banyak yang datang langsung ke lokasi atau pusat pembuatan. Batik Tancep ( http://gunungkidulonline.com ) Sentra Industri...

avatar
Akprilia Eka Setyaningrum
Gambar Entri
Tari Serimpi #DaftarSB19
Tarian Tarian
Daerah Istimewa Yogyakarta

Tari Serimpi berasal dari Yogyakarta, konon katanya tarian ini sedikit bernuansa Mistis. Awalnya tarian ini ditunjukkan saat penggantian raja di beberapa Istana Jawa Tengah. Menurut cerita masyarakat, tarian ini dapat menghipnotis para penonton menuju ke alam lain. Walau bagaimanapun, tarian ini bertujuan menunjukan wanita yang sopan santun dan sangat lemah gemulai. Seiring dengan zaman tari ini mengalami perubahan dari segi durasi tarian dan kostumnya. Tari Serimpi pun dibagi menjadi beberapa jenis diantaranya Serimpi Genjung, Serimpi Babul Layar, Serimpi Bondan, Serimpi Anglir Mendung dan Serimpi Dhempel. Tarian ini biasanya ditarikan dengan 4 anggota penari wanita, hal ini menandakan unsur api, air, angin dan bumi. Namun seiring dengan zaman jumlah penaripun terkadang menjadi 5 anggota. Pakaian yang digunakan untuk penari Serimpi adalah pakaian yang biasa digunakan pengantin putri keraton. Sedangkan musik yang digunakan adalah gamelan.//PUT Sumber: http:/...

avatar
Krisna Aryan
Gambar Entri
Tradisi Jodangan #DaftarSB19
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Tradisi Jodangan adalah tradisi membawa makanan dengan tandu dan diringi dengan beberapa kesenia tradisional seperti gejog, lesung, shalawatan dan jatilan. Jodagan berarti sedekah dimana juga berarti rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa akan rahmat yang diberikan. Sedekahan akan diberikan kepada para arwah leluhur untuk ungkapan rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah yang telah diwariskan oleh nenek moyang terdahulu.Awalnya tradisi Jodangan hanya untuk ungkapan rasa sykur namun seiring perkembangan zaman mulai diramaikan dengan berbagai pentas kesenian dan hiburan. Tradisi Jodagan dimulai dengan memikul Jodang menuju pelantaran Goa Cerme. Warga yang mengikuti kirap dengan memikul Jodag memakai baju adat tradisional, sebagai rangkapain upacara budaya sebelumnya diadakan bersih desa terlebih dahulu. Bersih desa ini mengandung makna menjauhkan warga dari hal-hal yang sifatnya negatif, seperti bencana dan ketidakrukunan antar warga.  Didalam Jodang berisi nasi dan lau...

avatar
Erinayuliansyah
Gambar Entri
Sejarah Tamansari, Tempat Rekreasi Keluarga Raja Keraton Yogyakarta #DaftarSB19
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Daerah Istimewa Yogyakarta

Tamansari atau yang disebut Water Castle atau The Fragrant Garden adalah taman indah yang dikelilingi danau buatan dan wangi bunga merupakan maha karya Sri Sultan HB I. Dibangun sejak Tahun Jawa 1684 Ehe (1758 Masehi). Pada awalnya, total luas area bangunan ini mencapai 12.600 m 2 . Terdiri dari 57 bangunan dan 18 kebun. Kebun yang digunakan secara efektif antara 1765-1812 ini pada mulanya membentang dari barat daya kompleks Kedhaton sampai tenggara kompleks Magangan. Namun saat ini, sisa-sisa bagian Taman Sari yang dapat dilihat hanyalah yang berada di barat daya kompleks Kedhaton saja. Konon, Taman Sari dibangun di bekas keraton lama, Pesanggrahan Garjitawati, yang didirikan oleh Susuhunan Paku Buwono II sebagai tempat istirahat kereta kuda yang akan pergi ke Imogiri. Fungsi utama Tamansari adalah pesanggrahan atau tempat rekreasi bagi Sultan dan keluarga. Selain itu, bangunan ini juga dimanfaatkan sebagai tempat pertahanan karena terdapat benteng, bastion (tempat me...

avatar
Fahira Shanin Nadifa
Gambar Entri
Makanan dan Minuman Khas Yogyakarta #DaftarSB19
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Makanan dan minuman tradisional Yogyakarta telah lama ada dan digemari oleh masyarakat dengan resep spesifik yang diwariskan turun-temurun. Hal tersebut yang membuat salah satu ciri khas budaya Yogyakarta dari segi kulinernya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut. 1. Gudeg, merupakan makanan yang paling dikenal dari Yogyakarta. Cita rasa gudeg manis dan gurih. Gudeg berasal dari bahasa Belanda gut dag yang berarti cukup bagus atau enak. Begitu populernya masakan ini, sampai-sampai Yogyakarta dijuluki Kota Gudeg . Gudeg dibuat dari nangka muda yang dikupas, diiris-iris lalu direbus sampai masak. Santan, bawang merah, bawang putih, laos, kemiri, ketumbar, daun salam, dan garam dicampurkan ke dalam nangka tersebut. Dimasak lagi sampai kering dan berwarna kecokelatan. Warna cokelat dapat juga dibuat dengan memasukkan daun jati ke dalam masakan. Untuk menghasilkan rasa yang khas digunakanlah arang dari batok kelapa untuk pemanasannya, sehingga panas yang dihasilkan bisa...

avatar
Yunitakumala
Gambar Entri
Upacara Adat Budaya Yogyakarta #DaftarSB19
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Di Yogyakarta masih melestarikan berbagai upacara adat yang telah menjadi ciri budaya khas Yogyakarta yang diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Grebeg Maulud, Kata gerebeg berarti suara berisik yg berasal dari teriakan orang-orang. Upacara adat ini diperingati sebagai acara Maulud Nabi Muhammad SAW yang mana dikatakan bahwa Nyi Roro Kidul Mendekatkan diri kepada Tuhan dan kebersamaan diantara warga Yogyakarta. Festival upacara adat ini dimulai pada pukul 07.30 pagi, didahului oleh parade pengawal kerajaan yang terdiri dari 10 unit: Wirobrojo, Daeng, Patangpuluh, Jogokaryo,Prawirotomo, Nyutro, Ketanggung, Mantrijeron, Surokarso, dan Bugis. setiap unit mempunyai seragam masing2. parade dimulai dari halaman utara Kemandungan kraton, kemudian melewati siti hinggil menuju Pagelaran, dan selanjutnya menuju alun2 utara. Pukul 10.00 pagi, Gunungan meninggalkan kraton didahului oleh pasukan bugis dan surokarto. Gunungan dibuat dari makanan seperti sayur2an, kacang, lada merah, telor,...

avatar
Yunitakumala
Gambar Entri
#DaftarSB19: Motif Batik Larangan Keraton Yogjakarta
Motif Kain Motif Kain
Daerah Istimewa Yogyakarta

Batik larangan Keraton Yogyakarta, atau kadang disebut  Awisan Dalem , adalah motif-motif batik yang penggunaannya terikat dengan aturan-aturan tertentu di Keraton Yogyakarta dan tidak semua orang boleh memakainya.  Keyakinan akan adanya kekuatan spiritual maupun makna filsafat yang terkandung dalam motif kain batik menjadi salah satu hal yang melatarbelakangi adanya batik larangan di Yogyakarta. Motif pada batik dipercaya mampu menciptakan suasana yang religius serta memancarkan aura magis sesuai dengan makna yang dikandungnya. Oleh karena itu beberapa motif, terutama yang memiliki nilai falsafah tinggi, dinyatakan sebagai batik larangan.  Adapun yang termasuk batik larangan di Keraton Yogyakarta antara lain  Parang Rusak Barong ,  Parang Rusak Gendreh ,  Parang Klithik ,  Semen Gedhe Sawat Gurdha ,  Semen Gedhe Sawat Lar ,  Udan Liris ,  Rujak Senthe ,  Parang-parangan ,  Cemukiran ,  Kawung , dan  Huk ....

avatar
Ailsa Vidi Chandrika
Gambar Entri
#DaftarSB19: Batik dan Pemakaiannya
Motif Kain Motif Kain
Daerah Istimewa Yogyakarta

Sejak tahun 2009, batik Indonesia secara resmi diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Sebagai warga Indonesia kita patut berbangga hati. Lebih jauh, upaya pelestariaan batik pun perlu dimulai dari diri sendiri baik itu dengan cara mengenali, menggunakan, dan mencintai. Di Indonesia sendiri ada beragam motif yang bisa kita jumpai. Bahkan beberapa daerah tertentu memiliki motif ciri khas tersendiri , seperti Yogyakarta. Bukan hanya terkenal sebagai Kota Gudeg, Yogyakarta ternyata juga memiliki motif batik yang khas. Asal-usul pembatikan di daerah Yogyakarta dikenal semenjak kerajaan Mataram ke-I dengan rajanya Panembahan Senopati. Daerah pembatikan pertama ialah di desa Plered. Pembatikan pada masa itu terbatas dalam lingkungan keluarga keraton yang dikerjakan oleh para wanita pembantu ratu. Dari sini pembatikan meluas pada tingkat pertama keluarga keraton lainnya. Kini beberapa daerah di Yogyakarta pun terkenal sebagai sentra pengrajin batik, salah satunya adalah Gi...

avatar
Ailsa Vidi Chandrika
Gambar Entri
Mie Lethek Rebus Khas Bantul, Yogyakarta
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Mie Lethek Khas Bantul  ini  berbahan dasar dari tepung tapioka dan campuran tepung singkong, mie ini terlihat butek dan keruh, dengan warna gelap dikarenakan pengolahannya yang menggunakan cara tradisional. Mie Lethek ini mempunyai rasa yang nikmat. Mie lethek ini bisa di oleh dengan cara rebus atau goreng. Kali ini kami menyajikan  Mie Lethek Bantul  yang direbus dan anda bisa mencobanya dirumah untuk menemani anda dikala hujan. Cara Membuat Mie Lethek Khas Bantul Bahan: Mie letek (sejenis bihun yang warnanya tidak putih [lethek.red]) Wortel dipotong korek api Kubis dipotong setengah halus Tomat dipotong-potong Daun Bawang Daun Seledri Bumbu : Bawang merah diiris tipis Bawang putih Merica Kecap Garam Gula Cara Membuat: Rebus mie lethek sampai matang lalu lumuri dengan minyak goreng dan kecap, Haluskan bawang...

avatar
Admin Budaya