Motif Kain
Motif Kain
Motif kain batik Daerah Istimewa Yogyakarta Gunungkidul
Batik Gunungkidul #DaftarSB19
- 12 Februari 2019

Batik Tancep

Diambil dari nama sebuah desa di Kecamatan Ngawen yaitu desa Tancep. Namun menurut sejarah, sebenarnya berasal dari dua wilayah dusun yang berbeda yaitu dusun Sumberan dan Sendangrejo. Batik motif Tancep diproduksi berdasarkan pesanan, dan hingga saat ini ada 12 (dua belas) jenis batik tulis dengan beragam bentuk motif, diantaranya,  motif babon angrem, bokor mas, gajah birowo, sekar jagad, ganggeng, galaran prahu, sekar kanthil, candi dan wahyu tumurun.

Batik Tancep atau dikenal dengan nama Batik Tulis Tancep merupakan kerajinan batik yang dihasilkan oleh pengrajin batik di Gunungkidul. Proses pembuatannya masih tradisional dengan pembuatan motif secara manual dan pewarnaan dengan bahan alami. Pemasaran Batik Tancep ini sementara mengikuti pasar batik yang ada disekitarnya yaitu Yogyakarta dan Solo karena pembeli beelum banyak yang datang langsung ke lokasi atau pusat pembuatan.

tancep1

Batik Tancep (http://gunungkidulonline.com)

Sentra Industri Batik Tancep Ngawen Gunungkidul banyak ditemui di desa Sendangrejo, kecamatan Ngawen, kabupaten Gunungkidul. Batik tancep merupakan kerajinan batik khas Ngawen Gunungkidul.

proses-pewarnaan-batik-tancep-gunungkidul

Proses pewarnaan Batik Tancep

Batik Tancep Ngawen memiliki motif dan warna yang sedikit berbeda dengan jenis batik yang telah terkenal sejak lama yaitu batik khas Jogja dan batik khas Solo. Kedua jenis batik tersebut menjadi perbandingan karena letak Ngawen sendiri berada ditengah-tengah antara Yogyakarta dengan Solo. Hal yang menjadi ciri khas utama dari Batik Tancep Ngawen adalah banyak batik yang diproduksi dengan warna biru keungu-ungan, hijau, dan coklat. Meski memiliki motif dan warna yang berlainan dengan Batik Jogja dan Batik Solo, dalam prakteknya Batik Tancep Ngawen tetap terpengaruh keduanya. Hal ini dikarenakan Batik Tancep Ngawen memiliki pangsa pasar di Jogja dan Solo.

Motif Babon Angkrem

batik-gunungkidul-babon-angrem

(http://gunungkidulonline.com)

Batik Cangkringan

img_20141026_132706

Sedang membatik Batik Cangkringan (http://gunungkidulonline.com)

Nama Cangkring diambil dari nama Dusun Cangkring yang sekarang terkenal dengan nama Padukuhan Bansari. Cangkring merupakan salah satu nama pohon yang tumbuh disekitar padukuhan. Sehingga untuk mengabadikan nama pohon tersebut, warga menamakan batiknya dengan nama Cangkring. Selain namanya yang diabadikan untuk nama batik, motif dari batik cangkring banyak meniru dari motif daun cangkring.

Batik Cangkringan diproduksi oleh Kelompok Usaha Bersama di RT 01 Padukuhan  Bansari, Desa Kepek  Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.

Batik Kepek

batikepepk

Sedang membatik Batik Kepek (https://kabarhandayani.com)

Batik Kepek terletak di Pedukuhan Kepek I, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Motif Kepek merupakan batik bergambar manding atau petai cina muda atau dalam istilah Jawa dikenal dengan “Kepek”.

Batik Gendangsari

092876100_1469958577-image2

(https://lifestyle.liputan6.com)

Merupakan aktivitas Batik Tulis oleh siswa-siswi di Desa Gedangsari Gunungkidul, khususnya SMKN 2 Gedangsari, dengan Disainer Lulu Lutfi Labibi yang diberi wewenang oleh pihak Astra untuk membina siswa SMKN 2 Gedangsari Gunungkidul tentang disain busana yang layak jual.

072604700_1469958711-image1

(https://lifestyle.liputan6.com)

Dalam perlehatan Yogya Batik Fashion Show 2016 bertemakan “Gedangsari Berlari” hasil karya siswa SMKN 2 Gedangsari Gunungkidul.

Motif Walang Jati Kencono

motif-walang-jati-kencono1

(http://gadingan.com)

Merupakan salah satu karya batik dengan desain motif khas Gunungkidul yang ekplor anatomi atau bentuk tubuh hewan eksotik Walang dan Daun Jati emas hijaunya Gunungkidul, yang tersusun dalam formasi motif lung-lungan hijau yang mengandung harapan Gunungkidul Handayani akan tumbuh subur dan ijo royo-royo. Batik motif Walang Jati Kencono ini oleh Pemkab Gunungkidul, ditetapkan sebagai seragam batik sekolah dan pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Gunungkidul, yang dikenakan setiap hari Kamis dan Jum’at. Batik ini terinspirasi dari makanan khas Gunungkidul yaitu walang atau belalang. Saat ini batik Walang banyak dijumpai di outlet-oulet toko batik yang ada di Gunungkidul. Warna dan corak batik walang sekarang mulai banyak. Awalnya batik walang digunakan di kalangan guru dan murid. Namun sekarang siapa saja bisa menggunakan batik walang tersebut.

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KIDUNG LAKBOK
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Naskah Nusantara • Sunda Kuno Kidung Lakbok Kisah Kerajaan Banjarpatroman, Ramalan Abadi, dan Kelahiran Wayang Kila Kidung Lakbok adalah sebuah karya sastra lama berbentuk prosa naratif atau puisi naratif dalam bahasa Sunda yang menceritakan tentang sejarah dan legenda Kerajaan Banjarpatroman. Kerajaan tersebut dipercaya pernah berdiri di wilayah yang kini dikenal sebagai Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Naskah ini sempat nyaris hilang, kemudian ditulis ulang dan dilestarikan kembali pada tahun 2013 melalui publikasi daring.   📜 Sejarah dan asal-usul Menurut naskah Kidung Lakbok, Kerajaan Banjarpatroman mengalami masa kejayaan sebelum akhirnya runtuh akibat perang saudara atau perebutan kekuasaan. Peristiwa tersebut dianggap sebagai dosa besar yang menimbulkan kutukan. Akibat perbuatan tersebut, turunlah azab berupa bencana alam besar, seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan banjir bandang. Kerajaan yang dahsyat itu akhirnya tenggelam dan berubah menja...

avatar
Gulamerah
Gambar Entri
Kidung Lakbok
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

📜 KIDUNG LAKBOK & WAYANG KILA Kidung Lakbok Kidung Lakbok adalah sebuah karya sastra lama berbentuk prosa naratif atau puisi naratif dalam bahasa Sunda yang menceritakan tentang sejarah dan legenda Kerajaan Banjarpatroman. Kerajaan tersebut dipercaya pernah berdiri di wilayah yang kini dikenal sebagai Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Naskah ini sempat nyaris hilang, kemudian ditulis ulang dan dilestarikan kembali pada tahun 2013 melalui publikasi daring. Sejarah dan Asal-Usul Menurut naskah Kidung Lakbok, Kerajaan Banjarpatroman mengalami masa kejayaan sebelum akhirnya runtuh akibat perang saudara atau perebutan kekuasaan. Peristiwa tersebut dianggap sebagai dosa besar yang menimbulkan kutukan. Akibat perbuatan tersebut, turunlah azab berupa bencana alam besar, seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan banjir bandang. Kerajaan yang dahsyat itu akhirnya tenggelam dan berubah menjadi rawa-rawa luas yang dikenal sebagai Rawa Lakbok hingga saat ini. Rama...

avatar
Gulamerah
Gambar Entri
Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Maluku

Rasa Sayange: Filsafat Kebersamaan dalam Senandung Anak-Anak Maluku Bagaimana mungkin sebuah lagu yang kerap dinyanyikan anak-anak sambil bertepuk tangan dan bersantai di pekarangan rumah bisa mengandung cetak biru lengkap tentang etika lingkungan dan tata krama bermasyarakat? Rasa Sayange , warisan lisan dari Kepulauan Maluku (Sumber 1, Sumber 2, Sumber 3), ternyata bukan sekadar lagu permainan tradisional dengan melodi ceria yang mudah dihafal. Di balik bait-baitnya yang singkat, tersimpan sistem pengetahuan tentang hubungan manusia dengan sesama dan alam—sebuah bukti bahwa pendidikan karakter di Nusantara tidak selalu memerlukan kelas formal, melainkan bisa tumbuh dari ruang-ruang bersantai yang penuh keakraban. Warisan Lisan dan Ritual Penyambutan Di Maluku, Rasa Sayange bukan lagu asing yang hanya muncul dalam buku teks pelajaran seni budaya. Lagu ini telah diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat, menjadi bagian tak terpisahkan dari ritus sosial seha...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
#cara membatalkan pinjaman (artha niaga)
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sulawesi Selatan

Langkah Awal Hubungi Costumer Service Melalui WhatsApp Di Nomor📲(0813•3056•2323) Atau (0821•1212•730). Siapkan Ktp, Jelaskan Alasan Pembatalan Pinjaman Lalu Ikuti Instruksi Yg Diberikan Oleh Costumer Service Untuk Proses Pembatalan Pinjaman.

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Pamali:
Ritual Ritual
Jawa Barat

Pamali: Ketika Larangan Tak Tertulis Mengatur Kehidupan Mengapa sebagian masyarakat Indonesia yang telah mengenyam pendidikan modern dan hidup di tengah kemajuan teknologi masih enggan memotong kuku di malam hari, bersiul saat senja tiba, atau menanam pohon kelapa di depan rumah? Fenomena ini bukan sekadar sisa primitivisme yang tertinggal, melainkan manifestasi dari pamali —sistem norma yang secara mengejutkan masih eksis sebagai pengatur sosial yang efektif. Pada titik tertentu, pamali menghadirkan paradoks budaya yang menarik: ia adalah "hukum" tanpa tulisan, "polisi" tanpa seragam, namun memiliki kekuatan mengikat yang seringkali lebih efektif dari peraturan tertulis. Kearifan Ekologis dalam Selubung Larangan Di tataran praktis, pamali seringkali berfungsi sebagai mekanisme pelestarian alam yang diselimuti narasi mistis. Masyarakat Sunda, misalnya, mengenal berbagai bentuk pamali yang sejatinya merupakan bentuk adaptasi terhadap lingkungan dan ekosiste...

avatar
Kianasarayu