Angsle atau wedang angsle adalah minuman khas Jawa yang menyerupai kolak . Wedang Angsle ini hampir mirip dengan Sekoteng atau Wedang Ronde yang banyak ditemukan di Yogyakarta ataupun Jawa Tengah. Maka dari itu, Wedang Angsle ini sering disebut sebagai Wedang Ronde khas Malang. Selain disebut Wedang Ronde khas Malang, wedang angsle ini juga sering disebut sebagai kolak khas kota Apel (Batu, Malang, Jawa Timur). Hal ini disebabkan karena tampilannya menyerupai kolak kacang hijau ataupun bubur madura. Mungkin karena penggunaan kacang hijau dan santan yang cukup banyak sehingga tampilannya lebih condong ke kolak. Selain khas dengan kacang hijaunya, untuk membuat wedang angsle khas Malang ini juga akan memakai beras ketan putih sebagai bahan utamanya. Angsle juga semakin cantik dengan biji delima atau sagu mutiara merah. Kuliner asli Indonesia ini memang belum banyak tersebar di pelosok negri sehingga beberapa daerah saja yang kerap mudah dijumpai jajanan ini. Penjual angsle...
Kuliner yang satu ini dibuat dari beberapa butir durian dicampur dengan serutan es batu, lalu disiram susu kental manis dan ditambah lagi dengan sirup. Karena menggunakan bahan es, maka minuman khas Malang yang satu ini lebih segar jika dinikmati saat siang hari atau ketika cuaca terik. Meskipun bukan musimnya buah durian, tetapi Penjual Es Durian di Malang biasanya tetap buka. Salah satu tempat yang menjual Makanan khas Malang ini adalah Es Durian Dempo, yang terletak di belakang SMAK St. Albertus Malang. Karena SMA ini populer disebut dengan SMA Dempo. Inilah yang kemudian mengilhami penamaan Es Durian Dempo yang populer hingga sekarang. Selain itu, tempat terkenal lainnya adalah es teler dempo no. 7. Es Teler Dempo No. 7 ini telah ada sejak tahun 1978, diawali oleh ayah dari Sri Wahyuni (penerus Es Teler Dempo No. 7 saat ini) yang berjualan es tape dan es santan berkeliling dengan gerobak. Lalu diberi izin untuk berjualan di tempatnya sekarang oleh SMA Dempo dan akhirnya namanya...
Bila di Jepara punya kue Horok-horok, maka di Banyuwangi punya kue bernama kue Orok-orok. Kedua kue ini punya citarasa yang sama enaknya, yang membedakan hanya bahannya saja dimana kue Horok-horok memakai tepung aren sedangkan kue Orok-orok memakai tepung beras. Bahan-bahan: Tepung beras secukupnya. Gula Jawa secukupnya. Kelapa secukupnya. Cara Membuat: 1. Sebelum membuat orok-orok, siapkan alat seperti pemarut kelapa dan pengukus. 2. Setelah itu baru mengambil tepung beras untuk dikukus selama kurang lebih seperempat jam. Angkat dan kemudian biarkan selama 24 jam atau satu hari. 3. Sesudahnya, kukus kembali selama seperempat jam juga. Angkat dan dinginkan selama beberapa saat. 4. Siapkan kelapa untuk diparut secukupnya. Lalu Anda harus menyisir atau mengiris gula Jawa. 5. Ambil piring dan sajikan orok-orok khas Banyuwangi bersama parutan kelapa serta gula Jawa yang sudah disisir tadi. Orok-orok siap dinikmati. Sumber: http://www.masakandapurku.com/2015/11/resep-membuat-orok-...
Bila mendengar kata 'bungkuk', maka jangan memikirkan suatu kondisi tubuh yang ringkih. Bungkuk yang dimaksud di sini adalah salah satu kue khas dari Banyuwangi. Orang-orang di sekitar Banyuwangi seringkali menyebut kue ini dengan nama 'bongko', tapi yang lebih dikenal adalah dengan nama kue Bungkuk. Bahan-bahan: Buah pisang secukupnya. Gula merah secukupnya. Tepung kanji secukupnya. Garam secukupnya. Vanili secukupnya. Kelapa secukupnya, parut. Cara Membuat: 1. Siapkan semua bahan dan alat seperti sendok, mangkok serta panci untuk membuat olahan bungkuk ini. 2. Setelah itu, haluskan pisang dan campurkan bersama vanili, garam, gula merah serta kanji. Aduk-aduk sampai merata. 3. Tambahkan parutan kelapa, lalu aduk-aduk lagi agar tercampur dengan baik. 4. Berikutnya ambil beberapa sendok makan adonan untuk dibungkus dengan daun pisang. Lakukan sampai adonannya habis. 5. Selanjutnya kukus selama beberapa menit sampai bungkuk matang. Angkat dan hidangkan di atas...
Bila memakan kue Laklak, maka kita akan teringat dengan kue Surabi. Ya, kue asli Banyuwangi ini memang agak mirip dengan penganan asal Jawa Barat ini karena penyajiannya yang disiram dengan kuah santan. Tidak perlu jauh-jauh ke Banyuwangi untuk mencicipinya, silahkan tengok resep di bawah ini. Bahan: 500 gram tepung beras 150 gram tepung tapioka ½ kg kelapa muda 250 ml santan kental ½ sendok teh garam ¼ buah gula merah 2 ruas daun pandan Air secukupnya Cara Membuat: 1. Parut kelapa muda lalu disisihkan sebentar. 2. Ambil tepung beras dan tepung tapioka, campur bersama garam dan parutan kelapa tadi. Aduk agar bercampur menjadi satu dan merata. 3. Kemudian siapkan penggorengan dari tanah liat dan bakar adonan di atasnya sampai matang. Angkat lalu sisihkan untuk membuat kuahnya. 4. Cara membuat kuah laklak adalah dengan memarut kelapa dan mencampurnya dengan air. Peras untuk menghasilkan 5 gelas santan atau sekitar 1 ¼ liter s...
Sekilas bila melihat kue ini, akan mengingatkan kita pada kue kembang goyang. Memang bentuknya seperti kembang goyang tapi nama kue asli Madura adalah kue Cakra. Penamaan kue Cakra ini karena bentuknya yang menyerupai senjata cakra pada kisah pewayangan. Rasanya pun tidak kalah enak dari kembang goyang. Bahan-bahan: 1 ½ ons tepung beras 200 ml santan ½ ons gula pasir 2 butir telur ¼ sendok teh garam Minyak goreng secukupnya Cara Membuat: 1. Ambil wadah dan kocok telur bersama gula pasir sampai mengembang. Masukkan tepung beras lalu aduk rata. 2. Tuangi santan dan garam sembari tetap dikocok sampai benar-benar tercampur. Kalau sudah, panaskan minyak dulu. 3. Celupkan cetakan kembang goyang ke dalam minyak yang panas selama beberapa saat agar ikut panas juga. 4. Lalu celupkanlah cetakan tersebut ke dalam adonan dan segera masukkan ke dalam minyak goreng sembari digoyang-goyangkan. 5. Biarkan sampai adonan lepas, lalu goreng sampai keri...
Sekilas bila melihat kue ini, akan mengingatkan kita pada kue kembang goyang. Memang bentuknya seperti kembang goyang tapi nama kue asli Madura adalah kue Cakra. Penamaan kue Cakra ini karena bentuknya yang menyerupai senjata cakra pada kisah pewayangan. Rasanya pun tidak kalah enak dari kembang goyang. Bahan-bahan: 1 ½ ons tepung beras 200 ml santan ½ ons gula pasir 2 butir telur ¼ sendok teh garam Minyak goreng secukupnya Cara Membuat: 1. Ambil wadah dan kocok telur bersama gula pasir sampai mengembang. Masukkan tepung beras lalu aduk rata. 2. Tuangi santan dan garam sembari tetap dikocok sampai benar-benar tercampur. Kalau sudah, panaskan minyak dulu. 3. Celupkan cetakan kembang goyang ke dalam minyak yang panas selama beberapa saat agar ikut panas juga. 4. Lalu celupkanlah cetakan tersebut ke dalam adonan dan segera masukkan ke dalam minyak goreng sembari digoyang-goyangkan. 5. Biarkan sampai adonan lepas, lalu goreng sampai kering d...
Bakpao adalah salah satu kuliner dari Tiongkok yang digemari di Indonesia. Dulunya bakpao hanya berwarna putih dan berisi kacang hijau. Namun kini sudah banyak bermunculan variasi bakpao mulai dari isi yang beragam hingga bakpao yang berwarna-warni. Termasuk kreasi bakpao dari Malang, Bakpao Telo Ungu. Bahan-bahan Bahan A : 75 gr tepung terigu protein tinggi 50 gr tepung sagu 125 gr ubi ungu kukus, haluskan 1 sdm ragi instan 30 gr gula pasir 150 ml susu cair Bahan B: 50 gr tepung terigu protein tinggi 20 gr tepung sagu 75 gr ubi jalar warna ungu/ ubi ungu kukus, dihaluskan 1 sdm baking powder 15 ml susu 30 gr mentega putih Bahan Isi Kacang Ijo : 250 gr kacang hijau tanpa kulit, rendam 1 jam 700 ml air 150 ml santan kental 4 lbr daun jeruk 175 gr gula pasir ½ sdt garam ¼ sdt vanili Cara Membuat: 1. Isi Kacang Hijau: Rebus kacang hijau sampai empuk dan air mengering. Rebus santan, daun jeruk, gula pasir, garam, dan vanili sambil diaduk s...
RESEP BAKPAO TELO UNGU ISI COKLAT Bahan- bahan: ¼ kg tepung terigu protein rendah 1 ons ubi ungu, kukus 1½ sendok teh ragi instan 15 gram susu bubuk 30 gram gula tepung ½ sendok teh baking powder ½ sendok teh garam 1 ons meises coklat untuk isian 20 gram mentega putih Sepucuk sendok pewarna makanan ungu 150 ml air es Bahan Isian: Kacang hijau secukupnya Garam secukupnya Cara Membuat: 1. Mengukus ubi ungu lalu angkat dan haluskan. Sisihkan sebentar. 2. Lalu siapkan tepung terigu, ragi instan, susu bubuk, baking powder serta gula tepung yang dicampur bersama ubi tadi. Aduk-aduk sampai rata. 3. Tuangkan air es serta pewarna makanan ungu sedikit demi sedikit sembari diuleni hingga kalis dan bisa dibentuk. 4. Tambahkan garam serta mentega putih sambil tetap diuleni hingga elastis. Biarkan selama setengah jam. 5. Setelah itu kempiskan adonan dan timbang tiap ¼ ons adonan. Bulat-bulatkan sampai adonan habis lalu b...