Pernah dengar nama Gugum Gumbira? Siapa yang tak kenal dengan beliau? Gugum Gumbira adalah sebagai pencipta tari Jaipongan baik dari sisi teknik maupun dari sisi pewacanaannya. Jaipongan sendiri merupakan tarian baru yang menggunakan kekuatan gerakan tari yang diambil dari kehidupan masyarakat di lingkungan Sunda. Banyak pengembangan dan kreasi yang dibuat beberapa orang dari tari jaipongan ini. Salah satu repetoar dari tari jaipongan, yaitu tari Rasjati. Tari Rasjati merupakan tari yang ada sejak tahun 2015 dan merupakan hasil karya pertama Edi Mulyana bersama dengan Lalan Ramlan. Tari kreasi baru dalam genre Jaipongan ini terinspirasi dari Ketuk Tilu, Penca Silat, Topeng Banjet, Kiliningan, dan Bajidoran, sehingga memiliki tingkat kesulitan tersendiri, baik dari teknik gerak, pengaturan tenaga maupun ruang dan waktu. Dengan menggunakan gerakan seperti memanen padi, tari ini menggambarkan tentang seseorang yang sedang mencari jati dirinya yang telah hilang karena kesombongan atau...
Indonesia sejak dulu terkenal sebagai negara agraris, sehingga sejak dahulu kala bangsa-bangsa eropa datang ke negeri Indonesia, karena negeri ini sangat subur apabila digunakan sebagai kegiatan bercocok tanam. Jaman dulu pemerintah hindia Belanda awalnya akan mencari rempah-rempah ke negeri Indonesia ini, tetapi setelah mereka merasa nikmat tinggal di Indonesia yang akhir melakukan penindasan untuk menguasa segala kekayaan di negeri Indonesia. Bercocok tanam di Inonesia, hampir semua jenis tanaman dapat tumbuh subur, oleh karena itu masyarakat Indonesia lebih berperilaku bercocok tanam secara turun temurun terus dilakukan. Di kawasan Jawa Barat atau Sunda, terdapat Upacara Adat yang dinamakan Sereh Taun yang dilakukan ketika panen. Seren Taun adalah upacara adat panen padi masyarakat Sunda yang dilakukan setiap tahun. Upacara ini berlangsung sangat ramai dan dihadiri ribuan masyarakat sekitar di berbagai desa di daerah Sunda. Upacara ini konon sudah ada sejak jaman pajajara...
Klenteng Tiao Kak Sie atau biasa dikenal dengan sebutan Klenteng Dewi Welas Asih terletak di Jl. Kantor No.2, Kampung Kamiran, Cirebon. Klenteng Dewi Welas Asih merupakan salah satu kelenteng tertua di Cirebon, selain Klenteng Talang dan Vihara Pemancar Keselamatan. Klenteng ini dibangun di atas tanah seluas 1.857 m2 dengan luas bangunan sekitar 1.600 m2. Di depan pinggir jalan terdapat penanda Benda Cagar Budaya Kelenteng Dewi Welas Asih Cirebon dengan tahun berdiri 1595. Tahun itu tertulis pada dua buah papan kecil “paai” namanya yang berisi pepatah atau peribasa pendek-pendek akan jadi kehormatan bagi dewa dewa. Semula nama Kelenteng Dewi Welas Asih adalah Tiau Kak Sie. “Sie” artinya rumah orang beribadat (tempat bertapa). “Tio” berarti air pasang (air naik), dan “Kak” berarti bangun dari tidur atau membangunkan atau membawa kepada akal yang benar. Bangunan Kelenteng Dewi Welas Asih yang simetris dengan ornamen naga dalam posi...
Assalamualaikum teman-teman :) Nama saya Raka Maulida Azka,Saya lahir dari campuran Sunda dan Jakarta.Ayah saya sunda dan Ibu saya Jakarta.Keluarga kami tinggal di Jakarta ,Oleh karena itu tiap momen libur lebaran,tempat mudik kami ialah Jawa Barat,Lebih tepatnya di Kuningan. Saya memiliki Nenek yang hobi memasak,suatu hari saat kami mudik,Ia membuat tape ketan yang enak rasanya dan kebetulan itu ialah tape ketan pertama saya.Tak diragukan lagi,Nenek saya memang sudah terkenal di Desanya sebagai koki yang handal.Atas pengalaman tersebut saya ingin menulis sebuah artikel untuk teman-teman semua. Tape kuningan sudah ada sekitar tahun 1970-an,,Berdasarkan hasil wawancara terhadap Ayah Saya,tape ketan sudah ada saat ia masih sekolah dasar,yaitu sekitar tahun 1977 dan Desa yang paling mengembangkan usaha makanan ini adalah Desa Cibeureum.Kebetulan Desa tersebut tidak jauh dari rumah Ayah (sekitar 2-3 km). Tape ketan terbuat dari beras ketan yang difermentasi dengan ragi d...
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. Sedangkan Herskovits memandang bahwa kebudayaan merupakan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain yang kemudian disebut sebagai superorganik. Dari kedua pernyataan 2 ahli diatas dapat disimpulkan bahwa adalah sesuatu hal yang dilakukan atau dipikirkan oleh sekelompok masyarakat yang memiliki sebuah persamaan dan dilakukan secara turun temurun. Di Indonesia terdapat sangat banyak budaya karena keanekaragaman suku ytang ada di Indonesia. Masing-masing suku bangsa memiliki kebudayaan yang berbeda satu sama lain. Suku bangsa ada yang asli dari Indonesia ada juga yang memiliki campuran dari luar. Menurut sensus BPS tahun 2010 Indonesia memiliki lebih dari 300 kelompok suku bangsa. Suku Jawa...
Nasi cikur adalah makanan khas Sunda yang berasal dari kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Cikur berarti kencur dalam bahasa Sunda. Tanaman obat ini menjadi salah satu bumbu yang sedap untuk dicampurkan ke makanan. Masyarakat Tasikmalaya mengolahnya menjadi nasi kencur atau yang disebut nasi cikur. Hidangan ini memakai kencur yang masih muda atau kencur bertunas yang umbinya masih berwarna putih. Bumbu lain yang ditambahkan yaitu bawang merah, bawang putih, garam dan terasi goreng. Adapun bahan lainnya yaitu nasi putih, minyak dan cabai yang diiriskan. Bagi Anda yang baru pertama kali merasakan atau mencoba hidangan ini, Anda akan merasakan suatu cita rasa yang berbeda dari suatu makanan. Rasa kencur yang khas dan gurih akan memanjakan lidah Anda. Terlebih lagi dengan sambal yang ada, akan menambah cita rasa yang unik. Pada dasarnya, hidangan ini hampir mirip dengan nasi uduk, yaitu ada ayam goreng, tempe goreng dan tahu gorengnya. Hal yang mem...
Indonesia kaya dengan beragam jenis kain tenun sutra. Tenun sutra adalah kain yang bahannya berasal dari serat protein ulat sutra. Kain tenun sutra disukai karena halus, kuat serta nyaman dipakai. Salah satu yang paling populer saat ini adalah tenun sutra Garut. Kain ini berasal dari Garut, Jawa Barat. Hal yang membedakan dengan tenun sutra dari daerah lain adalah motif-motifnya yang beragam mulai dari motif-motif bunga seperti motif bunga puspa, bunga gambur hingga motif-motif geometris disertai ciri warna-warna cerah dan berani. Kain-kain tersebut ini dibuat menggunakan alat tenun bukan mesin dan dapat memakan waktu yang lama pengerjaannya ,yaitu sekitar 2-3 bulan. Tenun Garut biasa digunakan oleh pria dan wanita untuk busana pesta. Sejarah Kain tenun sutra Garut ini dibawa oleh mantan tentara Jepang yang bernama bernama Naito yang belakangan masuk Islam dan berganti nama jadi Muhammad Kurdi, Ketika Jepang kalah perang dari Sekutu pada 1945, d...
Pura Giri Kusuma merupakan salah satu dari beberapa pura yang ada di Bogor. Pura ini terletak di Komplek Perumahan IPB Baranangsiang IV Tanah Baru, Bogor, Jawa Barat. Pura ini mulai dibangun pada tahun 1992, dan diresmikan pada tahun 1998. Pura ini memiliki area yang cukup luas dan asri. Pura ini adalah pura umum yang digunakan untuk sembahyang/ berdoa oleh umat beragama Hindu. Biasanya umat Hindu datang dan melakukan persembahyangan bersama di pura ini pada saat upacara keagamaan, seperti Purnama, Tilem, Odalan, Galungan, dan lainnya. Di samping pura ini juga terdapat tempat bel...
Gema Shalawat Al-Alawiyah merupakan Grup Kesenian Sunda yang dipadukan dengan unsur agama Islam. Lagu lagu yang dibawakan umumnya berupa Shalwat Nabi dan lagu yang bernuansa agama islam lainnya. Namun ada juga shalawat versi bahasa sunda yang juga menyejukkan hati. Kesenian ini ada di Kampung Pasir Handap, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Alat musik yang dipakai berupa: Celempung Gendang Bedug Kecrek dan kosrek Berdiri tahun 2010, grup kesenian awalnya hanya bermula dari para pemuda dan warga yang ingin melestarikan budaya seni sunda di kampungnya dan menggabungkannya dengan sholawatan. Bermodal paralon dan celempung saja pada awalnya, grup ini terus berkembang dan mendapat bantuan sumbangan dari berbagai pihak sehingga eksis sampai sekarang. Grup Kesenian ini sering tampil di acara-acara islami seperti hari raya umat islam, tampil di acara pernikahan, khitanan dll. Anggota aktif grup ini sampai sekarang ada 11 or...