yogyakarta
969 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Makanan dan Minuman Khas Yogyakarta #DaftarSB19
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Makanan dan minuman tradisional Yogyakarta telah lama ada dan digemari oleh masyarakat dengan resep spesifik yang diwariskan turun-temurun. Hal tersebut yang membuat salah satu ciri khas budaya Yogyakarta dari segi kulinernya. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut. 1. Gudeg, merupakan makanan yang paling dikenal dari Yogyakarta. Cita rasa gudeg manis dan gurih. Gudeg berasal dari bahasa Belanda gut dag yang berarti cukup bagus atau enak. Begitu populernya masakan ini, sampai-sampai Yogyakarta dijuluki Kota Gudeg . Gudeg dibuat dari nangka muda yang dikupas, diiris-iris lalu direbus sampai masak. Santan, bawang merah, bawang putih, laos, kemiri, ketumbar, daun salam, dan garam dicampurkan ke dalam nangka tersebut. Dimasak lagi sampai kering dan berwarna kecokelatan. Warna cokelat dapat juga dibuat dengan memasukkan daun jati ke dalam masakan. Untuk menghasilkan rasa yang khas digunakanlah arang dari batok kelapa untuk pemanasannya, sehingga panas yang dihasilkan bisa...

avatar
Yunitakumala
Gambar Entri
Upacara Adat Budaya Yogyakarta #DaftarSB19
Ritual Ritual
Daerah Istimewa Yogyakarta

Di Yogyakarta masih melestarikan berbagai upacara adat yang telah menjadi ciri budaya khas Yogyakarta yang diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Grebeg Maulud, Kata gerebeg berarti suara berisik yg berasal dari teriakan orang-orang. Upacara adat ini diperingati sebagai acara Maulud Nabi Muhammad SAW yang mana dikatakan bahwa Nyi Roro Kidul Mendekatkan diri kepada Tuhan dan kebersamaan diantara warga Yogyakarta. Festival upacara adat ini dimulai pada pukul 07.30 pagi, didahului oleh parade pengawal kerajaan yang terdiri dari 10 unit: Wirobrojo, Daeng, Patangpuluh, Jogokaryo,Prawirotomo, Nyutro, Ketanggung, Mantrijeron, Surokarso, dan Bugis. setiap unit mempunyai seragam masing2. parade dimulai dari halaman utara Kemandungan kraton, kemudian melewati siti hinggil menuju Pagelaran, dan selanjutnya menuju alun2 utara. Pukul 10.00 pagi, Gunungan meninggalkan kraton didahului oleh pasukan bugis dan surokarto. Gunungan dibuat dari makanan seperti sayur2an, kacang, lada merah, telor,...

avatar
Yunitakumala
Gambar Entri
#DaftarSB19: Motif Batik Larangan Keraton Yogjakarta
Motif Kain Motif Kain
Daerah Istimewa Yogyakarta

Batik larangan Keraton Yogyakarta, atau kadang disebut  Awisan Dalem , adalah motif-motif batik yang penggunaannya terikat dengan aturan-aturan tertentu di Keraton Yogyakarta dan tidak semua orang boleh memakainya.  Keyakinan akan adanya kekuatan spiritual maupun makna filsafat yang terkandung dalam motif kain batik menjadi salah satu hal yang melatarbelakangi adanya batik larangan di Yogyakarta. Motif pada batik dipercaya mampu menciptakan suasana yang religius serta memancarkan aura magis sesuai dengan makna yang dikandungnya. Oleh karena itu beberapa motif, terutama yang memiliki nilai falsafah tinggi, dinyatakan sebagai batik larangan.  Adapun yang termasuk batik larangan di Keraton Yogyakarta antara lain  Parang Rusak Barong ,  Parang Rusak Gendreh ,  Parang Klithik ,  Semen Gedhe Sawat Gurdha ,  Semen Gedhe Sawat Lar ,  Udan Liris ,  Rujak Senthe ,  Parang-parangan ,  Cemukiran ,  Kawung , dan  Huk ....

avatar
Ailsa Vidi Chandrika
Gambar Entri
#DaftarSB19: Batik dan Pemakaiannya
Motif Kain Motif Kain
Daerah Istimewa Yogyakarta

Sejak tahun 2009, batik Indonesia secara resmi diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Sebagai warga Indonesia kita patut berbangga hati. Lebih jauh, upaya pelestariaan batik pun perlu dimulai dari diri sendiri baik itu dengan cara mengenali, menggunakan, dan mencintai. Di Indonesia sendiri ada beragam motif yang bisa kita jumpai. Bahkan beberapa daerah tertentu memiliki motif ciri khas tersendiri , seperti Yogyakarta. Bukan hanya terkenal sebagai Kota Gudeg, Yogyakarta ternyata juga memiliki motif batik yang khas. Asal-usul pembatikan di daerah Yogyakarta dikenal semenjak kerajaan Mataram ke-I dengan rajanya Panembahan Senopati. Daerah pembatikan pertama ialah di desa Plered. Pembatikan pada masa itu terbatas dalam lingkungan keluarga keraton yang dikerjakan oleh para wanita pembantu ratu. Dari sini pembatikan meluas pada tingkat pertama keluarga keraton lainnya. Kini beberapa daerah di Yogyakarta pun terkenal sebagai sentra pengrajin batik, salah satunya adalah Gi...

avatar
Ailsa Vidi Chandrika
Gambar Entri
Mie Lethek Rebus Khas Bantul, Yogyakarta
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Mie Lethek Khas Bantul  ini  berbahan dasar dari tepung tapioka dan campuran tepung singkong, mie ini terlihat butek dan keruh, dengan warna gelap dikarenakan pengolahannya yang menggunakan cara tradisional. Mie Lethek ini mempunyai rasa yang nikmat. Mie lethek ini bisa di oleh dengan cara rebus atau goreng. Kali ini kami menyajikan  Mie Lethek Bantul  yang direbus dan anda bisa mencobanya dirumah untuk menemani anda dikala hujan. Cara Membuat Mie Lethek Khas Bantul Bahan: Mie letek (sejenis bihun yang warnanya tidak putih [lethek.red]) Wortel dipotong korek api Kubis dipotong setengah halus Tomat dipotong-potong Daun Bawang Daun Seledri Bumbu : Bawang merah diiris tipis Bawang putih Merica Kecap Garam Gula Cara Membuat: Rebus mie lethek sampai matang lalu lumuri dengan minyak goreng dan kecap, Haluskan bawang...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Sayur Brongkos, Masakan Khas Bantul Yogyakarta
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Salah satu makanan Khas Kota Jogja selain gudeg adalah masakan sayur brongkos . Masakan ini dibuat dengan menggunakan bahan seperti diantaranya ada kacang tolo sebagai bahan utamanya dan ada bahan yang lainnya juga seperti daging sapi dan juga tahu putih.  Sayur Brongkos  ini menjadi salah satu warisan masakan leluhur yang masih terjaga dan menjadi salah satu jenis kuliner yang sangat familiar. Untuk menikmati sayur yang konon katanya makanan favorit di kerajaan Bantul ini, anda bisa mencobanya dirumah dengan menggunakan resep dibawah ini. Cara Membuat sayur Brongkos Bantul Bahan untuk membuat sayur brongkos : Kacang tolo 150 gram saja Daging sapi 200 gram saja ( dipotong kecil-kecil ) Tahu putih 150 gram saja ( dipotong-potong ) Santan kelapa 750 cc saja Serai 2 tangkai saja ( dimemarkan ) Cabe merah rawit 10 btr saja Lengkuas 3 cm saja ( dimemarkan ) Daun jeruk purut secukupnya s...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Sate Klatak Khas Yogyakarta
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Penamaan  Sate Klatak Yogyakarta   berasal dari bunyi daging yang sedang dibakar, karena daging sebelum dibakar ditaburi garam maka waktu dibakar akan mengeluarkan bunyi yang unik. (kemretek). Sate Klatak Yogyakarta tidak menggunakan tusuk dari batang bambu melainkan jeruji besi sepeda. Bukan tanpa alasan, jeruji besi berfungsi sebagai penghantar panas yang baik membuat daging matang hingga ke bagian dalam. Keunikan lainnya terletak pada bumbunya. Kalau biasanya sate kambing berbumbu kecap atau sambal kacang, sate klatak hanya menggunakan taburan garam dengan sedikit ketumbar. Saat digigit, garam yang bertabur di daging kambing menciptakan cita rasa yang berbeda, yang jelas sangat nikmat. Cara menikmati Sate Klatak lebih pas dengan nasi putih yang disiram dengan kuah gulai. Kalau ingin pedas, tinggal menggigit cabe rawit yang sudah disiapkan di atas meja.Hampir sebagian besar warung makan di Yogya menyediakan cabe rawit di atas meja. Rasa pedas makanan bukan d...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Gatot dari Gaplek Singkong Gunungkidul
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Gatot Singkong  yang terkenal berasal dari daerah Gunungkidul, memiliki tekstur kenyal beraroma unik dengan taburan kelapa parut. Diolah dari “gaplek”, singkong (ketela pohon) yang dijemur di bawah sinar matahari hingga kering, atau bisa disebut fermentasi alami. Sekarang jarang sekali pedagang yang menjual jajanan pasar satu ini. Selain proses pembuatan yang sangat lama, harga jualnya cukup rendah jadi dinilai kurang menguntungkan. Namun anda masih bisa mencicipi gatot di pasar tradisional daerah Gunungkidul, Yogyakarta. Anda juga bisa membuat  Gatot Khas Gunungkidul  ini dirumah dengan bahan dan cara sebagai berikut: Resep dan Cara Membuat Gatot Gunungkidul Bahan : Gaplek hitam 500 gram Kelapa ½ butir, diparut Garam secukupnya Gula sesuai selera Resep Gatot Gunungkidul : Sebelum diolah, rendam gaplek kering dalam air selama sehari semalam. Ketika teksturnya m...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Kue Kipo Khas Yogyakarta
Makanan Minuman Makanan Minuman
Daerah Istimewa Yogyakarta

Kue kipo  adalah salah satu jenis kue jajanan pasar asli dari Indonesia yang tepatnya terletak dipulau jawa dan lebih tepatnya lagi yanitu makanan yang sangat khas dari daerah Yogyakarta Jawa Tengah.  Kue kipo memiliki aroma yang begitu harum karena campuran bahannya. Berikut bahan dan cara pembuatan  Kue Kipo  khas Yogyakarta. Bahan-bahan Tepung ketan 250 gram Santan hangat 150 ml Air daun pandan 50 ml Bahan isi kue kipo : Gula merah 125 gram, sisir Kelapa parut 200 gram (tidak terlalu tua) Garam halus 1 sdt Air matang 55 ml Cara membuat kue kipo : membuat isi : didihkan air den gula merah sampai larut. Masukkan kelapa parut serta garam, aduk rata. angkat. sisihkan. membuat kulit : campurkan bahan kulit, aduk rata. lalu ambil 1 sdm adonan kulit, pipihkan. beri isi pada setiap kulit yang telah dipipihkan tadi, kemudian digulung dengan rapi. Kerjakan sampai adonan...

avatar
Admin Budaya