Kasih Sayang
67 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Mappanretasi
Ritual Ritual
Kalimantan Selatan

appanretasi adalah suatu istilah dari kegiatan pesta pantai (pesta laut) masyarakat suku Bugis yang berada di Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Asal katanya, bahasa bugi, Ma'ppanre yang berarti memberi makan dan Tasi yang berarti laut. Terlepas dari pro kontra penilaian dari sudut pandang relegius, tradisi ini tiap tahunnya biasa digelar di pantai Pagatan yang merupakan manifestasi rasa syukur dari masyarakat terhadap rezeki yang mereka dapatkan dari laut sebagai sumber mata pencaharian pokok masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada bulan April minggu ke tiga tiap tahunnya, di mana pada peringatan tahun lalu Bapak Wakil Presiden Muhammad Yusuf Kala juga berkesempatan hadir dalam kegiatan tersebut. Ritual Mappanretasi salah satunya ditandai dengan melepaskan beberapa sajian terbaik di laut lepas yang di antaranya berupa potongan kepala hewan ternak baik berupa kerbau, sapi, kambing dan juga ayam. Secara historik pada fase-fase awal kegiatan ini binatang yan...

avatar
Budaya Indonesia
Gambar Entri
Terbang Lamut
Alat Musik Alat Musik
Kalimantan Selatan

Alat musik ini terbuat dari kayu dan kulit binatang. Tarbang lamut merupakan alat musik sejenis rebana besar dengan bentuk badan mengerucut ke bawah. Tarbang lamut biasanya dimainkan oleh seorang pria sebagai pendukung kesenian lamut (balamut) yang merupakan seni sastra tutur sebagai sarana hiburan masyarakat Banjar. Penuturan sentersebuti sastra berisi cerita tokoh-tokoh yang terkenal dalam cerita Lamut seperti Putri Bungsu, Paman Lamut, Anglong Anggasina, dan Sultan Alaudin. Cerita ini mengisahkan tentang problema kehidupan cinta kasih tokoh wanita yang terkenal bernama Galuh Junnjung Masari.

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Hantu Anak Sima Bayi Pemakan Jantung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Selatan

Cerita rakyat Anak Sima ini penuh misteri, ada beberapa sumber yang saya temui menceritakan bahwa sewaktu beliau kecil memang pernah mendengar jeritan tangis Anak Sima. Cerita ini berkembang di daerah hulu sungai, waktu itu pernah menjadi cerita yang menghebohkan tetapi sekarang tidak banyak lagi anak muda yang mengetahui kisahnya. Anak Sima berasal dari anak kapang (anak terlahir dari hubungan tidak sah), karena merupakan anak hubungan gelap maka ibu sang bayi membuangnya ke dalam hutan lebat setelah dilahirkan, untuk membuang rasa malu. Bayi yang baru lahir ini menangis sejadi-jadinya karena ia merasa lapar dan kedinginan. Berhari-hari menangis tidak ada seorang pun yang mendengar sehingga hampir mati. Tiba-tiba saat itu lewatlah Takau (jenis hantu paling kuat dalam cerita rakyat Kalsel, bisa berubah bermacam bentuk dan ilmunya sangat tinggi). Takau yang lewat ini sangat kelaparan, saat ia mendengar tangisan bayi segera ia menuju ke sumber suara. ” aumm (takau dalam be...

avatar
Rhefina
Gambar Entri
Legenda Gunung Batu Hapu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Selatan

Cerita rakyat legenda gunung Batu Hapu berasal dari Kalimantan Selatan, Indonesia. Alkisah, hidup seorang perempuan bernama Nini Kudampai. Ia memiliki seorang anak laki-laki bernama Angui. Mereka berdua memiliki hewan peliharaan seperti ayam putih, anjing putih, dan babi putih. Tersebutlah seorang saudagar kaya raya bernama Keling. Sang saudagar berniat menjadikan Angui sebagai anak angkatnya dan membawanya ke negerinya. Nini Kudampai merasa keberatan karena Angui adalah anak satu-satunya, namun akhirnya ia mengizinkan Angui dibawa oleh saudagar Keling. Akhirnya saudagar Keling membawa Angui ke negerinya. Saudagar Keling sangat menyayangi Angui. Setiap hari ia memanjakan Angui. Karena dimanja, lambat laun Angui berubah menjadi anak malas. Angui selalu menolak jika saudagar Keling meminta bantuannya. Karena sudah merasa kesal dengan sifat malas Angui, saudagar Keling akhirnya mengusir Angui dari rumahnya. Dengan sangat terpaksa, Angui pergi meninggalkan rumah sauda...

avatar
Bangindsoft
Gambar Entri
Tumis Hintalu Jukut
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kalimantan Selatan

Tumis Hintalu Jukut merupakan makanan khas dari kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Hintalu berarti Telur dan Jukut berarti Ikan. Jadi, Tumis Hintalu Jukut adalah Tumis Telur Ikan. Ikan yang digunakan adalah umumnya ikan laut.   Bahan-bahan   1 kg  Telur ikan laut (terserah ikan apa yg disuka/dicampur jg bs) Asam jawa secukupnya, kasih air 7 buah  bawang merah, iris tipis 7 siung  bawang putih, iris tipis 3 buah  cabe merah, iris tipis 15 buah  cabe rawit (jika mau pedas), potong2 5 buah  tomat / belimbing tunjuk (pilih slh satu), potong2 secukupnya  Garam secu...

avatar
Deckytri
Gambar Entri
Ayam Masak Habang - Banjarmasin - Kalimantan Selatan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kalimantan Selatan

AYAM MASAK HABANG Banjarmasin tidak hanya dikenal karena memiliki ikon tersohor seperti Jembatan Barito atau Pasar Terapung saja, tapi juga beragam kuliner khas yang sayang jika tidak dicoba. Salah satunya adalah Ayam Masak Habang. Ayam Masak Habang adalah kuliner Banjar yang paling banyak dikonsumsi masyarakat. Dinamakan 'habang' karena warnanya yang habang (kemerahan) yang didapat dari bumbu cabai merah. Ayam Masak Habang memiliki cita rasa manis, aroma yang khas serta warna merah merona sebagai daya pikat. Untuk menemukan masakan ini tidaklah sulit karena di setiap sudut kota Banjarmasin, anda bisa dengan mudah menemukan warung, restoran atau kedai yang menghidangkan masakan satu ini. Berikut adalah cara membuat Ayam Masak Habang. Bahan-bahan: 1 ekor ayam, potong 10 bagian 3 buah tomat, iris kasar 1sdm air asam jawa 2sdm kecap manis 1sdm gula merah, sisir halus 500ml air garam secukupnya minyak secukupnya untuk menumis dan menggoreng Haluskan: 15 buah caba...

avatar
Dhika
Gambar Entri
Mamanda
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Kalimantan Selatan

Teater rakyat Mamanda merupakan kesenian asli Suku Banjar di Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Teater ini telah dibawa oleh rombongan bangsawan Malaka pada tahun 1897 M. Rombongan ini, di samping bermaksud melakukan kegiatan perdagangan, juga memperkenalkan suatu kesenian baru yang bersumber dari syair Abdoel Moeloek. Kesenian tersebut kemudian dikenal dengan sebutan Badamuluk . Seiring perkembangan zaman, sebutan untuk kesenian ini berkembang menjadi Bamanda atau Mamanda . Berikut ini akan dikemukakan terlebih dahulu bagaimana sejarah dan perkembangan kesenian Mamanda di Kalimantan Selatan. Sejak masa Kerajaan Negara Dipa, masyarakat Kalimantan Selatan telah mengenal beberapa jenis kesenian tradisional, seperti  wayang, topeng, dan joged. Ketika Islam mulai berkembang di Kalimantan Selatan pada tahun 1550 M, terutama setelah berdirinya Kesultanan Banjar yang mendapat bantuan dari Kesultanan Demak, kesenian-kesenian tradisional semakin dikenal rakyat. Pada masa...

avatar
Eloksahar
Gambar Entri
Tari Tantayungan
Tarian Tarian
Kalimantan Selatan

Tari Tantayungan merupakan tarian tradisi masayrakat Banjar Kalimantan Selatan. Tarian ini mempresentasikan kisah dalam tokoh pewayangan. Sehingga tarian ini terkesan hidup lantaran diselingi dengan dialog kelompok penari. Tarian ini sendiri diiringi dengan musik karawitan melalui instrument  alat musik tradisional Kalimantan Selatan  antara lain babun, gong, sarunai, dan kurung-kurung. Paduan karawitan ini sangat harmoni dengan kelompok tari yang diperankan.   Seni dan tari tantayungan, awalnya kerap ditampilkan di sebuah desa, yakni Desa Ayuang, Barabai. Lalu dikembangkan di Kampung Mu’ui, Desa Pangambau Hulu, Kecamatan Haruyan oleh salah satu damang bernama Amat. Seni khas ini kemudian dikalim oleh pelaku seni HST, Sarbaini, di Desa Barikin sebagai seni khas Hulu Sungai Tengah.   Sayang sampai saat ini keberadaan tari Tantayungan telah hilang tergerus zaman.

avatar
Chairunissa Manoto
Gambar Entri
Dewi Luing Indung Bunga
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Selatan

Alkisah pada zaman dahulu di daerah Kalimantan Selatan pernah berdiri beberapa perkampungan yang saling berdekatan. Para penduduknya sering menebang hutan tanpa menanaminya kembali hingga alam menjadi rusak. Mereka juga sering bertengkar, saling menyakiti, suka merampas hak milik orang lain, dan gemar berfoya-foya. Beberapa tahun kemudian daerah itu ditimpa bencana kekeringan. Sudah enam bulan hujan tidak turun. Di mana-mana debu beterbangan dan tanah mulai pecah-pecah. Hutan yang dulu subur menghijau, kini pepohonan berubah menjadi meranggas. Hewan penghuni hutan banyak yang mati kehausan. Demikian pula ternak penduduk. Mata air yang ada di kaki bukit mulai mengering dan hanya mengeluarkan tetesan air. Padahal mata air itu merupakan satu-satunya sumber air yang mengairi tanah pertanian mereka. Akibatnya, mereka gagal panen. Penduduk yang tinggal di tepi sungai pun mulai gelisah. Air bersih semakin sulit didapatkan. Persediaan makanan pun semakin menipis. Di mana-mana terjad...

avatar
Nandafitsu