Rujak Kuud bisa ditemukan di Desa Busungbiu.Rujak kuud merupakan minuman segar sehari-hari dari kelapa muda yang diberi bumbu rujak manis, tetapi tidak ada yang menjualnya, dan sering dibuat oleh ibu rumah tangga. Rujak kuud ini memiliki rasa segar, manis, asam dan pedas. Bahan yang digunakan adalah kelapa muda dengan airnya dicampur dengan jeruk bali. Kekhasan minuman ini adalah es kelapa muda yang dicampur jeruk bali dengan bumbu rujak manis.
Teh kayu shecang adalah Minuman khas Desa Bubunan, Bali. Minuman tersebut saat ini masih di konsumsi sebagai minuman segar sehari-hari, tetapi tidak ada yang menjualnya, dan hanya dibuat oleh ibu rumah tangga. Kayu shecang diperoleh dari daerah setempat sehingga dimanfaatkan bagi ibu rumah tangga sebagai minuman panas ataupun dingin. Disajikan setiap hari dan disajikan pada tamu yang datang. Selain sebagai anti oksidan, juga dapat menurunkan panas tubuh. http://kulinerkhasbuleleng.blogspot.co.id/
Es Tuak Manis ini ada di Desa Banyuseri, Bali. Minuman ini di konsumsi setiap hari, minuman ini dijual warung-warung makan desa Banyuseri. Bahan utamanya adalah tuak manis yang disajikan dengan es batu dan loloh sembung. Rasa es tuak ini manis dan agak sedikit pahit, sedangkan warna minuman ini hijau.
Teh daun pokat ada di Desa Gitgit (sukasada), Bali Minuman ini sering di konsumsi setiap hari, tetapi dibuat dirumah tangga. Teh ini dibuat dari daun alpokat yang direbus dengan api kecil dan dalam waktu cukup lama, sehingga menghasilkan warna kemerahan yang menyerupai teh. Kekhasan minuman ini adalah teh dari daun alpokat yang memberi rasa dan aroma yang khas. http://kulinerkhasbuleleng.blogspot.co.id/
Kokoleh atau Kakulih merupakan salah satu kuliner khas Kalimantan Selatan. Sekilas mirip bubur sumsum namun kokoleh sendiri memiliki tekstur yang padat, lembut, dan beraroma pandan. Rasanya manis dan gurih. Kokoleh biasanya hanya disajikan dalam suatu acara atau hajatan, namun kini banyak pula yang menjualnya di kaki lima. Bahan: 100 gr tepung beras 300 ml santan kental 600 ml air pandan 2 sdm air kapur sirih Garam Pewarna hijau (optional) Kuah Gula: 125 gr gula merah 2 sdm gula pasir 200 ml air 1 lbr daun pandan Garam ½ sdt tepung maizena, larutkan Cara membuat: Masukkan tepung beras ke dalam wajan, lalu masukkan garam secukupnya (sejumput), air pandan, air kapur dan pewarna hijau, aduk hingga rata dan perlahan masukkan santan hingga tercampur rata Nyalakan api kecil dan masak adonan dengan diaduk perlahan hingga mengental, aduk hingga matang dengan ciri adonan me...
Cemilan khas Kalimantan Selatan ini biasa disajikan pada pagi hari sebagai menu sarapan mendampingi teh hangat atau kopi. Banyak pedagang kaki lima yang menjualnya bersama dengan aneka kue atau gorengan, dan harganya pun relatif murah. Bahan: ½ kg tepung terigu 1 ¼ ons gula pasir 1 ½ ons margarin 5 butir kuning telur 6 gr ragi instan 1 sachet susu kental manis, cairkan dengan ¼ lt air ¼ sdt vanila Minyak goreng secukupnya Air secukupnya Bahan Isian: Kacang hijau atau parutan kelapa dengan gula Cara Membuat: Campur ragi instan bersama dengan satu sendok tepung dan air, aduk rata dan diamkan sekitar 15 menit hingga mengembang Campurkan adonan ragi ke dalam sisa tepung terigu, margarin, kuning telur, susu cair dan vanila, aduk rata Uleni adonan tersebut hingga kalis dan tidak lengket di tangan, diamkan selama 30 menit...
Kalambin pisang atau kelemben pisang merupakan penyebutan lokal Kalimantan Selatan untuk bolu pisang yang semua bahannya bercita rasa lokal pula. Adapun bahan utamanya adalah pisang mahuli (pisang muli) yang berukuran kecil namun matang sempurna. Kalambin pisang menjadi hidangan keluarga di saat santai karena mudah dibuat dan murah. Bahan: 350 gr pisang mahuli (sekitar 10 buah) 250 gr tepung terigu 3 butir telur 125 gr gulapasir 1 sdm susu bubuk full cream ½ sdm soda kue 150 ml minyak goreng Cara Membuat: Haluskan pisang dengan garpu, campur dengan terigu, susu bubuk dan soda kue, aduk hingga merata, sisihkan Kocok telur dan gula pasir, tambahkan campuran pisang, aduk rata Masukkan minyak goreng hingga merata dan adonan menjadi licin Oles loyang dengan minyak goreng, tuang adonan ke dalam loyang Bakar sekitar 40 menit atau hingga matang kecoklatan Angkat, keluarkan dari loyang dan sajikan de...
Babungku, bubungku atau babongko merupakan salah satu penganan khas Banjar yang hingga kini masih sering ditemui di berbagai tempat. Rasanya khas dan pembuatannya mudah serta murah. Babungku juga dapat dikreasikan sesuai selera, terutama untuk pewarnaannya. Umumnya disajikan tanpa pewarna atau putih, namun ada pula yang menambahkan pandan atau daun suji agar warnanya menjadi hijau. Bahan: 1 ltr tepung beras 3 gelas air santan ¼ kg gula merah Garam secukupnya Daun pisang sebagai pembungkus Cara Membuat: Rebus air santan hingga mendidih, angkat dan tunggu hingga hangat Tuangkan santan ke tepung beras sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menyatu, sisakan santan secukupnya Siapkan daun pisang, tuang adonan ke dalamnya dan lipat kedua ujung daun ke atas Masukkan potongan kecil gula merah dan santan kental, bungkus adonan dengan daun yang disemat dengan lidi Kukus sekitar 30 men...
Bilungka bakarik adalah sebutan bahasa Banjar dari Timun yang dikeruk, dalam penyajiannya digunakan kuah santan sehingga menjadi perpaduan antara gurih dan segar. Bahan yang sehat membuat bilungka bakarik dapat dinikmati oleh siapa saja, anak-anak maupun orang dewasa. Pembuatannya pun gampang tanpa harus menggunakan api. Namun sajian ini hanya menjadi sajian rumahan tanpa ada yang menjualnya di kaki lima maupun di rumah makan. Bahan: 1 buah bilungka (timun) 2 siung bawang merah 200 ml santan cair Garam secukupnya Penyedap secukupnya (opsional) Cabe secukupnya (opsional) Cara Membuat: Belah bilungka (timun) menjadi dua, kerok isinya menggunakan sendok, sisihkan Iris tipis bawang merah, masukkan ke dalam santan, tambahkan garam, penyedap, dan irisan cabe Sajikan bilungka (timun) yang telah dikeruk dengan kuah santan Lokasi penjual: Rumah Sambal Acan Raja Banjar Alamat: Jl. RE Martadinata...