Makanan ini merupaan makanan khas dari sulawesi tenggara http://indahnyonyong.blogspot.co.id/2013/02/makanan-khas-sulawesi.html
Lopek Totakuo adalah makanan tradisional dibuat dari pulut yang dikukus didalam kantong semar. Bahan-bahan : – Beras pulut ½ kg – 1 buah kelapa (santan kentalnya saja) – Garam secukupnya – Daun pandan(diiris kecil) – Bunga kantung semar secukupnya Cara membuat : – Beras pulut di cuci bersih kemudian direndam setelah beras pulut sedikit lunak ditiriskan sampai kering. – Kemudian masukkan ke dalam santan kental + garam pisahkan sedikit santan kental ke dalam wadah kecil – Kemudian cuci bersih kantong semar masukan adonan yang sudah dicampur adonan pulut, santan, garam. – Panaskan kukusan. – Kukus adonan yang sudah diisikan ke dalam kantong semar. – Setelah setengah matang, masukkan kembli santan ke dalam kantong semar kemudian masukkan kembali ke dalam kukusan. – Setelah matang siap disajikan. Sumber: -&n...
Bahan-bahan terigu, susu bubuk, ragi instant, gula pasir, susu cair Langkah ( 2 jam) Semua jadi 1 uleni smp kalis lalu bentuk, kukus 10menit. Sumber : https://cookpad.com/id/resep/2585311-mantao-vegetarian Lokasi penjual: Daerah Kampung Timur, kebun sayur, daerah perum. bangun reksa, perum. borneo paradiso, sungai ampal, Kota Balikpapan Kalimantan Timur
Bahan-bahan Adonan putih: 250 gram tepung terigu 30 gram gula pasir 3 sdm susu kental manis larutkan kedalam 120 ml air panas 2 gram ragi instan sejumput garam Adonan ubi ungu: 100 gram tepung terigu 75 gram ubi ungu (kukus sampai matang lalu haluskan) 20 gram gula pasir 50 ml air panas sejumput garam Adonan buah naga: 125 gram tepung terigu 5 sdm buah naga yang sudah dihaluskan menggunakan blender 20 gram gula pasir 30 ml air panas sejumput garam Langkah Sediakan 3 wadah untuk masing2 adonan. Wadah 1, campur bahan adonan putih jadi satu uleni hingga kalis. Berlaku untuk wadah 2 (adonan ubi ungu) dan wadah 3 (adonan buah naga) Masing2 adonan diamkan selama 1 jam. Tutup adonan menggunakan serbet atau tissue Gilas ketiga adonan hingga ketebalan 0,3 cm membentuk persegi panjang. Letakkan adonan putih dibawah adonan ubi ungu atau sebaliknya...
Bahan-bahan ( 18 potong) Dough : Bahan A (starter) : 3 gr ragi instan 2 sdm gula pasir 1 sdm vegetable oil 150 ml warm water 2 sdm tangzhong starter (resep tangzhong https://cookpad.com/id/resep/2347180-cheesy-bites-meaty-lovers-pizza-jumbo) Bahan B : 250 gr terigu all purpose 100 gr terigu segitiga biru 1 sdm susu bubuk s Salt Water Butter Filling : 4 siung bawang putih + 2 siung bawang merah (haluskan) 1/4 kg dada ayam fillet (cincang halus) 50 gr wortel parut kasar 30 gr jagung manis pipil (bisa di skip) 50 gr daun bw + seledri 1 sdm gula pasir Kaldu instan Salt and paper 1/2 sdm terigu + 1/2 sdm aci secukupnya Margarin (menumis) Langkah ( 60 menit) Capurkan bahan starter ke dalam air hangat, kecuali tangzhong. Diamkan hingga berbuih kemudian masukkan tangzhong diamkan sesaat. Siapkan wadah campur tepung,...
Bahan-bahan ( 20 buah) 200 g tepung terigu protein rendah (sy pakai kunci biru) 20 g tepung tang mien 40 g gula pasir, diblender halus 2.5 g ragi instant 1.5 g BPDA 1 g garam 130-140 g susu cair (sy pakai Ultra) Langkah ( 150 menit) Masukkan semua bahan kecuali ragi instant ditaruh di kompartemen ragi. Tekan menu 9 - bread dough, jalankan selama 20 menit (2x). Setelah selesai, istirahatkan adonan mantou di dalam BM sekitar 60 menit hgg adonan mengembang 1.5x atau 2x lipat. Ingat, jgn over fermentasi ya moms.. Keluarkan adonan mantou dan kempiskan adonan di atas telenan/ meja kerja yg telah ditaburi sedikit tepung. Istirahatkan kembali 10-15 menit. Bentuk roll panjang dgn ketebalan diameter adonan kira"2.5cm. Kemudian potong sebesar 2 buah jari/ kira" 2 cm. Kemudian bawah adonan masing" mantou kuaskan minyak tipis, lalu letakkan di atas kertas minyak/ kertas roti/ cupcake cases. Masukkan 10 buah a...
Bahan-bahan 150 gr tepung terigu Cakra 100 ml air hangat (santan) 2 sdm gula pasir 1 sdm mentega putih 1/2 sdt ragi instant (Fermipan) 1 sachet susu bubuk Langkah ( 30 menit) Ambil wadah, masukkan gula, pewarna (tanpa pewarna jg gpp) dan ragi tambahkan air hangat dan aduk sampai gula cair...diamkan 5-10 menit sampai berbuih. Tadi saya ngasih pewarna waktu adonan sdh jadi, agak susah mewarnainya...gak rata & berbintik2. Ambil wadah, masukkan terigu dan susu bubuk lalu tuang air hangat dkk (point 1) tadi. Uleni dan tambahkan mentega sambil di uleni sampai kalis. Diamkan adonan slm 30 menit dg di tutup. Setelah mengembang kempiskan adonan, dan bagi menjadi beberapa bagian. Lonjongkan adonan (spt sosis) kemudian gunting bisa menjadi 4-5 bagian. Kemudian setiap bagian kecil di gilas bulat pipih utk kelopak dan salah satu bagian di buat lonjong memanjang utk putiknya nanti. Kemudian susun adonan kelopa...
Bahan-bahan 300 gram tepung kunci 3 sdm gula halus 1 sdt ragi 2 gram bread improver (sjumput benar" sdkit aja) 1 bungkus susu dancow 200 ml susu plain (bisa -/+) 2 sdm mentega putih 2 tetes perasa taro Langkah Campur jd satu diwadah tepung, gula, ragi, bread improver dan susu bubuk. Tuang susu sedikit sedikit Uleni hingga trcampur rata lalu masukkan mentega, uleni hingga kalis. Stelah adonan kalis ambil stgh adonan beri perasa taro uleni hingga trcampur rata Istirahatkan adonan 1jam / hingga mngembang. Gilas adonan putih lalu timpa adonan taro yg sudah dipipihkan juga. Gulung adonan dan potong", simpan di atas kertas baking. Kukus mantao selama 15 menit dgn air yg sudah mndidih api besar ya. Jgn dibuka selama mngukus tutup kukusan beri kain. Nggulung ny blum rapih 😄 gpp lah yaa yg pnting enaaak empuk ammmm 😋😋...
Suka makan masakan tradisional Melayu? Kalau iya, kamu wajib coba makan ikan bakar di Desa Pulau Jambu, Kuok, Kampar. Disana ada warung makan dengan menu khas ikan bakar kapiek, ikan asli sungai Kampar. Dari Pekanbaru, hanya butuh waktu lebih kurang satu setengah jam untuk bisa menikmati rasa ikan bakar Kapiek legendaris dan yang pertama di Kuok. Warung milik Hamidi ini sudah berdiri sejak tujuh setengah tahun yang lalu. Namun, sempat mengalami kegagalan dan berganti usaha berkali-kali, sebelum akhirnya memutuskan untuk memulai usaha rumah makan sejak enam tahun lalu. “Sebelumnya saya jual kopi, jual mi, sempat jual lontong, nasi goreng, tapi usahanya macet. Lalu salah seorang pelanggan menyarankan untuk jualan nasi karena di seberang sini (Desa Pulau Jambu) belum ada yang jual,” cerita Hamidi (42), pemilik warung Ikan Bakar Kapiek kepada tripriau.com Senin (24/4) lalu. Selain memanfaatkan peluang tersebut, usaha ini juga didukung oleh...