3.359 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Belenggu Kokolot
Ritual Ritual
Jawa Barat

Masyarakat etnik sunda masih mempercayai dan menghormati kokolot, sebagai tetua yang dianggap berperan penting dalam pengambilan keputusan. paraji adalah kokolot yang terampil dan mampu serta paham dalam memeriksa ibu mulai saat kehamilan sampai menolong persalinan serta merawat bayi hingga 40 hari. ibu hamil, melahirkan , dan nifas, serta bayi dianggap sebagai kaum yang rentan terhadap penyakit dan gangguan yang disebkan oleh makhluk gaib, sehingga mereka harus mematuhi anjuran dan pantangan yang dikatakan oleh para kokolot. kepercayaan masyarakat etnik sunnda di desa Tugu terhadap kemampuan paraji tentu tidak tumbuh dengan sendirinya. kepercayaan dan keyakinan tersebut tumbuh karena mereka sendiri mempertahankan nilai-nilai dan tradisi yang ada di masyarakat. Mayoritas ibu hamil di desa Tugu memutuskan untuk bersalin di rumah dan dibantu oleh paraji. Alasan utama selain menjalankan tradisi, juga karena rasa aman dan nyaman, akses mudah, serta faktor biaya yang murah dibandingan b...

avatar
Oskm18_16318246_dini Maharani
Gambar Entri
Ritual Begalan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Begalan yang dalam Bahasa setempat diambil dari kata begal yang artinya rampok adalah sebuah ritual yang dilakukan di acara pernikahan. Namun upacara ini hanya berlaku untuk pernikahan anak pertama dengan anak pertama, anak pertama dengan anak terakhir dan anak pertama.                 Begalan sendiri adalah kombinasi seni tari dengan seni tutur/lawak dengan iringan gending dengan penari sejumlah 2 orang. Satu orang yang disebut Gunareka bertugas membawa peralatan dapur dan seorang lagi yang disebut Rekaguna menjadi pembegal/perampok. Mereka berdua akan menari mengikuti iringan gending dan saling bertukar pantun.

avatar
Oskm18_16818006_hilwa
Gambar Entri
Badoncek, Tradisi Gotong Royong dari Pariaman
Ritual Ritual
Sumatera Barat

                Badoncek merupakan suatu tradisi dalam masyarakat Minang, khususnya pada masyarakat Pariaman, yaitu membantu dalam bentuk sumbangan secara material kepada orang lain yang sedang mengadakan suatu kegiatan yang memerlukan biaya. Dalam pengertian yang lainnya. Badoncek merupakan tradisi Minangkabau, yaitu memberikan sesuatu kepada orang lain sebagai wujud kebersamaan dan kegotongroyongan yang berlandaskan ajaran adat barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang . Biasanya, tradisi badoncek ini dilakukan pada malam hari sebelum mengadakan pernikahan, sebelum pembangunan infrastruktur untuk sosial dalam suatu masyarakat, dan untuk membantu orang lain yang tertimpa musibah.                 Pada era rezim Soeharto, budaya badoncek tidak terdengar atau terlaksana lagi secara utuh karena kebijakan sentralistik menggalangkan p...

avatar
OSKM18_16318217_Achmad Roid Farhan
Gambar Entri
PROSESI JAMASAN PUSAKA WONOGIRI JAWA TENGAH
Ritual Ritual
Jawa Tengah

            Malam sura merupakan sebutan malam pergantian tahun Islam bagi masyarakat Jawa. Berbagai daerah di Jawa memiliki banyak cara dalam penyambutan pergantian tahun Islam ini, misalnya daerah Surakarta dengan ritual Sekaten, daerah Ponorogo dengan tradisi grebeg sura, daerah banten dengan pawai obor, sedangkan di daerah Wonogiri, Jawa Tengah diselenggarakan Ritual Jamasan Pusaka. Jamasan (bahasa Jawa) berarti mencuci/membersihkan/merawat. Jamasan pusaka merupakan tradisi masyarakat Jawa mencuci pusaka dengan tata cara tertentu.               Pusaka Mangkunegaran yang berada di Selogiri ada dua buah keris dan sebuah tombak peninggalan Raden Mas Said atau Mangkunegara I. Keris-keris tersebut bernama Kyai Karawelang dan Kyai Jaladara, sedangkan tombaknya diberi nama Kyai Totog. Pusaka tersebut disimpan di sebuah bangunan berbentuk tugu berukuran 7x7 meter dan tinggi 6 meter. Pada ba...

avatar
OSKM_19918056_Tyas Anung Wening
Gambar Entri
Persamaan dan Perbedaan Adat Baduy Luar dan Dalam
Ritual Ritual
Banten

                  Baduy dibagi menjadi dua, yaitu Baduy Luar dan Baduy Dalam. Keduanya sebenarnya mempunyai budaya yang sama, tetapi Baduy Luar sudah ada beberapa perubahan karena Baduy Luar yang lokasinyadekat dengan lingkungan luar Baduy dan mereka lebih terbuka dan menerima perubahan dibanding Baduy Dalam. Artikel ini saya buat berdasarkan cerita dari teman saya mengenai pengalamannya saat menginap di Baduy dalam. Ia lupa istilah-istilah nama yang dipakai oleh warga Baduy, maka mohon maaf sebelumnya saya tidak menyebutkan istilah-istilahnya, saya hanya menjelaskan berdasarkan cerita yang ia ingat.                   Ada beberapa persamaan dan perbedaan dari kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan warga Baduy luar dan dalam, yaitu: 1.         Persamaan a.        &n...

avatar
OSKM2018_19718047_Beatrice Amabella Utari
Gambar Entri
Filosofi Hidup Suku Batak
Ritual Ritual
Sumatera Utara

  Suku Batak memiliki beberapa nilai-nilai adat budaya yang mencerminkan kepribadian hidup. Selain sebagai nilai yang menjadi sebuah keyakinan pribadi, nilai budaya ini juga tercermin dalam kehidupan sosial masyarakat Batak, diantaranya adalah sebagai berikut : Hagabeon :  Nilai budaya yang mencerminkan keinginan untuk kebaikan hidup sepertu untuk panjang umur, beranak, bercucu banyak, dan segala hal lain yang baik-baik. Hamoraan :  Nilai budaya kehormataan bagi suku Batak yang mencerminkan keseimbangan pada aspek spiritual dan material. Uhum dan Ugari :  Uhum adalah sebuah nilai budaya yang mencerminkan kesungguhan orang Batak untuk menegakkan keadilan. Sedangkan ugari, mencerminkan kesetiaan dan kesungguhan orang Batak terhadap sebuah komitmen janji. Pengayoman :  Pengayoman merupakan sebuah nilai adat untuk mengayomi masyarakat. Dalam strata sosial suku Batak, pengayoman menjadi tugas yang harus diemban oleh t...

avatar
OSKM18_16618286_Lawrensqy Nainggolan
Gambar Entri
Tradisi Selapanan Masyarakat Jawa
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Tinggal di lingkungan masyarakat Jawa maka kita akan mendapati banyak tradisi yang dilakukan. Salah satunya yaitu tradisi yang bernama Selapanan. Selapanan merupakan tradisi yang dilakukan masyarakat pada bayi setelah 35 hari kelahirannya. Hari ke-35 kelahiran seorang manusia menjadi sangat penting bagi manusia. Perhitungan ini dilakukan berdasarkan kalendar Jawa, dimana masyarakat Jawa menghitung hari dalam hitungan minggu sebanyak 7 hari (Senin – Minggu) dan hitungan pasaran dimana satu pasaran berjumlah 5 hari (Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi). Perhitungan selapan berasal dari perkalian antara 7 dan 5 yang menghasilkan 35 hari. Pada hari ke 35 ini didapatkan pertemuan angka kelipatan antara 7 dan 5. Lantaran hari itu adalah hari lahir si bayi berdasarkan hitungan penanggalan Jawa. Contohnya, bayi yang lahir di hari Selasa Wage maka di hari ke-35 akan bertemu lagi dengan hari Selasa Wage yang sama. Tradisi Selapanan dilakukan dalam rangka rasa syukur atas kelahiran dan k...

avatar
OSKM18_16618261_M.Wijaya
Gambar Entri
Kah
Ritual Ritual
Jawa Barat

Kah   Sekarang ini anak muda seringkali menjawab 'hah' atau hanya 'hmmm' ketika dipanggil oleh orang lain. Sebenarnya, tidak perlu dijelaskan lagi bahwa itu merupakan sikap yang kurang sopan dan pantas apalagi jika yang memanggil adalah orang yang umurnya lebih tua atau bahkan orang tua. Sejak dahulu kala, anak-anak Sunda sudah diajarkan dan diedukasi tata krama dan sopan santun terutama kepada orang dewasa apa lagi orang tua mereka. Mereka diajarkan untuk menggunakan nada yang sesuai dan pilihan kata yang digunakan saat berbicara. Dalam tatakrama bahasa Sunda terdapat 3 jenis bahasa, yaitu bahasa lemes, loma, dan kasar. Bahasa halus diperuntukan kepada orang yang dihormati, orang yang lebih tua usianya, dan orang dewasa. Anak kecil diharuskan menggunakan pilihan bahasa berikut karena jika tidak akan langsung dimarahi, tapi berbeda dengan zaman sekarang anak-anak sudah mulai berani kepada orang yang lebih tua dan sudah sulit ditemukan mereka menggu...

avatar
OSKM18_16818170_valentine
Gambar Entri
Teronan
Ritual Ritual
Jawa Timur

Teronan adalah salah satu acara adat dari daerah jawa timur. Acara ini diadakan dalam rangka memperingati hari lahir seseorang, namun dalam hari ‘weton’-nya. Jika biasanya kita mengenal nama-nama hari yaitu senin, selasa dan seterusnya, masyarakat jawa juga mengenal sistem penamaan hari weton, yang terdiri dari hari Pon, wage, kliwon, legi, pahing. Jadi misalnya seseorang lahir pada hari jumat kliwon, maka setiap hari jumat kliwon akan diadakan acara Teronan. Biasanya acara ini berselang sekitar setiap sebulan.  Jadi setiap hari wetonnya, pihak keluarga akan membuatkan bubur dari beras merah dan putih, lalu dibagikan ke tetangga sekitar dan saudara dekat. Acara ini dipercaya oleh  warga sekitar dapat mempermudah rejeki dan agar dijaga kesehatannya. #OSKM18  

avatar
OSKM18_16418164_Hendy Pradana Bayu Saputra