Tahun Baru
1.075 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kalang Obong Kendal
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Tradisi Upacara Kalang Obong merupakan upacara kematian yang masih dipertahankan oleh masyarakat Kalang. Identifikasi suku Kalang dalam pengertian budaya Kalang obong ini merupakan sebutan untuk segolongan orang atau suku bangsa yang tersebar di Pulau Jawa, terutama di daerah Jawa Tengah. Kata “Kalang” berasal dari Bahasa Jawa yang artinya batas. Orang Kalang adalah sekelompok masyarakat yang diasingkan dalam kehidupan masyarakat luas, karena dahulu ada anggapan bahwa mereka berbahaya. Orang Kalang dibagi menjadi dua golongan, yaitu  (1) Golongan Kalang Obong adalah golongan Kalang dari laki-laki yang berhak untuk mengadakan upacara obong; (2) Golongan Kalang Kamplong merupakan golongan Kalang dari keturunan perempuan yang tidak berhak mengadakan upacara obong karena dianggap tidak murni lagi, sebab suaminya berasal dari luar Kalang. Ada tiga alasan mengapa upacara obong masih dipertahankan oleh masyarakat Kalang: Upacara obong dilihat dari faktor keyaki...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Hak-Hakan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Hak-hakan berkembang di Dusun Kaliyoso dan Tegalombo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Boyolali. Hak-hakan mulai dikenal sejak tahun 1921. Kesenian ini menggambarkan masyarakat yang mencari air untuk keperluan pertanian, kemudian mengalirkannya, cara menggarap sawah, cara pemeliharaan pertanian, dan memetik hasilnya, serta membangun desa. Setiap bagian pekerjaan digambarkan secara medetail, sehingga pertunjukan ini membutuhkan waktu 12 jam. Acara dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir pukul 19.00 WIB. Alur pada hak-hakan adalah sebagai berikut: semula daerah dusun belum memiliki nama dan baru beberapa keluarga yang tinggal. Pada saat mereka bercocok-tanam selalu bermasalah dengan keberadaan air, maka mereka mengadakan musyawarah agar air dapat dialirkan ke wilayah mereka. Kemudian dicarilah sumber sampai ke daerah Muncar. Sumber air tersebut kemudian disebut sebagai sumber buda, yaitu sumber air yang dibuat saluran menuju daerah mereka. Pembuatan saluran air ini tidak semudah yang mere...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Sedulur Sikeo Blora
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Orang Samin mempunyai ajaran sendiri yang berbeda dari masyarakat lain. Komunitas Samin pada prinsipnya sangat menjunjung tinggi ajaran yang dianutnya, yaitu ajaran yang dikembangkan oleh Samin Surosentiko. Karl Jasper, asisten Residen Tuban dan Tjipto Mangunkusomo – penentang gigih terhadap kebijakan dan eksploitasi Kolonial Belanda – melakukan penelitian ‘gerakan’ Samin. Kesimpulan keduanya hampir sama, menyatakan bahwa ‘gerakan’ Samin adalah sedikit banyak gabungan antara ajaran Hindu dan anarkisme petani arkais, sebagai respon terhadap kontradiksi yang disebabkan oleh dominasi colonial Belanda dan eksploitasi kapitalis. Samin dianggap sebagai gerakan yang paling lama bertahan di Jawa sejak ‘digerakan’ oleh Samin Surosentiko (diperkirakan lahir pada tahun 1859 di Desa Ploso Kediren, dekat Randu Blatung), diperkirakan pada akhir abad 19 dan awal abad 20. Ciri dan ajaran-ajaran orang Samin cenderung pasif, jujur, bebas dari ikatan...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
House of Danar Hadi
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Pada tahun 2008, Solo memiliki satu destinasi baru yang patut dikunjungi oleh para pelancong apalagi para pecinta batik. Rumah Batik Danar Hadi adalah perpaduan cagar budaya dan museum batik. House of Danar Hadi akan membuat siapapun yang memasukinya terkesima dan teringat akan kemewahan aristokrat Jawa di masa lalu. Bangunan ini adalah bagian dari sejarah kuno Jawa. Di area yang hampir seluas 1,5 hektar ini, terletak satu bangunan utama yang dikenal dengan sebutan nDalem Wuryoningratan yang aslinya merupakan rumah utama keluarga Wuryaningrat. nDalem Wuryoningratan dibangun sekitar tahun 1890-an oleh arsitek Belanda di bawah pengawasan Patih Dalem K.R.A Sosrodiningrat sebagai hadiah pernikahan untuk anaknya, Wuryaningrat, yang mempersunting anak perempuan Sri Susuhunan Pakubuwono XVI. Gaya Kolonial Eropa sangat kental pada eksterior bangunan ini, tetapi tata letak ruangan tetap mengikuti adat dan kebiasaan Jawa; dengan adanya pendhapa yang luas, pringgitan untuk menerima tam...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Pura Mangkunegaran
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

sumber : Arsip foto Museum Puro Mangkunegaran Museum Puro Mangkunegaran berada di dalam kompleks istana Mangkunegaran. Museum ini menyimpan koleksi benda-benda bersejarah milik Puro Mangkunegaran yang dikumpulkan sejak tahun 1926. Museum Puro Mangkunegaran dibuka untuk umum pada tahun 1968 dan dikelola oleh Pariwisata Mangkunegaran. Museum Puro Mangkunegaran dibuka setiap hari Senin, Selasa, Rabu, Jumat dan Sabtu jam 08.30-14.30 WIB serta hari Kamis dan Minggu jam 08.30-14.00 WIB. Tiket masuk museum untuk wisatawan domestik sebesar Rp 10.000/orang dan wisatawan mancanegara sebesar Rp 20.000/orang (belum termasuk pemandu). Setiap pengunjung museum akan ditemani oleh seorang pemandu ( guide)  berkeliling bangunan-bangunan utama yakni Pendopo Ageng, Pringgitan , Dalem Ageng, Keputren, dan Pracimosono . Selain memberikan informasi kepada pengunjung,  pemandu  juga akan memberikan arahan kepada pengunjung tentang aturan di istana. Pengunjung akan dib...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Keris Padepokan Brojobuwono
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Museum Keris Padepokan Brojobuwono, Karanganyar Openingstijden:   Selasa-Minggu, Pukul 09.00 s.d. 15.00 WIB Website:   http://padepokanbrojobuwono.blogspot.co.id/ Plaats:   Karanganyar Provincie:...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Neg. Prop. Jawa Tengah "Ronggowarsito"
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Luas Museum Ranggawarsito mencapai 8.438 meter persegi, terdiri dari pendapa, gedung pertemuan, gedung pameran tetap, perpustakaan, laboratorium, perkantoran, gedung deposit koleksi, dan berdiri di atas lahan seluas dua hektar lebih. Sebagai museum provinsi terbesar dengan didukung kekayaan lebih dari 50.000 koleksi, Museum Jawa Tengah Ronggowarsito dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana penunjang sehingga dapat dinikmati oleh pengunjung. Fasilitas tersebut antara lain 4 gedung pameran tetap, masing-masing terdiri dari 2 lantai; dan satu ruang koleksi emas. Sembilan ruang pameran/galeri Museum Jawa Tengah Ronggowarsito sebagai berikut: 1. Gedung A: Galeri Geologi (Lantai I) Gunungan Blumbangan: tradisi Gunung Blumbangan dirancang oleh Raden Patah pada abad ke-15. Gunungan menggambarkan alam semesta, manusia, dan lingkungannya. Lukisan Alam Semesta Koleksi Kosmologika: berupa lukisan-lukisan galaksi, proses terbentuknya planet, atmosfer Bumi; se...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Isdiman
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Bicara tentang kota Ambarawa pasti yang terlintas pertama kali adalah Museum Kereta Api . Padahal tidak jauh dari lokasi museum kereta api ini terdapat museum dan monumen bersejarah yang mengisahkan heroiknya tentara kita dalam mempertahankan kemerdekaan republik tercinta ini.   Terletak di Jl. Mgr. Soegiyopranoto, tempat ini terdiri dari 2 bangunan penting, yang pertama adalah Museum Isdiman yang berbentuk seperti rumah Joglo dan yang kedua adalah bangunan Monumen Palagan Ambarawa. Museum dan Monumen Palagan Ambarawa ini berdiri sejak 15 Desember 1973 dan baru mulai resmi dibuka oleh Presiden Soeharto pada tanggal 15 Desember 1974. Dan pada tanggal tersebut pula diperingati sebagai Hari Jadi TNI Angkatan Darat.   Di dalam Museum Isdiman sendiri terdapat koleksi lengkap pakaian TKR dan tentara Belanda, lukisan teknik supit urang, senjata-senjata, dan  juga memajang beberapa foto wajah hitam-putih beberapa orang tentara Indonesia yang memiliki pera...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Kereta Api Ambarawa
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Letaknya di Kota Ambarawa, sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Semarang atau Jogjakarta. Letaknya yang mudah terjangkau, menjadikan Museum Kereta Api Ambarawa menjadi obyek wisata andalan kota tersebut. Apabila petualang dari arah Semarang , akses jalan yang harus dilewati hanya menuju selatan ke arah Ungaran lalu setelah sampai pertigaan Bawen silakan menuju ke arah Jogjakarta (belok kanan) menuju tugu Palagan Ambarawa. Apabila dari Jogjakarta , petualang hanya perlu berjalan lurus menuju arah Semarang dan langsung ke pertigaan tugu Palagan Ambarawa. Setelah sampai di tugu Palagan Ambarawa, petualang langsung saja belok kiri ( arah Semarang ) atau kanan ( arah Jogja ), nah sekitar 100 meter lagi sudah sampai di museum Kereta Api Ambarawa. Untuk Jalur dari arah Solo petualang dapat melewati jalur alternatif  langsung menuju belakang Museum Kereta Api Ambarawa. Petualang dapat melewati jalur Blotongan – Banyubiru – Ambarawa dengan pemandangan pegunungan...

avatar
Roro