Budaya Indonesia
1.693 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Parutan Biji Pala untuk Tenangkan Anak yang Flu
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Barat

Penyakit flu, batuk, ataupun pilek seringkali melanda dikalangan masyarakat. Penyebaran virus dan bakteri melalui udara mempercepat penularannya. Semua kalangan dapat tertular tak terkecuali pada anak-anak maupun bayi. Saat anak bayi sakit flu, mereka akan menjadi sangat rewel karena merasa tidak nyaman dan akibatnya mereka juga akan susah untuk tidur. Orangtua pun pasti akan merasa kebingungan dan tidak tega juga melihat anaknya menangis terus, untuk itu orang indonesia khususnya pada zaman dahulu menggunakan parutan biji pala untuk menjadi solusinya. Cara memakai parutan biji pala untuk flu anak dan bayi adalah dengan cara memarut biji pala lalu beri air sedikit. Setelah itu ramuan biji pala bisa ditaruh di dahi ataupun di ubun-ubun anak dan bayi yang sedang terkena flu. Parutan pala memberikan aroma dan sensasi hangat jika ditaruh di dahi atau kepala bayi dan anak yang sedang terkena flu sehingga mereka akan merasa relax dan nyaman untuk tidur. Berdasarkan pengalaman sa...

avatar
OSKM18_16818142_Raisa Shafi Wilda Tsania Armanusah
Gambar Entri
Makanan Khas Bekasi, Akar Kelapa
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Saya sebagai orang Bekasi, sebenarnya bingung sekali atas makanan khas bekasi karena makanan di Bekasi kebanyakan sudah dipengaruhi makanan daerah lain, baik di dalam maupun luar negeri. dari tugas OSKM ITB 2018 ini saya baru berusaha mencari tau makanan khas bekasi dan saya akhirnya bertanya kepada orang tua saya. Mereka menyarankan untuk menulis tentang akar kelapa. Akar kelapa yang di maksud disini merupakan kue yang rasa nya manis dan bertekstur keras sehingga kalau di gigit rasanya seperti menggigit cheese stick versi super thicc. bukan yang literally akar kelapa beneran. nanti gambarnya ku attach ya, liat sendiri. Sebenarnya sebelum ku tau kalau akar kelapa itu makanan khas bekasi, ku sudah pernah mencoba nyaa.  Akar kelapa ini biasa nya banyak ditemukan saat lebaran, kue ini mendapat pengaruh besar dari makanan makanan khas betawi. Kue ini cukup sulit ditemukan karena peminat nya yang kurang, sehingga pabrik pun jarang ada yang memproduksi. Tetapi makanan ini mer...

avatar
OSKM18_16718375_Astrid Grania Arsanti
Gambar Entri
Plangonan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

               Plangonan merupakan suatu sebutan yang digunakan oleh seluruh masyarakat Cirebon yaitu mengunjungi tempat yang bernama Plangon yang berlokasi di Kelurahan Babakan Kecamatan Sumber Cirebon. Plangonan memiliki arti ‘tempat istirahat’ atau ‘tempat rekreasi’. Plangon sendiri merupakan tempat dimana sekelompok monyet hidup di hutan belantara dengan panorama alam yang indah. Lokasinya yang strategis dan tidak jauh dari pusat kota membuat tempat ini sering dikunjungi oleh masyarakat Cirebon. Plangon juga merupakan objek wisata sekaligus objek untuk ziarah karena di tempat tersebut juga terdapat makam pangeran sebuah kerajaan pada zaman dahulu.  Puncak tradisi palngonan yaitu pada tanggal 2 Syawal. Biasanya, masyarakat Cirebon banyak mengunjungi lokasi tersebut ketika hari-hari besar Islam seperti Rajaban (Isra’ Mi’raj), Idul Fitri, dan Idul Adha.   &nb...

avatar
OskmITB18_19818006_DindaVeronica
Gambar Entri
Tahu Jelotot
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Tahu jelotot merupakan makanan khas Indonesia yang merupakan hasil dari pengembangan kreasi jajanan Indonesia sebelumnya yaitu tahu isi. Kesukaan orang Indonesia terhadap rasa pedas khususnya pada zaman 2000an membuat makanan ini populer di kalangan masyarakat luas. Rasanya yang ringan dan mudah ditemukan di berbagai tempat menjadikan tahu jelotot ini jajanan favorit bagi berbagai kalangan. Walaupun bentuknya mirip seperti tahu goreng pada umumnya, namun tahu jelotot memberikan sensasi cemilan yang berbeda.  Komponen dari tahu jelotot ini sederhana. Seperti halnya tahu goreng lainnya, tahu jelotot dibuat dari tahu, tepung terigu, sayuran, dan yang membuat spesial adalah cabe atau bubuk cabe. Cabe dan bubuk cabe ini tentunya diolah dengan bumbu-bumbu dapur lainnya yang membuat rasa dari tahu jelotot ini berbeda dari tahu-tahu goreng lainnya. Cara pembuatannya juga cukup mudah hanya mengisi tahu dengan sayuran dan bumbu serta menggorengnya dengan dilumuri adonan tepung sebelu...

avatar
OSKM18_16718191_Zulah Amala
Gambar Entri
Asal Usul Tari Jaipong
Tarian Tarian
Jawa Barat

Tari Jaipong, atau juga dikenal Jaipongan, adalah tari kreasi baru yang diciptakan Bapak Gugum Gumbira yang gerakan-gerakannya diambil dari gerakan pencak silat. Latar belakang penciptaan tari jaipong ini berawal saat presiden Soekarno melarang masyarakat Indonesia melaksanakan budaya asing. Sehingga, Bapak Gugum Gumbira keliling se-Jawa Barat, mensurvei etnik-etnik disana, dan kemudian balik ke Bandung. Bapak Gugum Gumbira menemukan 3 etnik yang tersebar disana, yaitu pencak silat, sayuk, dan ketuk tilu. 3 etnik tersebut dijadikan bahan kasar tari jaipong. Sekarang ini, Jaipongan telah dipentaskan di berbagai acara, seperti pesta pernikahan, 17 agustusan, khitanan, dan lain-lain. Walaupun latar belakang tari jaipong terlihat diciptakan Bapak Gugum Gumbira yang berasal dari Bandung, masih ada perdebatan mengenai penciptaan jaipongan. Perdebatan itu adalah apakah jaipongan berasal dari Karawang atau Bandung, seperti yang ditulis di wikipedia. Selain itu, tari jaipong tela...

avatar
Oskm18_16218167_faris
Gambar Entri
Angeun Kacang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Angeun Kacang adalah salah satu masakan yang sangat digemari oleh masyarakat Sunda. Bahkan, perantau asal Sunda pun sering merindukan masakan ini. Dalam bahasa Indonesia, Angeun Kacang berarti "Sayur Kacang". Adapun jenis kacang yang digunakan untuk membuat hidangan ini disebut kacang merah. Angeun Kacang memiliki rasa yang manis dan sedikit asam, sehingga terasa segar ketika disantap. Bahan yang digunakan untuk membuat hidangan ini memiliki kemiripan dengan bahan untuk membuat sayur asem. Berikut merupakan bahan yang dibutuhkan:  Kacang Merah Tomat Bawang Merah Bawang Putih Daun Bwang Gula Merah Asem Jawa Cabai Merah Garam Cara pembuatannya pun mudah dan cepat, yaitu: Pertama, cuci kacang merah hingga bersih, kemudian direbus hingga tidak keras. Kemudian, iris tipis tomat, bawang merah, bawang putih, dan daun bawang. Lalu, masukkan irisan tersebut ke dalam rebusan kacang merah yang sudah tidak ke...

avatar
OSKM_16018181_Fadhila Nursita Khairunnisa
Gambar Entri
Bahasa Cirebon
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Sebagai orang cirebon asli pastinya tidak asing dengan Bahasa Cirebon. Bahasa Cirebon atau biasa disebut dengan Basa Cerbon digunakan sebagai bahasa sehari-hari (bahasa padanan) untuk berkomunikasi, terutama di daerah-daerah yang memang masih Cirebon pedalaman. Basa Cerbon merupakan budaya bahasa yang masih sering dianggap sebagai dialek. Basa Cerbon masih diperdebatkan apakah bahasa tersebut merupakan dialek dari bahasa Jawa atau bahasa Sunda. Memang basa Cerbon terlihat mirip dengan bahasa Jawa, tetapi sangat terlihat jauh dengan bahasa Sunda. Basa Cerbon sendiri memiliki berbagai dialek di setiap daerahnya, di antaranya yaitu dialek Plered, Dermayu (Dermayon), dan juga Jawareh (Sawareh). Menurut penelitian Guiter, suatu bahasa dinyatakan sebagai bahasa sendiri jika memiliki 80% perbedaan dengan bahasa terdekatnya. Basa Cerbon memiliki perbedaan dengan bahasa Jawa Tengah sebesar 75%, sedangkan dengan bahasa Jawa Timur sebesar 76%. Walaupun menurut penelitian tersebut Basa Cerb...

avatar
Oskm_16718166_nisa
Gambar Entri
Mantra Sunda
Ritual Ritual
Jawa Barat

Mantra biasanya berkaitan dengan hal mistis yang berada di luar penglihatan kita atau berasal dari alam lain. Dalam Budaya Sunda, mantra adalah suatu karya sastra yang mempunyai kekuatan gaib yang tidak bisa dipakai sembarangan. Mantra Sunda terbagi dalam 6 jenis yang berbeda kegunaannya. Pertama ada Asihan yang digunakan untuk memikat wanita, lalu ada Ajian yang dipergunakan untuk meminta kekuatan, selanjutnya ada Singlar yang digunakan untuk menghindarkan dari musibah, keempat ada Jampe yang digunakan untuk menyembuhkan penyakit, lalu kelima ada Jangjawokan yang biasa diucapkan sebelum melakukan suatu hal, dan terakhir ada rajah yang diucapkan saat akan menempati tempat yang baru. Mantra ini sendiri menjadi budaya Sunda karena pada jaman dahulu masyarakat Sunda belum memiliki kepercayaan atau agama sehingga mereka percaya pada kekuatan budaya ini. budaya ini pun diturunkan oleh orang tua yang ada di masa lalu pada anaknya, contohnya ketika anaknya adalah anak yang sering menan...

avatar
OSKM2018_19818075_Billy Christanto
Gambar Entri
Acara Lamaran Pernikahan Kampung Muara
Ritual Ritual
Jawa Barat

Acara Lamaran Pernikahan tentunya selalu disertai dengan prosesi "seserahan" dimana pihak calon mempelai pria memberikan barang-barang berupa: alat ibadah, kosmetik, perhiasan, tas atau sekedar buah-buahan kepada pihak calon mempelai wanita. Prosesi ini merupakan simbol bahwa calon mempelai pria sudah mampu menafkahi calon mempelai wanita. Kegiatan ini sudah menjadi ciri khas dari acara lamaran pernikahan di seluruh Indonesia. Begitu pula di Kampung Muara. Selain "seserahan", ada prosesi lain yang harus dilakukan saat lamaran yaitu "bawaan". Tidak jauh berbeda dengan "seserahan", "bawaan" dilakukan dengan memberikan barang-barang dari pihak calon mempelai pria kepada pihak calon mempelai wanita. Yang membedakan kedua kegiatan tersebut adalah jenis barang yang diberikan. Pada prosesi "bawaan", calon mempelai wanita boleh meminta perabotan rumah tangga seperti lemari, kasur, dll. dari pihak calon mempelai pria sesuai kemampuan mereka untuk menunjang kehidupan kedua calon mempelai...

avatar
OSKM18_16618022_Gabriel Alessandro