Potensi kekayaan budaya yang berupa tradisi sangatlah banyak di suatu daerah. Bahkan untuk daerah yang sangat berdekatan sekalipun dapat saja berbeda. Meskipun berada dalam satu wilayah kabupaten, namun belum tentu antara satu daerah memiliki tradisi dan upacara ritual yang sama dengan daerah di sekitarnya. Salah satu tradisi yang hingga kini masih sangat terjaga dengan baik bahkan justru semakin menyebar merambah ke wilayah-wilayah disekitarnya adalah tradisi kupatan di Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek. Seperti kabupaten-kabupaten lain di daerah Propinsi Jawa Timur, Kabupaten Trenggalek juga termasuk salah satu kabupaten dengan pengaruh agama Islam yang sangat kental. Hal tersebut selain dapat kita lihat saat ini dengan bukti banyak terdapat pondok pesantren dan juga berbagai peninggalan lain yang berkaitan dengan Islam. Salah satu dalam hal kebudayaan yang masih terdapat pengaruh Islam adalah tradisi kupatan yang telah berlangsung sejak lama. Tradisi ini sangat erat...
Menurut cerita, kata Purwokerto berasal dari Bahasa Sansekerta yang terdiri dari “purwo” artinya awal atau kawitan dan kata “kerto” yang artinya ramai atau rame. Jadi istilah Purwokerto artinya karena keadaan sebelumnya sepi pada waktu itu menjadi rame maka oleh babat *1) pertama yaitu Mbah Purwo, daerah tersebut diberi nama PURWOKERTO. Berdasarkan sedikit cerita mengenai Desa Purwokerto, ada kisah yang dikaitkan dengan sejarah Jaka Kandung, yaitu gunung Tumpuk yang berada di Desa Purwokerto pernah dijadikan tempat persembunyian ibunda Jaka Kandung dalam masa pengembaraan. Desa Purwokerto terdiri dari 4 dukuh di mana masing-masing terdapat babat alas *2) atau danyang, yaitu di dusun Bedali bernama Eyang Tauhid yang sekarang petilasannya di RT 04 RW 01 dengan tanda pohon Winang. Di dusun Wates bernama mbah Andong di wilayah RT 02 RW 01, di dusun Domot bernama mbah Buta Ijo di RT 02 RW 07, sedangkan di dusun Tumpuk bernama mbah Abu Hanifah S...
Di tengah hiruk pikuk nya Kota Surabaya, di depan bangunan Balai Pemuda, berdirilah sebuah kedai es krim yang terlihat penuh sesak dikunjungi orang-orang. Ya, orang surabaya mana yang tidak mengenal tempat ini? Adalah Kedai Es Krim Zangrandi namanya. Kedai es krim yang dibangun pada tahun 1930 oleh seorang pria berkebangsaan Italia ini sudah menjadi tempat yang wajib dikunjungi saat tiba di Surabaya. Berdiri di Jalan Yos Sudarso Surabaya, merupakan tempat strategis di pinggir jalan dan bersebrangan langsung dengan Balai Pemuda. Walau tempatnya tidak terlalu luas dan hanya terdiri dari satu lantai, kedai es krim ini cukup menampung puluhan orang yang datang silih berganti. Terdiri dari ruang outdoor dan indoor , beberapa sofa di sudut ruangan, kursi rotan dan meja bundar yang siap memberi kenyaman pada pengunjung. Terlihat pula beberapa foto jadul dari Kedai Es Krim Zangrandi ini, memperkuat fakta bahwa kedai ini tidak banyak berubah dan tetap kokoh berdiri menyajikan es krim yang...
RAWON KHAS SUMENEP Rawon selalu identik dengan penampilannya yang berwarna coklat kehitaman, dengan lauk daging, dan kadang-kadang ditambahi tauge dan sambal. Rawon adalah hidangan khas Jawa Timur yang rasanya cocok dengan banyak orang. Warna coklat kehitaman yang ada pada kuah rawon biasanya dikarenakan adanya keluak. Menyebarnya rawon ke seluruh pelosok Jawa Timur, termasuk Madura, menyebabkan "salah pakem" yang memperkaya ragam rawon di Jawa Timur. Mengapa? Karena, rawon di Sumenep ini ditawarkan dengan tanpa salah satu bumbunya, yaitu keluak. Oleh karena itu, rawon khas Sumenep tidak berwarna coklat kehitaman lagi, namun berwarna agak kemerahan. Berikut ini adalah resep untuk membuatnya, yang didapat dari ibu saya: Bumbu halus : Bawang putih 12 biji Bawang merah 4 siung Jahe 1 ruas jari Kencur 1/2 ruas jari Kunyit (dibakar) 1 ruas jari Ketumbar 1 sdt Merica 1/2 sdt Jinten 1/4 sdt Cabai merah 5 biji (buang biji...
Angklung Paglak adalah sebuah alat musik asli milik Kabupaten Banyuwangi. Alat musik ini berasal dari Desa Kemiren Kecamatan Glagah dan sudah menjadi kesenian musik yang mendarah daging bagi Suku Osing yang berada di Desa Kemiren pada khususnya. Alat musik ini memiliki sejarah tersendiri yaitu kerap dimainkan ketika sedang panen di sawah. Ketika panen di sawah masyarakat Desa Kemiren memiliki budaya mememainkan alat musik ini sebagai hiburan bagi orang-orang di sawah. Alat musik ini merupakan bangunan dengan tinggi antara 7 Hingga 10 meter. Di atasnya terdapat tempat duduk dengan luas sekitar 3 meter persegi. Sementara itu untuk atapnya terbuat dari anyaman bambu yang disebut Weli. Alat musik Angklung Paglak biasanya dimainkan oleh 4 orang yang terdiri dari 2 pemain angklung dan 2 pemain gendang. Hal yang lebih unik lagi dari alat musik ini adalah dimainkan dengan paglak yang tinggi sehingga pemain angklung ini berada di posisi yang sangat tinggi tanpa rasa takut sedikitpun...
Ayam Panggang Gandu Sedap dan Gurih Sugeng Harianto - detikSurabaya Madiun - Bagi yang bepergian jauh melintas di ujung barat Jatim, jangan lupa mampir di sentra ayam panggang gandu untuk mengisi perut keroncongan? Sentra ayam panggang gandu itu berada di Desa Gandu Kecamatan Karangrejo Magetan atau sekitar 3 Km utara Terminal Maospati. Di sentra ayam panggang ini, rumah-rumah warga menyediakan ayam lengkap dengan nasi dan lalapan. Dari rumah-rumah itu, ada sebuah rumah yang paling ramai dikunjungi. Tepatnya di RT 1 RW 1 rumah milik Ny Setu. Ny Setu mengaku menekuni ayam panggang ini bermula dari berjualan ayam goreng keliling. Namun karena tidak laku, dia pun mencoba kreasi membuat ayam panggang. Dan upayanya laris hingga pesanan pun mengalir setiap harinya. "Dulu hanya jualan ayam goreng keliling sekitar tahun 2000. Karena sepi saya variasi dengan memanggang ayam, bukan dibakar loh ya. Beda di bakar dengan dipanggang," jelas Ny Setu kepada detiksurabaya.com, Ju...
Lepet merupakan makanan khas yang berbahan dasar beras ketan. Kata "Lepet" sendiri merupakan bahasa Jawa krama yang berasal dari kata "lepat" atau dalam bahasa Indonesia berarti meminta maaf. Jajanan khas jawa ini biasanya hadir disaat setelah hari raya atau bersamaan dengan pembagian kupat, namun lepef juga biasa diperjualbelikan di pasar tradisional. Bahan membuat lepet adalah: 1. 1 kg ketan putih 2. 2 butir kelapa sedang (antara tua dan muda) 3. Garam secukupnya 4. Janur untuk membungkus Cara pembuatan : 1. Beras ketandirendam kurang lebih 10 jam 2. Kupas dan parut kelapa 3. Beras ketan yang sudah direndam lalu dicuci lagi dan ditiriskan 4. Campur beras ketan tadi dengan kelapa dan garam 5. Ambil janur lalu tekuk dan kunci ujungnya, lalu isikan campuran beras ketan tadi kedalamnya 6. Tali bungkusan janur tadi agar campuran beras ketan tidak keluar saat dimasak 7. Masukkan bungkusan beras ketan tadi kedalam air mendidih lalu tunggu 1,5 jam 8. Tiriskan dan tunggu dingin hingga lepet...
Di Kabupaten Gresik terdapat suatu kawasan perkampungan yang khas dan berbeda dari perkampungan lain. Kampung tersebut bernama Kampung Kemasan. Menurut info yang beredar, tempat ini disebut kampung kemasan karena dahulu ada seorang turunan Tionghoa yang mempunyai keterampilan membuat kerajinan dari emas. Keterampilannya ini menjadikan dia terkenal dan banyak penduduk yang datang untuk membuat atau memperbaiki perhiasannya. Sejak itu kawasan yang ditempati ini dinamakan Kampung Kemasan (tukang emas). Adanya ciri khas pada bangunan di kampung Kemasan ini menunjukkan adanya suatu perpaduan kebudayaan yang dulunya tinggal di Gresik. Arsitektur rumah tinggal di kampung kemasan mendapat pengaruh dari kebudayaan-kebudayaan asing yang terlihat baik dari bentuk, ruang, elemen, ornamen maupun makna simbolik yang berada didalamnya. Kebudayaan yang dominan dalam proses akulturasi ini adalah kebudayaan kolonial Belanda, sedangkan pengaruh kesukuannya adalah kebudayaan T...
Khusus untuk kalian generasi millenial, tentu saja pada saat masih kecil pernah memainkan permainan tradisional yang satu ini, bukan? Aspel. Meskipun terdengar asing, aspel ini merupakan permainan tradisional yang sempat ramai dimainkan di berbagai daerah di Indonesia. Secara umum, permainan ini adalah permainan menggunakan bola bekel. Di daerah Madura, permainan bola bekel ini dinamakan Aspel . Penasaran bukan bagaimana cara memainkannya? Alat-alat yang harus dimiliki untuk dapat memainkan permainan aspel ini hanya 2 komponen utama; bola bekel, dan kuwuk. Hanya dengan 2 komponen inilah kita sudah bisa menikmati permainan aspel yang ternyata membuat ketagihan loh! Cara memainkannya sangatlah mudah. Simpan 4-7 kuwuk di tangan dan digenggam, dengan jari jempol dan ibu jari memegang bola bekel. Setelah itu lempar bola bekel keatas dengan ketinggian sekitar 15cm, sambil menaburkan kuwuk di lantai. Bola bekel di lempar keatas agar memantul berulang-ulang kali sambil membal...