Nasi Gemuk adalah salah satu hidangan khas dari Jambi. Nasi gemuk dari segi rasa sangat mirip dengan Nasi uduk Betawi. Yang membedakannya hanya bumbu yang digunakan dan lauk pada saat penyajianya. Nasi Gemuk bisa ditemukan di Malaysia dan Singapura dengan nama Nasi Lemak. Bahan-bahan: 1kg beras kualitas bagus 1000ml santan kental dari 2 butir kelapa 1 batang serai, ambil bagian putihnya lalu geprek 2 lembar daun salam 2 lembar daun jeruk 1 lembar daun pandan, ikat 2 sdt garam 1 sendok minyak goreng Bumbu Halus: 5 siung bawang merah 4 siung bawang putih 1 sdt ketumbar bubuk 1/2 sdt jinten Pelengkap: Bawang goreng Irisan mentimun Emping Telur dadar Teri balado Kari Kacang goreng Cara Membuat: 1. Cuci beras hingga bersih, sisihkan. 2. Tumis bumbu halus hingga harum kemudian masukan daun salam, daun jeruk, daun pandan, sereh, dan garam setelah mendidih matikan api. 3. Masukkan tumisan bumbu dan santan kedalam panci beras, kemudian masak sambil sesekali diaduk hingga air meres...
Kuluk Keteleng Petang Kuluk ke umo (sawah/ladang)ini biasa dikenakan oleh wanita di daerah pegunungan maupun yang tinggal di daerah pantai. Biasanya mereka menyangkutkan ambung (keranjang rotan/bambu)dikepalanya, untuk membawa makanan pergi ke umo dan sekembali dari umo mereka membawa kayu dan hasil kebun. Fungsi kuluk ini untuk melindungi kepala dari sengatan matahari. Umumnya mereka menggunakan kuluk ini dilengkapi dengan baju kurung pendek yang bersiba, dibelah depan dengan kain sarung dipasungkan tergantung (3/4). Cara mengenakan: 1. Sehelai kain sarung batik pada sisi lebarnya diletakkan di tengkuk, kedua ujung dibawa ke depan. 2. Kedua ujung diikat ke kening (gambar no dan 3) 3. Kedua sisi panjang digulung ke tengah hingga selebar +/-30 cm. 4. Ujung kain kemudian dilipat dan disampirkan ke belakang kepala. Referensi: Dalam buku "Kuluk Penutup Kepala Warisan Luhur dari Jambi" Penggagas Ratu Munawwaroh Zulkifli Nurdin
Selamat siang netizen.... saatnya kita makan lagi... Gulai adalah masakan berbahan baku daging ayam, aneka ikan, kambing, sapi, jeroan, atau sayuran seperti nangka muda dan daun singkong, yang diolah dalam kuah bumbu rempah yang bercitarasa gurih. Ciri khas gulai adalah bumbunya yang kaya rempah antara lain kunyit, ketumbar, lada, lengkuas, jahe, cabai merah, bawang merah, bawang putih, adas, pala, serai, kayu manis dan jintan yang dihaluskan, dicampur, kemudian dimasak dalam santan. Masakan ini yang memiliki ciri khas berwarna kuning karena pengaruh sari kunyit. Makanan ini dianggap sebagai bentuk lain dari kari, dan secara internasional sering disebut sebagai kari ala Indonesia, meskipun dalam seni kuliner Indonesia juga ditemukan kari. Masyarakat Jambi juga memiliki makanan gulai khasdaerahnya, seperti gulai ikan patin. Sebenarnya penulis jarang memakan makanan ini, tetapi makanan yang ada gulainya penulis suka. Karena rasa gurih dari kuahnya...
Bahan isi: 100 gr tepung beras 500 ml air 1 sdt air kapur sirih ½ sdt garam Secukupnya daun pisang atau plastik untuk alas Bahan kuah: 400 ml santan dari ¼ butir kelapa 100 gram daging ikan tengiri, haluskan 100 gram udang, kupas, haluskan 100 ml kaldu ikan + udang 100 ml kaldu udang 3 cm lengkuas, geprek 1 sdt gula pasir 1 sdm tepung beras ½ sdt penyedap Bumbu yang dihaluskan: 4 buah bawang merah 2 sdm minyak goreng untuk menumis 1 sdt ketumbar 1 sdm ebi, rendam air panas 1 sdt garam ¼ sdt jinten Pelengkap: Bawang goreng dan saus sambal Cara Membuat: Isi: Campurkan semua bahan isi lalu aduk rata. Tuang adonan ke dalam loyang yang telah diolesi minyak goreng, ratakan. Kukus adonan selama 20 menit / hingga matang....
Padamaran adalah sejenis kue tradisional yang khas dari daerah Jambi. Kue ini tergolong ke dalam kue basah, Padamaran terbuat dari bahan seperti tepung beras, kuah santan, gula merah serta air perasan daun suji. Kue Padamaran pada awalnya hanya bisa dijumpai ketika memasuki bulan puasa saja, karena memang kue ini tergolong ke dalam menu takjil bulan Ramadhan. Namun seiring berkembangnya dunia kuliner, makanan ini sudah bisa dengan mudah didapatkan di tempat penjualan oleh-oleh khas Jambi atau pasar-pasar di Jambi. Berikut in resep cara pembuatan kue padamaran, antara lain: Bahan-bahan membuat kue padamaran 150 grm tepung beras 450 ml santan encer 75 ml santan kental, usahakan santan murni dari kelapa 75 grm gula merah, sisir halus 50 ml air perasan daun suji 1 sdt pandan pasta (campurkan dengan air perasan daun suji di atas) 1/4 sdt garam halus Daun pisang secukupnya, untuk membuat mangkuk takir Cara Membu...
Rambutan Goreng salah satu camilan khas Provinsi Jambi. Cara pengolahan rambutan goreng sama dengan buah-buahan lain yang digoreng. Sebelum digoreng daging rambutan dibiarkan beberapa saat sampai benar-benar kering. Kemudian diolesi bumbu untuk digoreng. Rasa rambutan goreng mirip dengan kurma, camilan ini bisa bertahan sampai dengan 6 bulan tanpa bahan pengawet. Bahan-bahan yang perlu disiapkan : 100 gram tepung terigu 40 buah rambutan segar 500 ml minyak goreng 1/2 sdt vanili bubuk 1/4 sdt garam 125 ml air 1 butir telur ayam Cara Membuat Rambutan Goreng : Kupaslah buah rambutan, bersihkanlah, buang isinya dan iris tipis. Lalu campurlah telur, tepung terigu, vanili, dan garam. Aduk rata. Tuangilah air sedikit demi sedikit sembari diaduk sampai adonannya menjadi kental. Masukkanlaah irisan rambutan, terus aduklah rata. Berikutnya, panasilah minyak dan lantas gorenglah adonan sese...
Kata tepek pada nama makanan ini merujuk pada proses pembuatan adonan ikan yang dipadatkan atau dipipihkan sebelum direbus hingga matang. Gulai tepek ikan adalah makanan berkuah santan yang menggunakan bahan baku irisan ikan tenggiri, gabus, atau belida yang diolah mirip pempek. Gulai tepek ikan dibuat dari ikan air tawar yang dibalurkan bersama adonan tempung sagu dan bawang putih, kemudian dibentuk seperti pempek lenjer dan dimasak hingga matang. Adonan yang sudah matang lalu dicampur ke dalam kuah santan gulai yang rasanya asam gurih. Tepek ikan yang sudah matang akan disajikan dalam bentuk potong-potongan kecil berbentuk jajar genjang bersama kuahnya yang asam, gurih, dan segar. Alamat Penjual: Resto Kajang Lako Jalan MT Haryono nomor 4 Telanai Pura, Jambi (Depan RSUD Raden Mattaher) Sumber: http://makananoleholeh.com/makanan-khas-jambi/
Gulai terjun adalah kuliner bernama unik yang biasa disajikan lauk sehari-hari oleh orang Jambi. Gulai terjun adalah makanan khas yang dibuat dari bahan dasar daging. Daging yang digunakan biasanya daging sapi, kerbau, atau kambing. Daging yang diolah menjadi nantinya akan dihidangkan bersama kuah yang terbuat dari santan. Kuah gulai terjun tidak dibuat kental alias encer. Selain terdapat daging dan kuah santan, gulai terjun juga biasa disajikan dengan umbut kelapa. Penganan satu ini biasanya terdapat pada acara-acara perkawinan, sunatan, dan berbagai acara adat Jambi. Di zaman dulu, orang Jambi menyantap makanan ini pada saat kenduri sunnah Rasul. Alamat Penjual: Resto Kajang Lako Jalan MT Haryono nomor 4 Telanai Pura, Jambi (Depan RSUD Raden Mattaher) Sumber: http://makananoleholeh.com/makanan-khas-jambi/
Ini dia masakan khas dari propinsi Jambi : Kelia Hati Ayam. Paduan bumbu yang komplit membuat masakan ini terasa sedap, gurih dan segar dengan sentuhan sedikit asam jawa. Mirip sajian sambal goreng kentang ati dari Jawa tapi dengan sentuhan sedikit jintan membuat aromanya semakin sedap menggugah selera. Catatan : Hati ayam juga bisa anda ganti dengan hati sapi. Jika suka kentang juga bisa anda ganti dengan ampela. Bahan: 3 buah kentang 10 hati ayam (kurang lebih 250 gr)) 1 batang serai, potong jadi 2, memarkan 2 lbr daun jeruk purut, buang tulangnya 2 lbr daun salam 200 ml santan sangat kental 1 sdt asam (dilarutkan dengan 3 sdm air) 2 sdt garam atau sesuai selera 1 sdt gula (jika suka) minyak goreng untuk menumis bumbu Bumbu Halus: 6 bh cabe merah ( Buang biji jika tidak suka pedas) 6 bh bawang m...