FC 26 monedas Visité Buyfc26coins.com. ¡Increíblemente rápido! Recomiendo este sitio a todos..bWxG
976 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sambal Tuk-Tuk Suku Mandailing
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Sambal Tuk Tuk Mandailing Sambal tuk-tuk adalah sambal cirikhas orang Mandailing,sambal tuk-tuk sangat enak rasanya,apalagi di tambah dengan Gule Bulung Gadung maupun Bolgang. Bahan Bahannya adalah: Ikan Asin (Teri,Balanak) Cabe Merah atau cabe Rawit Garam Jeruk Nipis Cara Pembuatannya Ikan Asin di bakar sampai keluar aromanya Ikan yang di bakar di cuci sampai bersih Cabe garam di ulak sampai halus Tumbuk Ikan asin jangan sampai halus di atas cabe dan garam yang di haluskan Peras jeruk Nipis dan aduk sampai rata jadilah sambal Tuk-tuk Sambal ini dikatakan sambal tuk-tuk karena pembuatannya di tumbuk (di tuk-tuk) Alamat dan Kontak Penjual: Rumah Giling Jalan Alfalaah Raya No.26 (Praktek Dr S Fatimah), Glugur Darat II, Medan Timur, Medan, Sumatra Utara 20238 0821-6811-8889   Referensi: https://www.google.co.id/search?q=sambal+tuk+tuk+mandailing&biw=1366&bih=705&am...

avatar
Haniv Lubis M.N.
Gambar Entri
Zondag Maandag, Permainan Tradisional Beragam Nama dan semua umur.
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Utara

Ciri permainan ini adalah melompat dengan satu kaki di dalam kotak.  Zondag Mandaag , yang dikenal dengan beragam nama menyebar di seluruh pelosok Nusantara saat pemerintahan Hindia Belanda. Kini permainan zandag mandaag, menjadi permainan tradisional yang tidak pernah lekang oleh waktu. Dimainkan oleh seluruh anak-anak dari pedesaan sampai anak-anak di perkotaan. Zondag Mandaag  merupakan permainan rakyat yang hingga kini masih sering dimainkan. Agar tidak kehilangan warisan budaya, di sekolah-sekolah dasar tetap diperkenalkan kumpulan permainan tradisional khas Indonesia yang juga termasuk warisan budaya kita. Jumat pagi jadwal berolahraga bagi murid-murid pendidikan sekolah dasar di SD Cindera Mata , Harapan Indah, Bekasi. Anak –anak begitu bergembira ketika  Rini atau yang biasa dipanggil Ibu Rini memberitahukan bahwa agenda olahraga kali ini adalah bermain  Zondag Mandaag . Meskipun mereka belum semua mengerti tata cara permainan ini...

avatar
Haniv Lubis M.N.
Gambar Entri
Piso Sitolu Sasarung , bukan pisau biasa , melainkan pisau orang batak penuh makna
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Sumatera Utara

Piso Sitolu Sasarung adalah pisau yang mana dalam 1 sarung ada 3 buah mata pisau. Pisau ini melambangkan kehidupan orang batak yang menyatu 3 benua. Benua atas, benua bawah dan benua tonga, Juga melambangkan agar Debata Natolu, Batara Guru merupakan kebijakan, Batara Sori merupakan keimanan & kebenaran Batara Bulan merupakan kekuatan tetap menyertai orang batak dalam kehidupan sehari-hari.   Referensi :   http://habatakon01.blogspot.co.id/2013/06/benda-benda-pusaka-batak.html

avatar
Haniv Lubis M.N.
Gambar Entri
Tips Membuat 3 Varian Resep Pancake Durian
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Pancake ini memang bukan makanan yang berasal dari asli Indonesia. Ia disebut dengan Pancake atau serabi. Banyak literatur yang mengatakan jika ia berasal dari bahasa Belanda. Pancake ini juga sering sekali disebut sebagai flat cake dikarenakan ia mempunyai bentuk yang datar. Pancake umumnya memiliki bentuk yang tipis dan bundar. Ada 3 varian resep pancake durian  yang banyak digemari oleh ibu-ibu. Cara pembuatannya sebenarnya relative mudah. Seperti yang sudah dikatakan, pembuatan 3 varian resep kue pancake durian ini tidak sulit dikarenakan dapat dikatakan mudah seperti kue panggang dan berbagai macam adonan kental yang lain contohnya seperti kue apem hingga pukis. Dikarenakan ia termasuk di dalam kategori kue dengan bentuk datar, bahan utama yang digunakan untuk membuatnya juga sederhana seperti telur ayam, susu, terigu serta gula. Untuk membuatnya, Anda hanya tinggal mencampurkan berbagai macam bahan dengan menggunakan air hingga ia berbentuk sebuah adona...

avatar
Tamyali
Gambar Entri
"TAROMBO" : Silsilah Keluarga dalam adat Batak
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Tarombo Batak  adalah silsilah garis keturunan secara patrilineal dalam  suku Batak . Sudah menjadi kewajiban bagi masyarakat suku bangsa Batak untuk mengetahui silsilahnya agar mengetahui letak hubungan kekerabatan terkhusus dalam falsafah Dalihan Natolu. Tarombo si Raja Batak (silsilah garis keturunan suku bangsa Batak) dimulai dari seorang individu bernama  Raja Batak . Si Raja Batak berdiam di lereng  Pusuk Buhit , Sianjur Mulamula, namanya. Sehingga wilayah/lereng Pusuk Buhit dapat dikatakan sebagai daerah asal-muasal suku bangsa Batak. yang kemudian menyebar ke berbagai pelosok, baik Indonesia maupun dunia. Si Raja Batak mempunyai 2 (dua) orang putra, yaitu: Tuan Doli Raja Isumbaon Tuan Doli mempunyai 5 (lima) orang putra, yaitu: Raja Biakbiak (Raja Uti) Saribu Raja Limbong Mulana Sagala Raja Silau Raja *Putri: 1. Si Boru Pareme (kawin dengan Tuan Sariburaja, ibotona) 2. Si Boru...

avatar
Carlosamuel
Gambar Entri
Rumah Adat Bolon
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Suku bangsa Batak terbagi atas 6 anak suku, yaitu Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Pakpak, Batak Toba, Batak Angkola, dan Batak Mandailing. Setiap suku memiliki seni arsitektur yang menarik.    Rumah Adat Batak Toba yaitu Rumah Bolon (Rumah Gorga atau Jabu Si Baganding Tua). Biasanya Rumah terdiri atas Rumah dan juga sopo (lumbung padi) yang berada di depan rumah. Rumah dan sopo dipisahkan oleh pelataran luas yang berfungsi sebagai ruang bersama warga huta.Rumah adat dengan banyak hiasan (gorga), disebut Rumah Gorga Sarimunggu atau Jabu Batara Guru. Sedangkan rumah adat yang tidak berukir, disebut Jabu Ereng atau Jabu Batara Siang. Rumah berukuran besar, disebut Rumah Bolon. dan rumah yang berukuran kecil, disebut Jabu Parbale-balean.   Filosofi Rumah Batak Toba Rumah adat bagi orang Batak didirikan bukan hanya sekedar tempat bemaung dan berteduh dari hujan dan panas terik matahari semata tetapi sebenanya sarat dengan nilai filosofi yang dap...

avatar
Noval Karom
Gambar Entri
Sambal tuktuk
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Sambal tuktuk adalah makanan khas tradisional Batak Toba yang berasal dari Tapanuli. Bahan-bahan untuk membuat sambal tuktuk tidak berbeda dengan bahan sambal-sambal, pembedanya dengan sambal yang lain adalah adanya andaliman yaitu bumbu khas batak yang memberikan citarasa unik pada sambal ini. Di daerah asalnya, sambal tuktuk dicampur dengan ikan aso-aso (sejenis ikan kembung yang sudah dikeringkan) yang sudah diproses dengan cara diasapi, tapi jika tidak menemukan ikan tersebut bisa diganti dengan ikan teri tawar yang dicampur  dengan bumbu sambal lain. Ciri khas sambal Tuk tuk adalah pedas, asam dan bergetar, rasa garamnya juga harus terasa untuk mengurangi rasa pedas nya.          

avatar
Sepriandi Parningotan
Gambar Entri
Marga Haromunthe
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Pomparan Nai Ambaton Naimbaton adalah nama seorang ibu istri pertama Tuan Sorimangaraja. Disebut Naiambaton karena anaknya bernama Siambaton yang disebut juga sebagai Tuan Sorba Dijulu atau Suli Raja. Menurut cerita Ibu Naimbaton inilah yang berpesan kepada anaknya Siambaton agar keturunannya bersatu. “Sisada lulu anak si sada lulu boru” artinya tetap merasa satu keluarga dan tidak saling mengawinkan anak antar sesama mereka di kemudian hari.   Tuan Sorba Dijulu (Siambaton) mempunyai empat orang anak;   – Simbolon Tua – Tamba Tua – Saragi Tua – Munthe Tua   Terdapat perbedaan pendapat mengenai jumlah anak Tuan Sorba Dijulu, dimana ada yang mengatakan mempunyai 4 (empat) orang anak, dan juga ada yang mengatakan mempunyai 5 (lima) orang anak, dan anak yang ke-5 adalah bernama Nahampun Tua.   Munte Tua yang merupakan anak ke-4, dari Naimbaton mempunyai 3 orang anak, yaitu; &nb...

avatar
Heir_of_ojm
Gambar Entri
Pustaha dohot Tarombo Batak W.M. Hutagalung
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

Batakologi – Ilmu yang Patut Diseriusi Sebagai cabang ilmu yang belum populer, termasuk di kalangan orang Batak sekalipun, Batakologi menyimpan sejumlah pembelajaran berikut dinamika klaim-mengklaim khazanah kultural yang ada di dalamnya. Kendatipun sebagian subetnis Batak enggan menyebut diri sebagai orang Batak karena filologi peyoratif-lah yang dominan tercatat di catatan historis tentang keberadaan orang Batak. Tak mudah pula mencari makna aslinya (sebelum di-peyorasi) karena mesti diakui bahwa dalam proses diskresi antara periode mitologis (mulai dari Raja Ihat Manisia, si Radja Batak, hingga ke orang Batak zaman ini) dengan periode historis yang sebagian besar dikomando sesuai selera literasi penulis Barat yang sarat dengan agenda misi kekristenan, termasuk upaya politisasi dari pihak kolonial pada zamannya – belum ada  milestones  yang bisa dinapaktilasi secara rapi dan teratur. Tidak heran kini bahkan dari antara kalangan Batak sendiri, yang k...

avatar
Heir_of_ojm