Hari Pendidikan Nasional
146 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Legenda Asal Mula Gunung Pinang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Gunung Pinang  di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, merupakan sebuah bukit yang tingginya 300 mdpl dengan luas 222 hektare. Gunung ini bisa jadi pilihan untuk sekadar berolah raga melewati track berupa jalan beraspal yang sudah disediakan sejauh kurang lebih dua kilometer. Menurut cerita, gunung yang sering menjadi tempat piknik ini merupakan penjelmaan perahu seorang saudagar kaya yang bernama Dampu Awang. Peristiwa apakah yang menyebabkan perahu Dampu Awang menjelma menjadi Gunung Pinang? Kisahnya dapat ikuti dalam cerita  Legenda Asal Mula Gunung Pinang  berikut ini. * * * Alkisah,  di sebuah perkampungan nelayan di daerah pesisir teluk Banten, hiduplah seorang janda tua dengan anak laki-lakinya yang bernama Dampu Awang. Sejak kematian sang Ayah beberapa tahun silam, Dampu Awang harus bekerja keras membantu ibunya mencari kerang di pantai. Sudah bertahun-tahun mereka melakoni pekerjaan itu, namun hidup mereka tetap serba kekurangan. Dompu A...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
Legenda Asal Mula Tanjung Lesung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Alkisah, di pesisir Laut Selatan Pulau Jawa, ada seorang pengembara bernama Raden Budog. Ia adalah seorang pemuda yang tampan dan gagah perkasa. Dalam pengembaraannya, ia selalu ditemani oleh seekor anjing dan kuda kesayangannya. Suatu siang, seusai mandi di pantai, Raden Budog beristirahat di bawah sebuah pohon ketapang yang rindang. Buaian angin pantai yang sejuk membuat pemuda itu begitu cepat terlelap. Dalam tidurnya, ia bermimpi mengembara ke utara dan bertemu dengan seorang gadis cantik jelita. Kecantikan gadis itu membuat hatinya terpesona. Ia melihat gadis itu tersenyum manis seraya mengulurkan tangannya. Namun, saat ia hendak menyambut uluran tangan gadis itu tiba-tiba sebuah ranting kering jatuh mengenai dahinya. Ia pun terkejut dan langsung terbangun dari tidurnya. Raden Budog membanting ranting itu keras-keras karena merasa geram tidak bisa melanjutkan mimpi indahnya. Sejak peristiwa itu, hati Raden Budog tidak tenang karena senyum manis gadis itu selalu terbayang di...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
1_Koja, Tas dari Kulit Pohon Khas Suku Baduy
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Banten

Tas salah satu aksesories yang telah menjadi bagian keseharian dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Bahkan hal ini telah dijadikan nenek moyang manusia selama ratusan tahun yang lalu. Tidak terkecuali dengan suku-suku tradisional yang mendiami bumi nusantara. Salah satunya adalah Suku Baduy di Pegunungan Kendeng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Suku Baduy juga memiliki tas yang terbuat dari bahan alami koja atau jarog, tas ini menjadi bagian suku baduy dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Terbuat dari kulit kayu Pohon Teureup atau terap yang memiliki ketahanan terhadap rayap, koja diproduksi dengan cara yang tradisional. Proses ini dimulai dengan mencari jenis pohon tersebut di pedalaman hutan. Setelah kulit pohon ditemukan, proses selanjutnya adalah mengambil kulit pohon yang akan dijadikan sebagai bahan dasar tas koja. Kulit pohon ini akan dijemur sampai kering lalu akan dijadikan serabut guna memudahkan dalam pembuatan benang. Benang yang telah ter...

avatar
Sobat Budaya
Gambar Entri
LEGENDA MASJID TERATE UDIK
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Masjid Terate Udik   adalah nama sebuah masjid yang terletak di Kampung Terate Udik, Desa Masigit, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Provinsi Banten. Masjid ini termasuk salah satu tempat ibadah umat Islam yang dikeramatkan oleh masyarakat Cilegon dan sekitarnya. Menurut cerita, bangunan masjid ini tidak bisa diabadikan oleh kamera ataupun sejenisnya karena hasilnya tidak pernah jadi atau tidak jelas (blur) atau bahkan hanya hitam saja.   Ilustrasi Masjid Terate Udik, Banten, Indonesia   Di Kampung Terate Udik, Provinsi Banten, terdapat sebuah mushola kecil yang dibangun oleh penduduk setempat secara bergotong-royong. Rumah ibadah tersebut didirikan di atas tanah wakaf milik  Ki Ahmad yang merupakan sesepuh desa sekaligus ulama yang terkenal kaya. Selain untuk tempat ibadah, mushola tersebut kerap digunakan sebagai tempat bermusyawarah untuk menyelesaikan masalah-masalah yang me...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
LEGENDA BATU KUWUNG
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Batu Kuwung adalah sebuah obyek wisata pemandian air panas yang terletak sekitar 32 km arah selatan Serang, Provinsi Banten, Indonesia. Batu kuwung berarti batu cekung, yaitu sebuah batu berbentuk cekung yang dapat mengeluarkan air panas. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, keberadaan sumber mata air panas ini disebabkan oleh sebuah peristiwa ajaib yang pernah terjadi di daerah itu.   Pada masa pemerintahan  Sultan Haji  (tahun 1683-1687 M), hiduplah seorang saudagar yang tinggal di sebuah desa di daerah Banten. Ia sangat dekat dengan sang Sultan. Karena kedekatannya tersebut, ia mendapat hak monopoli perdagangan beras dan lada untuk daerah Lampung. Tak heran, jika usahanya menjadi maju pesat, sehingga dalam waktu singkat ia menjadi saudagar kaya yang disegani. Hampir semua tanah pertanian yang ada di desa-desa sekitar tempat tinggalnya menjadi miliknya. Ia memiliki tanah itu dengan cara memeras warga, yaitu memberi hutang kepada mereka dengan b...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
KISAH SULTAN MAULANA HASANUDDIN
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

MAULANA HASANUDDIN  merupakan seorang pendiri Kesultanan Banten. Ia juga bergelar  PANGERAN SABAKINGKIN  dan berkuasa di Banten dalam rentang waktu 1552 - 1570. SULTAN MAULANA HASANUDDIN berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Banten. Ia mendirikan Kesultanan Banten sekaligus menjadi penguasa pertama di kerajaan Islam tersebut. BERDASARKAN SEJARAH BANTEN, MAULANA HASANUDDIN MERUPAKAN SALAH SEORANG PUTERA DARI SUNAN GUNUNG JATI. Bersama Kerajaan Demak, Ia turut serta dalam penaklukan Pelabuhan Kelapa sekitar tahun 1527 yang waktu itu masih merupakan pelabuhan utama dari Kerajaan Sunda. Kemudian melanjutkan perluasan kekuasaan ke daerah penghasil lada di Lampung. Ia mendirikan benteng pertahanan yang dinamakan Surosowan dan kemudian menjadi pusat pemerintahan, setelah Banten menjadi kerajaan sendiri.     Seorang tokoh penyebar agama Islam di Banten bernama HASANUDDIN dengan gelar PANGERAN SABAKINGKIN atau S...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
KISAH DIBALIK PRASASTI MUNJUL
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

PRASASTI MUNJUL adalah sebuah prasasti bertuliskan aksara Pallawa yang terletak di tepi Sungai Cidangiang, Desa Lebak, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Prasasti dengan bahasa Sansekerta tersebut ditulis oleh raja ketiga Kerajaan Tarumanegara, RAJA PURNAWARMAN (395-434 M.). Menurut cerita, Purnawarman menulis prasasti itu untuk mengabadikan sebuah peristiwa besar yang terjadi di daerah Munjul.   Pada masa dahulu perairan Ujung Kulon di sekitar Selat Sunda dikuasai oleh para bajak laut yang menjadi ancaman bagi para nelayan di daerah itu. Kaum perompak itu sering merampas ikan hasil tangkapan para nelayan. Pada masa pemerintahan RAJA PURNAWARMAN, terdapat suatu gerombolan bajak laut yang beranggotakan 80 orang. Kelompok bajak laut yang sering beraksi di perairan wilayah KERAJAAN TARUMANEGARA itu dipimpin oleh seorang yang sakti, ia bisa berubah wujud sesuai kehendaknya.   Pada suatu hari, gerombolan bajak laut itu sedang meramp...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kecap Benteng yang Melegenda
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Pabrik kecap legendaris ini didirikan oleh orang berkebangsaan Tiongkok bernama Lo Tjit Siong pada tahun 1920. Kecap ini sangat mudah ditemukan apabila sedang jalan-jalan di daerah Pasar Lama Kota Tangerang. Kecap ini biasa digunakan oleh pedagang-pedagang makanan di daerah kuliner Pasar Lama Kota Tangerang. Kecap ini seringkali dijadikan bentuk buah tangan khas Tangerang. Selain karena rasa manisnya yang tidak terlalu berlebihan, tekstur yang seimbang dan cita rasanya yang khas juga menjadikan kecap ini melegenda dan laku di pasaran.  Bagi wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Tangerang, pengunjung dapat mengenali sejarah dari kecap ini di daerah Pasar Lama karena disana terdapat Klenteng Boen Tek Bio, Museum Heritage Tangerang, dan pabrik kecap itu sendiri yang dapat menceritakan sejarah dari Tangerang dan kekhasannya. Dalam historis, dimuat pula oleh Pramoedya Ananta Toer. Sang penulis terbaik Indonesia menuliskan tentang kecap dari Tangerang, pada bukunya Jal...

avatar
Oskm18_16718380_lutfan
Gambar Entri
Tradisi Kupat Qunutan
Ritual Ritual
Banten

Kupat Qunutan adalah tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakat cilegon dilakukan setiap tahun saat hari ke-15 bulan Ramadan. Kupat Qunutan merupakan wujud rasa syukur setelah dapat melewati 15 hari puasa. Biasanya masyarakat membuat Ketupat, Opor ayam dan sayur kulit tangkil. Mereka memakan makanan tersebut bersama tetangga dan keluarga di masjid, mushola dan dirumah. #OSKMITB2018

avatar
OSKM_16918146_DIMAS AULIA RAHMAN