Jajanan yang satu ini memiliki pelanggan puluhan bahkan ratusan jika hari libur dan itupun tidak hanya berasal dari masyarakat biasa tapi juga dari kalangan pejabat dan pengusaha. Serabi Ampenan begitu disukai karena rasanya yang luar biasa. Dipanggang langsung ketika memesan sehingga masih panas ketika disantap. Sumber: Maryam,Siti Aeny.2012. Wisata Kuliner Khas NTB .Mataram; UD Kepas Kecerdasan
Hampir setiap wilayah di Indonesia punya tuak. Salah satunya Lombok. Tuak Lombok dihasilkan dari bunga aren. Pengerjaannya dilakukan di tengah hutan, dekat pohon-pohonnya. Pohon aren memang banyak ditanam di kawasan hutan. Butuh waktu semalaman untuk mengolahnya. Mulai dari menunggu sari-sari bunga keluar, hingga airnya mengalir memenuhi cawan atau ember penampung. Air yang keluar itulah yang disebut sebagai sari bunga aren. Kemudian, sari bunga aren dicampur akar pohon bujur yang sudah dipotong-potong. Akar bujur memberi efek warna merah muda. Juga berperan meningkatkan kadar alkohol. Kadar alkohol tuak yang baru jadi berkisar 8 persen. Setiap hari, pagi-pagi benar, para penjaja datang membawa jerigen kosong. Tuak dalam ember dipindah-lokasikan ke jeriken. Sampai di rumah, tuak akan disuling. Maksudnya supaya alkohol bereaksi meningkat. Nantinya, tuak dijual dalam kemasan botol air mineral berukuran 1,5 liter. Per bo...
Makanan Khas Lombok Beberok, Siapa yang tidak tahu tentang Beberok Terong atau temun bagi kaum Lombok, makanan yang disajikan dengan sangat sederhana dan tidak membutuhkan waktu lama untuk membuatnya dan seringkali disajikan sebagai makanan pelengkap dalam kehidupan sehari-hari warga Gumi Sasak Lombok. Beberok Terong atau timun artinya adalah terong bundar bukan terong panjang atau mentimun muda yang disajikan dalam keadaan mentah dan diris kecil yang diberikan sambal tomat yang rasanya pedas namun sedikit masam karena adanya tomat didalamnya, sedangkan untuk pemilihan terong digunakan terong yang masih muda sehinggi bijinya tidak terpisah dari kulitnya. Kuliner khas Lombok ini adalah sebuah lauk yang biasa disajikan oleh para ibu rumah tangga untuk menambah selera makan keluarga, rasa yang ditawarkan ada yang pedas namun ada unsur yang sangat berbeda di lidah yaitu rasa ciut asam. Bahan makanan yang digunakan berupa makanan mentah...
Lawa adalah salah satu makanan Khas Dompu yang tumbuh dan berkembang pada masyarakat Soro Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu. Berdasarkan cerita yang kami peroleh dari masyarakat Soro Kecamatan Kempo bahwa Lawa Soro adalah makanan khas masyarakat Soro yang terbuat dari ikan mentah dengan bumbunya tanpa dimasak. Menurut sejarah yang menciptakan resep Lawa adalah si Anwar seorang nelayan yang berasal dari Desa Soro sehingga diberi nama Lawa Soro, La = si, wa = Anwar (nama panggilan), Soro (Nama Kampung) asal mula Lawa Soro ini. Desa Soro adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan kempo yang sebagian besar pendukungnya bermata pencaharian melaut (nelayan), si Anwar adalah seorang pemilik Bagang, pada jaman itu bagang dibangun dalam laut yang dibuat dari bambu. Pada suatu hari Anwar melaut, setia melaut Anwar kadang pergi selama 3 sampai 5 hari tergantung dari hasil tangkapan bersama anggotanya dengan membawa bekal secukupnya. Setelah beberapa hari mereka melaut tiba-tiba kehabisa...
Masakan Ares merupakan sayuran khas Lombok yang berbahan utama pelepah atau kedebong pisang yang masih muda. Uniknya, meskipun diolah bersama santan, saat dimakan rasa makanan ini adalah manis dan gurih. Pada awalnya, ares yang merupakan makanan tradisional suku Sasak ini hanya disajikan saat acara begawe (acara makan-makan setelah berlangsungnya pernikahan). Nah, selain berbahan dasar dan bercita rasa unik, makanan ini ternyata juga memiliki sejarah yang unik. Berdasarkan keterangan masyarakat setempat, konon pada suatu masa Pulau Lombok mengalami musim kekeringan yang sangat panjang. Selama masa itu, tidak banyak tumbuhan yang bisa tumbuh sehingga banyak binatang ternak yang mati kelaparan. Anehnya, di antara sekian banyak tumbuhan yang mati, ada satu jenis tumbuhan yang tetap bisa bertahan hidup di tengah kekeringan tersebut, yaitu pohon pisang. Sebagai ganti rumput, pohon ini kemudian dijadikan makanan bagi hewan-hewan ternak yang kelaparan. Loq Ares , sala...
Bahan-bahan: Jeruk purut Lombok Garam Cara membuatnya : 1. Jeruk dikupas, dicuci dengan air, direndam dengan air yang telah mendidih, setelah airnya dingin dikeluarkan. 2. Dijemur sebentar, diiris-iris, yang keras dibuang, setelah itu disimpan ± 2 hari dan ditutup rapat. 3. Setelah itu dicampur dengan garam dan lombok yang sudah dihaluskan, disimpan didalam staples, ditaburi garam dan jangan sekali-kali dimasuki air, supaya tidak cepat basi (djamuran). RM/Toko yang Menyediakan : Sambel Hejo Sambel Dadak Restoran Indonesia Menyediakan pilihan makanan otentik ala Sunda dan paket nasi. Interior bernuansa tradisional Indonesia. Alamat: Jl. Tebet Timur Dalam II No. 34, RT. 01 / RW. 04, Tebet Timur, Tebet, RT.1/RW.4, Tebet Tim., Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12820 Telepon: (021) 8292675 Sumber : Buku Mustika Rasa Sukarno Halaman 778
Pada masyarakat Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) maulid Nabi atau perayaan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW, tidak saja dirayakan dalam bentuk kegiatan acara pengajian di masjid tetapi juga dirayakan dengan menghidangkan masakan dan aneka jajanan lokal atau dalam bahasa Lombok disebut pesajiq. Kuliner khas tersebut disuguhkan dan dibawa pulang para tamu undangan sebagai oleh-oleh usai acara pengajian dilaksanakan. Salah satu masakan yang dibuat masyarakat adalah “nasi rasul” sebagai menu yang wajib ada diselipkan dalam setiap keresek plastik pesajiq yang diberikan kepada tamu undangan. Nasi rasul wajib ada sebagai bentuk kesyukuran dan rasa gembira dan suka cita umat Islam atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Menurut cerita orang tua tempo dulu, nasi rasul sendiri sudah ada sejak nenek moyang tempo dulu dan tetap dibuat hingga sekarang di setiap perayaan maulid. Nasi rasul sendiri termasuk jenis kuliner maulidan yang b...
Upacara U’a Pua merupakan sebuah tradisi masyarakat Lombok yang dipengaruhi oleh ajaran Islam. Upacara U’a Pua dilaksanakan bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang juga dirangkai dengan penampilan atraksi Seni Budaya masyarakat Suku Mbojo (Bima) yang berlangsung selama 7 hari.Prosesi U’a Pua diawali dengan Pawai dari Istana Bima yang diikuti oleh semua Laskar Kesultanan, Keluarga Istana, Group Kesenian Tradisional Bima dengan dua Penari Lenggo yang dilengkapi dengan Upacara Ua Pua. Selama proses pawai berlangsung Group Kesenian terus memainkan Genda Mbojo, Silu dan Genda Lenggo. Ketika memasuki Istana, Penunggang Kuda menari dengan suka ria (Jara Sara’u), Sere, Soka dan lain-lain sampai Ketua Rombongan bertemu dengan Sultan yang diiringi dengan Penari Lenggo. Pada sa’at itu diserahkan ”Sere Pua” dan Al-Qur’an kepada Sultan. Tujuan dari perayaan U’a Pua adalah Antara Lain : 1. &n...
Sambal. Seperti apa makanan yang kawan santap tanpa sambal? Berasa ada yang kurang, ya? Lauk pauk seolah berasa galau risau merana bimbang nestapa, terajana dan durjana tanpa kehadiran sambal. “Kamu, melengkapi hari-hariku”. Sambal yang paling populer di Indonesia, seribu umat, adalah sambal uleg. Dari Sabang sampai Merauke, Miangas sampai Pulau Rote, pasti kenal akrab dengan nafsu makan booster yang satu ini. Sudah biasa, mainstream ! Indonesia dengan kekayaan khasanah budayanya, termasuk kuliner memiliki baaanyak ragam sambal di tiap daerah. Nah, kali ini Sambal-sambal khas Suku Mbojo, penghuni Pulau Sumbawa bagian timur (Kab. Dompu dan Bima serta Kota Bima), yang akan saya bahas. Banyak sih sebenarnya sambalnya, tapi saya hanya membahas yang unik, istimewa dan anti meanstream; totally unique !! Ini dia sambal tersimple sedunia. Entah bagaimana ceritanya sampai ada sambal “malas” seperti ini. Hanya garam dan cabai yang diuleg!...