masyarakat adat
154 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Cacak Ikan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Cacak ikan adalah panganan orang Bangka yang mempunyai bentuk seperti bakso. Di daerah Belinyu, cacak ikan juga disebut dengan bakso ikan. Jajanan satu ini merupakan salah satu jajanan favorit banyak keluarga di Bangka karena terbuat dari hasil laut yang tentunya menjadi kegemaran orang Bangka. Meskipun makanan ini juga kerap dipanggil bakso ikan, tapi bentuk dari cacak ikan tidak bulat sempurna seperti bakso. Jajanan khas Bangka ini menawarkan rasa ikan yang sangat di lidah. Ikan yang biasa dipilih sebagai bahan baku cacak ikan adalah ikan tenggiri. Selain tenggiri, masyarakat Bangka juga tak jarang menggantinya dengan jenis ikan lain. Ikan segar yang telah dipilih kemudian diberi bumbu dan duli hingga merata dan terasa kenyal. Setelah adonan kenyal barulah dibuat dalam bentuk bola-bola kecil untuk kemudian dimasak dalam jerang air yang sudah mendidih. Cacak ikan biasanya dihidangkan bersama saus pedas asam manis atau bersama kuah empek-empek Bangka.

avatar
Niafauzi
Gambar Entri
Rusip
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Rusip adalah salah satu kuliner khas yang berasal dari Provinsi Kepualuan Bangka Belitung. Makanan ini mempunyai keunikan rasa, namanya memang jarang terdengar, tapi jika berkunjung ke Bangka Belitung masyarakat di sana sudah tidak asing lagi dengan makanan yang satu ini. Rusip adalah makanan fermentasi yang terbuat dari ikan mentah. Untuk pembuatan makanan yang satu ini biasanya menggunakann  ikan teri atau yang lebih di kenal dengan nama ikan bilis oleh masyarakat sekitar. Proses pembuatan rusip dapat tergolong mudah, yaitu dengan memasukan ikan yang sudah di bersihkan ke dalam botol plastik bersama dengan bahan-bahan lainya seperti garam dan gula jawa, lalu tutup rapat dan tunggu hingga kurang-lebih satu pekan hingga ikan benar-benar terfermentasi dengan baik, lalu siap untuk di makan. Ada yang mengatakan bahwa kuliner yang satu ini adalah kulinar gabungan antara budaya Bangka Belitung dan budaya Jawa. Karena rusip bukan hanya menggunakan bahan yang berasal dari Bangka B...

avatar
Andri77
Gambar Entri
Ampiyang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Ampiang adalah salah satu cemilan khas Bangka yang merupakan variasi dari otak-otak. Perbedaan dari kedua jenis makanan ini terletak pada tahap akhirnya yaitu otak-otak selalu dibakar, ampiyang pasti digoreng.  Engpiang atau masyarakat Melayu menyebutnya dengan nama Ampiyang merupakan variasi makanan otak-otak yang asal muasalnya diracik oleh masyarakat Tionghoa Belinyu. Merupakan jenis otak-otak yang proses memasaknya dengan cara digoreng. Pada dasarnya  Engpiang/Ampiyang dibuat dari pemanfaatan sisa bahan pembuatan inti otak-otak rebus, kukus atau panggang.  Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat Engpiang/Ampiyang adalah kulit ikan tenggiri, tepung tapioka/kanji dan bumbu terdiri dari garam, lada, bawang putih, bawang merah dan penyedap rasa. Setelah semua bahan tercampur rata adonan dicetak bulat dan pipih agak tipis agar didapat citarasa yang garing dan renyah. Proses pembuatan terakhir adalah dimasukkan dalam minyak goreng dengan suhu yang panas dan dig...

avatar
Dilamei
Gambar Entri
Kue Yet-Yet
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Sejak dulu, banyak kuliner Bangka Belitung tersedia dengan bahan yang sederhana. Karena keterbatasan bahan pangan, masyarakat menjadi kreatif mengolah bahan makanan yang terbatas, melalui proses yang simpel tetapi menghasilkan kuliner yang istimewa. Sifat masyarakat Pulau Bangka yang sederhana menggambarkan pribadi yang biasa, tidak rumit dan cenderung apa adanya dalam menjalani kehidupan, termaksud menciptakan kuliner. Bahkan dalam penyebutan nama kuliner pun terkesan apa adanya. Salah satu kuliner jenis kue yang sederhana adalah Kue Yet-Yet, yang namanya mungkin diambil dari bentuk kue yang kenyal dan lentur.   Kuliner ini merupakan jenis penganan ringan, mempunyai rasa yang manis dan lemak. Kalau dibandingkan dengan kuliner nusantara, Kue Yet-Yet menyerupai perpaduan Kue Talam dan Kue Ongol-Ongol.   Bahan: 200gr Tepung Sagu 80gr Tepung Terigu 1/8 sdt Kapur Sirih dicampur ke dalam 1 sdm air lalu disaring 100gr Gula Merah, iris halus 50gr G...

avatar
Dilamei
Gambar Entri
Bubur Jawak (Bubor Jawak)
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Juwawut ( Setaria italica ) atau orang Belitung biasa menyebutnya Jawak ,  sejenis serealia berbiji kecil (milet) yang pernah menjadi makanan pokok masyarakat Asia Timur dan Asia Tenggara sebelum budidaya padi dikenal orang.  Juwawut/Jawak adalah tanaman semusim seperti rumput dengan ketinggian bisa mencapai  150–175 cm.  Bulirnya kecil, diameter hanya sekitar 3mm, bahkan ada yang lebih kecil. Warna bulir beraneka ragam, mulai dari hitam, ungu, merah, sampai jingga kecoklatan. Masyarakat Belitung mengenalnya sebagai salah satu bahan pangan lokal, jauh sebelum adanya budidaya padi. Cara mendapatkan bulirnya, harus dipisahkan daging biji terlebih dahulu dari kulit luarnya dengan cara menjemurnya hingga kering, disosoh/dikuliti dengan cara ditumbuk hingga tersisa bagian dagingnya saja.  Cara memasak Bubor Jawak cukup mudah, hampir sama seperti memasak bubur beras. Pertama, ambil biji Jawak secukupnya lalu dicuci hingga air cucian jernih...

avatar
Dilamei
Gambar Entri
Godo-godo
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Godo-godo bukan Gado-gado seperti yang digemari oleh orang Betawi, adalah salah satu olahan masyarakat Bangka yang berbahan dasar Udang Rebon atau biasa disebut oleh masyarakat lokal Udang Calo. Udang jenis ini biasanya diolah menjadi terasi atau dibuat kecalo, namun masyarakat juga memiliki pengetahuan lain dalam mengolah udang yang halus satu ini yakni dengan menjadikannya Godo-godo. Makanan yang sekilas mirip dengan Bakwan Udang ini sering dihidangkan sebagai lauk sehari-hari oleh masyarakat Bangka.  Mengolah udang calo menjadi Godo-godo, cukup mencuci bersih udang dengan air mengalir. Setelah bersih, udang calo dicampur dengan bumbu halus yang terdiri dari kunyit, kencur, bawang merah, bawang putih, garam, dan lada. Setelah tercampur rata dengan bumbu, tuang tepung terigu sedikit demi sedikit sampai adonan menjadi agak mengental lalu tambahkan potongan daun seledri sebagai penambah aromanya. Adonan yang telah dibumbui kemudian dimasukkan ke dalam minyak panas lalu go...

avatar
Dilamei
Gambar Entri
Pempek Ubi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Bangka Belitung

Empek-Empek (Pempek) Ubi tergolong kuliner jenis pempek di Pulau Bangka, bahan pembuatannya terdiri dari ketela/singkong dan daging ikan sebagai bahan dasar. Makanan ini adalah contoh produk inovasi masyarakat tradisional dengan mengkreasikan keterbatasan bahan yang ada tetapi dapat menikmatinya seperti makanan aslinya . Terbuat dari ikan laut berjenis ukuran kecil, dibutuhkan kesabaran untuk memperoleh daging yang dikandungnya .  Menggunakan bahan pendamping yang mudah didapat disekitarnya merupakan ciri khas masyarakat tradisonal di Pulau Bangka terutama bagi ibu rumah tangga dalam menyiapkan makanan ringan untuk keluarganya. Selain bahan yang mudah didapat, penambahan singkong dapat mengurangi penggunaan tepung tapioka/kanji. Keuntungan penggunaan singkong juga menghasilkan pempek dengan tekstur padat dan cita rasa yang lembut, tidak terlalu kenyal seperti pempek yang menggunakan tepung tapioka/kanji.  Adapun bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan Empek-Empe...

avatar
Dilamei
Gambar Entri
pakaian tradisional paksian bangka belitung
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Kepulauan Bangka Belitung

PAKAIAN ADAT TRADISIONAL PAKSIAN BANGKA BELITUNG Pakaian adat tradisional Bangka Belitung adalah Paksian. Untuk perempuan biasanya memakai baju kurung berwarna merah yang berbahan kain sutra dan kepalanya memakai mahkota yang biasa disebut dengan nama Paksian. Sedangkan untuk laki-laki menggunakan sorban atau yang biasa disebut masyarakat Bangka Belitung sebagai Sungkon.

avatar
iqbal muharram
Gambar Entri
Upacara Adat Rebo Kasan
Ritual Ritual
Kepulauan Bangka Belitung

” REBO KASAN ” biasa orang Bangka Memanggilnya  merupakan Upacara adat Tolak Bala / Tolak Kesialan ini disimbolkan dengan ‘ ketupat lepas ‘ dan ‘air wafa’ yang dilaksanakan secara turun temurun oleh penduduk desa Air Anyir, Kecamatan Merawang. Merupakan agenda tahunan setiap tanggal 24 safar (hijriyah). Upacara Adat  Rebo Kasan  adalah salah satu ritual  masyarakat Melayu pesisir pantai di Kabupaten Bangka yang akulturasi dari  nilai-nilai religius, mitos, dan legenda nenek moyang. Inti Upacara Rebo Kasan  adalah Ritual Tolak Bala (musibah) sekaligus harapan  para nelayan agar hasil tangkapannya melimpah. Masyarakat percaya bahwa  pada hari Rabu di akhir bulan  Shafar , Tuhan menurunkan bencana sejak  terbit fajar hingga terbenam matahari sebanyak 32.000 bencana baik besar maupun  kecil. Sehingga pada hari itu, manusia dianjurkan untuk melakukan doa bersama  yang kemudian...

avatar
Sifqa