HARI PAHLAWAN
118 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
KISAH TARANTANG SAWANG & TARANTANG TALALI MEMBUNUH JIN HANTU BESAR
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Tengah

Di suatu daerah di Kalimantan Tengah hiduplah dua orang bersaudara yang tertua bernama TARANTANG SAWANG dan adiknya bernama TARANTANG TALALI – mereka berdua ini anak yatim piatu. Suatu ketika mereka berdua hendak pergi berladang di sawah yang berada jauh di belakang kampung dan bisa membutuh waktu seharian perjalanan kaki. Pagi-pagi hari mereka berdua berangkatlah ke Sawah itu. Sore hari mereka tibalah di pondok sawah mereka itu. Lalu mereka berdua naik ke pondok dan melatakan segala perbekalan dan membersihkan pondok itu. Ketika mereka berdua hendak memasak nasi dan sayuran, mereka berdua mencoba mencari korek api yang ternyata tertinggal di rumah dikampung sehingga mereka tidak bisa memasak dan menyalakan pelita. Sang kakak Tarantang Sawang berkata kepada adiknya Tarantang Talali “Oi.. Adikku Tarantang Talali, sepertinya aku harus kembali pulang ke kampung untuk mengambil korek api kita, sebab kita tidak bisa memasak seperti ini kalau aku tidak pulang. Sebaikn...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
ANDAYAYANG – KESENIAN VOKAL KADAZANDUSUN
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Kalimantan Tengah

Ini adalah keseniah khas Dayak Kadazan – Dusun di Sabah, dikenal dengan nama INDAYAYONG atau ANDAYAYANG. Ini adalah sejenis musik vokal bersahutan dengan genre panggilan & response. Kesenian ini dinyanyikan pada malam hari sewaktu musim mengirik padi untuk mendapat beras. Penyanyinya biasanya terdiri dari 5-6 orang yang membuat lingkarang sambil memegang bahu, dengan perlahan mereka berputar-putar sambil menyanyikan baris-baris lirik yang lucu diselingi dengan pengulangan “Indayayong..indayayong” , biasanya kesenian ini dinyanyikan hingga terbit matahari. sumber: https://folksofdayak.wordpress.com/2014/03/24/andayayang-kesenian-vokal-kadazandusun/ #SBJ

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
TARI WADIAN BAWO – TARI PENGOBATAN RUMPUN LUWANGAN
Tarian Tarian
Kalimantan Tengah

Tari Wadian Bawo adalah tarian mistis yang dikenal oleh Dayak Rumpun Luwangan – Dusun. Upacara Belian Bawo bertujuan untuk menolak penyakit, mengobati orang sakit, membayar nazar dan lain sebagainya, juga untuk memanggil roh-roh hantu atau disebut BELIH untuk meminta bantuan. Tarian ini konon diajarkan oleh NALAU yang memiliki gelar MA SUMPING NGOYAU BAWO  pengetahuan ini konon ia peroleh dari LEWIN LANGIT (Sialahkan baca: Mite Penciptaan Dayak Luwangan ) – makhluk penghuni alam atas. Pada tarian ini sang belian umumnya akan mengundang mahluk-mahluk Sorgawi, dan disiapakn sesaji-sesaji dan semacam rumah bagi mahluk-mahluk sorgawi yang datang tadi. Tarian Wadian Bawo ini ditarikan oleh seorang Belian laki-laki dengan menggunakan 4 buah gelang besar, masing-masing dua disebelah kiri dan kanan. Sang belian akan menggunakan rok yang berwarna warni dengan pola floral atau image roh-roh tertentu atau disebut SEMPET (Bahasa Benuaq) dalam adat Dayak Maanyan di...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Hantu Pujut
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Tengah

Jika di Jepang ada hantu yang bernama hantu Kappa, dimana makhluk ini didalam legenda Jepang, suka tinggal di air dan memiliki bentuk kepala yang aneh, ternyata Suku Dayak juga mengenal hantu yang mirip dengan Kappa ini, disebut dengan Hantu PUJUT. Hantu PUJUT ini memiliki ciri fisik; badannya kurus, kulitnya keriput, wajahnya sangat buruk seperti orang berusia seratus tahun , kepala dan kupinya lancip, arah mulut vertikal tidak seperti arah mulut manusia, matanya bulat hitam, tangan dan kakinya memiliki selaput seperti kodok atau itik, badannya putih dan memiliki bau amis – mirip ciri fisik alien “the grey” . Yang menjadi makananya adalah ikan makanya hantu PUJUT sering mengganggu manusia yang sedang mencari ikan, biasanya dengan mengeluarkan suara “juut.. juuut” . Ukuran tubuhnya bisa berubah, dari hanya sebesar batang korek-api, sehingga bisa masuk lubang kunci, sampai setinggi pohon kelapa, dan biasanya menyesuaikan ukurannya dengan ket...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
ANJING DALAM BUDAYA DAYAK
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Tengah

Memang anjing didalam budaya Dayak bukan dianggap binatang yang suci tetapi bagi orang Dayak anjing menempati posisi khusus sebagai sahabat manusia. Sebagai contoh didalam kebudayaan Dayak Kenyah-Kayan mereka tidak akan berani memukul atau menendang anjing, bahkan ketika seekor anjing meninggal di dalam Lamin atau Betang, maka bangkainya akan didorong keluar menggunakan kayu untuk dihanyutkan di sungai dan tempat dimana anjing itu meninggal akan diberi pagar untuk beberapa hari untuk mencegah anak-anak melewatinya. Anjing merupakan sahabat setia yang menjaga pemiliknya dan menemani pemilinya berburu dan dianggap jika orang banyak memlihara anjing maka bisa mendapat banyak harta sebab anjing -anjingnya bisa membantu mendapatkan banyak buruan seperti babi, rusa dll. Oleh sebab itu didalam kepercayaan Kaharingan masa lalu apabila anjing ini meninggal maka dilakukan upacara khusus untuk memakamkan anjingnya yaitu suatu upacara Tiwah. Tiwah anjing dengan Tiwah manusia be...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
RITUAL SAMULING – SANTET DAYAK
Ritual Ritual
Kalimantan Tengah

Orang Dayak mungkin dikenal juga dengan ilmu santetnya, namun banyak orang salah kaprah dengan ilmu santet Dayak, seolah-olah bisa menyerang siapa saja tanpa alasan yang jelas. Sebenarnya ritual santet atau kayau ini hanya bisa dilakukan jika memang ada pelanggaran atau kesalahan dimana si pelaku tidak mahu bertanggungjawab. Serangan ghaib seperti ini hanya kena jika pelakunya memang benar bersalah dan penyamulingnya atau penyantetnya TIDAK bersalah, kalau tidak maka pengaruhnya bisa terbalik. Si penyamuling ini tentunya harus memiliki sahabat ghaib spt nyaring, bahutai, kanjalau, pampahilep, dsb tetapi ini semua penuh kerahasiaan, makanya tidak banyak orang mengenal atau mengetahuinya bahkan ilmu ini bisa dikatakan hampir punah. Bahkan untuk menyebut apalagi menulis nama roh/sabahat tersebut pun tidak boleh, hanya bisa dengan syarat-syarat ritual atau mangaji (belajar) – dan orang yg punya “sahabat” harus memberi makan si sahabat sekali setahun pa...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
MANDAU DAS KAHAYAN
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Kalimantan Tengah

Kali ini penulis ingin membahas mengenai Mandau khususnya Mandau DAS Kahayan, sebab setiap aliran sungai memiliki gaya dan filosofi yang berbeda-beda. Setiap bentuk ukiran, anyaman, jenis kayu, ukuran bilah, jenis bilah semua memiliki makna khusus dan tidak sembarangan dibuat. Mandau itu dibuat khusus buat sang pemilik. Analoginya sama seperti kita membuat baju, jika tidak kita buat sesuai ukuran kita maka baju itu bisa saja terlalu besar atau terlalu sempit buat kita. Demikian juga Mandau, jika Mandau itu dibuat tidak sesuai ukuran kita maka bisa saja Mandau ini menjadi senjata makan tuan. Penulis mengoleksi banyak senjata dan Mandau dari beberap daerah, ada salah satu Mandau dari Serawak yang penulis koleksi. Sebelumnya penulis tidak tahu menahu tentang ukuran Mandau, namun setiap kali Mandau ini penulis bawa atau bersihkan selalu melukai penulis, setelah penulis faham mengenai ukuran Mandau dan mengukur Mandau ini memang jatuhnya buat penulis adalah “Senjata Makan Tuan&...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
LUWUK – SENJATA DAYAK MAANYAN
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Kalimantan Tengah

Seperti di artikel-artikel sebelumnya mengenai senjata khas Dayak, sebenarnya masih banyak lagi jenis dan tipe senjata khas Dayak yang belum disebutkan. Salah satu senjata khas Dayak Maanyan yang disebut LUWUK – Luwuk ini semacam golok atau sejenis Parang Bungkul yang digunakan didalam setiap upacara WADIAN MATEY – yiatu ritual kematian Dayak Maanyan, sehingga luwuk ini senjata yang bersifat sakral atau pusaka. Untuk senjata yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk berladang dsb, disebut UGUP. Fungsi Luwuk adalah : Digunakan untuk melaksanakan ritual oleh wadian matei dalam mengantar orang mati yaitu saat kematian maupum Mia Masaya Dibawa oleh orang yang membawa kepala manusia saat Ritual Siwah maupun Bluntang. Digunakan wadian matei untuk memotong ekor kerbau saat mau ditombak yang diikat pada sebuah patung yang disebut Bluntang oleh Dayak Maanyan atau sapundu oleh Dayak Ngaju. Berikut ini adalah do...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Ritual Manyandah
Ritual Ritual
Kalimantan Tengah

Manyandah adalah ritual untuk mencari penyebab dari berbagai macam penyakit yang diderita dengan bantuan roh leluhur (Bandar). Ritual ini juga merupakan beberapa bagian dari ritual sangiang. Manyandah itu sendiri sebenarnya sama dengan Manenung yang dilakukan oleh basir/pisor akan tetapi manyandah tidak mengunakan media ataupun sarana dalam manenung melaikan berkomonikasi langsung dengan tukang Sangiang (Manyangiang). Ritual Manyandah terbagi menjadi 2 (dua) bagian yaitu : Manyandah Manta Manyandah Manta adalah ritual mencari penyebab dari berbagai macam penyakit tetapi tidak dapat melakukan pengobatan. Pada ritual tidak memerlukan sesajen seperti : Ayam, Ketupat, Tanehi, Kue dan lain-lain, dalam ritual tersebut hanya mengunakan Sangku Tambak Raja (Bongkor) yang berisi Hambaruan (untuk laki-laki 7 biji beras dan perempuan 8 biji beras yang dibungkus dengan kain putih) setelah itu tukang Sangiang melakukan Manawur untuk meminta bantuan Sahur (Roh leluhur)...

avatar
Deni Andrian