Masyarakat Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), masih melestariakan kesenian gegel jubleg. Kesenian tersebut merupakan 'seni buhun' (seni zaman dulu) yg mempertunjukkan ilmu kanuragan (ilmu kebatinan). Meski begitu, tak sedikit masyarakat Garut yg tidak mengetahui kesenian itu. Gegel jubleg diambil dari bahasa Indonesia, gegel berarti menggigit, sedangkan jubleg adalah tempat menumbuk padi. Jadi, kesenian itu menampilkan orang yg menggigit tempat tumbukan padi yg beratnya bisa mencapai 15 kilo gram (kg). Tak jarang, penonton akan dibuat ngilu saat menyaksikan pertunjukan ini. Seni buhun ini memadukan tarian & atraksi kekuatan gigi. Pertunjukan pun bisa dimainkan oleh laki-laki & perempuan dgn jumlah tak ditentukan. Meski berat jublag sekitar 15 kg, para pemain sangat santai saat menari sambil menggigitnya. Mereka akan menari dgn iringan musik khas Sunda. Menurut salah seorang pemain seni buhun, Caca Kosasih, kesenian yg turun temurun sejak dahulu itu merupaka...
Setiap daerah memeliki tanaman khas masing-masing dan tidak terekculai di cisewu, nah salah satu tanaman masyarakat cisewu pada umumnya adalah Turubuk, dan sampai saat ini turubuk menjadi tanaman masyarakat cisewu pada umumnya Turubuk Adalah Tanaman Khas Cisewu -Cisewu adalahÃâàsalah satu kecamatan di Kabupaten Garut paling selatan yang berbatasan langsung dengan kabupaten Cianjur yang banyakÃâàmenyimpan potensi alam dan memeliki tanah subur untuk di jadikan lahan pertanian. Mayoritas masyarakat cisewu pada umumnya penghasilan utamanya adalah bertani baik kebun dan sawah, Tanaman padi adalah tanaman defaul masyarakat karena di anggap makan pokok untuk mengurangi pengeluaran. Berekebun adalah pendapatan untuk kebutuhan di jual sepeti kol, keriting, jagung danÃâàdan beragam tanaman lainnya sudah biasa masyarakat...
Sukajaya adalah suatu desa yang ada di kecamatan cisewu garut yang memiliki beragam hasil pertanian yang melimpah, karena daerah yang subur membuat para petani menjadi banyak penghasilan. Salah satu penghasilan paling banyak yang dihasilkan dari daerah tersebut adalah Gula Aren/Gula Merah, karena daerah sukajaya tersebut memiliki banyak pohon aren dan masyarakat yang ada di daerah tersebut juga giat akan membuat gula aren sebagai penghasilan yang relatif besar. Gula aren memiliki harga yang besar antara Rp. 10.000 hingga Rp. 15.000,- yang dijual kepada pembeli gula aren (bandar). Banyak sekali para pembuata gula aren di sukajaya cisewu garut, sehingga sukajaya memiliki julukan penghasil gula aren paling bagus di cisewu garut
Beberapa penyakit tidak membutuhkan obat-obatan kimia dan bisa diatasi dengan obat yang dapat dibuat sendiri dengan bahan alami yang ada di sekitar kita. salah satunya daun handeuleum mengandung banyak bahan-bahan kimia aktif yang sangat baik untuk kesehatan serta mengatasi keluhan-keluhan, daun handeuleum ini juga mudah ditemui dimana saja. Batang handeuleum berwarna ungu dengan penampang batang berbentuk seperti mendekati bentuk segitiga tumpul. Selain mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan, tumbuhan ini sering juga dijadikan tanaman hias yang dipajang di halaman rumah baik memakai pot atau di tanam di tanah. Berikut beberapa manfaat daun handeuleum untuk kesehatan: 1. Mengatasi sembelit Caranya yaitu rebus 7 helai daun handeuleum dengan 2 gelas air dan tunggu sampai mendidih serta air tersisa 1 gelas. Setalah itu angkat serta diamkan sampai dingin dan minum segelas air rebusan daun handeuleum pada pagi hari secara rutin sampai sembelit sembuh. 2. Mengobati ambeien a...
Iket Sunda dengan nama Makuta Wangsa merupakan iket kepala yang biasa dipakai oleh Raja Sunda terdahulu. Iket ini memiliki makna pengamalan Panca Dharma yang berarti lima awal kehidupan. Lima makna Panca Dharma tersebut adalah Apal jeung hormat ka Purwa Daksi artinya mengetahui dan menghormati asal usul diri, Nurut kana hukum jeung aturan a artinya tunduk pada hukum dan peraturan, lalu Boga elmu, teu meunang bodo yang berarti harus memiliki pengetahuan dan tidak bodoh, lalu Mengagungkan Sang Hyang Tunggal artinya Mengagungkan Tuhan Yang Maha Esa dan yang terakhir adalah Bakti ka lemah cai yang berarti kita harus berbakti kepada tanah air.
Angklung adalah alat musik multitonal (bernada ganda) yang secara tradisional berkembang dalam masyarakat Sunda di Pulau Jawa bagian barat. Alat musik ini dibuat dari bambu , dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Dictionary of the Sunda Language karya Jonathan Rigg, yang diterbitkan pada tahun 1862 di Batavia, menuliskan bahwa angklung adalah alat musik yang terbuat dari pipa-pipa bambu, yang dipotong ujung-ujungnya, menyerupai pipa-pipa dalam suatu organ, dan diikat bersama dalam suatu bingkai, digetarkan untuk menghasilkan bunyi. Angklung ditetapkan menjadi Warisan Budaya Dunia ( The Intangible Heritage ) oleh UNESCO. Penetapan alat musik angklung ini menyusul Wayang, Keris, dan Batik yang telah terlebih dulu ditetapkan sebagai warisan budaya dunia &nbs...
Siapa pun yang melintasi jalan raya Bandung-Purwakarta belum merasa lengkap kalau tidak membawa oleh-oleh peuyeum Bendul. Oleh-oleh tape khas Purwakarta itu memang menggiurkan. Sebab, tape yang diproduksi di Kampung Bendul, Purwakarta, itu tak punya kesamaan dengan peuyeum produk daerah lain. Tak sulit mencari peuyeum Bendul. Anda cukup melintas di jalan raya Bandung-Jakarta. Untuk memperoleh peuyeum Bendul tidaklah sulit. Hampir di setiap tempat peristirahatan kendaraan umum dan pribadi, mata wisatawan bakal tertumbuk pada makanan berbahan baku singkong atau ubi kayu itu yang digantung secara mencolok di setiap gerai. Yang pasti, kalau mau lebih afdol, silakan mampir di gerai-gerai peuyeum di Desa Bendul, Purwakarta. Kalau mau membeli di tempat lain pun tak masalah, karena memiliki cita rasa yang sama. Sebagai contoh di tempat peristirahatan (rest area) jalan tol Jakarta-Cikopo atau di ruas jalan tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang). Begitu pula di jalur-jalur utam...
Siapa pun yang melintasi jalan raya Bandung-Purwakarta belum merasa lengkap kalau tidak membawa oleh-oleh peuyeum Bendul. Oleh-oleh tape khas Purwakarta itu memang menggiurkan. Sebab, tape yang diproduksi di Kampung Bendul, Purwakarta, itu tak punya kesamaan dengan peuyeum produk daerah lain. Tak sulit mencari peuyeum Bendul. Anda cukup melintas di jalan raya Bandung-Jakarta. Untuk memperoleh peuyeum Bendul tidaklah sulit. Hampir di setiap tempat peristirahatan kendaraan umum dan pribadi, mata wisatawan bakal tertumbuk pada makanan berbahan baku singkong atau ubi kayu itu yang digantung secara mencolok di setiap gerai. Yang pasti, kalau mau lebih afdol, silakan mampir di gerai-gerai peuyeum di Desa Bendul, Purwakarta. Kalau mau membeli di tempat lain pun tak masalah, karena memiliki cita rasa yang sama. Sebagai contoh di tempat peristirahatan (rest area) jalan tol Jakarta-Cikopo atau di ruas jalan tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang). Begitu pula di jalur-jalur utam...
Kabupaten Purwakarta juga memiliki kerajinan batik. Ciri khas batik dari Kabupaten Purwakarta di Jawa Barat ini dikenal dengan nama Batik Kahuripan . Motif batik khas ini adalah hasil dari sayembara pembuatan motif batik khas yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Purwakarta di tahun 2009. Pemenang dari lomba ini adalah dinas peternakan dan perikanan di kota tersebut dan menjadikan motif batik buatannya sebagai motif batik khas dari kota ini. Batik kahuripan telah menjadi baju batik resmi bagi para pegawai di kabupaten ini. Namun batik Kahuripan ini belum terlalu dikenal secara luas oleh masyarakat nya sendiri. Pemerintah daerah melakukan berbagai macam upaya untuk membuat batik dari daerah mereka menjadi lebih dikenal secara luas. Salah satunya adalah membuat kewajiban bagi pegawai pemerintah untuk memakai batik sebagai salah satu seragam mereka. Motif batik dari daerah Purwakarta ini memiliki makna yang cukup dalam dan mengandung nilai positif...