Budaya Indonesia
1.693 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Lodong Bogor
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Lodong pada dasarnya merupakan bambu besar yang dilubangi di bagian tengah dan kerap digunakan oleh pedagang minuman tradisional untuk tempat menyimpan dagangannya. Namun seiring perkembangan zaman dan pergeseran budaya, eksistensi lodong semakin menghilang dari peradaban modern. Oleh karena itu, diciptakanlah Tari Lodong Bogor, yang terinspirasi dari kisah sehari-hari rakyat di Kota Bogor Ciri khas dari Tari Lodong Bogor ini adalah gabungan dari tarian tradisional serta permainan musik. Para penari perempuan akan menari sambil memainkan alat musik, dan ditampilkan dalam gerakan yang energik serta ekspresif. Adapun alat musik yang digunakan merupakan gabungan dari lodong, dog dog (kendang), serta kohkol (lodong kecil). Tarian ini bertujuan untuk mempekenalkan kebudayaan Bogor kepada masyarakat luas, dan biasa ditampilkan di event seperti pameran, pernikahan tradisional, maupun acara pemerintahan.  

avatar
Oskm18_16718161_kansha
Gambar Entri
Reog Cengal
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

REOG CENGAL Reog Cengal lahir pada tahun 1946 di desa Cengal kecamatan Japara kabupaten Kuningan ini diawali dengan pembukaan, dilanjutkan gerakan maju-mundur membuat formasi terhadap satu titik, Banyolan, silat dan diakhiri dengan Sandiwara. Kesenian ini nama nya memang hampir sama dengan reog yang umum di tatar sunda. Namun tatacara bermain dan langkah langkahnya sangat jauh bereda dengan reog yang biasa di tatar sunda. Reog cengal yang terkenal sekitar taun 50-70 -an kini sudah hampir punah dan sekarang pemainnya pun tinggal satu orang.Dahulu reog cengal tampil ketika acara sunatan kawinan dan upacara-upacara lain. Para pemain yang tampil biasanya dari temam-teman dekat dimana ketika mereka bermain secara spontan yang isinya sulit ditebak namun menghibur penonton karena lebih mirip acara lawak. Ciri-ciri reog cengal: 1.Terdiri dari 4 orang 2.Di tengah panggung terdapat sesajen 3.Ke 4 orang membawa reog dalam ukuran berbeda Langah-langkah acara dalam reog cengal...

avatar
Oskm18_16318166_muhammadgibran
Gambar Entri
Papadangan, Budaya Makan Bersama - sama
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Papadangan adalah sebuah budaya yang berasal dari daerah jawa barat. Biasanya banyak dilakukan dalam sebuah acara keluarga bersama sanak saudara atau kumpul - kumpul bersama kerabat. Papadangan ini dapat dilakukan dimana saja, bisa di teras rumah, di kebun, di sawah dan di tempat lainnya. Di atas sebuah pelepah pisang yang dihamparkan memanjang, diletakkan nasi liwet, berbagai macam lauk seperti ayam, daging, ikan asin, lalapan dan sambal. Tiap orang duduk pada setiap sisi pelepah pisang untuk menyantap makanan secara bersama - sama. Papadangan dilakukan dengan penuh sukacita dan canda tawa. Dengan papadangan ini kita dapat berkumpul bersama sanak saudara dan kerabat sehingga rasa kebersamaan dan kekeluargaan akan semakin erat. Selain itu papadangan juga merupakan bukti rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, bersyukur atas segala nikmat dan limpahan-Nya karena telah diberi kesehatan dan kesempatan untuk dapat makan bersama.   #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16718044_Zikri zihni Zuljana Qisthi
Gambar Entri
Monumen Tugu Bambu Runcing Bekasi
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

       Monumen Tugu Bambu Runcing terletak di pertigaan jalan Warung Bongkok, Desa Suka Danau, Kecamatan Cibitung. Monumen yang berbentuk bambu runcing ini dibangun pertama kali pada tanggal 5 juli 1962 oleh prakarsa Leguin Veteran RI mengunakan bambu yang diisi dengan kayu. Dengan bantuan warga Warung Bongkok yang secara gotong royong dan suka rela membangun monumen tersebut, kini bisa kita melihat monumen tersebut saat melintas di jalur Cikarang-Cibitung. Berdasarkan informasi dari warga sekitar, tugu ini direnovasi mengunakan besi rel kereta api pada 10 Agustus 1970 karena bahan tersebut mudah rusak dan diresmikan bertepatan dengan hari kemerdekaan RI, 17 Agustus 1970.         Monumen yang memiliki tinggi 2,92 meter dengan lebar 2,92 meter ini ternyata dibuat sebagai bentuk penghargaan bagaimana para pejuang melawan tentara Belanda pada tanggal 13 Desember 1945. Daerah sekitar monumen ini dulunya adalah tempat perjuangan yang pada w...

avatar
OSKM2018_16518323_David Fauzi
Gambar Entri
Wayang Hihid
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Wayang Hihid             Wayang Hihid merupakan salah satu bentuk seni tari yang berasal dari Kota Bogor, Jawa Barat. Tarian ini seperti tarian wayang biasa, tetapi tarian tersebut menggunakan kipas atau hihid. Hihid ini terbuat dari bambu, bentuknya ini seperti kipas yang digunakan pedagang sate. Hihid itu berarti membawa angin, ada angin hitam dan ada angin putih. Dimana angin putih ini angin yang membawa kebaikan, sedangkan angin hitam ini angin yang membawa keburukan.             Tarian Wayang Hihid ini membutuhkan penari minimal enam orang, dimana satu orang itu membawa dua hihid atau dua kipas. Tarian Wayang Hihid memiliki gerakan dasar yang menyerupai gerakan dasar tarian sunda pada umumnya, serta bentuk gerakannya yang lebih sederhana dan energik apabila dibandingkan dengan gerakan tari Jaipong, bedanya tarian tersebut menggunakan kipas atau hihid. Yang unik dari tarian ini adalah...

avatar
OSKM18_16718194_Muhammad Imadur Risalah
Gambar Entri
Tangga Nada Sunda
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Tangga Nada Sunda    Kita semua pasti telah mengetahui berbagai macam jenis genre musik di seluruh dunia. Sebut saja, jazz, klasik, pop, rock, ska, reggae, maupun genre genre lainnya di seluruh dunia. Apabila kita telisik lebih jauh mengenai unsur unsur dari genre musik tersebut, kita dapat menemukan ciri khas yang menjadi unsur pembeda pada setiap genre musik tersebut, salah satunya adalah pada tangga nadanya. Misalnya, genre musik jazz memakai tangga nada yang bervariasi, namun kebanyakan memaki tangga nada blues mayor dan minor dalam improvisasinya. Genre musik pop memakai tangga nada harmonik dan melodik minor. Hal ini pun berlaku pada genre musik daerah dari seluruh dunia. Sebut saja, musik musik tradisional Arab dan daerah timur tengah memakai tangga nada "double harmonic major", atau seringkali disebut sebagai tangga nada mayor "gipsi" dan tangga nada "byzantium". Penggunaan tangga nada ini menghasilkan suara yang "eksotis" dan terdengar beda dari musik musik...

avatar
Oskm18_16718055_alexander
Gambar Entri
Taman Sri Baduga
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Taman Sri Baduga adalah salah satu kompleks kolam air mancur yang menampilkan pertunjukan air mancur terbesar di Indonesia.Kompleks kolam air mancur ini terletak di Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Taman air mancur ini dilengkapi dengan struktur patung Sri Baduga yang menggambarkan tokoh Sunda, Prabu Siliwangi, dikelilingi oleh sejumlah patung harimau. Dikisahkan bahwa pembangunan taman air mancur ini bermula dari gagasan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, untuk menghidupkan semangat kearifan lokal masyarakat Sunda yang dimiliki oleh Prabu Siliwangi sebagai sosok yang meletakkan dasar-dasar sistem adat masyarakat Sunda. Semangat kearifan lokal yang dimiliki oleh Prabu Siliwangi mencakup menebarkan rasa kasih sayang, toleransi, serta rutin bergotong-royong  dalam memimpin masyarakat Sunda membangun Tanah Sunda bersama segenap rakyatnya. Kompleks Taman Sri Baduga dikelilingi oleh pagar dan dilengkapi oleh pilar-pilar setiap jarak beberapa meter. Pada setiap pil...

avatar
OSKM_19918123_Fadhlan Ramadhan Sahid
Gambar Entri
Tradisi Muludan di Kota Cirebon
Ritual Ritual
Jawa Barat

Setiap tanggal 12 Rabiul Awal kita memperingati Maulid Nabi. Di Kota Cirebon, Maulid Nabi sendiri lebih  populer dengan sebutan Muludan. Peringatan Muludan di Kota Cirebon terpusat di beberapa tempat di antaranya Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman. Di kedua keraton tersebut pada bulan maulid banyak sekali dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah, yang tentunya juga menarik para pedagang untuk berdagang di sekitar keraton tersebut. Sehingga selama ini atmosfer tradisi Muludan lebih identik dengan suasana pasar tahunan. Tradisi yang sudah berlangsung ratusan tahun silam ini agaknya terlanjur memiliki daya tarik ekonomi yang lebih kuat dibanding daya tarik religiusnya. Sehingga makna Muludan seakan telah mengalami pergeseran dari ritus keagamaan menjadi sekadar pasar tahunan yang dikemas dalam tradisi budaya. Ibarat pepatah ada gula ada semut, di mana masyarakat berkumpul maka daya tarik ekonomi akan berkembang pula di sana. Di wilayah Cirebon sendiri sebenarnya keramaia...

avatar
OSKM18_16518265_Atika Salsabila
Gambar Entri
Legenda Buaya Putih di Sungai Bekasi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Bagi warga asli Bekasi, tentunya pernah mendengan usut-usut kalau di salah satu sungai besar di kota ini terdapat buaya putih. Bagi kaum millenial, tentunya kita cenderung mengabaikan dan tidak memedulikan cerita-cerita tersebut. Namun, justru dengan legenda-legenda ini lah turut memperkaya kemajemukan budaya sastra di Tanah Air tercinta.  Namanya juga cerita rakyat, tentunya kisah-kisah yang di luar nalar itu disebarkan secara turun-temurun. Begitupun ke saya sendiri, yang merupakan warga asli Kota Bekasi. Singkatnya ceritanya seperti ini. Dahulu kala, hiduplah seorang saudagar kaya dan anak gadisnya yang tinggal di Sungai Bekasi. Gadis itu tumbuh menjadi seorang wanita yang cantik dan juga memiliki ilmu yang sangat tinggi dalam hal bela diri. Karena tak kunjung menikah, ayahnya mengadakan sebuah sayembara yang mana apabila calon menantu berhasil mengalahkan Sang Gadis dalam hal bela diri, maka orang tersebut dapat memperistrinya. Berbagai pendekar pun berdatan...

avatar
OSKM18_16618246_Alamsyah Noorkala Madani