HARI PAHLAWAN
155 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kalea - Kepulauan Enggano - Bengkulu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bengkulu

Kalea merupakan binatang penyu yang dijadikan makanan khas dan wajib ada ketika melaksanakan upacara mengangkatan adat di Kepulauan Enggano. Penyu tersebut disuguhi kepada kepala suku yang akan mengangkat kepala suku baru. Bagi masyarakat di Kepalauan Enggano penyu merupakan sesuatu makanan yang tinggi nilainya dan juga untuk mendapatkannya sulit ditemui. Namun untuk acara pengangkatan kepala suku penyu atau kalea harus ada meskipun sulit untuk mendapatkannya. Biasanya suku yang mau mengangkat kepala suku baru secara bersama-sama atau bergotong royong mencari punyu tersebut kelaut tanpa ada terkecualinya. Jika mereka mendapatkan rezeki tidak begitu sulit untuk mendapatkan penyu tersebut dilaut, tetapi jika tidak ada mereka jumpai, mereka terus mencarinya meskipun berhari-hari dilaut dan tidak akan pulang jika penyu tersebut belum dijumpai.   Sumber:  https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/wbtb/?newdetail&detailCatat=4341

avatar
Naufalrasyid
Gambar Entri
Raden Suano
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Raden Suano adalah pemuda Dusun Rayo yang gagah dengan kekuatan yang luar biasa. Suatu hari, ia pergi berguru pada orang tua bijak dan sakti di negeri tetangga. Raden Suano bermaksud menambah pengalaman serta ilmu silat maupun ilmu kebatinan. Setelah melewati batas waktu yang telah ditentukan, Raden Suano meninggalkan perguruan, dan kembali pulang ke rumahnya. Di rumah ibunya bercerita kalau dusun baru saja diserang oleh orang dari seberang lautan, dan adik Raden Suano diculik. Raden Suano sangat marah mendengar cerita ibunya. Ia menyatakan niatnya untuk mencari, dan membawa pulang sang adik. Beberapa anggota keluarga terutama yang sudah tua mencoba menghalangi niat Raden Suano. Namun Raden Suano bersumpah akan mencari sang adik, walau harus ke ujung dunia. Raden Suano berlayar dengan kapal layar yang terbuat dari kelopak jantung pisang. Berhari-hari Raden Suano berlayar tak tentu arah, karena tidak tahu dari mana asal orang-orang yang menculik adiknya. Namun Raden Suano...

avatar
Rabirowo
Gambar Entri
Lemea / Lema
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bengkulu

Lema/Lemea Lema atau lemea merupakan makanan yang berbahan utama rebung atau bambu muda yang berbeda dengan rebung kebanyakan. Makanan tersebut berasal dari Rejang, Bengkulu. Komposisinya terdiri dari rebung yang dicincang-cincang dan dicampur ikan air tawar seperti ikan mujair, sepat, maupun ikan-ikan kecil yang hidup di air tawar. Setelah cincangan rebung yang dicampur dengan ikan tersebut diaduk-aduk, maka adonan tersebut disimpan ke dalam wadah yang dilapisi dengan daun pisang dan ditutup rapat-rapat. Proses pengeraman ini bisanya minimal membutuhkan waktu tiga hari. Setelah itu, baru adonan tadi dapat dijadikan gulai sebagai lauk yang dimakan dengan nasi.   sumber :  http://blogkasihpunya.blogspot.co.id/2016/12/makanan-khas-kota-bengkulu.html  

avatar
Yeni27naibaho
Gambar Entri
Kue Joda Tat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bengkulu

Joda Tat Salah satu jenis masakan berupa kue yang terkenal di Provinsi Bengkulu adalah kue/joda/juada Tat. Yang mana kue ini merupakan salah satu kue khas Bengkulu, pada umumnya kue ini lebih sering ditemui ditengah-tengah masyarakat saat hari raya Idul Fitri.   bahan-bahan : 1 kg santan kental 1,5 kg gulpas 200 gr margarin 2 sdt spekuk 2 sdt garam 2sdt vanili 2 sdt soda kue 1/4 sdt pewarna mkanan kuning 3 kg terigu segitiga biru Cara Membuat Kue Tat yang Lembut dan Enak: Masak santan, gulpas, margarin, spekuk, vanili dan garam, kalau suka boleh pakai minyak pisang, pewarna, tak usah sampai terlalu mendidih, kira2 hancur gula. Matikan api masukan soda kue, aduk sampai ada busa, dinginkan. Setelah dingin betul baru diadon dengan terigu, sedikit2, jangan terlalu keras lalu di bentuk. Untuk selainya kayak bikin selai nastar.  ...

avatar
Yeni27naibaho
Gambar Entri
Motif Batik Besurek Bengkulu
Motif Kain Motif Kain
Bengkulu

Bengkulu punya keunikan tersendiri jika kita berbicara tentang batik. Motif kaligrafi dengan ornamen flora dan fauna endemik seperti bunga Rafflesia Arnoldii dan bunga kibut hanya bisa ditemukan dalam ragam kreasi batik yang lebih dikenal dengan nama  kain besurek . Doni Roesmandani merupakan salah seorang anak muda perajin kain besurek mengatakan, di tengah pasang surut perkembangan kain besurek, para perajin yang jumlahnya sangat terbatas saat ini mulai memasang target untuk lebih dikenal di mancanegara atau  go internasional . Idealisme dan identitas lokal yang selalu dipertahankan dalam setiap lembar batik yang diproduksi merupakan modal utama. “Budaya Islam sangat lekat dengan seni kaligrafi dan keunikan lokal yang kami pertahankan dalam batik kain besurek ini sebagai modal untuk Go Internasional,” kata Doni. Desainer terkemuka Samuel Wattimena, dalam satu kesempatan di Bengkulu mengatakan, motif kaligrafi yang ada di kain besurek cuma bisa ditemukan di Be...

avatar
Deckytri
Gambar Entri
Mencari Raja Tidur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Tersebutlah Raja Jungur yang arif dan bijaksana dari Tanah Pejang. Ia mempunyai seorang putri cantik jelita bernama Putri Serindu. Sudah lama sang Raja ingin punya menantu. Ketika ditanya, Putri Serindu ingin menikah dengan Raja Tidur, Raja pun mengadakan sayembara. Siapa saja yang bisa tidur paling lama, dialah yang akan dinobatkan sebagai Raja Tidur dan akan menjadi suami Putri Serindu. Banyak orang mengikuti sayembara itu. Di antaranya, Anak Lumang, seorang pemuda yatim piatu pembuat bubu yang tampan. Setiap hari ia membuat bubu dan menjualnya di pasar. Bubu adalah alat untuk menangkap ikan. Anak Lumang ingin mengikuti sayembara itu sambil membuat bubu. Akhirnya, ia akan membuat bubu dulu sebelum mengikuti sayembara itu. Saat perlombaan dimulai, semua peserta mulai memejamkan matanya. Namun, Anak Lumang malah bekerja membuat bubu. Pekerjaannya baru selesai menjelang subuh. Walau tugasnya sudah selesai dan sudah merasa mengantuk, ia tak langsung tidur. Ia membereskan d...

avatar
dans suha
Gambar Entri
Ular Gaib dan Si Bungsu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Dahulu kala di kaki sebuah gunung di Bengkulu, hiduplah seorang ibu tua dengan tiga orang putrinya. Suatu hari, ibu tua itu sakit keras. Dukun di desanya mengatakan bahwa ibu tua itu baru akan sembuh jika diobati dengan dedaunan hutan yang dimasak dengan bara gaib di puncak gunung. Bara gaib itu konon dijaga oleh seekor ular gaib yang yang akan memangsa siapa saja yang berani mendekatinya. Di antara ketiga anak ibu tua itu, hanya si bungsu yang berani mengambil bara gaib itu. Esoknya, si bungsu berangkat ke puncak gunung yang sangat menakutkan. Tiba-tiba terdengar gemuruh dan raungan yang amat keras. Bumi bergetar hebat pertanda si ular gaib mencium manusia di dekatnya. Si bungsu sangat ketakutan. Tapi, ia tak sampai hati untuk lari karena ingin mengobati ibunya. Si bungsu mendekati ular gaib untuk meminta sebutir bara gaib. Tanpa diduga, ular gaib itu memberikan bara itu apabila si bungsu mau menjadi istrinya. Si bungsu pun menyanggupinya. Kemudian pulanglah si...

avatar
dans suha
Gambar Entri
Tari Bubu
Tarian Tarian
Bengkulu

Bengkulu merupakan salah satu provinsi yang memiliki garis pantai terpanjang di Sumatera. Catatan tersebut sejalan dengan potensi perikanan Bengkulu yang bisa menghasilkan ratusan ribu ton ikan tiap tahunnya. Melimpahnya ikan di Bengkulu melahirkan suatu tradisi dan budaya menangkap ikan bersama dengan menggunakan bubu, alat pancing tradisional berbentuk tabung yang terbuat dari bambu. Tradisi menangkap ikan dengan bubu hingga kini masih banyak ditemukan di daerah Bengkulu. Biasanya bubu dipasang ketika sore hari menjelang malam, untuk kemudian diambil kembali saat pagi. Tradisi inilah yang kemudian melahirkan suatu tari kreasi dari bengkulu yang bernama tari Bubu. Tari Bubu biasa ditarikan oleh perempuan dan laki-laki dengan jumlah yang selalu genap. Tidak ada aturan baku tentang jumlah penari bubu, mengingat tarian ini bisa ditarikan dengan jumlah yang lebih besar disesuaikan dengan ukuran panggung. Pakaian yang dikenakan oleh para penari bubu adalah pakaian adat Be...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Legenda Putri Serindang Bulan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Alkisah, di daerah Bengkulu, hiduplah seorang raja yang bernama Raja Mawang yang berkedudukan di Lebong. Raja Mawang mempunyai enam putra, dan seorang putri. Mereka adalah Ki Gete, Ki Tago, Ki Ain, Ki Jenain, Ki Geeting, Ki Karang Nio, dan Putri Serindang Bulan. Saat berusia senja dan tidak dapat lagi melaksanakan tugas-tugas kerajaan, Raja Mawang menunjuk putra keenamnya, Ki Karang Nio yang bergelar Sultan Abdullah, untuk menggantikan kedudukannya. Tidak beberapa lama setelah Ki Karang Nio menjabat sebagai raja, Raja Mawang pun wafat. Sepeninggal Raja Mawang, terjadilah prahara di antara putra-putrinya akibat penyakit kusta yang diderita oleh Putri Serindang Bulan. Penyakit itu muncul setiap kali ada raja yang datang melamarnya. Akibatnya, pertunangan pun selalu batal. Anehnya, jika pertunangan itu batal, penyakit kusta itu pun hilang. Peristiwa tersebut tidak hanya sekali terjadi, tetapi berulang hingga sembilan kali. Peristiwa tersebut menjadi aib bagi keluarga istana. Oleh k...

avatar
Sobat Budaya