Bila selama ini kita mengenal pempek dikukus atau digoreng, maka ada satu pempek yang cara pengolahannya berbeda yaitu dengan cara dipanggang. Pempek Panggang atau Pempek Tunu ini bahannya sama dengan pempek pada umumnya, hanya isiannya saja berbeda karena menggunakan campuran ebi yang disangrai dan dihaluskan. Penasaran ingin mencicipinya langsung? Semoga resep berikut bisa menjawab keinginantahuan para pecinta pempek. Bahan-bahan: ½ kg ikan tenggiri, giling 275 ml air 2 ¼ ons tepung sagu 2 butir putih telur 3 ½ sendok teh garam 4 sendok teh gula pasir Minyak goreng secukupnya Bahan Isian: 1 ons ebi, sangrai dan haluskan 1 ons cabai rawit hijau, haluskan 100 ml kecap manis Bahan Kuah Cuko: 2 sendok makan air asam Jawa kental dari 50 gram asam dicampur sedikit air ¼ kg gula merah ½ liter air Bumbu Halus: 2 sendok makan ebi, sangrai dan haluskan ½ sendok makan garam 8 siung bawang puti...
Ada satu camilan di Palembang yang memiliki nama yang sama dengan di Riau, yaitu Srikayo. Walau memiliki nama yang sama, yang membedakan kedua penganan ini adalah bahan utamanya dimana Srikayo Riau memakai pisang raja dan Srikayo Palembang tidak memakai bahan pisang. Bahan-bahan: ¼ kg gula pasir. 300 ml santan kental. 600 ml air. 6 butir telur. 3 lembar daun pandan. 1 sendok teh garam Pewarna. makanan hijau secukupnya. Cara Membuat: 1. Didihkan santan bersama air, garam, pewarna makanan serta daun pandan menggunakan api sedang. 2. Aduk-aduk perlahan agar santan tidak pecah. Biarkan sampai mendidih kurang lebih seperempat jam. 3. Matikan api lalu masukkan gula pasir dan aduk sampai larut. Angkat daun pandannya lalu dinginkan dulu. 4. Kocok lepas telur dan campur dengan larutan santan yang sudah dingin. Kemudian saring dan tuang dalam cetakan kue mangkuk. 5. Hiasi atasnya dengan potongan daun pandan lalu lakukan langkah ini hingga adonan habis. Kalau sudah, kukus den...
Setelah mencicipi manisnya bolu 8 jam dan bolu koja khas Palembang, jangan lupa untuk mencoba Engkak Ketan. Makanan yang selintas mirip kue lapis ini memiliki citarasa perpaduan antara gurih dan manis. Sudah tak sabar ingin mencicipinya, boleh ikuti resep berikut ini. Bahan-bahan: 1 kg tepung ketan 1 kg gula pasir 1½ liter santan kelapa, masak 1 kaleng susu kental manis ¼ kg mentega, dicairkan 10 buah telur Vanili secukupnya Cara Membuat: 1. Aduk tepung ketan bersama santan sampai tercampur. Sisihkan. 2. Kocok telur bersama gula sampai putih menggunakan whisk atau boleh menggunakan mixer, tapi cukup sebentar saja. 3. Tambahkan bahan-bahan lainnya dan kocok rata. Setelah itu saring dan siapkan loyang dengan ukuran 22x22 cm. 4. Olesi mentega tipis-tipis lalu taburi sedikit tepung dan alasi dengan kertas roti. Tuang adonan selapis dengan ketebalan sesuai selera. 5. Panggang selama beberapa menit lalu angkat dan tuangi adonan lagi. Lakukan langkah tersebu...
Setelah mencicipi manisnya bolu 8 jam dan bolu koja khas Palembang, jangan lupa untuk mencoba Engkak Ketan. Makanan yang selintas mirip kue lapis ini memiliki citarasa perpaduan antara gurih dan manis. Sudah tak sabar ingin mencicipinya, boleh ikuti resep berikut ini. Bahan-bahan: 1 kg tepung ketan 1 kg gula pasir 1½ liter santan kelapa, masak 1 kaleng susu kental manis ¼ kg mentega, dicairkan 10 buah telur Vanili secukupnya Cara Membuat: 1. Aduk tepung ketan bersama santan sampai tercampur. Sisihkan. 2. Kocok telur bersama gula sampai putih menggunakan whisk atau boleh menggunakan mixer, tapi cukup sebentar saja. 3. Tambahkan bahan-bahan lainnya dan kocok rata. Setelah itu saring dan siapkan loyang dengan ukuran 22x22 cm. 4. Olesi mentega tipis-tipis lalu taburi sedikit tepung dan alasi dengan kertas roti. Tuang adonan selapis dengan ketebalan sesuai selera. 5. Panggang selama beberapa menit lalu angkat dan tuangi adonan lagi. Lakukan langkah tersebu...
Setelah mencicipi manisnya bolu 8 jam dan bolu koja khas Palembang, jangan lupa untuk mencoba Engkak Ketan. Makanan yang selintas mirip kue lapis ini memiliki citarasa perpaduan antara gurih dan manis. Sudah tak sabar ingin mencicipinya, boleh ikuti resep berikut ini. Bahan-bahan: 1 kg tepung ketan 1 kg gula pasir 1½ liter santan kelapa, masak 1 kaleng susu kental manis ¼ kg mentega, dicairkan 10 buah telur Vanili secukupnya Cara Membuat: 1. Aduk tepung ketan bersama santan sampai tercampur. Sisihkan. 2. Kocok telur bersama gula sampai putih menggunakan whisk atau boleh menggunakan mixer, tapi cukup sebentar saja. 3. Tambahkan bahan-bahan lainnya dan kocok rata. Setelah itu saring dan siapkan loyang dengan ukuran 22x22 cm. 4. Olesi mentega tipis-tipis lalu taburi sedikit tepung dan alasi dengan kertas roti. Tuang adonan selapis dengan ketebalan sesuai selera. 5. Panggang selama beberapa menit lalu angkat dan tuangi adonan lagi. Lakukan langkah tersebu...
Palembang tidak hanya terkenal dengan kuliner pempek. Banyak olahan dari Palembang yang patut dicicipi. Salah satunya adalah Malbi Daging Sapi. Makanan ini mirip semur tapi tidak menggunakan santan sama sekali. Bahan-bahan: 500 gr daging sapi 2 sdm minyak sayur 25 gr jahe halus 1 liter kaldu atau air 2 sdm kecap asin 2 sdm kecap manis 3 sdm saus tomat 3 sdm air asam jawa 1 sdt garam Bumbu Halus: 150 gr bawang merah 50 gr bawang putih Bahan Taburan: 2 sdm bawang merah goreng Cara Membuat: 1. Potong-potong daging sekitar 50gr. Cuci, tiriskan. 2. Tumis bawang merah dan bawang putih halus hingga wangi. Masukkan jahe halus, aduk hingga wangi. 3. Masukkan daging, aduk hingga kaku dan berubah warna. Tuangi air dan tambahkan bumbu lainnya. 4. Masak dengan api kecil hingga daging empuk dan kuah kental kecoklatan. Angkat. Taburi bawang merah goreng. Sajikan selagi hangat. Sumber: http://www.lestariweb.com/Indonesia/MalbiDagingSapi.php
Bubur sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat Indonesia dan setiap daerah mempunyai caranya tersendiri dalam penyajiannya. Misalnya seperti di daerah Palembang yang penyajiannya memakai tempe serta tahu yang dicampur dengan tauco serta santan. Bahan-bahan: 1 ons beras 600 ml air ý sendok teh garam Bahan Tumisan: 1 ý ons tahu, dipotong kotak 1 ý ons tempe, dipotong kotak-kotak 1 sendok makan tauco 100 ml santan dari 1 ons kelapa 1 lembar daun salam 1 batang serai, dimemarkan 2 sendok makan minyak goreng Bumbu Halus: ý sendok teh garam 3 siung bawang putih 3 buah cabai merah 4 butir bawang merah Bahan Pelengkap: Kerupuk merah secukupnya 1 sendok makan bawang merah goreng Cara Membuat: 1. Cuci beras sampai bersih kemudian meniriskannya. Masak beras tersebut bersama air dan garam sampai menjadi bubur. 2. Angkat lalu sisihkan untuk menumis bahan tumisan yang...
Donat mungkin sudah cukup familiar di lidah orang Indonesia. Banyak varian donat lahir di Indonesia seperti donat kentang dan donat ubi. Ya, Donat Ubi merupakan varian lain donat yang berasal dari Sumatera Selatan. Bentuk donat ini sama saja seperti donat pada umumnya, yang membuatnya beda hanya bahan pembuatannya karena terbuat dari ubi jalar berbeda dengan resep donat jco . Penasaran ingin mengetahui seperti apa rasanya? Tengok resepnya di bawah ini. Bahan-bahan: 1.000 gram ubi jalar tua 1 ons tepung sagu 2 butir telur ayam, dikocok lepas ½ sendok teh garam Vanili secukupnya Minyak goreng secukupnya Bahan Taburan: Bubuk kayu manis secukupnya Gula bubuk secukupnya Cara Membuat: 1. Siapkan bahan-bahan dan bumbu yang digunakan untuk membuat donat ubi. 2. Cuci ubi jalar yang sudah tua tanpa mengupas kulitnya sampai bersih kemudian kukus hingga matang. Angkat lalu kupas kulitnya. 3. Selanjutnya, haluskan ubi tersebut lalu campurkan dengan tepun...
Tempoyak adalah masakan yang berasal dari buah durian yang difermentasi. Tempoyak merupakan makanan yang biasanya dikonsumsi sebagai lauk saat menyantap nasi. Tempoyak juga dapat dimakan langsung, namun hal ini jarang sekali dilakukan karena banyak yang tidak tahan dengan keasaman dan aroma dari tempoyak itu sendiri. Selain itu, tempoyak dijadikan bumbu masakan. Citarasa dari Tempoyak adalah asam, karena terjadinya proses fermentasi pada daging buah durian yang menjadi bahan bakunya. Tempoyak diriwayatkan dalam Hikayat Abdullah sebagai makanan sehari-hari penduduk Terengganu. Ketika Abdullah bin Abdulkadir Munsyi berkunjung ke Terengganu sekitar tahun 1836, ia mengatakan bahwa salah satu makanan kegemaran penduduk setempat adalah tempoyak. Berdasarkan sejarah yang ada dalam Hikayat Abdullah, tempoyak merupakan makanan khas rumpun bangsa Melayu, yaitu suku bangsa Melayu di Malaysia dan Indonesia yang terdapat di Sumatera dan Kalimantan. Bahan Bumbu Halus : 4 siung bawan...