tahun baru
200 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Congcot
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Congcot sudah ada sejak Baduy terbentuk. Nasi tumpeng yang dibungkus daun aren ini merupakan sebuah penghargaan dari masyarakat Baduy untuk tokoh-tokoh adat setempat dan keluarga yang dihormati seperti orang tua kandung, kakak saudara kandung, dan saudara-saudara dekat lainnya. Makna congcot adalah simbol penghargaan untuk para kokolot/tokoh adat. Congcot dibuat setiap acara pernikahan dan sunatan dengan jumlah paling sedikit 50 buah. Isi dari congcot ada nasi, ayam, dan alat sirih pinang (sepaheun). Sebenarnya congcot tidak dapat langsung dimakan karena congcot adalah nasi setengah matang, begitupun lauknya yang salah satunya ayam hanya dipanggang hingga kering, baru dapat dimakan setelah dimasak lagi. Kehadiran congcot tidak hanya di acara manis, ada pula di acara kematian. Isi dari congcot memang tak begitu mewah, namun dengan congcot masyarakat dapat memberitahu orang terhormat di Kanekes bahwa orang tersebut sudah selesai melakukan acara selamatan lewat nasi t...

avatar
Oase
Gambar Entri
Misteri dan Karomah Batu Qur’an Pandeglang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Misteri dan Karomah Batu Qur’an Pandeglang http://kumpulanbaru.blogspot.co.id/2015/12/misteri-dan-karomah-batu-quran.html Dalam catatan sejarah, awal mula munculnya pemandian Batu Quran yang terletak di kaki Gunung Karang, tepatnya di Desa Kadubumbang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang berkaitan erat dengan Syekh Maulana Mansyur, ulama Banten yang terkenal di abad ke 15. Konon lokasi di mana Batu Quran ini dahulu diyakini adalah pijakan kaki Syekh Maulana Mansyur ketika hendak pergi berhaji ke tanah suci, Mekkah.   Dengan membaca basmalah sampailah beliau ke tanah suci, Mekkah. Ketika Syekh Maulana Mansyur pulang dari Mekkah, dia muncul bersama dengan air dari tanah yang tidak berhenti mengucur. Banyak orang  menyakini bahwa air yang mengucur tersebut adalah air zam zam. Syekh Maulana Mansyur kemudian bermunajat kepada Allah dengan salat dua rakaat di dekat keluarnya air tersebut. Selesai salat Syekh Maulana Mansyur kemudian...

avatar
Sifqa
Gambar Entri
Rampak bedug
Tarian Tarian
Banten

  Rampak Bedug adalah salah satu kesenian memainkan alat musik bedug yang khas dari daerah Banten . Dalam pertunjukan Rampak Bedug ini pemain bedug memaikannya dengan kompak sehingga menghasilkan suara yang indah dan enak didengar. Selain itu kesenian ini juga dikemas dengan gerakan-gerakan tari sehingga terlihat menarik dan atraktif.   Asal Mula Rampak Bedug   Menurut sumber sejarah yang ada, kesenian Rampak Bedug ini tumbuh dan banyak berkembang di daerah Pandeglang , kemudian menyebar ke daerah Banten lainnya. Sebelum adanya teknologi modern, bedug awalnya digunakan oleh masyarakat sebagai penanda datangnya waktu sholat untuk umat Islam. Berawal dari kreativitas masyarakat di sana, bedug dijadikan sebagai alat untuk menyemarakan bulan Ramadhan . Secara berkelompok mereka memainkan bedug dengan berbagai irama dan kekompakan sehingga menghasilkan suara yang enak untuk didengarkan.   Kesenian ini pun berlanjut dengan serin...

avatar
Dangerous
Gambar Entri
Angklung Buhun
Alat Musik Alat Musik
Banten

Angklung Buhun adalah alat musik angklung tradisional dari masyarakat Baduy di Banten . Bagi masyarakat Baduy, kesenian Angklung Buhun ini merupakan salah satu kesenian yang dianggap sakral dan memiliki nilai khusus di dalamnya. Kesenian Angklung Buhun biasanya hanya di tampilkan pada acara tertentu saja, terutama pada saat penanaman padi.   Asal Mula Angklung Buhun   Kesenian Angklung Buhun ini merupakan kesenian yang tidak bisa dipisahkan dengan masyarakat Baduy. Menurut sumber sejarah yang ada, Angklung Buhun berasal dari Kabupaten Lebak, Provinsi Banten . Kesenian Angklung Buhun sendiri dipercaya sudah ada sejak terbentuknya masyarakat Baduy, sehingga bagi mereka kesenian ini memiliki makna yang sangat penting dalam mempertahankan eksistensi masyarakat di sana.   Angklung Buhun ini dalam bahasa sunda berarti “ angklung tua ” atau “ angklung kuno ”. Seperti yang dikatakan di atas, Angklung Buhun ini sudah ad...

avatar
Dangerous
Gambar Entri
Suku Baduy
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Menilik sejarah Suku Baduy tentunya tidak terlepas dari asal-usul masyarakat etnis itu sendiri. Suku Baduy atau Badui, dan biasa juga menyebut masyarakatnya sebagai “urang Kanekes” disinyalir merupakan sebutan yang mengacu pada nama wilayah atau tempat asal mereka, yaitu Kanekes. Menurut pendapat lain, sebutan “Baduy” merupakan sebutan masyarakat luar untuk menyebut etnis tersebut yang diawali dari sebutan para peneliti Belanda untuk menamakan masyarakat nomaden (masyarakat yang hidup berpindah-pindah) di sekitaran gunung dan sungai Baduy yang terletak di bagian utara wilayah Kanekes. Suku Baduy termasuk ke dalam etnis Sunda yang tinggal di  Kabupaten Lebak Banten . Hingga saat ini sebagian besar masyarakatnya, terutama yang terdapat di pedalaman Baduy, masih sangat menutup diri dari dunia luar serta memegang kuat nilai adat-istiadat secara turun-temurun. Asal-usul Suku Baduy Secara garis besar, ada tiga pendapat berbeda...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Sultan Ageng Tirtayasa
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Sultan Ageng Tirtayasa yang ketika kecil ber-nama Abdul Fatah lahir pada tahun 1631. Ketika beliau baru lahir, kerajaan Banten diperintah oleh Pangeran MANGKUBUMI. Dalam memerintah kerajaan Banten, Pangeran Mangkubumi banyak melakukan kerjasama dengan VOC yang dikendalikan oleh penjajah Belanda. Tetapi setelah Abdul Fatah naik tahta pada tahun 1661 dan bergelar Sultan Ageng Tirtayasa, suasana kerajaan berubah seratus delapan puluh derajat. Jika raja sebelumnya melakukan kerjasama dalam banyak hal dengan VOC, Sultan Ageng Tirtayasa adalah sebaliknya. Sultan Ageng Tirtayasa tidak suka sama sekali dengan sikap bangsa Belanda yang bersikap sebagai bangsa penjajah bagi kerajaan Banten.  Sebagai bukti nyata bahwa Sultan Ageng Tirtayasa tidak suka de-ngan tingkah laku bangsa Belanda sebagai bangsa penjajah, dengan cara bergerilya Sultan Ageng Tirtayasa melakukan penyerangan-penyerangan terhadap VOC dan benteng-benteng Belanda di mana berada. Penyerang-an-penyerangan bergerilya...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kerupuk Dapros
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Pernah mendengar istilah kerupuk dapros? Mungkin selama ini kita baru mengenal yang namanya kerupuk udang, kerupuk rambak atau kerupuk terasi. Tapi di Cilegon ada yang namanya kerupuk dapros, ini adalah makanan khas kota tersebut. Kerupuk dapros tidak hanya populer di Cilegon namun juga Serang hingga daerah lain di Banten. Sama seperti kue ketan bintul, kerupuk dapros juga menjadi makanan khas di bulan puasa. Kerupuk ini terbuat dari tepung terigu tapi tidak semua orang bisa membuatnya perlu keahlian khusus untuk membuat makanan ini. Sebab krupuk dapros sangat identik dengan bentuknya yang unik menyerupai bunga yang sedang mekar. Nah, kalau liburan ke Cilegon jangan lupa membeli oleh-oleh kerupuk dapros. Sumber: https://travelingyuk.com/kuliner-khas-cilegon/14997/

avatar
Hanna Bado
Gambar Entri
Dodol - Cilenggang - Banten
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Dodol merupakan cemilan yang hampir setiap daerah memiliki jenis dan ciri khas rasanya tersendiri. Salah satunya di daerah Cilenggang, Tangerang Selatan, dimana masih dapat ditemukan sejumlah industri rumahan yang memproduksi dodol khas daerah tersebut. Permintaan akan dodol Cilenggang biasanya baru mulai ramai menjelang hari-hari raya agama tertentu seperti lebaran dan natal. Bahan dasar dodol Cilenggang  adalah santan, beras ketan hitam, gula merah, dan gula pasir serta sejumlah ekstak buah tambahan jika ingin menciptakan varian rasa. Proses pembuatannya tidak menggunakan kompor, namun menggunakan bara api sehingga kayu atau arang batok kelapa dibutuhkan dalam proses pembuatannya. Dalam skala produksi industri rumahan, dibutuhkan waktu 6,5-7 jam untu mengaduk adonan dodol dalam kuali/wajan besar berdiameter sekitar satu meter. Penggunaan bara api dinilai akan memberi cita rasa khas tersendiri.   Sumber: -  https://banten.antaranews.co...

avatar
Naufalrasyid
Gambar Entri
Krebek oncom Tangerang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

Bahan-bahan 4 buah oncom Tangerang (tumbuk kasar) secukupnya daun bawang (di iris) secukupnya daun kemangi  4 siung bawang merah (di iris) 3 siung bawang putih (di iris) Cabe rawit hijau (sesuai selera) Tomat secukupnya minyak, air, gula, garam, sasa (penyedap rasa) Langkah Tumis bawang putih hingga harum lalu masukkan bawang merah tumis lagi hingga harum, masukkan cabe & tomat aduk-aduk sebentar, masukkan oncom & daun bawang. Aduk sebentar lalu masukkan air, biarkan hingga mendidih baru masukkan gula, garam & sasa. Tunggu hingga air sedikit menyusut....

avatar
Naufalrasyid