
Dodol merupakan cemilan yang hampir setiap daerah memiliki jenis dan ciri khas rasanya tersendiri. Salah satunya di daerah Cilenggang, Tangerang Selatan, dimana masih dapat ditemukan sejumlah industri rumahan yang memproduksi dodol khas daerah tersebut.
Permintaan akan dodol Cilenggang biasanya baru mulai ramai menjelang hari-hari raya agama tertentu seperti lebaran dan natal.
Bahan dasar dodol Cilenggang adalah santan, beras ketan hitam, gula merah, dan gula pasir serta sejumlah ekstak buah tambahan jika ingin menciptakan varian rasa. Proses pembuatannya tidak menggunakan kompor, namun menggunakan bara api sehingga kayu atau arang batok kelapa dibutuhkan dalam proses pembuatannya.

Dalam skala produksi industri rumahan, dibutuhkan waktu 6,5-7 jam untu mengaduk adonan dodol dalam kuali/wajan besar berdiameter sekitar satu meter. Penggunaan bara api dinilai akan memberi cita rasa khas tersendiri.
Sumber: - https://banten.antaranews.com/berita/16466/dodol-asal-tangsel-terjual-hingga-kalimantan
- http://bantenraya.com/utama/22508-melongok-produksi-dodol-di-cilenggang-serpong-kota-tangsel-
- https://tempatwisataindonesia.id/makanan-khas-tangerang/
Hubungi Contact Center CIMB Niaga 0818515000 Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga Anda
Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga, Hubungi layanan CIMB Niaga di 0818515000 lalu sampaikan pengajuan Anda untuk menutup kartu kredit dan ikuti instruksi petugas.
Hubungi Contact Center CIMB Niaga 0818515000 Untuk mengajukan penutupan kartu kredit CIMB Niaga Anda
Untuk menutup kartu kredit CIMB Niaga, Hubungi layanan CIMB Niaga di 0818515000 lalu sampaikan pengajuan Anda untuk menutup kartu kredit dan ikuti instruksi petugas.
Genggong merupakan alat musik tradisional khas Bali yang termasuk dalam jenis alat musik tiup. Alat musik ini terbuat dari bahan dasar bambu atau pelepah aren dan dimainkan dengan cara ditempelkan ke mulut, lalu dipetik menggunakan tali yang terpasang pada bagian ujungnya. Suara yang dihasilkan oleh genggong berasal dari getaran lidah bambu yang dipengaruhi oleh rongga mulut pemain sebagai resonator. Oleh karena itu, teknik memainkan genggong membutuhkan keterampilan khusus dalam mengatur pernapasan dan posisi mulut. Dalam kebudayaan Bali, genggong sering digunakan dalam pertunjukan seni tradisional maupun sebagai hiburan rakyat. Selain memiliki nilai estetika, alat musik ini juga mencerminkan kearifan lokal dan kreativitas masyarakat Bali dalam memanfaatkan bahan alam sekitar.