masyarakat adat
80 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
PEDEK NATUNA
Makanan Minuman Makanan Minuman
Kepulauan Riau

Pedek adalah salah satu makanan khas natuna. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat pedek sangatlah sederhana yaitu ikan teri, garam, dan asam kandis. Pedek ini sejenis makanan yang biasa di konsumsi oleh masyarakat natuna sebagai sambal untuk mencolek (mencocol) makanan. Cara membuat pedek adalah dengan memfermentasikan campuran ikan teri, garam, dan asam kandis dalam sebuah tempayan atau tong dalam waktu berhari-hari.Kemudian, setelah cukup lama disimpan pedek dapat dikeluarkan dan dimasak sesuai selera.  Makanan pedek itu dijadikan masyarakat Natuna sebagai pengganti ikan. Biasanya makanan Pedek itu sebagai alternatif bagi masyarakat Natuna pada saat harga ikan mahal. Pada kondisi seperti itu masyarakat lebih memilih membuat pedek dari pada membeli ikan. Makanan itu memiki aroma yang sangat menyengat dan bagi orang belum terbiasa mengkonsumsinya, bisa saja merasa jijik dan bahkan muntah bila mencium baunya. Namun menurut warga yang sudah terbiasa menikmatinya...

avatar
Oskm2018_19918050_hendi
Gambar Entri
kesenian tradisional mendu
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Kepulauan Riau

Jika Anda mengunjungi Kabupaten Natuna, maka Anda bisa menikmati Kesenian Tradisional Mendu yang dimainkan secara kolosal selama tujuh malam. Permainan ini pada saat itu menggunakan syeh-syeh orang kayangan, dimana syeh-syeh tersebut dibangkitkan atau dipanggil oleh orang Kaya Maddun sebagai seorang bangsawan. Karena bermain dengan syeh atau orang halus maka orang-orang itu atau masyarakat sangat tertarik melihat dan mendengar alat musik dan nyanyian mendu tersebut. Panggung dibuat dengan sangat sederhana hanya menggunakan atap daun sagu dan batasan kiri dan kanannya terbuat dari daun kelapa, bunga daun gading dan daun pinang. Kesemuanya di hias di sekitar tempat bermain. Anyaman ketupat digantung pada setiap tempat, terutama tempat duduk Dewa Mendu berlandun memberi titah dan sebagainya. Cerita Mendu menurut yang tertulis dalam kamus WJS. Poerwadinata edisi tahun 1976 adalah semacam sandiwara yang mengisahkan tentang raja-raja di sebuah kerajaan Antapura, Langkadura dan Astas...

avatar
Siddiqwira
Gambar Entri
Joget Mak Dangkong
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Kepulauan Riau

Joget Mak Dangkong                 Joget Mak Dangkong adalah tarian yang berasal dari Karimun, Kepulauan Riau. Joget Dangkog awalnya dalah kesenian melayu yang sering di gelar di Kecamatan Moro. Tidak diketahui dengan jelas siapa penciptanya.  Joget Mak Dangkong dinamakan demikian karena bunyi music pengiring joget tersebut adalah dang dang kung dang dang kung. Joget mak Dangkong biasanya dimainkan dalam upacara perkawinan tradisional masyarakat Kepulauan Riau. Joget ini biasanya dimainkan pada saat malam hari sebelum atau sesudah perkawinan. Joget ini dikhususkan untuk menghibur keluarga mempelai. Pertunjukan ini lebih mengutamakan unsur hiburannya, hal ini terlihat jelas dalam music, nyanyian dan tarian yang tidak memiliki tujuan khusus. Gerakan Joget Mak Dangkong dicirikan dengan gerak hentakan kaki yang sesuai dengan irama gong dan gendang. Namun, seiring dengan perkembangan zaman. Geraka...

avatar
OSKM18_19818029_Alia Firdamayanti
Gambar Entri
Dua Hantu Nanggal
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kepulauan Riau

Pada zaman dahulu kala, tersebutlah kisah Bujang Lawa beristri dua. Istri pertama putih kuning kulitnya,istri kedua hitam manis.Keduanya amat cantik, karena itu digelari “bunga kampung”. Cuma sayang, mereka belum dikaruniai anak seorang pun juga. “Mengapa?” Bujang Lawa bertanya pada dirinya sendiri. Ia kadang-kadang merasa heran, bahwa kedua istrinya itu tetap cantik juga, walau umurnya terus bertambah. Tentu sekali-sekali terbit pula rasa cemburu dihatinya, mengapa tidak? Pada setiap kali ada orang melahirkan, baik istri tua maupun istri mudanya itu suku betul keluar rumah. Pulangnya pun kerap sampai larut malam pula. Padahal istrinya itu bukanlah bidan. Konon, suatu senja bermohonlah kedua istri Bujang Lawa tersebut. “Abang,izinkanlah kami berdua ke Kampung Hilir. Ada teman sedang melahirkan disana. “Moga-moga dapat contohya juga, kami pun akan melahirkan seorang anak buat abang,” kedua istrinya itu merayu-rayu, sehingga Bujang...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
STATAK atau JENGKET
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Kepulauan Riau

Menurut keteranga n yang diperoleh, bahwa permainan tersebut bernama “dore” tidak disebut “setatak” seperti sekarang, kemudiannya ad a pula yang menyebut dengan bermain “jengket” mungkin karena memainkannya dengan berjengket-jengket atau berjingkat. Tetapi baik bentuk maupun aturan permainannya kurang lebih sama. Mengenai asal usul permainan setatak ini tak dapat dijelaskan secara pasti. Mengapa asalnya bernama dore, kemudian berubah menjadi setatak, atau kapan perubahan itu terjadi, semuanya tidak diketahui dengan pasti. Diperkirakan, main setatak mulai tumbuh dan berkembang di daerah ini sekitar tahun 1930-an. Permainan ini menjadi berkembang betul sekitar tahun 1950-an, saat main setatak dimainkan di sekolah-sekolah. Sayangnya sekarang permainan ini sudah jarang dimainkan.       Waktu dan tempat permainan Setatak merupakan permainan hiburan anak-anak dalam lingkungan m...

avatar
Patriciapaays
Gambar Entri
Tarian Olang-olang
Ritual Ritual
Kepulauan Riau

Tarian dengan lenturan tubuh yang meliuk-liuk, menarik dengan nilai unsur seni yang lumayan seperti burung elang yang terbang meliuk-liuk. Syair yang dilafazkannya melahirkan nuansa magis dan dilantunkan dengan nada sederhana namun cukup membuat bulu roma berdiri. Syair itu berbunyi; Anak itik teuwai-uwai Anak la kumbang telato-lato Dai la kocik punenen buwai Olang godang pun main mato Olang ku sayang Salak kutai di tonga padang Pisang seondah cundung ke awan Menengok olang la menai-nai Tinggilah ondah munyisik awan olang Badontum bunyi kaki olang Olang badontum bunyi kaki Kaki mumakan obo muontang Badontum bunyi kaki Olang balik bualun pulang Pulang ruh pulanglah insan pulanglah badan soto nyawo Pulang katokan dalam kalimat la ilahaillah Lirik dari syair atau mantera ini dilafazkan berulang-ulang seiring dengan gerakan seperti burung terbang.  Dalam ritual ini ada tarian yang dikhususkan untuk pengobatan. Menariknya,  Taria...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Mandi Syafar
Ritual Ritual
Kepulauan Riau

Mandi syafar adalah mandi berendam atau menyiram sekujur tubuh dengan air yang telah direndam wafaq di suatu tempat – sungai, kolam ataupun sumur. Ritual bernuansa religi ini dilaksanakan setiap tahun pada hari rabu minggu ke IV pada bulan syafar tahun Hijriah. Mandi syafar telah dilaksanakan turun temurun yang berlangsung sejak Sultan Lingga – Riau yang terakhir, Sultan Abdurrahman Muazamsyah ( 1883 – 1911 ). Kegiatan mandi syafar ini mengandung makna tentang intropeksi diri baik Jasmani maupun Rohani dan memohon ampun dan perlindungan kepada Allah SWT agar selamat dari musibah dan malapetaka. Sedangkan makna social dari ritual ini adalah terjalinya hubungan silaturahmi antar keluarga dan masyarakat yang ditandai dengan kelompok dan kebersamaan baik ketika di rumah-rumah ibadah maupun ditempat-tempat pemandian. Umumnya tempat pemandian yang dijadikan lokasi mandi syafar adalah air terjun Resun di kecamatan Lingga Utara, Pantai Serim di Kecamatan Lingga, Pemand...

avatar
Ekadila
Gambar Entri
Anyaman Tudung Saji Pandan
Ornamen Ornamen
Kepulauan Riau

Anyaman Tradisional Tudung Saji Pandan merupakan salah satu peralatan rumah tangga yang di gunakan untuk menutup makanan agar tidak di terpapar debu – debu maupun ganguan lalat atau serangga. Beberapa anyaman dari daun pandan yang ada di Kabupaten Lingga antara lain Tikar Pandan, Tas Tembuni dan lain – lain sesuai keperluan dan kebutuhan rumah tangga. Pada  umumnya  anyaman di kerjakan oleh kaum wanita di sela – sela waktu senggang mereka. Anyaman Tudung Saji maupun Tikar Pandan ini masih sangat di senangi masyarakat Lingga pada umumnya karena mengunakan bahan – bahan alami dan harga yang sangat terjangkau bagi mayarakat dengan ekonomi lemah yang belum mampu menjangkau peralatan yang lebih modern dan mahal. Pengayam Tudung Saji dan Tikar Pandan dapat kita jumpai di Desa Wisata Pulau Mepar, Panggak Darat, Desa Lundang Pancur dan beberapa desa lainnya. Dalam kehidupan social budaya, penganyam tudung saji dan tikar pandan cukup berperan dan...

avatar
Ekadila
Gambar Entri
Tari Gamelan
Tarian Tarian
Kepulauan Riau

Tarian Gamelan merupakan salah satu tarian Melayu klassik. Tarian klasik ini mula di direkodkan dipersembahkan di Istana di empayar Riau dan Lingga dalam kurun ke-17. Tarian ini yang mana di persembahkan secara eksklusif oleh penari wanita boleh di pentaskan secara dalaman ataupun persembahan terbuka. Unsur Jawa boleh di lihat dari segi seni tarian tersebut. Secara estetikanya, tarian ini adalah sangat cantik dan merupakan bentuk tarian yang paling kaya dari segi jenisnya dalam kebanyakan kostum tarian Melayu. Sumber: https://www.jatikom.com/2018/11/34-provinsi-tari-adat-tradisional.html#ixzz5XxrIGvra  

avatar
Hamzahmutaqinf