Tahun Baru
1.076 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sayembara Ki Ageng Rajekwesi
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Dahulu di Jawa Tengah tepatnya di daerah Kudus, banyak tokoh-tokoh besar yang sakti mandraguna. Di antaranya tentulah Sunan Kudus, seorang wali besar yang menjadi salah seorang anggota Dewan Dakwa Walisongo. Di samping itu ada juga orang sakti lainnya, yaitu Ki Ageng Kedungsari dia adalah warga terpandang di daerah Gebong yang sekarang berada di wilayah Kabupaten Kudus. Ia pun berbahagia dengan seorang anak lelaki yang tampan. Setelah menyaksikan anaknya itu dewasa, berniatlah Ki Ageng untuk menikahkannya. Akan tetapi, anaknya sendiri mengakui belum memiliki pilihan hati. Oleh karena itu, Ki Ageng Kedungsari meminta bantuan sanak kerabatnya untuk mencari seorang gadis yang kelak pantas mendampingi anaknya. Beberapa waktu kemudian, Ki Ageng mendapat kabar bahwa Ki Ageng Rajekwesi di daerah Jepara memiliki seorang gadis yang cantik jelita. Rencana berkunjung dan melamar ke Jepara segera dipersiapkan bersama seluruh kerabat yang semuanya adalah orang-orang terpandang. Dalam lubuk h...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Nyai Andan Sari dan Kyai Guru Soka
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Di daerah Gunung Kidul, tepatnya di wilayah Dawung, terdapat dua buah sendang yang cukup terkenal yaitu Sendang Beji dan Sendang Mole. Sampai sekarang penduduk di sana sekali dalam setahun, bertepatan dengan hari Jumat Legi bulan Suro tidak pernah absen menyelenggarakan selamatan nyadran di kedua tempat tersebut. Adapun asal mulanya selamatan nyadren di kedua sendang itu, konon ceritanya adalah sebagai berikut. Pada zaman dahulu kala di Desa Jepitu daerah Tepus, Gunung Kidul tinggallah sebuah keluarga yang sangat miskin. Keluarga ini terdiri dari suami, isteri, dan dua orang anaknya (seorang laki-laki dan yang seorang lagi perempuan). Suami-isteri itu bernama Kyai dan Nyai Goa Soka, sedang anaknya yang laki-laki bernama Guru soka dan yang perempuan bernama Andan Sari. Kemiskinan yang dialami oleh keluarga Kyai/Nyai Goa Soka ini, terjadi setelah keduanya menikah. Apalagi setelah kedua anaknya lahir, kehidupan mereka semakin susah. Lama-kelamaan, karena sudah tidak tahan mende...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Arca Garuda (Statue of Garuda) Banyumas.
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Sebuah Arca Garuda posisi duduk sambil menyembah dengan sayap menguncup di temukan pada tahun 1890 di desa Karang wangkal sebelah Utara Desa Arca Winangun, di tengarai Arca Garuda tersebut berasal dari Lokasi Candi yang ada di Arca Winangun, Purwokerto, Banyumas. Sekarang di simpan di Museum Nasional di Jakarta.

avatar
Tyosatriany
Gambar Entri
Prasasti Cipaku (Watutulis) Purbalingga.
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Tengah

Di Kecamatan Mrebet ada sebuah prasasti tulis berhuruf (Aksara) Jawa Kuno, dengan Aksara bermotif Sulur yang di pahatan pada sebuah batu sebesar gajah gemuk. Sudah bertahun-tahun tulisan di Watutulis ini belum terterjemahkan. Namun tahun 1983, Drs. Kusen dari Fakultas Sastra UGM Jurusan Arkeologi, berhasil membaca tulisan di Watutulis. Bunyinya "Indra Wardana Wikrama Deva". Menurut dugaannya, kalimat ini adalah nama seorang raja jaman dahulu yang kekuasaannya sampai di wilayah lereng tenggara Gunung Slamet ini.

avatar
Tyosatriany
Gambar Entri
Sela Kakung (Watu Gatel)
Ornamen Ornamen
Jawa Tengah

Artefak baru berbentuk alat kelamin laki - laki atau Phallus, sebagai lambang kesuburan yang dalam agama Hindu di simbol kan dengan Lingga. Batu peninggalan jaman Megalitikum ini oleh Masyarakat sekitar di Desa Karangmangu, Baturaden di sebut dengan Sela Kakung, atau Watu Gatel. Kondisi batu ini bagian bawah tertanam dalam tanah dengan posisi miring menghadap arah barat dan berada tidak jauh dari aliran sungai Belot, sebagai simbol kesuburan, Sela Kakung di gunakan sebagai sarana ibadah oleh Masyarakat terdahulu yang berada di lereng selatan Gunung Slamet

avatar
Tyosatriany
Gambar Entri
Prasasti Luitan (WatuLingga)
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Tengah

PRASASTI LUITAN (823 saka atau 901 M). Bahan : Tembaga Periodisasi : 901 Masehi Asal : Cilacap. Prasasti Luitan berangka tahun 823 saka atau 901 M. Prasasti yang diketemukan pada tahun 1976 di Cilacap ini memuat suatu masalah sosial dari satu kelompok masyarakat, yaitu proses pengenaan pajak atas tanah yang tidak benar. Jaman dulu, masalah yang sering dijumpai adalah manipulasi pengukuran oleh petugas pajak. Seorang petani, protes kepada petugas pajak terhadap perhitungan luas tanah yang dimilikinya. Menurut si pejabat pajak, luas tanahnya adalah 40 ½ tampah (ukuran tanah pada masa itu). Karena setiap tampah dikenakan pajak 6 dharana, si petani harus membayar 40 ½ tampah x 6 dharana = 243 dharana. Namun setelah diukur ulang oleh pejabat pajak yang lain, luas tanah si petani hanya 27 tampah. Rupanya tampah yang digunakan petugas pajak pertama berukuran lebih ke...

avatar
Tyosatriany
Gambar Entri
Tari Kuntul Tegalan
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Kuntul Tegalan atau Kuntulan adalah salah satu seni tradisional yang ada di Tegal, Kabupaten Tegal khususnya. Tarian ini memadukan unsur seni pencak silat dan diiringi dengan rebana dan shalawat. Jadi gerakan Kuntulan ini merupakan perpaduan antara seni Islami dan Jawa kontemporer. Apabila diperhatikan secara detail, tarian ini menggambarkan prajurit yang sedang berlatih bela diri untuk mempertahankan diri. Untuk kostumnya sendiri berwarna putih-putih.   Menurut mengenalbudayajawa.blogspot.com, kuntulan itu sendiri berasal dari kata kun – taw atau kunthauw atau kuntao yang merupakan salah satu jenis seni bela diri  dari etnis keturunan China yang tinggal di Filipina. Kuntulan juga diambil dari kata Kuntul yang berarti adalah jenis burung angsa yang berwarna putih.   mengenalbudayajawa.blogspot.com juga menambahkan tari kuntulan diperkirakan tumbuh pada masa perang Diponegoro tahun 1825 - 1830. Hal ini digunakan untuk mengelabuhi Pemerintah B...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Candi Ngawen
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Candi Ngawen   Jump to navigation Jump to search   Candi Ngawen dilihat dari sudut timur laut.   Candi Ngawen  adalah candi  Buddha  yang berada kira-kira 5 km sebelum  candi Mendut  dari arah  Yogyakarta , yaitu di desa Ngawen, kecamatan Muntilan,  Kabupaten Magelang . Menurut perkiraan, candi ini dibangun oleh  wangsa Sailendra pada abad ke-8 pada zaman  Kerajaan Mataram Kuno . Menurut  Soekmono keberadaan candi Ngawen ini kemungkinan besar adalah bangunan suci yang tersebut dalam  prasasti Karang Tengah  pada tahun 824 M, yaitu  Venuvana (Sanskerta: 'Hutan Bambu'). Candi ini terdiri dari 5 buah candi kecil, dua di antaranya mempunyai bentuk yang berbeda dengan dihiasi oleh patung singa pada keempat sudutnya. Sebuah patung Buddha dengan posisi...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Jalung Mas
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Jalung Mas massal saat pentas pada hari jadi ke 159 tahun Kabupaten Cilacap (https://humascilacap.info) Tari jalungmas diciptakan untuk memenuhi kebutuhan estetika tari lengger Banyumas dengan gamelan calung sebagai bentuk rekaan yang mamadukan dua genre kesenian Lengger Calung (Banyumas) dan Jaipong (Sunda). Tari Jalungmas lebih menitik beratkan pada dua aspek penggarapan, yakni gerak tari yang mengadopsi dari gaya tari jaipong dan gendhing tradisional gaya Banyumas yang disajikan dengan idiom gamelan calung Banyumas. Jalungmas merupakan akronim dari istilah kata jaipong calung Banyumas. Istilah ini diperkirakan lahir sekitar tahun 80-an, disusun oleh beberapa seniman Cilacap yang pada saat tersebut sedang melakukan pelatihan penggalian seni tradisional lokal sebagai sumber penciptaan karya tari baru. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/06/tarian-tradisional-cilacap-jawa-tengah/

avatar
Roro