Tarian
Tarian
Tarian Jawa Tengah Tegal
Tari Kuntul Tegalan
- 21 November 2018
Tari Kuntul Tegalan atau Kuntulan adalah salah satu seni tradisional yang ada di Tegal, Kabupaten Tegal khususnya. Tarian ini memadukan unsur seni pencak silat dan diiringi dengan rebana dan shalawat. Jadi gerakan Kuntulan ini merupakan perpaduan antara seni Islami dan Jawa kontemporer. Apabila diperhatikan secara detail, tarian ini menggambarkan prajurit yang sedang berlatih bela diri untuk mempertahankan diri. Untuk kostumnya sendiri berwarna putih-putih.
 
Menurut mengenalbudayajawa.blogspot.com, kuntulan itu sendiri berasal dari kata kun – taw atau kunthauw atau kuntao yang merupakan salah satu jenis seni bela diri  dari etnis keturunan China yang tinggal di Filipina. Kuntulan juga diambil dari kata Kuntul yang berarti adalah jenis burung angsa yang berwarna putih.
 
mengenalbudayajawa.blogspot.com juga menambahkan tari kuntulan diperkirakan tumbuh pada masa perang Diponegoro tahun 1825 - 1830. Hal ini digunakan untuk mengelabuhi Pemerintah Belanda agar Laskar Pangeran Diponegoro di dalam menyusun kekuatan (Gladi Keprajuritan) tidak tercium oleh Belanda, maka gerakan-gerakan bela diri tersebut diperhalus dan berirama serta diiringi dengan rebana maupun syair-syair keagamaan.
 
Penari Kuntulan ini minimal ada 10 orang dengan kostum atasan dan celana panjang, sepatu dan kaos kaki yang berwarna putih, ikat pinggangm kalung kace, kain dan mote, ubel dalam dan luar berplisir, dan menggunakan kipas. Untuk instrumennya sendiri menggunakan kenthing, kenthung, rebana, kendhang, bedhug, dan tentu saja sang vokalis.
 
Dulunya tarian ini diperankan oleh laki-laki, namun dalam perkembangannya, tarian ini juga ditarikan oleh penari perempuan. Tarian ini juga mengalami perubahan gerakan dan kostum namun tidak mengurangi makna dari Tari Kuntulan itu sendiri. Tarian ini sering dilombakan dalam beragam acara perlombaan atau pada saat event-event tertentu di Kabupaten Tegal.
 
Kuntulan sendiri tidak hanya ada di Tegal, namun kota-kota lain seperti Magelang, Banyuwangi, dan beberapa kota lain.
 
Sumber:
 
http://mengenalbudayajawa.blogspot.com/2012/05/tari-kuntulan.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Kuntao
https://wisatategal.com/budaya-1403164-tari_kuntul_tegalan.html#.W_VfQugzbIU
http://www.tegalkab.go.id/news.php?id=568 (foto)
 

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
KrediOne
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.

avatar
Admin2026
Gambar Entri
Berikut Cara Mengembalikan Dana PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
Cara Mengembalikan Dana Masuk PT Tri Usaha Berkat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
DKI Jakarta

Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.

avatar
Admin99
Gambar Entri
HUTING-HUTING
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...

avatar
Hokker