Gelar, banyak dari kita yang mengejar-ngejar gelar pendidikan yang tinggi. Dari mulai gelar lulus S1, hingga bergelar profesor. Tapi tahukah anda? di Madura, gelar yang paling berharga di antara masyarakat bukanlah gelar sarjana atau pendidikan lainnya, namun sesuai judul artikel ini, gelar yang paling dihargai di Madura ialah gelar Haji, yang biasa diletakkan di awal nama dengan singkatan "H." untuk lelaki dan "Hj." untuk wanita yang sudah melaksanakan haji. Artikel ini didasarkan kepada pengalaman keluarga besar dari Ibu saya, yang mayoritas telah tinggal di Madura selama bertahun-tahun. Saat masa kecil mereka di Madura, orang-orang yang telah berhaji di sekitar lingkungannya merupakan orang yang sangat dihargai di sana. Bahkan masyarakat di sana tidak ingin memiliki pemimpin kecuali mereka sudah berhaji. Dari mulai pemilihan walikota, hingga ketua RT sekalipun. Sehingga tidak heran, masyarakat di MAdura berlomba-lomba untuk melaksanakan Haji, bahkan ada yang sudah menda...
Salah satu bangunan terkenal sekaligus sarat akan unsur agama dan budaya di Kota Malang adalah Masjid Agung Jami’ Malang. Masjid Agung Jami’ ini terletak di jalan merdeka No. 3 Malang, bersebrangan dengan alun-alun dan bersebelahan dengan Gereja Protestan Indonesia Barat Immanuel. Masjid Agung Jami’ Malang dibangun pada tahun 1875 oleh Raden Ario Adipati Notodiningrat II yang saat itu menjabat Sebagai Bupati Malang.Masjid jami mempunyai lahan seluas 3.000 m 2 dan termasuk masjid tua di Kota Malang. Bentuk Masjid Jami’ adalah perpaduan antara arsitektur jawa dan asritektur arab. Arsitektur jawa terlihat dari dari ruang yang terbuat dari kayu dan mempunyai atap berbentuk tajug. Masjid Jami’ ini mempunyai empat pilar besar didalamnya yang mewakili empat sifat nabi yaitu siddiq, amanah, fathonah, dan tabligh. Dinding dinding Masjid Jami dikelilingi oleh kaligrafi yang menyebutkan para sahabat nabi dan khalifahnya serta asmaul husna. Arsitektur ar...
Andum Berkah Bolu Rahayu merupakan salah satu acara di Magetan untuk merayakan tahun baru islam. Acara ini merupakan puncak dari acara Ledhug Suro yang diadakan setahun sekali. Sebelum acara ini dimulai, Bolu Rahayu yang sudah di hias sedemikian rupa diarak dari Pendopo Surya Graha mengelilingi kota Magetan, diikuti oleh pasukan berkuda yang mewakili dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Magetan yang kemudian disusul oleh kereta hias dengan diiringi musik tradisonal yaitu Gamelan. Dalam acara ini bukan hanya Bolu Rahayu yang disediakan tetapi ada makanan lain seperti ampyang, enting-enting dandan emping yang juga merupakan makanan khas dari Magetan. Acara Andum Berkah Bolu Rahayu ini memiliki sejumlah kepercayaan yang dimiliki oleh masyarakat Magetan. Sebagian masyarakat Magetan memiliki kepercayaan bahwa siapa saja yang mendapatkan bolu rahayu ini akan mendapatkan berkah sepanjang tahun, maka tak heran jika sebagian masyarakat Magetan rela berdesak-desakan untuk mendapatkan bolu ra...
Karnaval bambu adalah kegiatan ang kerap kali diadakan 2 tahun sekali di desa Sembayat, Kec Manyar, Kabupten Gresik. Karnaval bambu adalah sebuah momentum pesta rakyat yang meriah. Karnaval ini sangat mirip dengan parade Ogoh ogoh di Bali. Namun, bedanya adalah komposisi utama dari boneka raksasa itu adalah bambu. Bambu memang seringkali ditemui di desa Sembayat sehingga warga memanfaatkan bambu tersebut dengan sentuhan seni sehingga bambu bambu liar tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik. Warga membuat boneka raksasa berdasarkan legenda atau cerita rakyat maupun tokoh pewayangan seperti Werkudara, Gatot kaca,Nyai roro kidul dan lain lain. Warga setiap kampung akan berlomba lomba membuat boneka bambu raksasa yang paling indah dan menarik. Boneka bambu raksasa yang paling menarik akan mendapat hadiah. Hal tersebut dapat menambah nilai pariwisata di desa Sembayat pada malam kemerdekaan khususnya. Hal tersebut juga dapat menambah penghasilan warga sekitar dan pedagang kecil....
Setelah hampir satu milenium menjadi kota pelabuhan yang amat penting sebagai tempat bertukarnya barang lokal dengan barang impor, nama Kabupaten Tuban, Jawa Timur kemudian tenggelam sampai empat ratus tahun kemudian. Peristiwa ini ternyata secara tidak sengaja berdampak pada pelestarian teknik menenun tradisional dan membatik cara lama yang sekarang ini makin dilupakan orang akibat gaya hidup yang modern. Gaji dan Kedungrejo merupakan dua dukuh kecil di Kecamatan Kerek, Tuban, serta mungkin satu-satunya tempat di Jawa pada masa kini sebagai tempat kerajinan tenun yang mana bergantung seluruhnya pada kapas yang dipintal sendiri. Biasanya ketika matahari berada tepat di atas kepala, terdengar bunyi ‘ dhog-dhog ’ dari alat tenun sederhana yang digerakkan, yang mana bunyi alat tersebut mengilhami nama dari tenun dan batik itu sendiri, yaitu tenun dan batik gedhog . Nama tersebut diambil dari bunyi alat tenun itu sendiri. Untuk menghasilkan ten...
SEJARAH DESA /KELURAHAN NGRONGGO Pada jaman Kerajaan Mataram, ada tiga orang brsaudara yaitu Mbah Coreko, Mbah Ronggojali dan Mbah Tirtoudo, yang mlarikan diri dari Mataram karena tidak menyukai kehadiran Belanda yang pada waktu itu telah menguasai Mataram. Bersamaan dengan itu timbul Perang Diponegoro yang juga mengadakan perlawanan terhadap penjajah Belanda. Dalam pelariannya mereka mencari daerah yang jauh dari Wilayah Mataram, dan tempat tinggal mereka itu walaupun saling berpisah, namun tidak terlalu jauh jarahnya. Mbah Coreko bertempat tinggal di Dukuh Corekan wilayah Desa Kaliombo, Mbah Tirtoudo bertempat tinggal di Dukuh Tirtoudan termasuk wilayah Desa Tosaren, sedangkan Mbah Ronggojali bertempat tinggal di sebelah selatan Desa Tosaren, yang pada akhirnya tempat tinggal Mbah Ronggojali tersebut diberi nama Ronggo atau Ngronggo. Diantara tiga orang itu yang paling pandai adalah Mbah Ronggojali, dan ia paling dipercaya oleh Bupati,...
Sungai Jagir adalah salah satu anak Sungai Mas dan merupakan sungai buatan pada zaman penjajahan Belanda yang mengalir ke arah timur di Kota Surabaya. Sungai Jagir terletak di sepanjang Jl. Jagir Wonokromo. Zaman dahulu, Sungai Jagir berair jernih, sehingga banyak juga dimanfaatkan masyarakat untuk MCK, atau sekadar berenang. Namun sayang, akibat pencemaran air Sungai Jagir berwarna keruh, dan saat ini Pemkot Surabaya telah memulai membersihkan Sungai Jagir. Di sungai ini juga terdapat Pintu Air peninggalan penjajah Belanda yang saat ini masih dipergunakan untuk pengaturan debit air Sungai Mas, yaitu pecahan Sungai Brantas di kota Surabaya untuk dibuang ke Sungai Jagir. Letak pintu air tersebut tepat di sebelah Stasiun Kereta Api Wonokromo dan PDAM Surabaya. Air dari Sungai Jagir juga diolah menjadi Air PAM dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Surabaya. Ada sebuah cerita rakyat mengenai Sungai Jagir, yakni kisah tentang Mbah Kalap dan Buaya Putih Ma...
Goa Margo Trisno merupakan salah satu wisata unik yang berada di kabupaten nganjuk, jawa timur. Wisata yang menyajikan keindahan alam nan asri dan sejuk ini, memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun asing. Pada awalnya goa ini hanya diberi nama Goa Lawa, masyarakat setempat memberi nama tersebut dikarenakan isi goa banyak terdapat sarang dan kotoran kelelawar saja. Goa Margo Trisno terletak di Dusun Cabean, Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk. Goa Margo Trisno menampilkan pemandangan yang eksotis, dikelilingi oleh hutan, ladang, dan sawah. Udara nya pun sejuk dan semilir udara yang akan menina bobok kan pengunjung. Wisata margo Trisno juga mempunyai kolam pemandian yang diberi nama kolam renang Margo Mulyo. Masyarakat sekitar sering menyebut wisata ini dengan sebutan Ubalan. Sumber air bersih masyarakat juga didapatkan dari ubalan i...
Buah Manecu banyak dijumpai sebelum tahun 1990-an. Manecu juga memiliki nama lain yaitu Kenitu yang banyak tumbuh di halaman rumah penduduk desa di Lumajang, Jawa Timur. Bentuk pohonnya besar dan tinggi, sedangkan buahnya memiliki warna luar seperti buah apel dengan kulit licin mengilap, cokelat keunguan, atau hijau kekunig-kuningan. Buah manecu dimakan dengan cara membuka kulitnya yang tebal dan mengandung getah. Daging buahnya berwarna putih dengan di dalamnya mengandung biji yang berbentuk pipih agak bulat. Daging buah manecu ini rasanya manis. Pohon Manecu biasanya berbuah pada musim kemarau. Beberapa bagian-bagian dari pohon manecu ini seperti kulit kayu, getah, buah, dan lainnya dapat dijadikan sebagai obat-obatan tradisional untuk penyakitdiabetes dan rematik. #OSKMITB2018