Pada tahun 1980-an, seorang seniman Kota Pasuran, Bapak HarjotoTojib (almarhum) menciptakan sebuah tari garapan/tari lepas yang berjudul Tari Terbang Bandung. Tari Terbang Bandung yang diciptakan oleh bapak Harjoto Tojib ini mengambil gerak-gerak tari di dalam teater Terbang Bandung. Setelah mengamati tarian Rudatan dan Bedayan dalam selingan tari yang ada di teater Terbang Bandung, terciptalah sebuah tari garapan yang berpijak pada kedua materi tari tersebut. Pemberian nama Terbang Bandung dalam tarian yang diciptakan oleh bapak Harjoto Tojib ini, selain karena alat musiknya yang sama dengan kesenian Terb...
Dalam bahasa Jawa, kata peningset mempunyai makna harfiah, yaitu pengikat. Calon mempelai pria memberikan peningset kepada mempelai wanita, sebagai tanda bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk melanjutkan hubungan kepada tahap pernikahan. Dalam rangkaian prosesi adat Jawa yang lengkap, pelaksanaan penyerahan peningset kerap kali dilakukan bersamaan dengan acara midodareni . Inti dari acara peningset adalah penyerahan sejumlah uang dan barang untuk mengikat sang gadis, sekaligus penanda sang gadis telah dipinang. Keluarga pihak pria datang tidak dengan tangan kosong, ada beberapa benda yang wajib dibawa seperti pisang sanggan (pisang raja), suruh ayu , benang lawe , seperangkat pakaian lengkap dengan peralatan make-up , sindur (kain berwarna merah dengan garis tepi berwarna putih), nasi golong , kain batik truntum (mengandung arti semoga saling menuntun dan mencintai), berba...
Barong Rampog berasal dari kata barong dan rampog . Barong berarti binatang buas. Rampog berasal dari kata rampongan atau rampog yang berarti ‘kerayah’ atau ‘berebutan’. Jika ditelaah lebih dalam lagi, barong rampog memang merupakan bentuk penggabungan dua budaya, antara budaya tari Barongan dan tradisi Rampogan Macan. Rampogan Macan merupakan tradisi Blitar yang populer pada abad 18 – 19 M. Rampogan Macan jika diartikan secara bahasa artinya berebutan harimau. Tradisi ini biasanya dilakukan di alun-alun kota dengan mempertontonkan pertandingan antara harimau dan banteng. Yang kalah adalah hewan yang terbunuh. Dalam pertandingan ini, harimau kerap kali menjadi pihak yang kalah. Biasanya ia mati dengan luka di sekujur tubuhnya karena tertusuk tanduk banteng. Tidak cukup sampai di situ, saat macan sudah tergolek tidak berdaya, orang-orang yang ada di sana akan mengarahkan tombaknya ke tubuh harimau sampai mati. Tradisi Rampogan Ma...
Batik Sendang Duwur memiliki karakteristik khas dari jenis batik manapun. Salah satu yang menjadi ciri khas Batik Sendang Duwur adalah warna, meliputi warna dasar putih, merah, dan hitam. Penentuan warna dan maksud dari warna motif Batik Sendang Duwur merupakan ajaran yang disampaikan oleh Raden Noer Rohmad (Sunan Sendang). Salah satu motif batik Sendang Duwur adalah Motif Byur. Motif Byur memiliki lambang tentang kehidupan dalam berumah tangga yang selalu menjumpai hal – hal yang tidak pernah dibayangkan terlebih dulu. Yaitu hal yang membuat berantakan rumah tangga. Dan apabila semuanya terjadi harus dikembalikan pada awal menjalani kehidupan berumah tangga, yaitu duduk di atas pelaminan dengan sumpah dan janjinya. Adapun makna isen – isen yang terdapat pada motif Byur yaitu : Daun kluwih. Dalam adat jawa apabila melaksanakan sukuran selalu memakai sayur kluwih. Hal ini dimaksudkan supaya rejeki selalu berlebihan. Buah cerme. Dimaksudkan bahwa da...
Dahulu kala, di pesisir pantai selatan Jawa Timur terdapat sebuah kampung yang damai dan tenteram. Kampung itu terkenal dengan nama Kampung Nelayan karena hampir seluruh penduduknya bekerja sebagai nelayan. Kampung Nelayan dipimpin seorang yang adil dan bijaksana. Semua yang dia lakukan untuk kesejahteraan penduduknya. Kesejahteraan dan kemakmuran Kampung Nelayan mengundang decak kagum dari kampung di sekitarnya. Tetapi juga menjadi incaran orang-orang jahat yang iri dan serakah. Suatu hari kampung tersebut diserang oleh kawanan perompak. “Jangan biarkan perompak menghancurkan kampung ini. Kita harus berjuang demi Kampung Nelayan! Majuuu!” dengan gagah berani, Kepala Kampung memimpin melawan perompak. Dalam perlawanan itu, Kepala Kampung terbunuh. Begitu juga sebagian besar para lelakinya. Beberapa lelaki yang tersisa, membawa putri Kepala Kampung yang bernama Dewi Jembarsari dan para wanita meningggalkan Kampung Nelayan....
Tari Muang Sangkal adalah tarian tradisional yang berasal dari Madura. Tarian ini dilakukan untuk ritual tolak bala atau menjauhkan dari mara bahaya oleh masyarakat Madura. Tarian ini sering ditampilkan diberbagai acara seperti penyambutan tamu besar dan pada acara adat lainnya. Tari Muang Sangkal ini merupakan salah satu tarian tradisional yang sangat terkenal dan menjadi salah satu ikon seni tradisional dari Madura, Provinsi Jawa Timur. Sejarah Tari Muang Sangkal Tari Muang Sangkal diciptakan oleh seorang seniman yang berasal dari Sumenep, Madura, Provinsi Jawa Timur yang bernama taufikurrachman. Tarian ini diciptakan sebagai bentuk rasa kepedulian para seniman kepada kekayaan yang dimiliki oleh Madura yang sarat akan karya dan juga keunikan didalamnya. Selain itu juga mengangkat kembali sejarah dari kehidupan Keraton Sumenep pada zaman dahulu. Nama Tari Muang Sangkal ini sendiri diambil dari kata Muang dan Sangkal. Kata Muang sendiri artinya membuang, sedangkan k...
Lamaran merupakan pertemuan resmi antara kedua pihak keluarga untuk membicarakan hari pernikahan. Dalam adat Jawa, apabila pihak wanita sudah menyatakan persetujuan atas lamaran yang diajukan pihak pria, maka disepakatilah simbol pengikat dan tanda kasih sayang yang disebut paningset. Semula, prosesi seserahan dilaksanakan secara terpisah dari prosesi paningset. Hanya saja demi alasan efesiensi waktu seserahan kerap dibarengi dengan penyerahan paningset. Inilah sebabnya terjadi salah kaprah peberdaan seserahan dan paningset. Dalam hal ini paningset diserahkan dari pihak mempelai pria kepada mempelai pria berupa sejumlah barang atau uang yang telah disepakati sebagai tanda kasih sayang dan ikatan kekeluargaan. Benda-benda seserahan sendiri lazimnya berupa benda-benda favorit calon mempelai wanita sepeti kosmetik dan keperluan pesta pernikahan seperti berupa pisang sanggan, makanan, buah-buahan, dan lainya. Selain itu, jumlah benda seserahan...
Tari Sanduk merupakan salah satu tarian khas dari Madura. Belum dapat dipastikan makna dari kata Sanduk atau yang biasa pula disebut Sandur ini. Tarian ini memiliki ciri khas dibawakan oleh belasan hingga puluhan orang (kolosal) dengan menggunakan kostum baju adat Madura yaitu pesa`an (baju adat bagi laki-laki) dengan aksesoris celurit dan kebaya rancongan tanpa kutu baru (baju adat bagi wanita) dengan warna yang mencolok. Tari Sanduk pada mulanya difungsikan sebagai salah satu rangkaian ritual adat di Madura, namun seiring dengan perkembangan zaman, tarian ini seringkali ditampilkan pada acara festival kesenian atau karnaval daerah Jawa Timur. Tari Sanduk biasanya diiringi dengan musik khas Madura. Meskipun tidak ada ketentuan khusus dalam gerakan maupun kostum yang dipakai, tarian ini memiliki kekhasan dalam keselarasan gerakan, di mana antara pihak laki-laki dan wanita memiliki variasi gerakan yang berbeda namun tetap kompak dan seirama. Nilai kebersamaan dan suka cita ya...
Tari Tayub merupakan Tarian khas Bojonegoro yang dibawakan oleh penari wanita beserta iringan laki-laki atau pengibing. Tari Tayub sendiri mulai dikenal sejak abad ke-19 oleh para pakar kebudayaan., dimana banyaknya sanggar di sekitar daerah Bojonegoro mengawali berkembangnya Tari Tayub di Bojonegoro. Tayub sendiri berasal dari kata Tata dan Guyub, yang artinya kurang lebih adalah bersenang - senangnya pengibing bersama penari wanita ( ledhek ), di mana di Bojonegoro biasa disebut dengan Waranggono. Alat musik yang digunakan untuk mengiringi Tari Tayub adalah seperangkat gamelan Jawa, mulai dari Saron, Demung, Bonang, Kendang hingga Gong. Jenis musik yang dibawakan bernuansa kental musik khas Jawa. Dari segi kostum sendiri Tari Tayub pada masa dahulu biasa menggunakan kemben, namun sekarang telah menggunakan baju yang lebih sopan tanpa mengurangi ciri khas adat Jawa yaitu kebaya Jawa dengan batik motif Bojonegoro. Pementasan Tari Tayub sendiri diawali dengan beberapa r...