Di daerah Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah sebagian besar merupakan pegunungan kapur sehingga tanahnya kering tandus dan sangat sulit untuk mendapatkan pengairan. Pengairan tanamannya bergantung pada datangnya air hujan, sehingga sangat sulit untuk melakukan budi daya tananam padi. Sebagai tanaman pendamping atau pengganti tanaman padi dan cocok ditanam di Kabupaten Wonogiri adalah tanaman ketela pohon atau singkong. Karena di daerah ini sebagian besar tanaman ketela pohon maka di daerah Kabupaten Wonogiri merupakan penghasil utama ketela pohon di Jawa Tengah. Untuk memfaatkan hasil ketela yang melimpah masyarakat membuat bahan makanan yang tidak cepat busuk, awet disimpan untuk persediaan pada waktu musim paceklik atau musim panas / kering dimana masyarakat di daerah tandus ini tidak bisa bercocok tanam. Bahan makanan yang dibuat dari bahan ketela pohon atau singkong yang dikeringkan diberinama gaplek . Dari bahan gaplek ini masyarak...
Elekan adalah salah satu kuliner yang ada di Surakarta. Kuliner ini bahan dasarnya adalah pangkal lidah sapi. Ada banyak kuliner yang dibuat dari bahan dasar lidah sapi dan yang diambil hanya yang bagian empuknya saja. Pangkal lidah yang merupakan tulang lunak biasanya dibuang. Hingga suatu saat salah seorang pedagang makanan mencoba resep dengan bahan dari pangkal lidah yang biasanya dibuang tersebut. Orang itu beranggapan bahwa pangkal lidah itu sayang kalau dibuang. Pangkal lidah diiris tipis tipis dan digoreng. Masakan itu memiliki cita rasa yang gurih dan renyah. Semula makanan itu hanya untuk dikonsumsi sendiri oleh si penjual makanan, namun para saudara dan pembeli yang menjadi langganannya mengetahui tentang masakan itu dan meminta si penjual makanan itu untuk menyajikan gorengan pangkal lidah sapi tersebut. Dari banyaknya permintaan tersebut si penjual kemudian membuat masakan tersebut untuk menjadi salah satu menu di warungnya, dan mulai saat itu makanan itu...
Juadah Apolo, makanan kecil yang terbuat dari beras ketan. Pada dasarnya makanan ini adalah variasi atau modifikasi dari makanan kecil juadah ketan. Yang membedakan makanan ini dengan juadah adalah makanan juadah apolo adalah juadah ketan yang tengahnya diberi coklat dan dibakar. Cara membuatnya beras ketan dicuci lalu dikukus dan diberi parutan kelapa dan sedikit garam. Apabila sudah tercampur dengan baik dan matang, adonan ketan dan parutan kelapa kemudian ditumbuk sampai halus. Dalam penyajiannya kemudian dibentuk sesuai selera. Juadah itu sendiri merupakan makanan tradisional yang cukup populer di masyarakat Surakarta. Hal itu sejatinya juga di masyarakat Jawa secara umum. Makanan ini bisa tampil di segala ruang dan waktu juga event, dalam arti bisa hadir di acara yang profan maupun yang sakral seperti untuk perlengkapan upacara adat. Di samping itu mudah ditemukan di pasar tradisional maupun di pusat-pusat jajanan tradisional. Juadah sudah dikenal seba...
Gethuk Gondhok dibuat dari bahan Singkong yang direbus kemudian dihaluskan dan diberi gula supaya terasa manis kemudian dibentuk bulat-bulat. Namun Getuk gondhok saat ini telah mengalami modifikasi dari segi bentuk dan warna. Ada yang?berwarna cokelat, cokelat kombinasi putih, putih kombinasi cokelat, pink, hijau, juga lapis tiga?warna, yaitu pink, hijau dan cokelat. Namun, keaslian dan kemurnian bahan pembuatnya tetap?dipertahankan, seperti penggunaan gula pasir yang asli dan bukan gula buatan, yang menjadikan getuk tetap lunak dan tidak keras, juga tidak digunakannya bahan pengawet, sehingga getuk gondok?buatan Ibu Hj. Sri Rahayu ini hanya mampu bertahan selama 2 hari. Untuk pewarnanya pun dipakai?bahan pewarna khusus makanan sehingga aman untuk dikonsumsi selain penggunaan gula jawa untuk penghasil warna cokelat yang alami. Selain getuk warna-warni, ada juga getuk gondok dalam bentuknya yang asli, yaitu bulat-bulat berwarna putih. Rasanya enak, manis, dengan kadar aroma yang pas...
Ibu-ibu kita sejak dulu sangat menghargai nasi. Meskipun telah menjadi kerak di kuali, mereka tak membuangnya. Kerak itu mereka olah kembali, sehingga menjadi makanan ringan ini. Kerak Nasi Intip adalah kerak nasi yang biasanya menempel di dasar kuali atau ketel. Dulu, sebelum orang banyak menggunakan pemasak nasi otomatis, mereka memasak menggunakan kuali dan panci. Memasaknya pun di atas api. Jika api terlalu besar, beras yang terletak di dasar kuali atau panci biasanya menjadi kerak. Bagian ini jarang ada yang mau memakannya. Kerak nasi inilah yang disebut intip. Sumber: Mustikarasa, Resep Masakan Indonesia, Warisan Soekarno http://bobo.grid.id/Sejarah-Dan-Budaya/Budaya/Intip-Kerak-Nasi-Yang-Gurih
Nama makanan yang satu ini adalah tahu kupat. Melihat dari namanya, dapat ditebak bahwa tahu dan kupat yang diambil dari kata ketupat merupakan bahan dasar dari salah satu kuliner khas Solo ini walaupun ada beberapa pedagang yang mengganti kupat dengan lontong. Bagi masyarakat yang tinggal di Semarang dan sekitarnya, melihat makanan yang satu ini akan mengingatkan pada satu kuliner lainnya yakni tahu gimbal. Selain tahu dan kupat, bahan lain yang disajikan dalam makanan ini adalah bakwan, mie kuning, taoge, dan kol. Semua bahan tersebut diletakkan di atas sebuah piring lalu disiram kuah khusus. Kuah ini terbuat dari bawang putih, gula merah, gula pasir, kecap manis, garam, dan daun jeruk. Kuah ini menjadikan tahu kupat memiliki rasa yang didominasi oleh manis. Sebagai pelengkap, di atas bahan-bahan tersebut diberi taburan daun seledri dan kacang goreng. Saat disajikan, tahu kupat biasanya dilengkapi dengan cabai rawit. Ini merupakan pilihan bagi pecinta rasa pedas. Anda ting...
Gogik adalah tiwul yang dikeringkan dan bisa disimpan selama 1 tahun. Tiwul sendiri adalah olahan makanan berbahan dasar singkong. Resep membuat tiwul: http://budaya-indonesia.org/Tiwul/ Sumber: Mustika Rasa, Resep Kuliner Nusantara, Warisan Soekarno https://www.kaskus.co.id/thread/52677e0717cb177d28000011/tiwul-instan-simbol-perlawanan-dari-gunung-kidul/ https://tradisionalmuda.wordpress.com/
Gatot adalah makanan yang berbahan dasar Gaplek (ketela yang dikeringkan). Proses pembuatan gatot memakan waktu yang lumayan lama, dari proses fermentasi ketela dengan cara dijemur sampai muncul jamur hasil permentasi ini berupa geplek kemudian gaplek ini direndam selama dua malam sampai ketela tersebut kenyal setelah itu ditiriskan, dicuci, dan diambil kulit arinya, kemudian dipotong-potong kecil-kecil dan direndam selama satu malam setelah direndam kemudian dikukus selama dua jam dan biasanya ditambahkan gula merah, garam, dan kelapa agar membuat makanannya terasa manis dan gurih. Agar lebih memperenak rasanya dan memperindah teksturnya ditambahkan dengan kelapa yang telah diparut Kandungan Gatot memiliki kandungan gizi yang sangat banyak yang tidak kalah dengan makan pokok lainnya seperti beras, tiwul, dan nasi jagung, kandungan asam amino atau protein dalam gatot lebih besar dibanding dengan bahan pembuatanya (ubi...
Ubi kayu yang direndam air beberapa hari lamanya dan dicuci dalam kali yang airnya mengalir, untuk menghilangkan bau jelek yang terjadi selama perendaman. Lalu dijemur kering, menghasilkan bahan makanan yang dinamakan leje, sesudah tepungnya diglintiri kecil-kecil dengan percikan air dan dikukus hingga masak dan kemudian dijemur. Leje merupakan makanan utama untuk daerah sekitar Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah. Leje kehilangan serat-seratnya selama direndam air. Butir-butir leje kelihatannya jernih dan jika dikukus, leje lebih mendekati nasi daripada tiwul. Jika gogik berwarna hitam kotor, leje berwarna kuning jernih. Sumber: Mustikarasa, Resep Masakan Nusantara, Warisan Soekarno