Geblek menjadi salah satu ikon kuliner Magelang yang dapat membuat orang ketagihan. Kebanyakan orang yang sudah mencobanya seakan tak ingin berhenti menyantapnya meskipun penganan ini mempunyai tekstur yang alot. Geblek terbuat dari bahan dasar tepung singkong. Dahulu, camilan ini masih ramai peminatnya bahkan dijadikan sebagai jajanan wajib yang harus dibeli ketika berbelanja ke pasar. Tapi sekarang, penjual geblek mulai sulit ditemukan karena keberadannya digeser oleh kedatangan jajanan modern. Sumber: http://makananoleholeh.com/makanan-khas-magelang/
Kluwih atau keluwih adalah pohon berdaun lebar yang menghasilkan buah yang mirip dengan sukun dan nangka. Setiap bagian kluwih (daun, akar, dan buahya) menyimpan sejumlah nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dahulu, daun kluwih diambil untuk dijadikan obat sakit gigi dengan cara membakarnya hingga menjadi arang untuk kemudian dioleskan pada gigi yang sakit. Di Magelang, ada satu warung makan yang memanfaatkan buah kluwih. Namanya Soto Kluwih dan Ayam Goreng Mbah H. Djoyo. Soto kluwih yang disajikan menggunakan olahan buah kluwih sebagai bahan pelengkapnya. Buah kluwih yang dipilih telah diolah sedemikian rupa sehingga berubah bentuk seperti abon sapi, tapi rasanya jauh berbeda dengan daun sapi. Soto kluwih sendiri mempunyai kuah kaldu yang bening. Jika mau menikmati soto kluwih pedas, pembeli bisa menambahkan sambal yang juga terbuat dari kluwih. RM/Toko yang Menyediakan : Soto Kluwih & Ayam Goreng Mbah H. Djoyo &emsp...
Tongseng sebenarnya bukan makanan asli Magelang karena di daerah lain juga banyak ditemukan makanan serupa. Tapi yang membuat sebuah makanan menjadi ciri khas suatu kota adalah adanya perbedaan yang unik dan tak biasa digunakan oleh daerah-daerah lain. Seperti di Magelang, akan ditemukan sajian tongseng yang menggunakan kepala kambing sebagai bahan utama yang dihidangkan. Tongseng kepala kambing termasuk makanan khas Magelang yang terkenal. Tongseng kepala kambing dapat ditemui di Warung Makan Tongseng Kepala Kambing Pak Din yang terletak di Desa Keji, Muntilan. Aroma daging kambing yang disajikan dalam semangkuk tongseng sangat harum dan nikmat. Tongseng yang ditawarkan oleh warung makan tongseng Pak Din hanya dibuat ketika ada pesanan. Dengan begitu, pembeli bisa menyantap tongseng kepala kambing yang masih segar dan hangat. RM/Toko yang Menyediakan : Rumah Makan Sate Dan Tongseng Mbak Ning Family Restaurant Address: Jalan Mayor Kusen, Mendut, Mu...
Adon-adon Coro merupakan minuman khas dari kota pahlawan emansipasi perempuan, Jepara. Ya, minuman satu ini bahkan disebut-sebut sebagai minuman favorit Raden Adjeng Kartini Meskipun saat ini sudah semakin banyak minuman modern yang disukai banyak orang, tapi Adon-adon Coro yang merupakan minuman tradisional ini masih tetap eksis sampai sekarang. Apalagi jika diseruput saat musim hujan, minuman ini bisa menghangatkan tubuh, karena terbuat dari campuran rempah-rempah seperti pandan, merica bubuk, kayu manis, cengkeh, lengkuas yang disiram dengan santan, jahe gula merah dan air. Adon-adon Coro sebenarnya sudah cukup sulit ditemukan, tapi bila ingin menikmatinya, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Berikut resep membuat Adon-adon Coro. Bahan: 150 gram gula merah serut 250 santan 5 cm jahe yang sudah di memarkan 600 ml air 150 gram kelapa, potong-potong, lalu bakar 1 sendok makan jamu tolak angin atau ...
Banyumas merupakan kota kabupaten yang berada di bagian barat daya Provinsi Jawa Tengah, Indonesia . Ibukotanya adalah kota Purwokerto . Kuliner yang menarik dari kota Banyumas adalah pencok lele. Kini Anda bisa mencoba menghidangkan kuliner Banyumas, sebagi variasi menu yang Anda sajikan untuk keluarga. Cara memasak pencok lele Banyumas, bisa Anda simak resep berikut. BAHAN: 2 ekor ikan lele sedang, bersihkan 1 sendok makan air jeruk liamu 2 sendok makan kecap manis BUMBU (Dihaluskan): 3 siung bawang putih 3 buah cabai merah 2 buah cabai rawit 1 sendok teh gula merah 1 sendok teh garam CARA MEMBUAT PENCOK LELE BANYUMAS: Bakar ikar ikan lele hingga kering, sisihkan. Dalam wadah lain, aduk bumbu halus, air jeruk limau, dan kecap manis. Oleskan ikan dengan bumbu. Bakar hingga matang. SUMBER: https://hobimasak.info/resep-pencok-lele-banyumas/
Soto Sokaraja adalah salah satu resep masakan nusantara yang berasal dari wilayah Kabupaten Banyumas Kecamatan Sokaraja Jawa Tengah. Soto yang merupakan salah satu menu andalan di wilayah kabupaten Banyumas ini sering disebut dengan Soto Sokaraja dan Sroto Sokaraja oleh orang Banyumas Asli. pada umumnya Soto Sokaraja ini hampir sama dengan soto-soto di Nusantara Indonesia. yaitu hidangan berkuah dengan isian suwiran daging, sayuran seperti tauge, daun bawang, soun atau mie dan aneka bahan lainnya. Soto Sokaraja Asli pada umumnya menggunakan suwiran daging ayam yang sebelumnya direbus dan digoreng dengan bumbu yang lezat sehingga daging yang digunakan terasa sangat gurih. namun perkembangnya jaman, Soto SOkaraja pun sekarang ini memiliki banyak sekali variasi. dari Soto Sokaraja Daging sapi, Soto Sokaraja Kecik, Soto Sokaraja Babat dan lain sebagainya. namun Soto Sokaraja Purwokerto ini memiliki ke khas-an yang tidak bisa didapat di soto-soto lainnya. Ke khas-an dari Soto Sok...
Tahukah anda, Tahu gecot nama kuliner khas Banyumas, singkatan dari gagean kencot (cepat sudah lapar) ada yang menyebut tahu kupat atau goreng. Kuliner tahu Gecot/tahu kupat/goreng. Kuliner ini keberadaan dan penggemarnya cukup merata di wilayah Kabupaten Purbalingga, Cilacap, Banyumas, dan Banjarnegara. Pada umumnya membuka lapak di pinggir jalan/diatas trotoar, dan buka di sore hari sampai tengah malam. tapi ada yang buka mulai pagi hari, dimana? Bila anda dari arah Purwokerto, kendaraan arahkan ke arah timur, melewati Sokaraja ke kanan Kalibagor, Kaliori dan bila sampai di jembatan sunga Serayu, pelan-pelan saja, nanti ada perempatan, ambil ke kanan, tepatnya jalan Saudagaran. Masuk kurang lebih 200m atau di depan Klenteng, disitu warungnya. Bila penuh atau habis, anda bisa terus kurang lebih 300 m nanti akan lihat di bawah pohon rindang, posisi kanan jalan disitu juga ada, mereka kakak beradik. Nah… di Kota Banyumas keberadaan salah satu warung sederhana, tahu gec...
Intip Ketan adalah salah satu jajanan khas kota Kudus. Di kota Kudus sendiri biasa disebut dengan Ledre Intip. Makanan ini terbuat dari ketan yang digiling sampai halus kemudian dicampur dengan parutan kelapa dan ditaburi tambahan gula putih diatasnya. Teksturnya sangat renyah dan cocok disantap pada saat bersantai dengan keluarga dan teman-teman. Namun saat ini intip ketan mulai jarang diperdagangkan karena sekarang orang-orang lebih tertarik menjual makanan modern. Tapi makanan ini bisa kalian jumpai pada saat tradisi Dandangan digelar atau kalian bisa juga membuatnya sendiri, karena tidak begitu sulit. Berikut ini bahan dan cara membuat nya; Bahan-bahan/bumbu-bumbu: 250 gram beras ketan, direndam 2 jam 75 ml santan dari 1/4 butir kelapa 1/2 sendok teh garam 2 sendok makan gula merah, disisir halus 25 gram gula pasir untuk taburan Cara membuat : Tiriskan ketan yang sudah direndam. Kukus 20 menit. Rebus santan da...
Sup Tegean seperti sup pada umumnya. Yang membedakan adalah isiannya. Yaitu ada wortel, kol, dan tauge. Tampilannya pun nyaris sama. Namun soal rasa sup tegean tidak dapat diduakan. Kuahnya yang segar berpadu pada kesegaran dari sayuran itu sendiri. Bahan : 2 buah wortel, iris bulat-bulat 2 batang daun bawang, iris halus 5 lembar kol putih, sobek – sobek 2 genggam toge Gula merah (secukupnya) Garam (secukupnya) Merica bubuk (secukupnya) 1.ooo cc air 2 sdm minyak untuk menumis Bumbu : 4 siung bawang merah, memarkan, cincang kasar 2 siung bawang putih, memarkan, cincang kasar 2 cm jahe, memarkan Cara Membuat : Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Didihkan air. Masukkan bumbu tumisan ke dalam air yang mendidih. Masukkan jahe dan wortel, aduk rata dan diamkan hingga wortel matang. Tambahkan kol dan toge. Masukkan gula mer...