Silek lacah adalah salah satu silek minangkabau, yang dilakukan di lacah atau di atas kubangan sawah, menggunakan gerakan silat minangkabau, sering dijadikan pertunjukan adat sumber foto: dokumentasi pasa harau art and culture festival
Masakan ini merupakan olahan nangka muda yang dimasak dengan bumbu rendang yang kaya akan rempah. Biasanya dan lazimnya disajikan dalam acara adat Alek Nagari dan pesta pernikahan. Cubadak Kicuah diawali karena kreasi dari masyarakat Minangkabau yang gemar memanfaatkan nangka untuk dikonsumsi, rata rata diolah menjadi gulai cubadak. Namun, nangka ini dikreasikan atau diolah dengan cara baru mirip memasak rendang. Masyarakat setempat mengawetkan gulai dengan cara mengeringkan kuah sehingga menyerupai rendang, maka terbentuklah Cubadak Kicuah. Lambat laun, timbul cara baru memasak nangka menggunakan bumbu rendang sehingga menghasilkan rasa yang mirip rendang. Sebelumnya, pengeringan gulai cubadak mulai berubah menjadi makanan khas utuh. Bahkan masyarakat mulai membuat dalam porsi besar untuk dinikmati bersama nasi Jika dikeringkan sempurna, cubadak kicua bisa tahan selama satu bulan. Sajian gulai cubadak sebagai makanan wajib, pada prosesi upacara adat lamban laun mulai tergeser dengan...
Sumpitan atau sumpit adalah senjata yang juga digunakan di Sumatera Barat, merupakan senjata yang digunakan untuk berburu maupun melakukan pertempuran terbuka. Kelebihan senjata tradisional ini adalah memiliki daya tembak dengan akurasi yang baik sampai 200 meter. Selain digunakan sebagai senjata tradisional Sumatera Barat, sumpitan juga digunakan oleh masyarakat suku Dayak. Fungsinya sama yaitu digunakan untuk berburu hewan, dan tidak merusak alam karena pembuatannya alami. Sebagai warisan budaya leluhur, sumpitan masih dilestarikan oleh suku Minangkabau sebagai senjata tradisional mereka. Bentuk sumpit biasanya berbentuk tabung kecil yang memungkinkan panah kecil yang ditembakkan melesat jauh ke sasaran. Sumber = https://www.romadecade.org/senjata-tradisional-sumatera-barat/
Berkunjung ke Sumatera Barat tidak cuma menyuguhkan keindahan alamnya saja, melainkan juga keindahan budaya yang menyangkut tentang hal makanan tradisonal, upacara adat, ataupun tarian tradisional. Seni-seni tradisional kini memang jarang diminati, jarang ditelusuri yang mengancam akan ada negara lain yang mengklaim ataupun sekedar budaya itu akan terlupakan. Salah satu upaya cara pelestarian dari senibudaya tradisional ini adalah dengan cara mengenal budaya itu dengan baik, mulai memahami asal usul dari budaya tersebut, ataupun mulai mengetahui apa latar belakang adanya budaya tersebut. Menurut UU no 5 Tahun 2017 tentang 10 Objek Pemajuan Kebudayaan, Tari piring dapat digolongkan menjadi objek yang no 8 adalah tentang Seni. Seni adalah ekspresi artistik individu, yang berbasis warisan budaya maupun berbasis kreativitas penciptaan baru, yang terwujud dalam berbagai bentuk kegiatan dan/atau medium. Seni antara lain seni pertunjukan, seni rupa, seni sastra, seni musik, dan seni media...
Memiliki kedua orang tua membuat semua orang mempunyai garis keturunan yang berasal dari ayah dan ibu. Secara umum garis keturunan yang diakui dan dipakai adalah garis keturunan yang berasal dari ayah (patrilineal). Namun masih ada beberapa suku di daerah di dunia yang mengakui dan memakai garis keturunan yang berasal dari ibu (matrilineal). Suku di Indonesia yang menggunakan sistem ini adalah suku Minangkabau. Matrilineal berasal dari bahasa latin yaitu mater yang artinya adalah ibu, dan linea yang artinya garis. Jadi matrilineal adalah garis keturunan yang ditarik dari keluarga ibu. Di Minangkabau sendiri perempuan sangat dijunjung tinggi kedudukannya. Hal inilah yang menyebabkan perempuan di Minangkabau memiliki keunikan dan keistimewaan sendiri. Perempuan di Minangkabau memperoleh hak-hak yang biasanya diterima oleh kaum laki-laki pada umumnya. Hak tersebut adalah berupa materil dan moral. Bagi masyarakat minang ibu adalah bundo kanduang yang merupakan sebuah lambang kehormat...
" Kesenian Batombe di Nagari Abai Kabupaten Solok Selatan Refisrul, Refisrul and Rismadona, Rismadona (2016) Kesenian Batombe di Nagari Abai Kabupaten Solok Selatan. Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat, Padang. ISBN 978602087420986 [img] Text Kesenian Batombe.pdf Download (3MB) Abstract Batombe adalah sebuah tradisi lisan (seni tradisi) yang berkembang dan dikembangkan oleh komunitas di Nagari Abai (Abai Sangir) Kabupaten Solok Selatan. Tradisi ini berupa aktivitas berbalas pantun yang pada setiap syair yang didendangkan mengandung berbagai cerita, pesan, nasehat bahkan tuntunan cara berkehidupan. Sebagai sebuah tradisi lisan, maka batombe sebenarnya bukanlah sebuah tradisi yang “luar biasa”, karena tradisi lisan seperti ini juga ditemukan di dalam banyak komunitas Melayu lainnya. Batombe menjadi “luar biasa” karena ia mampu menjadi bahagian dalam proses berkehidupan komunitas Abai sendiri, yang mampu menggerakkan seluruh aspek kehidupan komunitasnya. Disinil...
Adu balam adalah Adu burung Tekukur, selain di aceh kegiatan yang menjadi tradisi ini ada juga di Sumatera Barat (orang tahunya Padang ama bukit tinggi), namun di Aceh khususnya di Nanggroe Breuh Sigupai ini dilakukan pada hari minggu saja, tepatnya di desa kota Bahagia, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya. Masyarakat setempat menjadikan tradisi unik ini untuk menjalin hubungan silahturahmi sesama warga dari kabupaten lainnya, burung tekukur atau derkuku, atau disebut juga burung balam dijadikan sebagai petarung layaknya adu ayam jago. Pertarungannya dilakukan didalam Rangkang (sangkar besar yang menampung beberapa orang saja), Burung di adu dialamnya dan yang dinyatakan kalah apabila burungnya sudah tidak mau lagi bertempur dan yang lari dan terbang meninggalkan rangkang juga dinyatakan kalah.
Batu Talempong ini ditemukan pertama kali oleh seorang ulama bernama Syeikh Syamsudin. saat ditemukan ditaksir masyarakat sekitar abad XII masehi, sewaktu Syeikh ini bermimpi didatangi seorang berjubah putih, berjanggut panjang sampai ke pusat, dan memakai sorban. Orang tua dalam mimpi Syeikh ini memberi tahu bahwa ada beberapa buah benda yang sekarang berserakan dalam hutan yang ditumbuhi talang dan daun enau. Benda tersebut akan dapat memberi manfaat bagi anak cucu dan masarakat kalau dapat dikumpulkan. Ada sifat magic yang dimiliki oleh lemengan batu itu, yaitu sebelum dipukul atau dibunyikan maka batu ini harus diasapi dengan kemenyan putih . Apabila tidak dilakukan tatacara ini niscaya lempengan batu ini tidak akan menimbulkan bunyi yang nyaring seperti talempong maka berdasarkan keterangan orang-orang di sekitar lokasi si pemukul akan terkena kutukan berupa penyakit yang tidak akan bisa disembuhkan dan bisa merenggut nyawa sendiri. Batu talempong merupakan medan nan bapaneh de...
Tari tepak sirih diberi nama sebagai tari penyambutan tamu kehormatan atau tamu agung yang datang ke Rokan Hulu. Tari tepak sirih sebagai wujud penghormatan dalam sebuah perhelatan. Tepak dan sirih disajikan sebagai tanda penghormatan bagi masyarakat Riau atau melayu daratan. Sirih menjadi sebuah simbol perekat di dalam berkehidupan sosial. Kehidupan melayu daratan sangat menghargai tamu, persahabatan,dan sebuah keakraban. Gerak yang digunakan berasal dari bunga-bunga silat tradisional Rokan Hulu dan gerak melayu Riau. Ragam gerak yang digunakan dalam tari tepak sirih adalah ragam bunga-bunga silat tigo bulan, salah satu silat tradisional Rokan hulu. Alat musik yang digunakan dalam iringan tari adalah alat musik tradisional masyarakat Rokan Hulu seperti gong, gambang, bebano, cello, dan vokal. Jumlah penari tari tepak sirih berjumlah ganjil dengan jumlah penari minimal 5 orang, dan pada umumnya dilakukan oleh perempuan. Kostum yang digunakan didesain dengan memperhatikan khasanah kebi...