PAYUNG LUKIS TAKUT AIR KHAS JUWIRING YANG MENDUNIA Jika ada yang menyebut daerah Juwiring pasti sebagian besar akan bertanya-tanya di manakah daerah itu. Sebenarnya daerah tersebut tidak terlalu jauh dari Klaten dan Solo. Jika anda akan pergi ke Solo dari arah Klaten, saat sesampai di daerah Gatak Kecamatan Delanggu, anda tinggal membelok ke arah kanan dan sekitar 26 km anda akan sampai di sentral payung yang unik ini. Payung Lukis Ngudi Rahayu merupakan sentral payung unik khas Juwiring yang terletak di Desa Tanjung, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten. Tidak hanya di Desa Tanjung, bahkan di dua desa lainnya yaitu Desa Kwarasan dan Desa Kenaiban hampir semua warga terlibat dalam produksi payung unik tersebut. Payung ini unik dan khas, mulai dari bahan, bentuk, corak hingga warna. Sudah sejak tahun 1970 warga di tiga desa tersebut menggantungkan nasibnya dengan membuat payung, namun dahulu payung terbuat dari kertas semen dan difungsikan untuk payung hujan. Namun karena pay...
Dahulu kala ketika agama Islam mulai berkembang di Pulau Jawa khususnya di Purbalingga terdapat dua mubaligh bernama Akhmad dan Mohamad beserta 2 pengikut setianya yaitu bernama Bangas dan Bangis. Dalam usaha mengembangkan agama Islam kedua mubaligh tersebut memperoleh tantangan dan tekanan dari pemerintah Kerajan Majapahit dimana pada saat itu Majapahit berada pada posisi puncaknya. Seorang senopati bernama Ki Sutaraga ditugaskan untuk membendung penyebaran agama Islam di wilayah lereng Gunung Slamet. Selama tugasnya Ki Sutaraga telah berhasil mematahkan usaha agama Islam, sehngga dalam menghadapi kekuatan Ki Sutaraga, Akhmad dan Mohamad terpaksa melarikan diri dan bersembunyi di sebuah Gua yang saat ini lebih di kenal sebagai Gua Lawa. Di Gua lawa kakak beradik bernama Akhmad dan Mohamad ini memperoleh ilham dari Tuhan Yang Maha Esa agar Akhmad dan Mohamad merubah namanya demi keselamatan dan meneruskan perjuangannya, kemudian tanpa pikir panjang Akhmad mengganti nama menjadi Tar...
Siapa yang tak kenal batik? Batik merupakan salah satu seni menggambar di atas kain dengan canting dan malam yang sudah berkembang di Indonesia sejak dahulu, batik tidak hanya sebatas seni saja, tetapi setiap motif batik merupakan lambang dari keadaan masyarakat, bahkan simbol status. Batik ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia non benda pada 2 Oktober 2009, atau dikenal juga sebagai Hari Batik Nasional. terdapat berbagai macam batik di Indonesia, salah satunya batik tiga negeri. PEWARNAAN batik tiga negeri memiliki keunikan tersendiri dibandingkan kain-kain batik lainnya, yaitu terletak pada pewarnaannya. Batik tiga negeri terdiri atas tiga warna yang berasal dari tanaman yang dipercaya hanya dapat ditemukan di daerah tertentu, yaitu cokelat sogan khas Solo yang berasal dari tanaman Soga, merah dari Lasem yang berasal dari Buah Mengkudu, dan biru dari daerah Pekalongan yang berasal dari tanaman Indigo. Batik tiga negeri yang berasal dari tiga kabupaten ini m...
Tahu Aci merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia khas dari daerah Kabupaten Tegal. Banyak sekali penjual Tahu Aci ini di pinggir jalan bahkan hingga pedagang asongan pun ikut menjual makanan ini di dalam bus - bus pariwisata. Tahu Aci ini juga biasa disebut dengan Tahu Tegal. Tahu Aci terbuat dari tahu kuning yang berbentuk persegi lalu dipotong menjadi dua sehingga berbentuk segitiga. Kemudian, dari bekas belahannya di tempelkan adonan yang terbuat dari tepung kanji atau aci, potongan daun kucai, daun bawang, dan beberapa bumbu lain. Kenapa sih Tahu Aci disebut dengan Tahu Tegal? Ternyata, hal ini terletak pada tahu kuningnya yang hanya diproduksi di Tegal. Tahu kuning yang diproduksi di Tegal ini membuat tahu dan acinya melekat dengan lebih baik dibanding tahu dari daerah lain. Maka dari itu, Tahu Aci sangatlah populer karena kenikmatannya dan kualitas tahunya juga. Cara membuat Tahu Aci ini adalah digoreng dan biasanya menggunakan minyak goreng y...
Masjid Agung Demak adalah masjid yang terletak di Kelurahan Bintoro, Demak, Jawa Tengah dan merupakan salah satu masjid yang tertua di Indonesia. Masjid ini didirikan pada zaman Kerajaan Demak oleh Raden Patah dan para wali songo sekitar abad ke-15 masehi. Pada mihrab masjid demak terdapat gambar bulus atau kura-kura. Gambar tersebut terdiri atas kepala yang berarti angka 1, 4 kaki berarti angka 4, badan bulus berarti angka 0, ekor bulus berarti angka 1. Dari simbol ini diperkirakan Masjid Agung Demak berdiri pada tahun 1401 Saka. Masjid ini terdiri dari bangunan induk dan serambi. Bangunan induk memiliki empat tiang utama yang disebut Saka Guru. Salah satu dari tiang utama tersebut konon berasal dari serpihan-serpihan kayu, sehingga dinamai Saka Tatal. Bangunan serambi merupakan bangunan terbuka. Atapnya berbentuk limas yang ditopang delapan tiang yang disebut Saka Majapahit. Atap limas masjid terdiri dari tiga bagian yang menggambarkan Iman, Islam, dan Ihsan. Pintu utama...
Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya, dari Sabang sampai Merauke setiap tempat mempunyai ciri khasnya tersendiri. Tiap kota di nusantara mempunyai kuliner khasnya masing-masing, salah satunya adalah lumpia yang berasal dari Semarang. Jajanan khas semarang yang satu ini selalu menjadi 'kewajiban' bagi para pendatang yang datang ke kota Semarang. Sekarang ini, banyak tempat yang menjual lumpia, namun diketahui kalau lumpia tertua pertama yang ada di semarang telah ada sejak ratusan tahun dengan 4 generasi. Loenpia Semarang Gang Lombok no 11, merek ini terpampang di suatu kedai kecil penuh dengan penghargaan kuliner dari Pemerintah Kota Semarang hingga situs Trip Advisor (Kompas, 2016). Lumpia Semarang yang dijual di kedai ini menggunakan keseluruhan bahan yang tradisional, diisi oleh ayam, udang, dan pastinya rebung. para pendatang dari luar bersedia menyelusuri gang kecil dan rela untuk mengantri lama demi jajanan 'legendaris' yang satu ini....
Cowongan adalah ritual upacara untuk meminta hujan yang dilakukan oleh beberapa wanita. Ritual cowongan ini masih dilakukan oleh masyarakat Desa Plana, Kabupaten Banyumas. Menurut kepercayaan masyarakat ini, ritual cowongan diberkati atau dibantu oleh seorang bidadari yang bernama dewi sri. Dilihat dari namanya, cowongan berasal dari kata cowong yang diberi imbuhan -an yang mempunyai arti rai irus sing didandani atau dalam bahasa indonesia wajah dari irus yang dirias menyerupai manusia. Waktu dilakukanya ritual ini adalah pada musim kemarau sejak akhir bulan september pada malam jumat dengan hitungan ganjil. #OSKMITB2018
Pasar Dieng adalah susunan batu-batu yang ditetapkan sebagai cagar budaya di dekat puncak Gunung Lawu Tak jauh dari puncak Gunung Lawu, dapat ditemukan batu-batu dengan bentuk yang ganjil yang tersusun dengan rapi. Secara nalar, batu-batu itu tersusun dengan sangat struktur yang terlihat ringkih. Tetapi tidak, batu-batu itu bertahan dalam posisi yang sama. Mengapa batu-batu tersebut bisa tetap bertahan seperti itu, tidak ada yang tahu persis. Tumpukan batu ini yang dinamakan oleh warga-warga sebagai Pasar Dieng. Banyak rumor yang beredar mengenai keberadaan Pasar Dieng dan bagaimana batu-batu tersebut bisa bertahan seperti itu. Salah satu rumor yang beredar luas adalah bahwa Pasar Dieng dipercayai sebagai sebuah "pasar setan", tempat bagi para "pedagang" untuk memperjualbelikan "setan-setan" dan "ilmu-ilmu" dengan para makhluk halus yang dikatakan tinggal di sana. Tempat-tempat seperti ini juga dikatakan dapat ditemui di gunung-gunung lainnya di Indonesia, seperti Pasar Bubr...
indonesia terkenal dengan berbagai macam budaya yang beragam. Salah satunya adalah makanan khas di setiap daerahnya. Salah satu bahan dasar yang biasa dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia untuk dijadikan berbagai macam makanan adalah singkong. Singkong adalah salah satu umbi yang biasa dimanfaatkan oleh manusia untuk dijadikan berbagai macam menu makanan, baik untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk usaha. Singkong biasa diolah menjadi gethuk, keripik singkong, tiwul dan sebagainya. Namun ada sebuah makanan yang mungkin belum banyak orang yang mengetahui yaitu Gatot. Gatot merupakan salah satu makanan tradisional Jawa Tengah. Untuk membuatnya cukup mudah. Singkong yang diiris kecil-kecil kemudian di kukus dan dikeringkan menjadi gaplek (singkong kering) hingga menghitam. Kemudian gaplek dikukus hingga matang. Biasanya gaplek disajikan dengan parutan kelapa dan penambahan gula merah. Warna kehitaman pada gatot diakibatkan oleh fermentasi pada singkong tersebut. Selain harganya m...