HARI PAHLAWAN
7.966 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Batik Pamiluto
Motif Kain Motif Kain
Daerah Istimewa Yogyakarta

Yogyakarta Selain dikenal sebagai kota pelajar, Yogyakarta juga dikenal sebagai kota batik. Banyak sekali batik khas yogyakarta, yg sudah tersebar di seantero nusantara. Sebut saja, batik kawung, truntum, dan sido asih. Masing-masing batik tersebut, memiliki filosofinya sendiri-sendiri. Sebut saja Truntum, yg memiliki filosofi sebagai simbol cinta yang tulus tanpas syarat, abid, dan semakin lama semakin subur (Tumaruntum). Disini, kita akan membahas Batik Pamiluto. Apa sih Batik Pamiluto itu? Batik Pamiluto biasa dikenal sebagai batik pengantin, yang biasanya digunakan oleh ibu dari pihak mempelai wanita. Batik pamiluto biasa digunakan untuk kain panjang pada saat pertunangan. Batik Pamiluto sendiri menggunakan zat warna yang berasal dari soga alam. Batik Pamiluto merupakan perpaduan motif Parang, Ceplok, Truntum, dan lainnya. Batik Pamiluto sendiri mempunyai filosofi dari asal kata "pulut", yang artinya adalah perekat, atau dalam bahasa jawa bisa berarti "kepilut", yang artinya...

avatar
Oskm18_19718041_alhan
Gambar Entri
Keweng Bayi
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
DKI Jakarta

Siapa yang tidak senang dengan bertambahnya anggota baru dalam keluarga? Semuanya pasti senang. Bayi digendong sana-sini dan dicubit pipinya karena gemas. Bagaikan mahasiswa baru yang baru masuk kuliah harus di ospek terlebih dahulu, begitu juga dengan si Bayi. Setiap suku punya ritual masing-masing tentang tradisi penyambutan Bayi dalam keluarga tersebut.  Suku Betawi menyebutnya Keweng Bayi. Tradisi ini dilakukan saat Bayi dibawah satu tahun, lebih tepatnya kisaran 3-6 bulan. Keweng bayi ini dilakukan saat pagi hari sebelum Bayi minta ASI, kisaran sekitar jam 6 pagi. Keweng Bayi ini dilakukan dengan cara menerbalikkan bayi jadi kepala di bawah sedangkan kaki diatas.   Keweng Bayi ini dilakukan agar Bayi bertumbuh kembang dengan pesat. Kalau boleh cerita sedikit,  penulis pernah "di keweng" sewaktu kecil. Sehingga kini, tubuh penulis berkembang pesat. Bahkan, tingginya mengalahkan orang tua. Terlebih, penulis pun tidak menyadari pernah "Di Keweng".&nbs...

avatar
OSKM18_19918104_Frida Caturima
Gambar Entri
Dugkol
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Dugkol adalah singkatan dari bedug dan kohkol. Dua waditra yang digunakan pada seni dugkol. Kesenian ini semula hidup di lingkungan pesantren. Pada mulanya, bedug dan kohkol hanya digunakan sebagai penanda waktu sholat. Biasanya ditabuh sebelum mengumandangkan adzan. Dulu, sebelum ada pengeras suara, keberadaan bedug dan kohkol disetiap mesjid itu menjadi sangat penting, karena suara kumandang adzan itu jangkauannya terbatas. Pada perkembangan selanjutnya, bedug dan kohkol tidak hanya sebatas penanda waktu sholat, tetapi ditabuh juga untuk mengiringi alunan takbir pada malam lebaran. Irama tabuhannya pun pada awalnya seragam, sehingga terkesan monoton. Entah siapa yang memulainya, kemudian warga mencoba membuat bentuk-bentuk komposisi tabuhan yang bervariasi, semakin harmonis dan enak didengar. Lama kelamaan, seni bedug dan kohkol tidak hanya dimainkan pada malam takbiran saja, melainkan juga pada peringatan atau perayaan hari besar lainnya, seperti muludan, muharaman, rajaban,...

avatar
Oskm18_16718373_isna
Gambar Entri
Kirab Apem Sewu
Ritual Ritual
Jawa Tengah

              Solo merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang sarat akan nilai-nilai budaya. Salah satu kebudayaan yang berasal dari solo adalah Kirab Apem Sewu.               kebudayaan Jawa Tengah yang merupakan acara ritual syukuran oleh masyarakat kampong Sewu yang biasanya digelar pada acara bulan Haji. Ritual ini diadakan guna mengenalkan kampong sewu sebagai sentra produksi apem pada seluruh masyarakat yang sekaligus dijadikan untuk menghargai para pembuat apem. Tak hanya itu saja, ritual ini juga sebagai ungkapan syukur terhadap Tuhan karena desa dan tempat tinggal mereka jau dari bencana.               Kirab Apem Sewu adalah tradisi sedekah desa di Kampung Sewu, Solo, Jawa Tengah. Tujuan diadakannya kirab ini semacam bersih desa, yakni membersihkan kampung dan seluruh warganya dari segala mala petaka dan mara bahaya agar dapat hidup rukun berdampingan. Dalam...

avatar
OSKM_16518237_Figo Agil Alunjati
Gambar Entri
Rumah Pejagalan Hewan (RPH) Cimahi | #OSKMITB2018
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Rumah Pejagalan Hewan (RPH) Cimahi yang terletak di Jalan Sukimun, Baros, bukanlah sekedar RPH. Rumah jagal hewan ini sudah berdiri lebih dari 100 tahun. Dibangun pada masa penjajahan Belanda oleh perusahan Jenne & Co, importir daging sapi Australia dan bawang putih. Pada jaman Belanda, Rupah Pegajagalan Hewan (RPH) yang terletak di Cimahi ini disebut dengan sebutan Abattoir Tjimahi, yang artinya adalah Rumah Jagal dalam bahasa Belanda. Abattoir ini memiliki sistem pemotongan ternak yang lebih efektif, bersih dan praktis dibandingkan sistem pemotongan yang telah ada sebelumnya. RPH ini memiliki kapasitas pemotongan 10 hewan per-hari. Daging hasil pemotongan di Abattoir Tjimahi ini kebanyakan disalurkan ke barak-barak tentara KNIL. Pada saat itu Cimahi masih menjadi wilayah Garnisun Militer yang merupakan pusat komando pengendalian pasukan dan mobilisasi pasukan tempur. Saat ini, Rumah Pejagalan Hewan (RPH) Cimahi sudah tidak lagi beroperasi untuk memotong hewan....

avatar
Oskm18_19718131_faiza
Gambar Entri
Masjid Agung Kauman (Semarang)
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

MASJID AGUNG SEMARANG  atau yang akrab disebut Masjid Kauman Semarang, sebagai masjid tertua di kota Semarang- ibukota Jawa Tengah, memiliki sejarah yang panjang dan erat kaitannya dengan sejarah berdirinya kota Semarang. Masjid yang kini telah menjadi cagar budaya dan harus dilindungi menjadi kebanggaan warga Semarang karena bangunannya yang khas, mencaerminkan jatidiri masyarakat pesisir yang lugas tetapi bersahaja. Seperti halnya pada masjid-masjid kuno di pulau Jawa, Masjid Agung Semarang berada di pusat kota (alun-alun) dan berdekatan dengan pusat pemerintahan (kanjengan) dan penjara, serta tak berjarak jauh dari pusat perdagangan (pasar Johar), merupakan ciri khas dari tata ruang kota pada jaman dahulu. Dalam sejarah pergerakan dan perjuangan bangsa Indonesia, Masjid Agung Semarang juga menyimpan cerita yang menarik. Masjid ini nenjadi satu-satunya masjid di Indonesia yang mengumumkan kemerdekaan bangsa Indonesia secara terbuka hanya beberapa saaat setelah diproklami...

avatar
OSKM18_19918109_Fadhilah Hidayat
Gambar Entri
Udeng : Satu Tempat, Beragam Bentuknya
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Bali

Beragam sekali bentuk pakaian tradisional yang ada di Indonesia ini. Mulai dari baju, celana, dan juga yang hampir selalu ada adalah pengikat kepala. Masing-masing dari itu memiliki keunikan yang berbeda. Masing-masing dari itu memiliki cerita bersejarah dibaliknya. Filosofi yang berbeda, namun dengan nilai estetika tinggi di setiap bagiannya. Pengikat kepala, alas kepala, topi, atau apa pun kalian menyebutnya, menjadi salah satu bagian penting pada sebuah pakaian tradisional. Blangkon dari Jogja, Iket dari Jawa Barat, dan Lacak dari Jambi. Ada pula bentuk ikat kepala yang berasal dari Bali. Sebagian orang tidak tahu namanya, sebagian orang tidak bisa membedakannya. Tetapi sebenarnya ikat kepala ini memiliki bentuk yang sangat berbeda, dengan filosofi unik di dalamnya. Udeng namanya. Udeng? Hewan? Makanan? Bukan. Udeng adalah sebuah bagian dari pakaian adat Bali yang diikat di bagian kepala yang digunakan oleh kaum laki-laki. Udeng umumnya dipakai di berbagai upacara adat dan ke...

avatar
OSKM_19918022_GedePandu
Gambar Entri
Jember Fashion Carnaval - Dari Jember untuk Indonesia
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Jember Fashion Carnival atau yang biasa disebut dengan JFC merupakan salah satu dari sekian banyak kebudayaan yang berasal dari Jember, Jawa Timur. JFC merupakan suatu pertunjukkan seni yang menunjukkan bermacam ragam busana yang dibuat dari barang baru hingga barang bekas yang unik. Berawal dari carnival untuk keluarga, Dynand Fariz, penggagas JFC mengatakan bahwa awalnya JFC ini berdiri dikarenakan komunitas keluarga yang jumlhanya sebelas orang dan ingin menciptakan sesuatu yang baru di acara Lebaran keluarga, maka dari itu asal usul JFC ini terbentuk. Ide JFC sendiri sudah mulai terbentuk pada tahun 1998, namun baru bisa direalisasikan pada tahun 2001. JFC ini mulai diadakan rutin menjadi kegiatan setiap tahun di Kab. Jember mulai tahun 2001 yang sekaligus memperingati hari Kemerdekaan Indonesia. Awal karir Dynand Fariz dalam memperkenalkan JFC ke dunia luar banyak mengalami suka dan duka. Dari susah nya perekrutan anggota, hingga penolakan oleh Pemerintah Daerah...

avatar
Oskm18_16418140_amelia
Gambar Entri
Pengolahan RASI khas Cireundeu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

RASI atau beras Singkong adalah makanan khas kampung Cireundeu, Cimahi. Rasi adalah pengganti nasi bagi masyarakat Cireundeu, rasi menjadi makanan pokok mereka. Rata rata setiap kepala keluarga di kampung Cireundeu memiliki kebun singkong sendiri. Singkong yang mereka tanam berbeda dengan singkong lainnya. Singkong di kampung Cireundeu harus diolah dengan cara yang berbeda. Singkong umur 12 bulan siap di panen, kemudian singkong di kupas sebelum di cuci bersih, lalu di giling sampai halus, setelah itu di peras dan diambil sari ampasnya, lalu di keringkan. Hasil dari sarinya diendapkan 1 hari kemudian bisa digunakan menjadi aci. Cara memasaknya juga berbeda, tidak bisa dimasak menggunakan magic com. Rasi dikukus selama kurang lebih 15 menit. Mengapa cara pengolahan dan memasaknya berbeda? Karena, singkongnya memiliki racun sianida yang tinggi, meyebabkan rasa yang pahit. Selain itu singkong di kampung ini juga tidak boleh diberikan kepada hewan ternak langsung, karena bisa keracu...

avatar
OSKM18_19818094_Amirah Naura Fatin