Kue Sapik adalah salah satu kue khas dari Sumatera Barat. Sekilas kue ini mirip dengan kue semprong. Bedanya kue semprong digulung sedangkan kue sapik dilipat. Bahan-bahan: 250 gr tepung beras 425 ml santan kental 100 gr gula pasir (bila ingin lebih manis bisa ditambahkan sesuai selera) 2 butir telur 1 sdt adas manis bubuk Garam halus secukupnya Cara Membuat: 1. Kocok gula dan telur hingga mengembang, masukkan santan, garam dan tepung secara bertahap, aduk perlahan hingga adonan licin. 2. Panaskan cetakkan di api kecil, olesi dengan margarine bila cetakan sudah cukup panas. 3. Tuang satu sendok sayur ukuran sedang adonan ke dalam cetakan, tutup sebentar kurang lebih 3-5 menit atau matang (bolak balik cetakkan agar kue matang merata) , lalu angkat. 4. Selagi kue panas cepat di gulung atau di kapit/lipat dengan bantuan sumpit, biarkan dingin. Lakukan hal yang sama dengan adonan berikutnya hingga adonan habis. 5. Masukkan dalam toples kedap udara. Sumber: https://kaptenemo.blog...
Cubadak adalah nangka muda. Sayur nangka muda yang disebut Gulai Cubadak merupakan salah satu jenis sayur yang paling populer di ranah Minang. Gulainya memakai bumbu sederhana, santannya tidak kental. Nasi bungkus ala Minang selalu mengikutsertakan gulai cubadak dalam kemasannya. Fungsi gulai sederhana ini tidak dapat diremehkan. Ia memberikan tekstur dan cita rasa pembeda dalam keanekaragaman sajian Minang yang umumnya pedas. Hidangan Minang tidak akan pernah lengkap tanpa kehadiran gulai cubadak. Gulai cubadak tidak selalu tampil sederhana. Khas kapau misalnya, tidak hanya mengandung nangka muda, melainkan diperkaya dengan kacang panjang, kol, dan rebung. Rasanya pun lebih gurih. Dimakan dengan nasi dan sambal pun sudah memuaskan. Resep: Bahan (6 porsi) 150 g rebung yang direbus diiris tipis ukuran 4x5 cm 310 g (15 untai) kacang panjang yang dipotong ukuran 8-10 cm 175 g kol yang dipotong u...
Sarikayo adalah kudapan manis populer di ranah Minang. Dibuat dari telur bebek yang dikocok dengan gula pasir sampai mengembang yang kemudian dikukus dalam cetakan. Dalam perkembangannya, penggunaan telur bebek sering diganti dengan telur ayam, sekalipun hasilnya akan sedikit berbeda. Bergantung pada kesukaan, sarikayo dapat berwarna kuning kecokelatan atau hijau karena diberi pandan dan daun suji. Sarikayo dapat dimakan sendiri atau dengan lemang (ketan santan yang dimasak/dibakar dalam bumbu). Resep: Bahan (20 potong) 250 g gula pasir 200 cc air 330 g (6 butir) telur 50 g (20 lembar) daun pandan (sebagian bisa diganti daun suji) 100 cc air 1 sdt air kapur sirih 450 cc santan dari 1 butir kelapa tua 2 sdt garam 1 sdm tepung maizenna yang dilarutkan dalam 2 sdm air 20 buah man...
Resep: Bahan 1 kg daging kerbau/sapi yang segar 6 butir kelapa Bumbu 250 g cabai halus 200 g bawang merah 2 bulatan bawang putih lengkuas secukupnya jahe secukupnya garam secukupnya daun salam, serai, dan daun kunyit secukupnya Alamat dan Kontak Penjual: Rumah Makan Fuja Jl. Samudera No.24, Purus, Padang Bar., Kota Padang, Sumatera Barat 25115 0813-7836-1231 Sumber: Inventarisasi Perlindungan Karya Budaya: Randang Minangkabau, Warisan Leluhur yang Mendunia. - Balai Pelestarian Nilai Budaya: Padang
Resep: Bahan 1 kg daging sapi segar 6 butir kelapa Bumbu 250 g cabai merah 200 g bawang merah 2 bulatan bawang putih lengkuas secukupnya jahe secukupnya garam secukupnya daun jeruk purut, serai, dan daun kunyit Alamat dan Kontak Penjual: Rumah Makan Fuja Jl. Samudera No.24, Purus, Padang Bar., Kota Padang, Sumatera Barat 25115 0813-7836-1231 Sumber: Inventarisasi Perlindungan Karya Budaya: Randang Minangkabau, Warisan Leluhur yang Mendunia. - Balai Pelestarian Nilai Budaya: Padang
Membuat Randang Tumbuak berbeda dengan randang lainnya, yakni daging dihaluskan terlebih dahulu untuk membuat adonan. Resep: Bahan 1 kg daging kerbau/sapi yang segar Bumbu Adonan Daging 1/2 butir kelapa gonseng 1 butir buah pala bunga cengkih secukupnya Bumbu Randang 6 butir kelapa 250 g cabai halus 200 g bawang merah 2 bulatan bawang putih lengkuas secukupnya jahe secukupnya garam secukupnya daun salam, serai, daun kunyit, daun limau Cara Membuat 1. Tumbuk daging hingga halus, bisa menggunakan batu lado (batu gilingan cabai) untuk jumlah yang sedikit, gunakan mesin gilingan daging untuk jumlah yang banyak. 2. Giling semua bumbu adonan hingga halus 3. Campur daging tumbuk dengan bumbu yang telah dihaluskan lalu diaduk hingga rata 4. Adonan dibuat bulat seperti bakso, besarnya tergantung selera, kebanyakan orang membuat kira-kira sebe...
Cara membuat Randang Runtiah berbeda dengan randang lainnya, yakni daging harus disuwir-suwir terlebih dahulu. Resep: Bahan 1 kg daging sapi segar 7 butir kelapa Bumbu 250 g cabai halus 200 g bawang merah 2 bulatan bawang putih lengkuas secukupnya jahe secukupnya garam secukupnya daun salam, serai, dan daun kunyit secukupnya Cara Membuat 1. Daging yang masih dalam potongan besar (kira-kira ukuran 1/2 kg) direbus hingga empuk (bisa sampai 2 jam lamanya) 2. Setelah daging empuk lalu diangkat dan didinginkan 3. Suwir-suwir daging menurut seratnya tetapi jangan terlalu halus, kira-kira sebesar lidi korek api 4. Daging suwir siap dibuat randang Alamat dan Kontak Penjual: Rumah Makan Fuja Jl. Samudera No.24, Purus, Padang Bar., Kota Padang, Sumatera Barat 25115 0813-7836-1231 Sumber: Inventari...
Resep: Bahan 1 kg hati daging kerbau/lembu 6 butir kelapa Bumbu 250 g cabai halus 200 g bawang merah 2 bulatan bawang putih Lengkuas secukupnya Jahe secukupnya Garam secukupnya Daun salam, serai, dan daun kunyit secukupnya Alamat dan Kontak Penjual: Rumah Makan Fuja Jl. Samudera No.24, Purus, Padang Bar., Kota Padang, Sumatera Barat 25115 0813-7836-1231 Sumber: Inventarisasi Perlindungan Karya Budaya: Randang Minangkabau, Warisan Leluhur yang Mendunia. - Balai Pelestarian Nilai Budaya: Padang
Resep: Bahan 250 g ikan bili asam 6 butir kelapa Bumbu 250 g cabai halus 200 g bawang merah Garam Daun kunyit Alamat dan Kontak Penjual: Rumah Makan Fuja Jl. Samudera No.24, Purus, Padang Bar., Kota Padang, Sumatera Barat 25115 0813-7836-1231 Sumber: Inventarisasi Perlindungan Karya Budaya: Randang Minangkabau, Warisan Leluhur yang Mendunia. - Balai Pelestarian Nilai Budaya: Padang