Pada awalnya sebuah kampung didirikan oleh satu keluarga bersaudara. Kemudian mereka masing masing berkeluarga. Turunan dari setiap keluarga pendiri kampung itu disebut "kilo". Dari generasi ke generasi berikutnya kilo ini bertambah besar dan mereka tetap tinggal bersama dalam satu rumah, makan bersama dari satu periuk yang sama, dari sumber yang sama, dan semuanya dikelola bersama pula. Kehidupan bersama dalam satu keluarga ini dalam bahasa Manggarai disebut "kilo hang neki" yang dalam bahasa Indonesia berarti keluarga besar dan para antropolog mengatakannya extended family. Bila kilo hang neki ini jumlah anggota sudah semakin besar mereka lalu membentuk "panga" sendiri. Panga berarti cabang suku. Namun demikian dalam pembentukan panga baru ini status adik dan kakak tetap dipertahankan. Karena itu ada "panga ase" (adik) dan ada "panga kae" (kakak). Jadi kilo hang neki adalah "wau" (suku) dalam bentuk paling kecil, jadi susunannya adalah, kilo hang neki (keluarga besa...
Alkisah jaman dahulu, di pulau Timor, Nusa Tenggara Timur, hidup seorang petani dengan isteri beserta empat belas anaknya. Dari keempat belas anaknya, tujuh orang merupakan anak laki-laki & tujuh orang merupakan anak perempuan. Keluarga besar ini hidup dari hasil kebun mereka yang cukup besar. Namun, kendati mereka memiliki kebun besar, hasil kebun tersebut tidak bisa mencukupi kebutuhan keluarga tersebut. Penyebabnya adalah seekor babi hutan sering merusak tanaman di kebun mereka. Untuk mengatasi masalah babi hutan, Si Petani kemudian menugaskan para anak laki-lakinya untuk bergiliran menjaga kebun mereka dari gangguan babi hutan. Sayangnya, dari ketujuh anak laki-laki Pak Tani hanya anak laki-laki bernama Suri Ikun saja yang pemberani. Keenam saudara laki-laki Suri Ikut adalah anak-anak penakut lagi pendengki. Hanya karena mendengar dengusan babi hutan saja mereka akan lari tunggang langgang meninggalkan kebun. Berbeda halnya dengan Suri Ikun, jika mendengar...
Kopi Flores Bajawa adalah kopi yang berasal dari Kabupaten Ngada. Kopi ini tumbuh di dataran Flores yang subur meskipun di kelilingi oleh pegunungan yang masih aktif maupun tidak. Tanah tempat kopi ini dihasilkan ternyata mengandung andosols subur dari abu gunung berapi yang ternyata sangat baik untuk menanam kopi. Kopi Flores Bajawa biasanya melalui proses giling basah. Kopi ini memiliki sedikit aroma fruity dan sedikit bau tembakau pada after taste -nya. Sebuah keunikan yang mungkin tak didapatkan dari biji kopi yang berasal dari daerah lain. Bajawa datang dari kata Bhajawa, yang datang dari dua kata “Bha” serta Jawa”. Bha mempunyai artik “piring”, serta Jawa mempunyai makna “perdamaian”. Bhajawa mempunyai makna sebagai piring perdamaian atau daerah yang mengawali perdamaian untuk mempersatukan keseluruhnya Flores jadi utuh. Belanda saat itu susah mengatakan kata “Bhajawa”, hingga mereka bany...
foi doa adalah sesjenis alat musik suling yang sedikit berbeda dengan suling biasanya karena terdiri dari dua sulingyang diapit dan masing - masing suling memiliki tiga lubang. pada masa lampau alat musik ini dimainkan para duda yang ditinggal mati oleh istrinya sehingga iramanya kebanyakan berirama sedih. musik galau kalau istilah dewasa ini.
Gula sabu dalam bahasa Sabu disebut Donahu, lengkapnya Donahu Hawu. Gula sabu merupakan penganan khas Provinsi Nusa Tenggara Timur yang sangat unik dan bermanfaat. Selain memberikan rasa manis pada minuman dan makanan, gula ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Kandungan glukosa dalam gula sabu sangat rendah sehingga sangat baik dikonsumsi oleh para penderita kolesterol. Sepintas, gula sabu berbentuk cairan yang sangat kental dan lengket berwarna cokelat kehitaman. Jenis makanan ini dibuat dari bahan dasar yang disadap dari pohon lontar. Di daerah lain, gula jenis ini juga bisa dibuat dari bahan yang disadap dari pohon enau atau kelapa. Gula sabu merupakan hasil olahan pertanian mayoritas penduduk Atambua dan Sabu Raijua. Hal ini tidaklah aneh karena pohon tuak sebagai sumber nira (bahan baku pembuatan gula sabu) terdapat hampir di setiap wilayah provinsi NTT . Masyarakat meyakini bahwa gula sabu adalah pangan utama selain beras dan jagung dan minuman pelengk...
Bomberdom adalah dua jenis alat musik tiup yang kerap digunakan untuk memainkan musik tradisional Flores. Keduanya terbuat dari bambu, hanya bomberdom memiliki lingkar yang lebih besar dan suara yang dihasilkan lebih rendah. Video karya Komunitas Kreatif Desa Malanuza Flores ini menunjukan cara membuat kedua alat musik ini, serta bagaimana para tetua berusaha membangkitkannya kembali. Link Video: https://www.youtube.com/watch?v=fA5i26hxybY&feature=youtu.be
Seruling dan Bomberdom adalah dua jenis alat musik tiup yang kerap digunakan untuk memainkan musik tradisional Flores. Keduanya terbuat dari bambu, hanya bomberdom memiliki lingkar yang lebih besar dan suara yang dihasilkan lebih rendah. Video karya Komunitas Kreatif Desa Malanuza Flores ini menunjukan cara membuat kedua alat musik ini, serta bagaimana para tetua berusaha membangkitkannya kembali. Link Video: https://www.youtube.com/watch?v=fA5i26hxybY&feature=youtu.be
Ritual untuk mensyukuri panen yang pertama adalah Ekak Na Luwo. Ekak Na Luwo adalah ritual yang dilakukan oleh Suku Soge, di Sikka, Flores. Ritual Ekak Nalu Wo biasanya dilakukan pada kebun adat Suku Soge di wilayah Tana Ai (sebutan bagi etnis yang mendiami wilayah timur Maumere). Ritual ini harus dilakukan di lokasi kebun adat untuk meminta restu para penjaga kampong dan leluhur. Ekak Nalu Wo merupakan ritual adat keempat dimana sebelumnya sudah digelar ritual adat Pahe Uma Weru, Segang, dan Ekak Watar. Prosesi dimulai dengan persiapan beberapa sajian. Sajian tersebut berupa delapan butir telur ayam diletakkan di dalam karak (tempurung kelapa), ditambah sirih pinang, pelang (beras tumbuk) yang juga diletakkan di dalam korak. Ritual dimulai dengan pelang dan sebuah telur ayam diletakkan ke dalam tempat sesaji berupa daun lontar berbentuk segi empat. Pelang ditaruh diatas batu ceper dan isi telur ayam yang sudah dipecahkan juga...
Hai Para Netizen Kuliner..... Rumpu rampe adalah salah satu masakan khas daerah Nusa Tenggara Timur yang sudah banyak dikenal dikalangan pecinta kuliner nusantara. Masakan yang satu ini menyajikan beberapa bahan masakan dengan kombinasi dan campuran yang tak biasa dijumpai. Untuk melepas keingintahuan kita mengenai bagaimana rasa resep masakan NTT ini pada update kali ini akan kita coba sajikan bagaimana cara memasak masakan ini lengkap dengan daftar bahan dan bumbu yang digunakan serta langkah-langlahnya. Jika berminat anda juga dapat melihat-lihat terlebih dahulu beberapa resep NTT sebelumnya seperti Membuat Sambal Lu’at dan Sambal Belimbing NTT, dan juga Lezatnya Sambal Ikan Teri Khas NTT. Bahan : ï§ 500 gram bunga papaya ï§ 500 gram jantung pisang ï§ 500 gram daun ubi ï§ 500 gram buah pepaya muda ï§ 100 gram udang rebon sangr...