Adat Nusantara
353 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sate Blora
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

                        Seperti yang kita tau banyak sekali aneka ragam sate di nusantara ini, dan sangat banyak sekali penggemar dari olahan sate tersebut, memang ada beberapa orang yang tidak terlalu tau dengan Sate Blora . Maka dari itu saya akan coba memberikan resep olahan masakan sate blora, agar para bunda sekalian dapat mempraktekannya dirumah dan disajikan untuk keluarga.          Tidak terlalu sulit untuk pembuatan Sate Blora ini, hanya cukup memperhatikan artikel ini dan siap untuk mencobanya. Ok deh tidak berlama-lama langsung saja kita tengok, berikut bahan dan cara pembuatannya :   Bahan Sate Blora :     250 gram daging sapi has dalam yang telah di potong potong 2 x 2 cm     125 gram kacang tanah goreng ,haluskan     200 ml santan...

avatar
Iklimah
Gambar Entri
Sambal Tumpang Khas Solo
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

            Resep Cara Membuat Sambal Tumpang Solo Istimewa Nah kali ini kami punya sajian yang juga tak kalah menariknya dengan masakan yang dan pastinya masakan ini adalah masakan tradisional dari kota solo yaitu Sambal Tumpang. Mungkin bagi orang yang belum pernah mendengar nama ini pastinya akan bingung dan bertanya-tanya akan sambal yang satu ini. Sambal tumpang merupakan salah satu sajian kuliner khas nusantara yang juga terkenal dengan memberikan citarasa yang enak dan unik.       Masakan jenis Sambal Tumpang ini memang sangat terkenal terutama di daerahnya. Bagi anda yang juga sangat menyukai masakan ini anda juga bisa datang ke solo untuk membeli masakan ini di warung kota solo banyak yang menjualnya. Namun hal tersebut malah membuat anda kesulitan dana. Nah daripada anda jauh-jauh untuk ke solo kali ini kami akan mengajak anda untuk membuat resep masakan ini dirumah anda sendiri deng...

avatar
Iklimah
Gambar Entri
Tuak Badeg (Nira)
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

         Tuak nira (Tuak Badeg) adalah minuman beralkohol jenis tuak yang dibuat dari nira ( getah ) dari mayang berbagai jenis pohon palem seperti lontar ( siwalan ), kurma dan kelapa . [1] Minuman yang umumnya berkadar alkohol sekitar 4% ini sangat digemari di Nusantara ( Indonesia ), [ butuh rujukan ] umumnya disebut hanya tuak di Sumatera Utara ( suku Batak ) dan juga daerah lain Indonesia , seperti ballo di Sulawesi Selatan ( Tana Toraja ), dan saguer di Sulawesi Utara .        Minuman ini biasa ditemukan di berbagai belahan Asia Tenggara , Asia Selatan , Afrika , dan disebut berbagai nama. Di Asia Tenggara disebut goribon di Sabah (suku Rungus ), Kalimantan , tuba di Filipina , Borneo (dan juga Meksiko ); di Afrika disebut emu dan Oguro di Nigeria , nsamba di Republik Demokratik Kongo , nsafufuo di Ghana , [2] , matango di Kamerun ,...

avatar
Iklimah
Gambar Entri
Nyadran
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Nyadran  adalah serangkaian upacara yang dilakukan oleh masyarakat Jawa, terutama Jawa Tengah. Nyadran berasal dari Bahasa Sansekerta,  sraddha  yang artinya keyakinan. Nyadran adalah tradisi pembersihan makam oleh masyarakat Jawa, umumnya di pedesaan. Dalam bahasa Jawa, Nyadran berasal dari kata  sadran  yang artiya  ruwah syakban . Nyadran adalah suatu rangkaian budaya yang berupa pembersihan makam leluhur, tabur bunga, dan puncaknya berupa kenduri selamatan di makam leluhur. Pelaksanaa Naydran merupakan salah satu tradisi dalam menyambur datangnya bulan Ramadhan. Kegiatan yang biasa dilakukan saat Nyadran atau Ruwahan adalah: ·         Menyelenggarakan kenduri, dengan pembacaan ayat Al Qur'an, zikir, tahlil, dan doa, kemudian ditutup dengan makan bersama. ·         Melakukan  besik , ya...

avatar
Ressti_ayu
Gambar Entri
Begalan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Begalan adalah satu dari sekian banyak tradisi yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Begalan menjadi bagian dari adat yang dilakukan dalam rangkaian resepsi pernikahan. Begalan berasal dari kata begal dalam bahasa Banyumas yang memiliki arti rampok atau perampok. Tradisi Begalan biasanya dilaksanakan dalam rangkaian resepsi pernikahan, yaitu jika yang dinikahkan adalah anak pertama dengan anak pertama, anak terakhir dengan anak terakhir, anak pertama dengan anak terakhir, dan anak pertama yang perempuan.  Pagelaran Begalan pada resepsi pernikahan dipercaya dapat membawa kebaikan bagi pasangan pengantin ketika kelak mereka menjalani kehidupan rumah tangga. Tradisi begalan sampai sekarang masih bertahan, namun  dalam  beberapa  hal telah  mengalami  modifikasi,  seperti  bahasa yang digunakan, perangkat tetabuhan, asesoris, dan ritual penyelenggaraannya.  Pementasan Begal...

avatar
Daniteer
Gambar Entri
Pekalongan si Kota Batik
Motif Kain Motif Kain
Jawa Tengah

Dijuluki Kota Batik, pekalongan memiliki batik dengan corak yang khas dan variatif, yaitu batik tradisional yang motif utamanya berupa tumbuhan pada bahan dasar kain bewarna putih, serta batik modern yang merupakan campuran dari berbagai motif. Untuk melihatnya, bisa mengunjungi museum batik yang berada di jalan Jetayu Pekalongan. Menempati gedung kuno peninggalan kolonial Belanda, museum ini mengoleksi batik Pekalongan dari tahun 1800an hingga sekarang, selain juga batik keraton dan batik dari seluruh Nusantara. Di museum ini juga bisa belajar membatik dengan bimbingan dari para instruktur.   sumber: pesonaIndonesia/Jawatengah

avatar
Obie Clinton
Gambar Entri
Malam Midodareni
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Menurut pernikahan adat jawa, Midodareni adalah sebuah prosesi menjelang acara panggih dan akad nikah. Midodareni sendiri berasal dari kata widodari yang dalam bahasa Jawa bermakna bidadari. Mitos yang berkembang di kalangan masyarakat jawa sendiri kenapa diadakannya acara prosesi Midodareni adalah karena konon pada malam itu para bidadari dari khayangan turun ke bumi dan bertandang ke rumah calon mempelai wanita guna ikut mempercantik dan menyempurnakan calon pengantin wanita. Urut-urutan dari acara malam midodareni sendiri adalah sebagai berikut: Jonggolan / Nyantri Jonggolan / Nyantri adalah sowannya calon mempelai pria ke rumah calon mempelai wanita untuk beremu dengan orang tua dari calon mempelai wanita yang kelak akan menjadi mertuanya. Jonggolan sendiri berasal dari kata njonggol yang berarti menampakan diri. Mendapakan diri ini untuk menunjukkan kepada calon mertuanya bahwa sampai saat menjelang detik-detik akad nikah calon mempelai pria dalam keadaan sehat wal afiat dan t...

avatar
Farrihnabhan
Gambar Entri
Suluk Warna-Warni Tuwin Wirid Syattariyah
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Tengah

Karya tulis ini merupakan kumpulan dari 29 suluk yang berisi pengajaran tasawuf dari tradisi tarekat syattariyah. Tarekat Syattariyah ini merupakan aliran tarekat yang biasa diamalkan oleh anggota istana Kasunanan Surakarta. Naskah ini ditulis oleh Radyan Panji Jayaasmara pada tahun 1864. Naskah ini dibuat atas perintah K.G.P.H. Cakraningrat yang merupakan menantu Sunan Pakubuwana VI dan sekaligus murid R. Ng. Ranggawarsita. Naskah ini terdiri dari 472 halaman dengan ukuran 32Ã--20 cm. Berisi mengenai ajaran, tradisi, dan silsilah tarekat Syattariyah. Ditulis dengan menggunakan aksara Jawa (carakan) dan beberapa bagian ditulis menggunakan aksara Arab Pegon (Aksara Jawi). Tarekat Syattariyah yang biasa dianut oleh kalangan bangsawan Kraton Surakarta ini merupakan sebuah aliran tarekat yang telah lama tumbuh di Iran dan Turki dengan nama tarekat Isqiyah. Konon, tarekat ini memiliki ajaran yang mudah beradaptasi dengan kebudayaan yang menjadi tempat persebarannya. Seiring pe...

avatar
Farrihnabhan
Gambar Entri
Serat Centhini
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Tengah

Serat Centhini adalah buku kesusastraan Jawa yang aslinya ditulis dalam bahasa dan tulisan Jawa dalam bentuk tembang Macapat dan mulai ditulis pada tahun 1814 dan selesai pada tahun 1823. (Catatan : Tembang Macapat adalah sejumlah Tembang Jawa dengan irama tertentu, jumlah suku kata tertentu, akhir kata tertentu dalam satu bait tembang, sangat populer di masyarakat Jawa untuk refleksi peristiwa tertentu menggunakan tembang yang pas dengan suasana yang ingin ditimbulkan, sejumlah nama tembang Macapat: Maskumambang, Mijil, Sinom, Kinanti, Asmaradana, Gambuh, Dandanggula, Durma, Pangkur, Pocung, Megatruh, Jurumedung, Wirangrong, Balabak, Girisa). Buku aslinya berjudul Serat Suluk Tambangraras ditulis berkat prakasa KGPA Anom Amengkunagoro III putera Pakubuwono IV, raja Surakarta (1788 - 1820). Dia kemudian yang menggantikan kedudukan raja sebagai Pakubuwono V (1820 - 1823). Sedangkan penulisan dan penyusunan dilaksanakan oleh: Ki Ng. Ranggasutrasno, pujangga kerajaan. R. Ng....

avatar
Farrihnabhan