Maluku
649 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Cakalele - Tarian Prajurit Perang Maluku
Tarian Tarian
Maluku

Tari Cakalele adalah tarian tradisional sejenis tarian perang yang berasal dari daerah Maluku Utara. Tarian ini umumnya ditarikan oleh pria namun terkadang juga ditarikan oleh sebagian kecil kaum wanita sebagai pengiring suasana. Tarian ini seringkali dibawakan sebelum pergi berperang sebagai penyemangat para pasukan perang. Namun seiring berjalannya waktu pada saat ini tarian ini dibawakan pada kegiatan upacara adat masyarakat disana. Bagi masyarakat maluku, tarian ini merupakan wujud apresiasi dan penghormatan masyarakat terhadap para leluhur atau nenek moyang mereka.Tarian ini juga menggambarkan jiwa masyarakat maluku yang pemberani dan tangguh. Hal tersebut dapat dilihat dari pedang yang dibawa saat menari tarian cakalele dan ekspresi mereka ketika menarikannya. Dalam tarian cakalele biasanya diiringi oleh alat musik diantaranya tifa, gong dan bia ( semacam keong yang ditiup). Irama yang dihasilkan dari harmonisasi alat musik ini merupakan irama yang bertempo cepat dan meningkatk...

avatar
Yusufalfialfayyadh
Gambar Entri
tarian cakalele
Tarian Tarian
Maluku

Cakalele  adalah tarian perang tradisional  Maluku  yang digunakan untuk menyambut tamu ataupun dalam perayaan adat. Biasanya, tarian ini dibawakan oleh 30 pria dan wanita. Tarian ini dilakukan secara berpasangan dengan iringan musik drum, flute, bia (sejenis musik tiup). Para penari pria biasanya mengenakan  parang  dan  salawaku  (perisai) sedangkan penari wanita menggunakan  lenso  (sapu tangan). Penari pria mengenakan kostum yang didominasi warna merah dan kuning, serta memakai penutup kepala  aluminum  yang disisipi dengan bulu putih. Kostum celana merah pada penari pria melambangkan kepahlawanan, keberanian, dan  patriotisme  rakyat Maluku.  Pedang  atau parang pada tangan kanan penari melambangkan martabat penduduk Maluku yang harus dijaga sampai mati, sedangkan  perisai  dan teriakan keras para penari melambangkan gerakan protes melawan  sistem pemerintahan &nbs...

avatar
OSKM18_16618237_MAGISTERANO FARIED ABDU TUASIKAL
Gambar Entri
Sejarah PELA Allang Dan Latuhalat
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Maluku

Sekali peristiwa, hati Petrus Huwae tergerak untuk pergi memancing.Selain pekerjaannya sebagai petani, Petrus juga bekerja sebagai nelayan, dan Petrus Huwae ini mulai memancing dari Namakoly dengan menggunakan perahunya. Arus dan angin sepoi-sepoi membawa dia perlahan-lahan hanyut sampai di tanjung Nusaniwe, negeri Latuhalat. Sementara Petrus memancing, dia mendengar ada bunyi tipa dan totobuang (alat musik tradisional dari Maluku) yang dibawa oleh angin sepoi-sepoi dari darat ke laut. Petrus Huwae terus memancing dan bunyi tipa-totobuang selalu mempengaruhi hatinya. Akhinya hati Petrus rindu untuk mengikuti bunyi tipa-totobuang itu. Dan Petrus bersama dengan perahunya singgah di pelabuhan yang namanya Kota Bello. Petrus menarik perahunya kedarat dan Petrus mengikuti bunyi tipa-totobuang tadi. Setelah tiba dilokasi dimana bunyi tipa-totobuang itu berasal, Petrus melihat ramai sekali jijaro dan mongare(jijaro=pemudi dan mongare=pemuda). Sementara itu Petrus tetap tinggal dan terua meno...

avatar
Oskm18_16318093_gidalti
Gambar Entri
Pela Gandong Asilulu
Ritual Ritual
Maluku

Penulis adalah seorang yang berasal dari provinsi Maluku tepatnya Maluku tengah di sebuah desa kecil yang bernama Asilulu. Untuk itu pada kesempatan kali ini, penulis akan meceritakan tentang budaya yang ada di desa penulis. Budaya yang terkenal di Asilulu adalah Pela Gandong. Apa sih Pela Gandong itu ? Pela adalah suatu sistem hubungan sosial yang dikenal dalam masyarakat Maluku, berupa suatu perjanjian hubungan antara satu negeri (sebutan untuk kampung atau desa) dengan negeri lainnya, yang biasanya berada di pulau lain dan kadang juga menganut agama lain di Maluku (Bahasa Ambon: Tapele Tanjong). Biasanya satu negeri memiliki paling tidak satu atau dua Pela yang berbeda jenisnya. Untuk diketahui saja, sistem perjanjian pela ini diperkirakan telah dikenal atau telah ada sebagai bagian kearifan lokal masyarakat Maluku sebelum masa kedatangan bangsa-bangsa Eropa, terutama Portugis dan Belanda; dan digunakan untuk memperkuat pertahanan terhadap penyerangan bangsa Eropa yang pada...

avatar
Oskm18_sappk_rianti
Gambar Entri
Kesaktian Suku Bati, Suku Supranatural dari Pulau Seram
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Maluku

Cerita  tentang manusia yang dapat terbang di Pulau Seram, Maluku sangat terkenal dan selalu dituturkan dari orang tua kepada anak-anak di sekitar daerah tersebut. Makhluk misterius yang tinggal di hutan itu dapat terbang seperti seekor kelelawar yang berukuran sama dengan manusia. Sekumpulan manusia supranatural tersebut diyakini masyarakat mendiami Pegunungan Kairatu. Pegunungan Kairatu sendiri dipercaya masyarakat sebagai daerah yang menyimpan banyak kisah mistis. Orang terbang sendiri dalam Bahasa Seram adalah 'Orang Bati'. Suku Bati dapat terbang sangat cepat sehingga mereka bisa pergi ke semua tempat yang ingin dituju hanya dalam hitungan menit, bahkan detik. Suku Bati dikisahkan memiliki tujuh desa yang tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui letak dari desa tersebut. Tidak hanya itu, penduduk dari satu desa juga tidak mengetahui lokasi 6 desa yang lainnya. Salah satu pensiunan polisi yang pernah ditugaskan di Seram bagian Timur sempat menceritakan...

avatar
OSKM18_19718344_Dennis Graciano Hehuwat
Gambar Entri
Gohu Ikan Asap
Makanan Minuman Makanan Minuman
Maluku

Gohu ikan asap merupakan satu jenis kuliner khas daerah Maluku. Varian olahan dari ikan asap ada bermacam macam, satu diantaranya adalah gohu ikan asap yang merupakan campuran dari sayuran, ikan asap, dan rempah rempah. Makanan ini biasa dihidangkan bersama dengan makanan pokok berupa umbi umbian, seperti talas, singkong, atau ubi jalar. Resep Gohu Ikan Asap 1. Bahan                          Ikan asap                                             200 gram Kelapa parut yang di kupas kulitnya    250 gram Kacang panjang                                   100 gram Toge kecil                              &nbs...

avatar
OSKM2018_16218056_Julia Rahmaningsih
Gambar Entri
Asal Mula Kelompok Patasiwa dan Kelompok Patalima
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Maluku

Cerita rakyat asal mula kelompok Patasiwa dan kelompok Patalima berasal dari pulau Seram Provinsi Maluku. Berawal dari kisah dibunuhnya putri Hainuwele maka terjadi perpecahan antara kelompok-kelompok di pulau Seram. Berikut adalah kisahnya. Hainuwele adalah seorang putri yang sangat cantik menawan yang dalam bahasa daerah disebut Mulua. Ia tumbuh menjadi seorang gadis yang selain kecantikannya ia memiliki kemampuan yang tidak dimiliki oleh manusia lain pada umumnya. Ia dapat menyihir sesuai kehendak hatinya. Dari seonggok lumpur Hainuwele dapat menyihirnya menjadi barang-barang berharga seperti piring-piring dari Cina yang disebut porselen dan gong. Barang-barang tersebut kemudian dijual dengan harga yang lumayan mahal. Berita tentang Hainuwele pun tersiar luas di seluruh pulau Seram. Kelebihan yang dimilikinya membuat banyak orang senang dan kagum padanya namun tak sedikit juga yang iri hati padanya. Pada suatu hari diadakanlah pesta Tari Maro di Tamene Siwa. Pesta itu diselengga...

avatar
Oskm18_16918255_wahyu
Gambar Entri
Kalawai
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Maluku

Bagi masyarakat Maluku pasti sudah tidak asing lagi dengan senjata tradisional ini, yaitu kalawai. Bagi kita yang belum tahu, bisa menjadi pengetahuan bagi kita tentunya. Kata kalawai sendiri berasal dari kata bahasa asli daerah Maluku, terkhusus daerah Maluku Tengah ( Ambon, Haruku, Pulau Seram, Nusalaut, Buru dll ). Kata kalawai yaitu berasal dari dua kata, yakni 'kala' dan 'wai'. 'Kala' mempunyai arti tikam dan 'wai' mempunyai arti air. Jadi secara harfiah kata 'kalawai' berarti menikam air. Kalawai merupakan senjata tradisional khas daerah Maluku. Bentuk kalawai ini yaitu mirip seperti tombak akan tetapi bentuk dari kalawai sendiri biasanya sebuah pegangan yang terbuat dari kayu ataupun buluh yang sedikit lebih panjang dari tombak. Ujung buluhnya diberi besi tajam dan lebih dari satu karena akan diikat melingkari buluh tersebut. Perbedaan yang paling terlihat dari kalawai dan tombak yaitu pada ujung atau matanya. Jika tombak yang umumnya bermata 1, maka kalawai bermata 3 yan...

avatar
Oskm18_16918255_wahyu
Gambar Entri
Patung Yene
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Maluku

Patung Yene ini berasal dari Pulau Leti, Maluku Barat Daya. Patung ini tebuat dari bahan batu dan diduga merupakan peninggalan abad ke-17 hingga ke-20. Patung ini diperkirakan berumur sekitar 2000 tahun lebih. Berdasarkan sejarah yang ada, pada masa lalu, saat penduduk Pulau Leti masih menganut animisme, patung ini digunakan sebagai media komunikasi antara dunia manusia dan dunia kematian, patung ini sangat penting karena dipercaya dapat menghubungkan mereka dengan leluhur mereka yang sudah mati. Dahulu, mereka memohon hasil panen yang melimpah, keturunan, terhindar dari wabah penyakit dan bencana alam kepada leluhur mereka yang sudah mati melalui pemujaan pada patung Yene ini. Dalam pemujaan tersebut ada syarat utama yang harus dipenuhi, yakni pencurahan darah. Hingga kini masih terlihat bercak-bercak darah bekas pemujaan di pipi kiri dan kaki kiri patung ini. Sekarang patung ini berada di Museum D'Topeng, Kota Batu, Jawa Timur. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16818053_Nabila Husna A