tahun baru islam
1.027 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ritual larung untuk Raden Menak Sopal di Trenggalek
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Ratusan warga Trenggalek, Jawa Timur, Jumat, menyaksikan ritual larung atau penenggelaman kepala kerbau ke dasar sungai di Dam Bagong, yaitu upacara adat menghormati leluhur daerah setempat, Raden Menak Sopal. Upacara sejak pagi hingga siang itu menarik perhatian warga dan sebagian saling berebut potongan kepala, kulit beserta beberapa bagian tubuh kerbau yang ditenggelamkan di dasar pusaran Dam Bagong yang berkedalaman sekitar dua hingga tiga meter. "Ini sudah menjadi tradisi turun temurun karena dengan dibangunnya Dam Bagong ini masyarakat Trenggalek, terutama para petani bisa mengairi sawah dengan mudah," kata Jafar, pemuda peserta rebutan sesaji. Rangkaian upacara adat di Dam Bagong sekaligus menjadi bagian acara hari jadi Kabupaten Trenggalek yang jatuh pada 30 Agustus. Selain melarung sesaji berupa kepala kerbau, ritual adat juga diwarnai kegiatan "nyekar" di makam Raden Menak Sopal yang dalam sejarahnya dikenal sebagai Bupati (Adipati) pertama di Trenggalek. Ritual itu merupa...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Legenda Batu Cenneng di Desa Sema’an Sumenep
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Konon di pulau Madura, tepatnya di kadipaten Sumenep berdiamlah sebuah keluarga yang terdiri dari bapak, ibu dan dua orang anak kembarnya. Kedua anak tersebut bernama Nuron dan Rokip. Mereka sama-sama belajar ilmu agama Islam di sebuah mandala pimpinan Kyai Marur. Nuron adalah anak yang cerdas dan pandai. Ia sangat bangga dengan kecerdasan dan kepandaian yang dimilikinya. Sedangkan Rokip mempunyai kemampuan yang biasa-biasa saja seperti anak-anak pada umumnya, namun dia berperangai yang lebih sopan dan santun kepada sesama. Pada suatu hari setelah selesai pengajian keduanya dipanggil Kyai Marur. “Kalian dipanggil kesini berkaitan dengan  neng-cenneng,  kamu tahu kan apa itu? Nak,  neng-cenneng  itu sebagai tanda pelajaran akan dimulai atau tanda pelajaran sudah usai dan itu sudah lumrah digunakan di tanah Jawa ini.” “Apakah itu berarti Kyai akan memilih diantara kami untuk bertugas membunyikan  neng-cenneng  itu Kyai?&r...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Keraton Sumenep
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Lokasi Keraton Sumenep Kraton Sumenep  terletak di  Jalan Dr. Soetomo No. 5 Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur. Sejarah Keraton Sumenep Berdasarkan catatan sejarah,  Kraton Sumenep  didirikan oleh  Panembahan Sumala , seorang Adipati Sumenep ke-31, pada  tahun 1781.  Arsitek yang ditunjuk dalam pembangunan kraton ini adalah seorang Tionghoa bernama Lauw Piango.  Ia adalah cucu dari Lauw Khun Ting. Lauw Khun Thing adalah salah satu di antara 6 orang Tionghoa yang mula-mula datang dan menetap di Sumenep. Sedangkan, yang menjadi mandor dalam pembangunan kraton adalah seorang Tionghoa bernama Ka Seng An. Secara umum, gaya arsitektural Kraton Sumenep merupakan perpaduan antara gaya  Eropa, Arab, China dan Jawa. Bangunan Keraton Sumenep Kompleks Kraton Sumenep terdiri atas beberapa bangunan yang tersusun dari selatan ke utara. Pendapa Ageng terletak di tengah kraton...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Legenda di balik udheng Situbondo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Bagaimana sejarah udheng dan legenda kota Situbondo ini? Menurut " mbah gugel"  , legenda kota  Situbondo berasal dan nama Pangeran Aryo Gajah Situbondo. Konon Pangeran Arya Gajah Situbondo tidak pernah menampakkan diri. Ini karena ketika menginjak tanah Situbondo diduga tidak lama, bahkan ia langsung tewas, akibat kekalahan pertarungannya dengan Joko Jumput. Nah bukti jejaknya ini  ditandai dengan ditemukannya  ' odheng '  atau " udheng " (ikat kepala) milik Pangeran Situbondo, tercecer di tanah di  Kelurahan Patokan. Udheng itu ya seperti tafi malam yang dikenakan Gus Ipul, Bupati dan para pejabat tadi malam. Ada juga yang mengartikan, nama Situbondo berasal dari kata  " situ=tanah"  dan " bondo= ikat." Maksudnya?  "Jadi siapapun yang datang ke Situbondo, hatinya akan terikat. Seperti Gu Ipul nanti datang lagi ke Situbondo bukan  lagi sebagai Wagib, tapi sudah sebagai Gubernur," ujar Bupati saat sambutan, m...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kisah Raden Situbondo (Asal-usul Kampung Simo dan Banyu Urip di Surabaya)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Katakanlah kepadaku, Paman, keputusan bijak apa yang harus kuambil? Telah kuterima sayembara ini atas keinginanku sendiri. Jauh di dalam hati, Paman, aku menyadari bahwa cintaku tidak akan pernah bisa disandingkan dengan Putri Adipati.â   Tidak perlu sedemikian risau, Ananda,â jawab sang Paman. âDi hutan ini tidak ada yang perlu engkau cemaskan. Ayahanda telah membekalimu dengan ilmu dan pengetahuan layaknya seorang ksatria. Dan jiwamu adalah jiwa ksatria. Semua hal yang harus dimiliki oleh seorang ksatria telah melekat padamu. Dan semua hal yang ingin dimiliki oleh setiap ksatria telah mengikutimu. Putuskanlah apa yang engkau anggap bijak, wahai, Anakku. Pamanmu ini akan selalu mendukungmu.   Tinggalkanlah kami Paman. Bawalah orang-orang bersamamu, kecuali orang-orang yang telah mengikutiku membuka Hutan Kitri*. Aku akan pergi ke barat bersama mereka. Kemarin kami menemukan kotoran hewan kecil yang serupa gunung. Penduduk menamai hewan it...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Sejarah Kampung Banyuurip
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Jika anda menyusuri kampung-kampung di Surabaya, sesungguhnya kota ini awalanya berdiri karena kumpulan dongeng-dongeng. Cerita rakyat yang ditularkan melalui tradisi lisan ini kelak menjadi penanda banyak tempat yang terangkai menjadi sebuah kota. Saya menemukan sebuah batu ceper yang menyembul diantara bangunan baru kawasan Puskesmas Banyuurip sekitar delapan tahun lalu. Saya mendapatkan informasi keberadaan batu ini dari sebuah tulisan kumpulan kisah cerita rakyat Surabaya yang ditelusuri sejumlah budayawan Surabaya antara 1980-1983. Batu serupa lingga dan yoni itu nyatanya memiliki kisah yang panjang tentang kawasan Banyuurip dan daerah Simo. Kisah yang kelak paling tersohor dalam epos cerita ludruk, “Batu ini ditemukan Joko Jumput yang kemudian dihadiahkan ke ibunya, Mbok Rondo Praban Kinco untuk dipakai membuat jamu. Jamu buatan Mbok Rondo ini diyakini tambah mujarab karena batu ini,” terang Supardi, seorang warga kelahiran Banyurip yang menulari cerita ini...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Dusun Sodom Gomorah
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Mendengar nama kaum Sodom dan Gomorah tentunya akan teringat mengenai kisah di zaman Nabi Luth mengenai dua kota yang hancur akibat dilaknat Allah SWT. Kedua kota tersebut hancur karena penduduknya kerap melakukan hal-hal yang dibenci oleh Allah SWT seperti mabuk-mabukan, berzina, dan berjudi.  Dalam bahasa Ibrani, Sodom berarti terbakar sementara Gomorah adalah terkubur. Memang itu yang terjadi pada kota itu, terbakar dan terkubur.  Ternyata kisah nyata mengenai kota atau daerah yang hancur akibat penduduknya kerap berbuat maksiat juga terdapat di Kabupaten Banjarnegara.  Daerah yang hilang akibat bencana tanah longsor yaitu Dusun Legetang yang terletak di Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jateng. Masyarakat di sekitar memperoleh cerita mengenai kisah tragis hilangnya Dusun Lagetang secara turun-temurun dari kakek-nenek maupun orangtuanya.  Diceritakan Dusun Lagetang tersebut hilang akibat tertimbun long...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Gredoan, Tradisi Mencari Jodoh Asli Banyuwangi
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Timur

Selama ini kita hanya mengenal Omed-omedan sebagai salah satu tradisi mencari jodoh di Indonesia yang berlangsung di Bali. Ternyata, di salah satu kawasan ujung timur Pulau Jawa, tradisi ini juga muncul sejak puluhan tahun yang lalu. Penduduk dari suku Osing yang ada di Banyuwangi secara berkelanjutan melaksanakan tradisi ini sebagai wujud syukur dan juga mempererat tali silaturahmi. Berbeda dengan dengan Omed-omedan yang dilakukan secara terbuka dan disaksikan banyak orang. Gredoan yang ada di Banyuwangi dilakukan secara terpisah antara pria dan gadis yang dia suka. Kalau gadis menerima rayuannya dari bali anyaman bambu, maka dia bisa segera melamar dan melaksanakan pernikahnnya. Berikut uraian lengkap tentang Gredoan yang sangat unik itu.   Sejarah Tradisi Gredoan Tidak ada yang tahu kapan asal mula dari tradisi Gredoan ini. Namun, sejak puluhan tahun yang lalu, masyarakat Osing di Banyuwangi sudah mengadakannya secara turun temurun. Jika awalnya penduduk...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Prasasti Adan-Adan
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Timur

Prasasti Adan-Adan terdiri atas 17 lempeng tembaga berukuran panjang 37,5 cm, lebar 12 cm dan tebal 4 mm, sedangkan ukuran hurufnya adalah tinggi 7 mm dan lebar 6 mm. Setiap lempeng memuat 4 baris tulisan yang ditulis dengan huruf Jawa Kuna. Prasasti yang ditemukan di Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur oleh Pak Mardjuki dengan kedalaman 0,50 meter dari permukaan tanah sekitarnya. Prasasti Adan-Adan kini disimpan di  Museum Mpu Tantular , Sidoarjo, Jawa Timur namun replikanya akan dibuat dan ditaruh di  Museum Rajekwesi , Bojonegoro, Jawa Timur.   Isi Prasasti Pertanggalan:  tertulis tahun 1223 Çaka (1301 Masehi), ditulis pada hari  Sanaiscara  (Sabtu), pasaran  Umanis  (Legi), tanggal 15 ( Pancadasi ) bagian bulan gelap ( Krsnapaksa ) dalam bulan  Srwana , wuku Madangkungan, dewanya Pitr (Pitr-dewata), yoganya Siwa (Siwa-yoga). Nama Raja:  nama kecil raja dis...

avatar
Arum Tunjung