Kemerdekaan Indonesia
823 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asal Usul Patung Sura dan Baya
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Kalau Tugu Monas menjadi ikon dari Ibukota Jakarta, Nah, Surabaya pun memiliki ikon yang menjadi landmark dari Kota Pahlawan ini, yaitu Patung Sura (hiu) dan Buaya (baya). Mengapa Patung Sura dan Buaya justru dijadikan menjadi ikon dari Kota yang bergelar Kota Pahlawan ini? Nah, berikut beberapa hal yang Anda perlu ketahui mengenai Kisah Patung Sura dan Buaya, Ikon Surabaya yang sarat legenda cerita rakyat Sejarah Patung Sura dan Buaya Letak Patung Sura dan Buaya berada di depan Kebun Binatang Surabaya atau tepatnya berada di Jalan Diponegoro , Darmo, Wonokromo, Surabaya. Kisah Patung Sura dan Buaya, Ikon Surabaya tak terlepas dari Cerita Rakyat yang seru untuk didengarkan. Konon, di lautan yang sangat luas, terjadilah perkelahian antara Hiu dan Buaya yang membuat Hiu kelelahan dan membuat kesepakatan pembagian wilayah dengan Buaya yaitu lautan untuk Hiu dan Daratan untuk Buaya. Namun karena ikan di luatan sudah habis, Sang Hiu pun mencari mangsa di sungai yang merupak...

avatar
Cynthia_gunawan
Gambar Entri
Pengobatan Tradisional Jawa: Suwuk
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Timur

Di Pasuruan, Jawa Timur misalnya, praktik pengobatan tradisional melalui dukun masih banyak digunakan oleh masyarakat. Pengobatan tradisional tersebut disebut dengan suwuk. Lalu, apa itu pengobatan suwuk? Mari kita gali lebih dalam metode pengobatan tradisional ini melalui ilmu antropologi, khususnya cabang ilmu antropologi kesehatan. Suwuk merupakan pengobatan tradisional yang telah lama ada di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Pasuruan. Masyarakat yang tinggal di desa lokasi wisata Taman Safari Indonesia II ini masih menggunakan pengobatan tradisional suwuk sebagai pilihan pengobatan. Dalam praktiknya, suwuk biasa disisipkan sebagai mantra dalam setiap pengobatan. Pengobatan suwuk dilakukan oleh dukun yang mana salah satu ciri pengobatan dukun adalah penggunaan doa-doa atau bacaan-bacaan, air putih yang diisi rapalan doa-doa dan ramuan dari tumbuh-tumbuhan. Berbagai macam penyakit yang diderita oleh masyarakat pun dapat diobati melalui suwuk. Segelas air putih yang telah diberi...

avatar
OSKM_19718132_Andiva ITB_2018
Gambar Entri
Babat Purwokerto
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Menurut cerita, kata Purwokerto berasal dari Bahasa Sansekerta yang terdiri dari “purwo” artinya awal atau kawitan dan kata “kerto” yang artinya ramai atau rame. Jadi istilah Purwokerto artinya karena keadaan sebelumnya sepi pada waktu itu menjadi rame maka oleh babat *1) pertama  yaitu Mbah Purwo, daerah tersebut diberi nama PURWOKERTO. Berdasarkan sedikit cerita mengenai Desa Purwokerto, ada kisah yang dikaitkan dengan sejarah Jaka Kandung, yaitu gunung Tumpuk yang berada di Desa Purwokerto pernah dijadikan tempat persembunyian ibunda Jaka Kandung dalam masa pengembaraan. Desa Purwokerto terdiri dari 4 dukuh di mana masing-masing terdapat babat alas *2) atau danyang, yaitu di dusun Bedali bernama Eyang Tauhid yang sekarang petilasannya di RT 04 RW 01 dengan tanda pohon Winang. Di dusun Wates bernama mbah Andong di wilayah RT 02 RW 01, di dusun Domot bernama mbah Buta Ijo di RT 02 RW 07, sedangkan di dusun Tumpuk bernama mbah Abu Hanifah S...

avatar
OSKM18_16218090_Eka Serina Kamila Sari
Gambar Entri
Tari Remo
Tarian Tarian
Jawa Timur

Tari Remo atau yang juga bisa disebut Tari Remong adalah sebuah tarian yang berasal dari Jawa Timur. Tarian ini biasa digunakan menjadi tarian pembuka dari pertunjukan Ludruk. Kedua pertunjukan ini selalu menjadi paket pertunjukan yang tidak bisa dipisahkan. Setelah Indonesia merdeka, Tarian ini semakin lama semakin berkembang. Tarian ini juga sering dipertunjukan untuk tari penyambutan tamu-tamu istimewa, seperti pejabat, orang asing, dan lain sebagainya. Tari Remo bercerita tentang kepahlawanan seorang pangeran yang berjuang dalam medan pertempuran. Tarian ini awalnya hanya khusus dibawakan oleh kaum lelaki. Akan tetapi, pada jaman sekarang banyak kaum perempuan yang tertarik untuk mempelajari dan membawakanya. Walaupun yang membawakan adalah kaum perempuan, kostum yang digunakan tetap sama seperti yang digunakan oleh kaum lelaki. Dibutuhkan kecekatanan dan konsentrasi penuh bagi penari jika membawakan Tari Remo. Gerakan yang berubah-ubah dalam tempo waktu yang cepat, mele...

avatar
OSKM18_16418281_Aldo Afayed
Gambar Entri
Gua Selomangleng
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Timur

Gua Selomangleng Gua selomangleng merupakan obyek wisata yang terkenal di kota Kediri, Jawa Timur. Gua peninggalan Kerajaan Kediri ini berlokasi di kaki gunung Klothok tepatnya di Desa Waung, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Di sekitar Goa Selomangleng juga terdapat museum Airlangga yang menyimpan beberapa prasasti dan peninggalan-peninggalan jaman Kerajaan Kediri. Tidak hanya musem Airlangga, di sekitar Gua Selomangleng juga terdapat bukit Maskumambang yang didalamnya terdapat makam mbah Boncolono. Untuk dapat menuju ke bukit Maskumambang, pengunjung dapat menaiki anak tangga yang telah dibangun oleh Pemerintah Kota Kediri. Masih di sekitar Gua Selomangleng, Pemerintah Kota Kediri membangun wisata kolam renang beserta wahana bermain yang menambah daya tarik untuk mengunjungi wisata Gua Selomangleng ini. Selomangleng sendiri berasal dari kata Selo dan Mangleng. Selo yang berarti Batu dan Mangleng yang berarti Menggantung. Gua Selomangleng dipercaya menjadi tempat...

avatar
OSKM18_16118074_Ariena cahyanti
Gambar Entri
Angklung Paglak
Alat Musik Alat Musik
Jawa Timur

Angklung Paglak adalah sebuah alat musik asli milik Kabupaten Banyuwangi. Alat musik ini berasal dari Desa Kemiren Kecamatan Glagah dan sudah menjadi kesenian musik yang mendarah daging bagi Suku Osing yang berada di Desa Kemiren pada khususnya. Alat musik ini memiliki sejarah tersendiri yaitu kerap dimainkan ketika sedang panen di sawah. Ketika panen di sawah masyarakat Desa Kemiren memiliki budaya mememainkan alat musik ini sebagai hiburan bagi orang-orang di sawah. Alat musik ini merupakan bangunan dengan tinggi antara 7 Hingga 10 meter. Di atasnya terdapat tempat duduk dengan luas sekitar 3 meter persegi. Sementara itu untuk atapnya terbuat dari anyaman bambu yang disebut Weli. Alat musik Angklung Paglak biasanya dimainkan oleh 4 orang yang terdiri dari 2 pemain angklung dan 2 pemain gendang.  Hal yang lebih unik lagi dari alat musik ini adalah dimainkan dengan paglak yang tinggi sehingga pemain angklung ini berada di posisi yang sangat tinggi tanpa rasa takut sedikitpun...

avatar
OSKM18_16418306_[Irsyad] Kamal Wayuda
Gambar Entri
Nasi Angkrang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Indonesia adalah negara yang kaya akan wisata kulinernya. Begitu juga dengan wisata kuliner yang ada di Trenggalek, Jawa Timur. Mengulik makanan lokal khas Trenggalek selain sate satu, terdapat kuliner lain yang wajib Anda coba. Makanan terebut adalah Nasi angkrang atau Sego Telur Kroto merupakan kuliner yang memiliki kelezatan pada setiap gigitannya dan cita rasa gurih dan pedas yang menempel dilidah. Nasi Angkrang adalah nasi yang berasal dari ketela pohon dan beras. Pemilik warung nasi Angkrang yang berada di desa Karanganyar, Kecamatan Gandusari, Kabutapten Trenggalek, Ibu Suprapti (49), menjelaskan awal mulanya memberi nama Angkrang karena kecintaannya akan kota yang membesarkan beliau. Beliau memilih nasi Angkrang sebagai kuliner yang perlu dilestarikan sebagai warisan nenek moyang orang Trenggalek. Nasi Angkrang sendiri berasal dari nasi tepung gaplek atau tepung tapioka dan tepung beras yang dicetak atau dibentuk yang selanjutnya dikukus. Lauk dari nasi Angkrang...

avatar
OSKM18_16718454_Yehezkiel Christiawan
Gambar Entri
Ritual Ngumbah Gaman
Ritual Ritual
Jawa Timur

Ritual Ngumbah Gaman               Ngumbah gaman adalah suatu ritual tradisional yang masih sering dilakukan di daerah daerah terpencil di tanah Jawa. Bahasa “ Ngumah gaman ” pun berasal dari bahasa Jawa dimana “ ngumbah ” berarti mencuci dan “ gaman ” berarti senjata yang biasanya berupa keris.             Sesuai dengan namanya, tradisi ngumbah gaman ini adalah ritual pencucian keris dengan ramuan air tertentu. Ritual ini dilakukan setiap malam tanggal satu Suro –atau lebih dikenal masyarakat dengan malam satu Muharram, yang juga merupakan malam tahun baru dalam kalender Islam. Karena itulah, ritual ngumbah gaman ini biasanya dilaksanakan oleh para pemeluk agama Islam di tanah Jawa.             Untuk melakukan ritual ini, diperlukan persiapan yang komp...

avatar
OSKM18_16718485_Attaya Artemis
Gambar Entri
LEPET KETAN
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Timur

Lepet merupakan makanan khas yang berbahan dasar beras ketan. Kata "Lepet" sendiri merupakan bahasa Jawa krama yang berasal dari kata "lepat" atau dalam bahasa Indonesia berarti meminta maaf. Jajanan khas jawa ini biasanya hadir disaat setelah hari raya atau bersamaan dengan pembagian kupat, namun lepef juga biasa diperjualbelikan di pasar tradisional. Bahan membuat lepet adalah: 1. 1 kg ketan putih 2. 2 butir kelapa sedang (antara tua dan muda) 3. Garam secukupnya 4. Janur untuk membungkus Cara pembuatan : 1. Beras ketandirendam kurang lebih 10 jam 2. Kupas dan parut kelapa 3. Beras ketan yang sudah direndam lalu dicuci lagi dan ditiriskan 4. Campur beras ketan tadi dengan kelapa dan garam 5. Ambil janur lalu tekuk dan kunci ujungnya, lalu isikan campuran beras ketan tadi kedalamnya 6. Tali bungkusan janur tadi agar campuran beras ketan tidak keluar saat dimasak 7. Masukkan bungkusan beras ketan tadi kedalam air mendidih lalu tunggu 1,5 jam 8. Tiriskan dan tunggu dingin hingga lepet...

avatar
OSKM18_19718239_Erika yuono