tentunya kalian sudah tahu tentang batik yang merupakan salah satu warisan budaya yang diakui dunia dari indonesia. namun pernahkah kalian untuk mengetahui tentang bagaimana cara melakukan pembuatan batik? ada beberapa cara membuat batik yaitu canting manual, cap dan printing. untuk teknik pewarnaan dapat dilakukan dengan pencelupan, colek dan canting. TEKNIK PEMBUATAN - CANTING MANUAL Batik zaman dahulu sebelum adanya bangsa asing masih dilakukan dengan cara dibuat secara manual. setelah batik digambar di kain, matif batik di canting oleh pembatik kemudian diberi pewarna. - CAP Ketika bangsa asing masuk, maka permintaan tentang batik mulai meningkat sehingga karena hal tersebut maka terciptalah teknik pembuatan batik dengan menggunakan cap. - PRINTING Teknologi pun ikut berkontribusi dalam hal pembuatan batik dengan mencetak motif batik pada kain. TEKNIK PEWARNAAN - PENCELUPAN Setel...
Saya yakin teman-teman belum pernah mendengar atau bahkan, tidak pernah menyangka bahwa sesungguhnya alam di sekitar kita berfungsi sebagai pewarna tekstil. Inilah yang terjadi pada saat para leluhur kita mewarnai batik dan, belum mengenal adanya bahan kimia. Berikut adalah 10 contoh sumber pewarna alam dan fungsi lainnya yang ditemukan di sekitar kita. 1.SECANG Secang merupakan salah satu pewarna alami batik yang digunakan untuk menghasilkan warna merah pada kain batik. Senyawa yang memberikan warna pada secang adalah brazilin. Stabilitas pigmen brazilein dipengaruhi oleh pH, suhu dan pemanasan, sinar ultraviolet, oksidator dan reduktor, serta metal. Pada pH 2-5 pigmen brazilein berwarna kuning sedangkan pada pH 6-7 berwarna merah, dan pada pH 8 ke atas berwarna merah keunguan. Fungsi lainnya ialah minuman kesehatan untuk tulang keropos namun, ada juga yang menggunakannya sebagai minuman pereda panas dalam. Secang juga berfungsi sebagai obat mencret, mengobati luka, m...
Pengertian Alat Musik Angklung Asal Masyarakat Sunda Jawa Barat Penjelasan alat musik tradisional Angklung yang berasal dari masyarakat Sunda Jawa Barat. Angklung adalah alat musik multitonal (bernada ganda) yang terbuat dari bambu. Cara memainkannya cukup mudah hanya dengan menggoyangkannya. Bunyi yang dihasilkan disebabkan oleh benturan badan pipa bambu. Bunyi yang dihasilkan bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Dictionary of the Sunda Language karya Jonathan Rigg, yang diterbitkan pada tahun 1862 di Batavia, menuliskan bahwa angklung adalah alat musik yang terbuat dari pipa-pipa bambu, yang dipotong ujung-ujungnya, menyerupai pipa-pipa dalam suatu organ, dan diikat bersama dalam suatu bingkai, digetarkan untuk menghasilkan bunyi. Angklung terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO sejak November 2010 Asal Usul Angklung Belum ditemuka...
"TOTOPONG / IKET" Totopong (ikat kepala) mulai dikenal sekitar tahun 1450 Masehi atau pada masa Kerajaan Pajajaran. Awalnya, totopong dikenakan untuk melindungi kepala dari panas terik dan sebagai identitas diri.Pada masa perang kemerdekaan, totopong digunakan sebagai identitas para pejuang. Pada era itu pula, totopong menjadi simbol perlawanan terhadap penjajahan. Totopong juga menjadi simbol pemersatu dan pengobar semangat orang Sunda kala itu. Totopong merupakan ikat kepala terbuat dari kain polos atau kain batik. Ukuran kain pada umumnyasekitar 1 m2. Khusus totopong, memiliki ukuran setengah meter dan bentuk kain terbelah tengah secara diagonal atau sering dise-but setengah iket. Totopong biasanya memiliki motif batik khusus, misalnya batik kangkung, kumeli, sida mukti, kawung ece, seumat sahurun, gjringsing, manyingnyong, katuncar mawur, kalangkang ayakan, dan porod, eurih. Sebagaimasyarakat agraris, para leluhur Sunda memanfaatkan totopong sebagai pelindung dari sengatan matahar...
1)Karangan yang masih ditulis dengan tangan; 2)Karangan seseorang sebagai karya asli; 3)Bahan-bahan berita yang siap untuk dicetak; 4)Rancangan. Tulisan tangan (benda karet) yang menyimpan berbagai ungkapan pikiran dan perasaan sebagai hasil budaya masa lampau (Baried dkk; 1985:54)
Bandrek merupakan salah satu minuman tradisional khas masyarakat Sunda, Jawa Barat. Tidak hanya di Sunda, bandrek sudak sangat dikenal diseluruh wilayah Indonesia. Minuman bandrek ini biasa disajikan dikala cuaca dingin ataupun pada malam hari sebagai penghangat tubuh. Bandrek memiliki bahan dasar seperti jahe serta larutan gula merah. Namun didaerah-daerah tertentu ada yang menambahkan variasi rempah-rempah lain seperti serai, merica, susu serta telur ayam kampung kedalam bandrek untuk mendapatkan rasa hangat yang lebih didalam tubuh. Didaerah Bandung sendiri, biasanya para penjual bandrek menambahkan sedikit kelapa muda untuk menambahkan cita rasa didalam bandrek . Pada kesembatan kali ini, saya akan berbagi Resep Barongko khas Makassar untuk anda : Bahan : 1 litter air matang. 250 gram gula merah (sisir halus). 1 batang serai (memarkan)...
Bagi orang di Luar Bandung, Jawa Barat, barangkali di Jalan Kalipah Apo bukan termasuk jalan yang mudah dikenali. Berbeda dengan Jalan Dago, Jalan Riau, atau Jalan Dipati Ukur. Jalan Kalipah Apo hanyalah jalan kecil di wilayah Alun-alun Bandung. Ia terletak di persimpangan antara Jalan Oto iskandar Dinata dan Kepatihan. Jalan Kalipah Apo dulunya hanya dikenal sebagai sentra penjual kertas dan alat-alat dapur. Tapi siapa sangka, ada sebuah tempat penjaja makanan khas yang membuat jalan ini tercatat dalam peta wajib kuliner Bandung, yakni Lotek Kalipah Apo 42. Lotek adalah hidangan khas Jawa Barat yang kerap diincar para pemburu kuliner. Makanan berupa rebusan sayur yang diguyur oleh sambal kacang ini kadang dimiripkan dengan pecel Madiun atau gado-gado Jakarta. Berdiri sejak 1953, Lotek Kalipah Apo 42 bukanlah usaha yang dibangun dengan mudah. Marina Latief, 88 tahun yang mempelopori usaha makanan khas tersebut, memulainya dari sebuah meja dagangan kecil yang digelar di depan ter...
Proses pembuatan Jalan Raya Anyer - Panarukan tak hanya mengisahkan beragam kepiluan. Di tengah proses proyek yang dipimpin Herman William Daendels inilah nasi jamblang mulai dikenal. Pada Mei 1908, jalan ini dimulai dari Bogor, melingkar menembus Sumedang, hingga Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Dahulunya, di Cirebon, diceritakan bahwa para kuli bangunan dan kuli jalanan dari proyek tersebut diberi santapan nasi jamblang. Nasi ini dibungkus daun jati dengan lauk pauk kadarnya. Namun, sebuah literatur mengatakan pula bahwa nasi jamblang lahir pada periode di mana Pemerintah Kolonial Belanda membangun sejumlah pabrik di wilayah Cirebon. Pata 1847, pemerintah kolonial membangun pabrik gula di wilayah Gempol, pabrik gula di Plumbon, dan pabrik spiritus di Palimanan pada tahun 1883. Nasi jamblang pun dibuat untuk memenuhi kebutuhan makan para pekerja pabrik tersebut. Meski belum ada catatan jelas siapa pencetus kuliner khas ini, tapi fakta membuktikan bahwa usaha nasi jamblang adalah...
Kota Bogor, Jawa Barat, dikenal sebagai tempatnya orang berwisata kuliner. Hampir di setiap penjuru kota yang memiliki luas 118,5 kilometer bujur sangkar ini, ada saja orang yang menjual makanan. Salah satu makanan yang dijual adalah Soto Kuning. Bagi masyarakat Bogor tempo dulu, soto kuning merupakan makanan istimewa, baik bagi kerajan maupun masyarakat biasa. Biasanya, hidangan ini disajikan dalam perhelatan-perhelatan besar dan khusus lainnya. Ia tidak sama dengan makanan khas Bogor lainnya, seperti tauge goreng atau doclang. Makanan terakhir biasanya lebih digunakan untuk makanan sehari-hari. Bahan Membuat Soto : Daging ayam 1 ekor, untuk pembuatan kaldu Mie soun 50 gram, rebus sebentar saja Kol 200 gram, iris kecil Tauge 200 gram, rebus terlebihdulu Kentang 4 buah, kukus lalu goreng Telur ayam 3 buah, rebus hingga matang Tomat merah 2 buah, potong-potong Air 2 liter Bawang goreng Bumbu soto ayam :...