HARI PAHLAWAN
155 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Cerita Bujang Awang Tabuang, Bengkulu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Cerita rakyat  daerah  Bengkulu , Bujang Awang Tabuang, menceritakan tentang seorang pemuda tampan lagi sakti mandraguna. Ia merupakan putra Raja Kramo Kratu Agung dan permaisurinya Putri Rimas Bangesu. Karena dianggap tidak mampu memberikan keturunan, Putri Rimas Bangesu diasingkan ke tengah hutan oleh suaminya sendiri atas nasehat penasehat kerajaan. Pada dahulu kala di daerah Bengkulu, terdapat sebuah kerajaan bernama Peremban Panas. Kerajaan peremban Panas dipimpin oleh Raja Kramo Kratu Agung. Sang Permaisuri bernama Putri Rimas Bangesu. Sang Raja memerintah secara adil bijaksana. Rakyat Kerajaan Peremban Panas sangat menghormati dan mencintai raja mereka. Namun kebahagiaan Raja Kramo Kratu Agung sedikit terganggu, karena setelah menikah selama enam tahun dengan Permasuri Putri Rimas Bangesu, mereka belum juga dikaruniai seorang anak. Sang Raja merasa khawatir, siapa akan meneruskan tahta kerajaannya nanti. Kerabat kerajaan kemudian berembug untuk membica...

avatar
Ressy vemialita
Gambar Entri
Legenda Ular Kepala Tujuh, Cerita Bengkulu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Legenda Ular Kepala Tujuh merupakan  cerita rakyat Bengkulu , tepatnya  Kabupaten Lebong . Menceritakan petualangan Gajah Merik, putra bungsu Raja Bikau Bermano mengalahkan Ular Kepala Tujuh penunggu Danau Tes. Ular tersebut dipercayai oleh masyarakat Lebong sebagai penunggu Danau Tes. Sarangnya berada di Teluk Lem sampai di bawah Pondok Lucuk. Oleh karenanya, jika penduduk melintas di atas danau Tes menggunakan perahu, mereka tidak berani berkata sembrono. Alkisah, dahulu kala berdiri sebuah kerajaan bernama Kutei Rukam yang dipimpin oleh Raja Bikau Bermano. Sang Raja mempunyai delapan orang putra. Suatu ketika, Raja Bikau Bermano hendak melangsungkan upacara perkawinan putranya yang bernama Gajah Meram dengan seorang putri dari Kerajaan Suka Negeri yang bernama Putri Jinggai. Pihak istana kerajaan Kutei Rukam kemudian menyiapkan segala sesuatunya untuk melangsungkan pernikahan semeriah mungkin. Gajah Meram Beserta Calon Istrinya Hilang Tibalah hari pernikah...

avatar
Ressy vemialita
Gambar Entri
Putri Serindang Bulan, Cerita Rakyat Bengkulu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bengkulu

Cerita rakyat  Putri Serindang Bulan berasal dari daerah Bengkulu . Alkisah dahulu kala di Bengkulu hidup tujuh perempuan bersaudara. Mereka merupakan putri Raja Wawang. Dari ketujuh bersaudara, Putri Serindang Bulan merupakan putri paling bungsu. Putri Serindang Bulan juga terkenal paling cantik. Telah banyak laki-laki ingin meminangnya tapi selalu ia tolak dengan alasan tidak ingin melangkahi keenam kakaknya. Keenam kakaknya sebenarnya berencana menikah setelah Serindang Bulan menikah. Mereka kemudian meminta agar Serindang Bulan Menikah terlebih dahulu. “Wahai adikku, sudah banyak laki-laki ingin meminangmu. Segeralah menikah. Jangan kuatir, kami semua akan menyusul menikah.” ujar kakak tertua. “Baiklah kakakku tersayang, Aku akan menikah. Aku berharap kakak semua cepat mendapat jodohnya.” Putri Serindang Bulan menyanggupi. Raja Wawang kemudian segera menyebarkan berita bahwa putri bungsunya, Serindang Bulan, telah siap u...

avatar
Ressy vemialita
Gambar Entri
Nandai Batebah, Teater tradisional Bengkulu
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Bengkulu

Di provinsi Bengkulu ada sebuah teater tradisional yang disebut Nandai Batebah. Selain sebutan itu, teater ini juga sering disebut sebagai “Andai-andai” atau “Geguritan”. Nandai Batebah merupakan istilah yang terdiri atas dua kata, yaitu “Nandai” dan “Batebah”. Nandai yang berasal dari kata “andai” berarti “misalkan”, “jika” atau “umpama”. Sementara, batebah berarti “ditembangkan” atau “dilagukan”. Sedangkan, andai-andai berarti “perumpamaan”. Dan, geguritan yang berasal dari kata dasar “gurit” berarti “bersenandung”. Berdasarkan arti dari berbagai kata tersebut, maka nandai batebah dapat diartikan sebagai suatu ceritera “berandai-andai” yang disampaikan oleh juru nandai dengan cara dilagukan atau ditembangkan . Ceritera-ceritera yang disenandungkan adalah ceritera-ceritera rakyat Bengkulu yang sa...

avatar
Ressy vemialita
Gambar Entri
Sungai Suci
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Bengkulu

Oh sungai suci tempek nan elok nan menawan hati tempek pariwisata bejalan-jalan besuka ria Kemano kemano lah elok nian tiado duonyo tempek menghibur hati dan duka lara berganti bahagia Oh sungai suci lah terkenal sejak dulu kalo bertebaran warna warni batu mulia Di hari minggu banyaklah orang nang pai kesitu tiado lupo bekalnyo gitar kek gendang  main bersamo

avatar
Noval Karom
Gambar Entri
Ikan Pais
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bengkulu

Bagi masyarakat Bengkulu, seperti Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma, dan Kabupaten Bengkulu Selatan, ikan pais, atau yang biasa disebut pendab, sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Di Bengkulu, ada saja ibu-ibu yang setiap hari berkeliling menjajakan makanan ikan pais. Biasanya, yang menjadi sasaran adalah ibu-ibu rumah tangga yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil. Untuk membuat ikan pais, dibutuhkan sejumlah bahan. Bahan tersebut adalah ikan, baik ikan sungai atau ikan laut. Selain itu, tidak ketinggalan pula daun talas, kelapa muda parut, dan bumbu masak seperti kunyit, cabai atau merica, dan daun jeruk.   Bahan-bahan : 500 gr ikan patin, potong melintang tebal 1,5 cm 4 butir bawang merah, iris tipis 3 siung bawang putih, iris tipis 2 biji cabe merah besar, iris serong 1 biji cabe hijau besar, iris serong 2 buah tomat ukuran sedang, potong sedang 1 sdt garam, secukupnya 3 sdm saos tomat, saya pakai merk...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Lema
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bengkulu

Lema adalah sebuah nama makanan, khas Suku Rejang. Komposisinya terdiri dari rebung yang di cincang-cincang, kemudian dicampurkan mujair atau sepat. Setelah cincangan rebung yang dicampur dengan ikan tersebut diaduk-aduk, maka adonan tersebut disimpan ke dalam wadah yang dilapisi dengan daun pisang dan ditutup rapat-rapat. Proses fermentasi ini membutuhkan waktu minimal selama tiga hari. Setelah itu, baru adonan lema tadi dimasak dan dimakan dengan nasi. Cara memasak Lema dimasak dengan cara yang tidak berbeda dengan tempoyak. Lema beraroma agak tidak sedap baunya. Itu merupakan efek dari fermentasi dari ikan yang dicampur dengan rebung. Lema lebih nikmat bila dimasak dengan campuran santan dan ditambahkan dengan ikan air tawar maupun ikan laut. Pada umumnya, lema dimasak dengan ditambah ikan mas, tongkol, maupun ikan yang biasa dikonsumsi manusia pada umumnya. Lema memiliki rasa asam dan pedas, serta aroma yang unik tetapi gurih setelah dimasak. Setelah masak, lema bias...

avatar
Hanna Bado
Gambar Entri
Lema
Makanan Minuman Makanan Minuman
Bengkulu

Lema adalah sebuah nama makanan khas Rejang. Komposisinya terdiri dari rebung yang dicincang-cincang, kemudian dicampur ikan mujair atau sepat. Setelah cincangan rebung yang dicampur dengan ikan tersebut diaduk-aduk, maka adonan tersebut disimpan ke dalam wadah yang dilapisi dengan daun pisang dan ditutup rapat-rapat. Proses fermentasi ini membutuhkan waktu minimal selama tiga hari. Setelah itu, baru adonan lema tadi dimasak dan dimakan dengan nasi.Sama halnya dengan tempoyak, jenis makanan ini dibuat dengan proses fermentasi. Bedanya, lema menggunakan adonan rebung (bambu muda) yang dicincang serta dicampur dengan ikan tawar. Efeknya, makanan khas daerah Rejang ini memiliki keasaman dan aroma yang cukup kuat. Namun, banyak yang menyukai rasanya dan menjadikannya sebagai lauk bersamaan dengan nasi dan lalapan. Lema dimasak dengan cara yang tidak berbeda dengan tempoyak. Lema beraroma agak tidak sedap baunya. Itu merupakan efek dari fermentasi dari ikan yang dicampur dengan rebung. M...

avatar
Niafauzi
Gambar Entri
Lema
Alat Musik Alat Musik
Bengkulu

Lema adalah sebuah nama makanan khas Rejang. Komposisinya terdiri dari rebung yang dicincang-cincang, kemudian dicampur ikan mujair atau sepat. Setelah cincangan rebung yang dicampur dengan ikan tersebut diaduk-aduk, maka adonan tersebut disimpan ke dalam wadah yang dilapisi dengan daun pisang dan ditutup rapat-rapat. Proses fermentasi ini membutuhkan waktu minimal selama tiga hari. Setelah itu, baru adonan lema tadi dimasak dan dimakan dengan nasi.Sama halnya dengan tempoyak, jenis makanan ini dibuat dengan proses fermentasi. Bedanya, lema menggunakan adonan rebung (bambu muda) yang dicincang serta dicampur dengan ikan tawar. Efeknya, makanan khas daerah Rejang ini memiliki keasaman dan aroma yang cukup kuat. Namun, banyak yang menyukai rasanya dan menjadikannya sebagai lauk bersamaan dengan nasi dan lalapan. Lema dimasak dengan cara yang tidak berbeda dengan tempoyak. Lema beraroma agak tidak sedap baunya. Itu merupakan efek dari fermentasi dari ikan yang dicampur dengan rebung. M...

avatar
Niafauzi