masyarakat adat
46 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
TARI KANCET LEDO
Tarian Tarian
Kalimantan Utara

Tari kancet ledo adalah tarian dari Baram Sarawak, Kalimantan Utara yakni dari Suku Dayak Kenyah. Tarian tradisional Kalimantan Utara ini menceritakan tentang kelembutan seorang gadis yang terlihat seperti angin berhembus yang mengayunkan padi. Para penari nantinya akan memakai busana adat Suku Dayak Kenyah dengan rangkaian buket sejumlah burung enggang. Tarian yang juga disebut dengan tari gong ini bercerita tentang kemolekan gadis yang menari di atas sebuah gong dan diperebutkan oleh 2 pemuda Dayak. Tarian ini terlihat sederhana dari mula gerak dan juga musiknya dan hanya beberapa bagian tubuh saja yang bergerak. Tari gong memiliki gerakan kaki yang sederhana namun dengan kostum yang sangat mewah sebab terbuat dari manik manik yang dirangkai sehingga membentuk motif binatang seperti Kalung Aso atau naga anjing. Baju manik manik dan juga taah yakni pakaian khas wanita terdiri dari kain beludru berhias manik manik yang dikenakan dengan cara dililit pada bagian pinggang dan m...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Kuntulan asal Pemalang
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Kalimantan Utara

Kesenian ini mulai dikenal masyarakat Pemalang pada sekitar awal abad 20 yaitu pada saat di tanah air banyak muncul pergerakan kebangsaan. Tokoh-tokoh masyarakat Pemalang saat itu tak mau ketinggalan ikut dalam kancah perjuangan nasional. Dibentuklah perkumpulan bela diri, khususnya pencak silat. Kegiatan bela diri ini ketika itu selalu diiringi rebana dan pukulan bedug serta dikumandangkan pula doa-doa salawat Nabi sehingga terkesan sebagai kegiatan kesenian dan keagamaan.               Setelah kemerdekaan kegiatan ini yang kemudian di -kenalkan dengan nama kuntulan tetap berlangsung dan berubah dari alat perjuangan menjadi sarana hiburan. Kesenian ini biasanya dipentaskan para acara peringatan hari besar nasional, hajatan atau pun menyambut tamu resmi. Kesenian kuntulan tampak menarik karena memadukan jurus-jurus bela diri yang nampak artistik, demonstrasi akrobatik dan keindahan mus...

avatar
Roro
Gambar Entri
Biduk Bebandung
Ritual Ritual
Kalimantan Utara

Biduk Bebandung merupakan kapal kerajaan yang digunakan oleh para raja-raja Kesultanan Bulungan untuk melakukan ritual adat, pesta adat dan acara-acara besar lainnya. Biduk Bebandung sendiri berasal dari kata biduk yang artinya adalah perahu; dan bebandung yang berarti kembar, sehingga Biduk Bebandung memiliki makna dua buah perahu kembar atau lebih, yang diapit atau digandeng menjadi satu. Biasanya Biduk Bebandung ini mengitari Sungai Kayan, sambil memberikan beberapa jenis sesajen agar acara-acara yang sedang dilaksanakan oleh Kesultanan Bulungan tidak mengalamai masalah atau kendala. Kapal ini didominasi warna kuning dengan garis tepi berwarna merah yang melambangkan kesejahteraan dan keberanian Kesultanan Bulungan. Adapun ornamen, dekorasi maupun hiasan Biduk Bebandung terdiri dari kain berwarna kuning, merah dan hijau disebut sebagai sapu air, yang berfungsi sebagai penutup sekeliling dari gandengan Biduk Bebandung. Bagian atas Biduk Bebandung terdapat empat buah tiang seba...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Tugu Perdamaian
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Kalimantan Utara

sumber : Asip Monumen Kalimantan Utara ( https://1.bp.blogspot.com) Provinsi Kalimantan Utara adalah Provinsi termuda yang ada di Indonesia, Provinsi ini dari Provinsi Kalimantan Timur. Meski tergolong baru, namun provinsi ini mempunyai Landmark yang menjadi kebanggan bagi rakyatnya, landmark tersebut adalah Tugu Perdamaian. Tugu yang berada di pusat kota Tanjung Selor ini memiliki ketinggian kurang lebih 20 meter dan lebar 5 meter. Pada bagian badan tugu terdapat ukiran-ukiran indah khas Kalimantan yang melambangkan keragaman suku yang ada di Kalimantan Utara. Serta bagian atas terdapat Burung Enggang yang merupakan burung kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan, khususnya Kalimantan Utara. Selain Tugu perdamaian, Taman Lansia, juga berada di Provinsi Kalimantan Utara menjadikan landmarknya.   Sumber : http://albantanipro.blogspot.com/2016/03/landmark-atau-ikon-setiap-provinsi-di.html

avatar
Roro
Gambar Entri
Bebelen
Ritual Ritual
Kalimantan Utara

Bebelen/Bebalong/Babili (sebutan Suku Tidung yang disesuaikan dengan dialek setempat) artinya pesan yang disampaikan dengan bertutur tentang nilai budaya yang mengandung ajaran hakikat hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa, hakikat hubungan dengan sesama manusia, hakikat hubungan tentang manusia dan makhluk hidup dan gaib, serta hakikat hubungan manusia dengan lingkungan. Pesan itu disampaikan bukan hanya saat panen atau membangun rumah, melainkan dalam pelaksanaan ritus daur hidup mulai dari dalam kandungan sampai dengan meninggal, ritus peringatan tentang terjadinya perisitwa bencana alam, dan penyembuhan penyakit. Pesan itu disampaikan untuk memberikan pencerahan kemanusiaan, pendidikan karakter, mitigasi bencana atau pengurangan resiko bencana, konservasi ekologis dan nasionalisme atau kebangsaan. Tradisi ini terancam punah, karena: (1) generasi muda belum memahami hakikat nilai dan ekspresi Bebelen, (2) dieskpresikan secara terbatas oleh tokohtokoh adat, (3) pes...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Melah dan Lakin Ngayau
Ritual Ritual
Kalimantan Utara

Melah dan lakin ngayau adalah suatu rangkaian upacara adat suku Dayak Kayan. Upacara adat ini merupakan upacara yang dilakukan dalam masa perayaan dan masa panen. Pada zaman dahulu, rangkaian upacara ini dilakukan apabila ada musuh yang menyerang desa dan mereka, dan dengan segala yang ada berupaya untuk dapat bertahan dari serangan musuh tersebut. Kemenangan atas serangan tersebut ditandai dengan keberhasilan mendapat kepala musuh mereka (lakin ayau). Sekarang, upacara ini maknanya bergeser. kini melah dan lakin ngayau dimaksudkan untuk membersihkan desa dari musibah-musibah, dan merayakan pesta panen. Puncak dari upacara ini adalah ketika penari yang terdiri dari 50 orang masing-masing membawa tombak menuju pohon Belawing. Setelah itu untuk menggantikan kepala musuh, mereka akan menyembelih anak babi dengan disertai suara lemalu bernada panjang. Anak babi tersebut kemudian diangkat ke atas dan diarak-arak. Alih-alih sebagai tanda kemenangan atas musuh, arak-arakan sekarang dim...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Inter Kesuma
Ritual Ritual
Kalimantan Utara

Inter kesuma merupakan busana yang dikenal oleh masyarakat Bulungan, yang dipakai saat pernikahan atau perkawinan. Hingga sekarang busana ini inter kesuma tetap dilestarikan dan dipakai oleh kebanyakan masyarakat Suku Bulungan; terlebih lagi oleh kerabat Kesultanan Bulungan. Busana ini memiliki warna dan corak yang terdiri dari 2 macam sesuai dengan status pemakainya, busana dengan warna kuning keseluruhan untuk dipakai oleh putra-putri dan kerabat Kesultanan Bulungan, sedangkan busana berwarna kuning dan dipadukan dengan warna merah untuk masyarakat biasa. Busana ini pertama kali diciptakan pada era Kesultanan oleh Sultan Alimuddin I tahun 1878–1917, dalam keadaan belum sempurna. Seiring berjalannya waktu busana ini mengalami perubahan menyesuaikan dengan kondisi di Kesultanan Bulungan pada zaman Sultan Kaharuddin II yang bertahta dari tahun 1876-1889. Perubahan dilakukan pada aksesoris yang digunakan, untuk mengekalkan struktur sosial antara keturunan Sultan dan masyarakat b...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Betik Dayak Kenyah Uma'Lung
Ritual Ritual
Kalimantan Utara

Betik pada suku Dayak Kenyah Uma’ Lung merupakan warisan nenek moyang yang telah ada sejak dahulu kala, dan secara turun-temurun diwarisankan kepada generasi berikutnya. Namun sejak tahun 1948 mengalami perubahan karena adanya pengaruh masuknya agama dan pengaruh kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga generasi berikutnya mulai kurang tersentuh dengan karya budaya betik. Dalam suku Dayak Kenya Uma’ Lung, betik (tato) direpresentasikan sebagai lambang keagungan dan positioning pada strata sosial di masyarakat setempat. Secara khusus, pada wanita Dayak Kenya Uma’ Lung, betik (tato) adalah lambang kecantikan yang berisikan makna-makna filosofis kehidupan alam fana dan alam baka. Penggunaan tato pada wanita Suku Uma’ Lung adalah intepretasi terhadap pengakuan atas posisi wanita yang patut untuk dihormati dan diagungkan. Bagi wanita pengguna tato pada suku Dayak Kenya Uma’ Lung adalah adanya hasil ukiran menggunakan jarum dan tinta khas yang digambar pa...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Pakaian Tradisional Kalimantan Utara #DaftarSB19
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Kalimantan Utara

Pakaian Adat Kalimantan Utara - Provinsi Kalimantan Utara memang baru berdiri 25 Oktober 2012 lalu, namun hal ini bukan berarti bahwa masyarakat asli yang mendiami wilayah provinsi ini tertinggal dalam segi budaya. Suku Dayak Kenyah dan sub suku Dayak lainnya yang menjadi suku mayoritas di provinsi Kalimantan memberikan kontribusi terhadap seni dan budaya yang terpupuk dalam kehidupan masyarakat Kalimantan Utara. Hal ini dapat dibuktikan dengan populernya budaya Dayak di kalangan masyarakat provinsi ini, misalnya dari gaya berbusana dalam pakaian adatnya.     Pada artikel kali ini, kami akan menyoroti secara khusus seperti apa pakaian adat Kalimantan Utara yang menjadi ikon budaya provinsi terbaru ini. Selain itu, beberapa perbedaan antara pakaian tersebut dengan pakaian adat Dayak dari Kalimantan Timur juga akan dibahas tersendiri. Pakaian Adat Kalimantan Utara Suku Dayak yang tersebar di wilayah Kalimantan terdiri atas banyak sekali sub suku. Adapun...

avatar
Herlambang