dongeng cerita rakyat
106 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Gulo Puan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Gulo dalam bahasa Palembang berarti Gula sedangkan Puan berarti susu. Gulo Puan disebut juga 'gula susu' seperti bahan pembuatannya, gula dan susu yang dibuat seperti karamel kering. Teksturnya lembut sedikit berpasir berwarna coklat. Rasanya mirip keju manis dan sangat nikmat dimakan sebagai olesan roti, pisang goreng ataupun untuk minum kopi hingga bahan pembuatan kue delapan jam. Konon berdasarkan cerita leluhur, di zaman dahulu kala Gula Puan hanya dikonsumsi oleh para Sultan dan bangsawan di Kesultanan Palembang Darussalam. Gulo Puan merupakan makanan istimewa, sehingga tidak mengherankan jika harga Gulo Puan pada saat itu sangatlah mahal. Saat ini, Gulo Puan sudah sangat langka dan jarang ditemui bahkan harganya pun mahal mencapai 100 ribu rupiah per kg. Namun masyarakat bisa membeli per -ons. Makanan berkelas dan mewah di zaman Kesultanan Palembang Darussalam ini tidak dijual bebas. Untuk mendapatkan Gulo Puan ini kita harus membelinya hanya di hari...

avatar
Hanna Bado
Gambar Entri
Gulo Puan
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Selain pempek, di Palembang juga terdapat makanan legendaries lainnya yakni Gulo Puan. Bahkan kulinernya pun kini semakin sangat langka dan jarang di temui di Palembang . Apa itu Gulo Puan ? Gulo dalam bahasa Palembang berarti Gula sedangkan Puan berarti susu. Gulo Puan disebut juga ’gula susu’ seperti bahan pembuatannya,  gula dan susu yang dibuat  seperti karamel kering. Teksturnya lembut sedikit berpasir berwarna coklat. Rasanya mirip keju manis dan sangat nikmat dimakan sebagai olesan roti, pisang goreng ataupun untuk minum kopi hingga bahan pembuatan kue delapan jam. Gulo Puan dihasilkan dari susu kerbau rawa yang dipanaskan bersama gula pasir dalam wajan besar, dimasak dengan api kecil terus menerus selama lima jam. Konon berdasarkan cerita leluhur, di zaman dahulu kala Gula Puan hanya dikonsumsi oleh para Sultan dan bangsawan di Kesultanan Palembang Darussalam. Gulo Puan merupakan makanan istimewa, sehingga tidak mengherankan jika harga G...

avatar
Muthi Ashriyanti Tarya
Gambar Entri
Tari Seluang Mudik
Tarian Tarian
Sumatera Selatan

Tari Seluang Mudik adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Tarian ini merupakan tari kreasi yang menceritakan tentang tingkah laku dan juga gerak-gerik ikan seluang di musim seluang mudik. Ikan Seluang atau nama latinnya Rasbora Argrytaenia merupakan jenis ikan air tawar yang banyak hidup di rawa-rawa dan juga banyak berkembang biak di negara Asia Tenggara, salah satunya di Indonesia. Di Indonesia, ikan yang kerap diolah dan dimanfaatkan menjadi lauk-pauk ini banyak ditemukan di wilayah rawa Provinsi Sumatera Selatan. Selain dapat dikonsumsi, ikan seluang ini juga mempunyai kebiasaan unik, yakni selalu berkumpul dan juga berpindah tempat secara bergerombol serta bersamaan. Pada musim seluang mudik, ikan seluang ini akan beriringan, berkumpul, dan juga berpencar untuk kemudian berkumpul kembali. Fenomena unik pada ikan seluang mudik inilah yang kerap dijumpai setiap tahun di rawa atau danau di Provinsi Sumatera Selatan. Ba...

avatar
Novan
Gambar Entri
Monpera
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Selatan

Pasca proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, berbagai wilayah di Indonesia masih mengalami pergolakan didalam serangan agresi militer Belanda II. Seperti yang terjadi di Kota Palembang pada Desember 1946, Belanda yang melanggar garis demarkasi menyulut sebuah pertempuran. Karena terdesak perlawanan para pejuang nasionalis, mereka kemudian meminta bantuan, yang pada akhirnya membuat tersudut para pejuang nasionalis. Pada Januari 1947, Belanda makin gencar menghancurkan Kota Palembang dengan cara mengerahkan tank dan artileri. Para penjajah Belanda juga menembaki para pejuang nasionalis dari kapal perang dan boat, menjatuhkan bom dan granat. Pertempuran tersebut terjadi hampir di seluruh wilayah Kota Palembang selama 5 hari 5 malam dan menghancurkan sebagian Kota Palembang ini. Untuk memperingati peristiwa tersebut, maka para sesepuh pejuang kemerdekaan RI wilayah Provinsi Sumatera Selatan yang tergabung didalam Legiun Veteran Sumatera Selatan berinisiatif untuk membangun...

avatar
Novan
Gambar Entri
Gelumpai
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Selatan

Bahasa menunjukkan bangsa, begitu sekiranya ungkapan yang tepat untuk menggambarkan sebuah kekayaan aksara yang dimiliki oleh masyarakat Sumatera Selatan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan ditemukannya banyak peninggalan sejarah yang berupa naskah kuno dan aksara yang berasal dari zaman Kerajaan Sriwijaya. Di Kota Palembang misalnya, banyak ditemukan naskah kuno yang beranekaragam, baik itu dilihat dari jenisnya, bentuk aksara yang digunakan, sampai media yang digunakan untuk menuliskan naskah tersebut. Aksara yang digunakan pun beranekaragam, seperti aksara Jawi, Jawa, Arab, serta Ulu (Ka Ga Nga). Sedangkan jika dilihat dari media yang digunakan, pada naskah kuno Palembang banyak ditulis pada media kulit daun pohon halim dan bambu. Isi naskah tersebut menceritakan banyak hal, seperti halnya tentang sejarah, matera-matera, cerita wayang, doa-doa, sampai pelajaran agama Islam. Sebagian naskah kuno Palembang dari masa lampau tersebut saat ini banyak tersimpan di museum-...

avatar
Novan
Gambar Entri
Sendratari Konga Raja Buaye
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Selatan

Sendratari Konga Raja Buaye merupakan tarian kreasi yang diangkat dari sebuah legenda masyarakat di Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan. Legenda tersebut menceritakan tentang seorang raja bernama buaya yang mengancam keberadaan masyarakat di sebuah dusun di Kabupaten Musi Rawas. Raja buaya ini merupakan jelmaan dari seorang puteri yang cantik. Kemudian datanglah seorang pemuda yang memiliki wajah yang begitu tampan. Tanpa pertumpahan darah, sang raja buaya tersebut mampu ditaklukan oleh sang pemuda tesebut, sampai akhirnya masyarakat terbebas dari ancaman binatang buaya pemangsa. Dilihat dari segi kostum yang dikenakan, para penari dari sendratari Konga Raja Buaye ini dibagi atas 3 (tiga) kategori peran, yaitu masyarakat, para buaya, dan juga pasukan pemuda tampan. Penari yang memerankan masyarakat biasanya mengenakan pakaian tradisional perempuan khas Sumatera Selatan, sedangkan para buaya biasanya mengenakan topeng rupa buaya lengkap dengan lidah yang menjulur-...

avatar
Novan
Gambar Entri
Raja Empedu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Selatan

Raja Empedu adalah seorang raja muda yang memerintah di Negeri Hulu Sungai Nusa, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Suatu ketika, Raja Empedu membantu Raja Pangeran Mas dari Kerajaan Lesung Batu untuk membinasakan Raja Kubang yang terkenal sakti mandraguna. * * * Pada zaman dahulu kala, Kecamatan Rawas Ulu yang merupakan wilayah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, terbagi ke dalam tiga wilayah pemerintahan yaitu Hulu Sungai Nusa, Lesung Batu, dan Kampung Suku Kubu. Ketiga wilayah tersebut masing-masing diperintah oleh seorang raja. Negeri Hulu Sungai diperintah oleh Raja Empedu yang masih muda dan terkenal dengan keberanian dan kesaktiannya. Rakyatnya hidup aman dan makmur karena pertanian di daerah itu maju dengan pesat. Sementara itu, Negeri Lesung Batu diperintah oleh Pangeran Mas yang terkenal kaya raya dan mempunyai banyak ternak kerbau. Adapun Negeri Kampung Suku Kubu diperintah oleh Raja Kubu yang memiliki kesaktian yang tinggi. Negeri Kampung Kubu dikena...

avatar
Novan
Gambar Entri
Candi Tingkip
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Selatan

Situs Tingkip berada di Desa Sungai Jauh, Kecamatan  Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan. Untuk mencapai lokasi Situs Candi Tingkip dapat dicapai dengan kendaraan bermotor melalui jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Lubuk Linggau-Sarolangun (Kabupaten Bangko, Provinsi Jambi). Sebelum mencapai Sarolangun, di Simpang Singkut pada kilometer 135 dari Lubuk Linggau membelok ke arah timur. Melalui jalan tanah yang sudah diratakan, yang menghubungkan Simpang Singkut pada kilometer 135 dari Lubuk Linggau membelok ke arah timur. Melalui jalan yang sudah diratakan yang menghubungkan Simpang Singkut-Bingkin Teluk, kendaraan dapat terus sampai pada kilometer 12. Dari tempat itu perjalanan masih dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 200 meter menuju arah kebun karet rakyat. Lokasi runtuhan bangunan candi yang dibuat dari bata terletak di kebun karet pada dataran perbukitan yang merupakan sambungan dari rangkaian perbukitan Situs Candi Lesungbatu. Menuju ke...

avatar
Novan
Gambar Entri
Sambal Bacang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Sambal bacang dibuat dengan berbahan dasar buah bacang yakni buah jenis mangga. Tidak diketahui pasti asal-usul munculnya sambal bacang. Beredar cerita di masyarakat, sambal ini dibuat nenek moyang lantaran banyaknya pohon bacang di daerah Sumatera Selatan. Bentuk yang mirip seperti mangga dimanfaatkan warga untuk dibuat kuliner. Rasa yang lebih dominan asam membuat pembuatnya ketagihan hingga menyebar ke daerah-daerah lain di Sumatera Selatan. Rasa sambal ini asam, manis, pedas, dan dipadukan dengan harumnya terasi bakar. Untuk menikmati sambal jenis ini tidak bisa setiap hari, sebab musim buah bacang hanya ada pada waktu-waktu tertentu atau setahun sekali. Membuat sambal jenis ini hampir sama dengan resep pembuatan sambal pada umumnya. Bahan yang disiapkan di antaranya buah bacang matang, cabai merah keriting, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, gula pasir, garam, dan terasi bakar. Semua bahan dihaluskan dan tambah terasi, gula, garam, dan bumbu penyedap. S...

avatar
Oase