masyarakat adat
268 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Pakaian Adat Banten
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Banten

Pria             : Untuk pria menggunakan baju lengan panjang dengan kain berwarna batik sebagai bawahannya. Pelengkapnya adalah ikat pinggang dan blangkon serta menggunakan sandal selop biasa. Wanita        : Sedangkan untuk wanita, umumnya menggunakan beragam, perhiasan seperti gelang emas atau perak asli. Untuk pakaiannya menggunakan baju kebaya yang dipadan dengan kain batik.  

avatar
Meta Indriyani Kurniasari
Gambar Entri
panjang mulud
Ritual Ritual
Banten

Panjang mulud merupakan upacara selamatan yang dilakukan masyarakat Islam di Serang Banten dalam rangka memperingati hari lahir nabi Muhaammad SAW atau maulid nabi. Pelaksanaannya berupa perayaan dengan mengusung berbagai jenis makanan, mulai dari makanan matang siap santap seperti nasi kuning lengkap dengan lauk pauk, telur, semur daging dan sayur-sayuran, hingga bahan makanan dalam semisal beras yang semuanya disusun dalam sebuah tempat yang disebut dengan panjang. Panjang adalah tempat menaruh makanan dalam bentuk replika berbagai macam bentuk mulai dari kendaraan, masjid, perahu dan lainnya. Biasanya replika ini disesuaikan dengan basis mata pencaharian masyarakatnya (misalnya untuk masyarakat pesisir berupa perahu), meski demikian tergantung juga dengan kreatifitas masyarakat yang membuatnya. Makanan yang ditempatkan dalam replika ini dihiasi dengan berbagai ornamen, seperti kertas warna warni, uang, dan lain sebagainya. Panjang ini kemudian diarak kelililing kampung/kota diir...

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Masyarakat Baduy
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Setelah Raja Suryakancana dari Pajajaran wafat, para pengikutnya hidup di desa-desa terpencil serta mempraktikan kepercayaan dan tradisi asli mereka. mereka dikenal sebagai masyarakat Baduy. Mereka menolak untuk berinteraksi dalam bentuk apapun dengan hal-hal yang berbau modern atau dengan masyarakat lain. Saat ini ada dua kelompok masyarakat Baduy, yaitu Baduy Jero yang sangat ketat dalam melestarikan tradisi lama dan Baduy Luar yang dalam batas-batas tertentu telah berinteraksi dengan masyarakat luar.

avatar
Nadar
Gambar Entri
rabeg
Makanan Minuman Makanan Minuman
Banten

  Makanan tradisional Khas Banten yang menjadi ikon kota ini selain bandeng adalah Rabeg . Rabeg adalah salah satu makanan pedas dengan rasa kuah gurih manis dengan segarnya serai dan daun jeruk di tengah citarasa rempah pala, cengkeh dan kayu manis, membalut lezatnya jeroan usus dan hati kambing dengan daging kambing yang empuk sedap disantap. Konon rabeg adalah makanan atau hidangan untuk para sultan, saat ini rabeg sudah menjadi menu khas masyarakat, terutama daerah Serang dan Cilegon, yang biasanya disajikan pada saat pesta dan acara selamatan, terutama pada selamatan akikah kelahiran anak. Bagi yang ingin membuat sendiri berikut ini resep pembuatan : Bahan: - 1 kg daging kambing dan tulang iga - 100 g bawang merah - 100 g bawang putih - 3 sdm lada putih - 10 buah cabai rawit - 1 butir biji pala - 2 cm lengkuas - 2 cm jahe - 3 cm kayumanis - 5 sdm kecap manis (atau gula merah) - 1 batang sereh, memarkan - 3 lembar daun salam...

avatar
Yulius Dwi Kristian
Gambar Entri
Ngahuma
Ritual Ritual
Banten

Sesuai filosofi masyarakat Baduy yang memandang alam adalah bagian dari kehidupan sehingga harus dijaga keberadaannya maka mata pencaharian masyarakat Baduy adalah berladang atau bercocok tanam di huma. Kegiatan berladang bagi masyarakat baduy sudah dilakukan sejak dulu secara turun temurun. Mata pencaharian masyarakat Baduy bersifat tertutup, hanya untuk kalangan masyarakat Baduy meskipun sekarang ada interaksi jual beli masyarakat Baduy. Mata pencaharian masyarakat Baduy yang mayoritas berladang menurut Garna (1996a.1007:108) adalah wujud kepercayaan masyarakat Baduy terhadap padi sebagai perlambang Nyi Pohaci Sanghyang Asri yang harus ditanam sesuai ketentuan-ketentuan karuhun yaitu sebagaimana nenek moyang mereka menanam padi. Padi ditanam di lahan kering, huma yang berada di luar dan di dalam desa, kecuali tidak boleh ditanam di di hutan larangan yaitu hutan tua di wilayah Baduy dalam. Dengan penanama padi di ladang sekali musim tanam tiap tahun mata pencaharian orang...

avatar
Oase
Gambar Entri
Pikukuh Adat
Ritual Ritual
Banten

Masyarakat Baduy memiliki keyakinan bahwa mereka adalah manusia pertama yang tinggal di bumi dan bermukin di pusat bumi. Seluruh aktivitas masyarakat Baduy harus berlandaskan pada buyut karuhun (ketentuan adat) yang sudah tertera dalam pikukuh adat (larangan adat). Masyarakat Baduy tidak boleh mengubah dan tidak boleh melanggar segala yang ada dalam kehidupan ini yang sudah ditentukan.  Segala aktivitas masyarakat Baduy harus berlandaskan rukun agama Sunda Wiwitan (rukun Baduy) yang merupakan ajaran agama Sunda Wiwitan yaitu ngukus, ngawalu, muja ngalaksa, ngalanjak, ngapundayan dan ngareksakeun sasaka pusaka. Ajaran tersebut harus ditaati melalui pemimpin adat yaitu Pu’un. Pu’un harus dihormati dan diikuti segalan aturannya karena Pu’un adalah keturunan Batara. Ketentuan adat dalam masyarakat Baduy yaitu larangan adat merupakan pedoman dan pandangan hidup yang harus dijalankan secara benar. Isi larangan adat masyarakat Baduy tersebut yaitu:...

avatar
Oase
Gambar Entri
Rumah Adat Baduy
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

Secara umum rumah adat Baduy merupakan rumah panggung yang hampir secara keseluruhan rumah menggunakan bahan bambu. Rumah adat baduy ini sendiri terkenal dengan kesederhanaan, dan dibangun berdasarkan naluri manusia yang ingin mendapatkan perlindungan dan kenyamanan. Bangunan rumah adat Baduy dibuat tinggi, berbentuk panggung, mengikuti tinggi rendahnya/kontur permukaan tanah. Pada tanah yang miring dan tidak rata permukaannya, bangunan disangga menggunakan tumpukan batu. Batu yang digunakan adalah batu kali, berfungsi sebagai tiang penyangga bangunan dan menahan agar tanah tidak longsor. Atap rumah adat baduy terbuat dari daun yang disebut  sulah nyanda .  Nyanda berarti sikap bersandar, sandarannya tidak lurus melainkan agah merebah ke belakang. Salahsatu  sulah nyanda  ini dibuat lebih panjang dan memiliki kemiringan yang lebih rendah pada bagian bawah rangka atap. Bilik rumah dan pintu rumah terbuat dari anyaman bambu yang dianyam secara ve...

avatar
Oase
Gambar Entri
Meriam Ki Amuk
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Banten

Meriam besar Ki Amuk dahulu berada di tepi dermaga pelabuhan Karangantu yang menghadap ke laut lepas. Di atas bagian moncongnya terdapat prasasti yang bertuliskan huruf Arab. KC Cruq menyebutkan bahwa prasasti tersebut merupakan Candra Sengkala yang merujuk angka tahun saka 1450 (1528-1529). Meriam Ki Amuk diperkirakan berhubungan dengan Meriam Ki Jimat yang dihadiahkan Sultan Trenggono dari Demak kepada Sunan Gunung Jati. Masyarakat kerap berziarah ke meriam ini karena dianggap keramat.   Sumber: http://kebudayaanindonesia.net/kebudayaan/1795/meriam-ki-amuk

avatar
Oase
Gambar Entri
Rendo Pengiring Pantung
Alat Musik Alat Musik
Banten

Rendo Pengiring Pantung merupakan salah satu alat kesenian Tradisional masyarakat Baduy memberikan warna kehidupan budaya bervariasi, sebagai pembangkit rasa ingat para warga kepada amanat leluhurnya. Rendo hadir pada setahun sekali secara pasti, setelah selesai musim ngored, menjelang pohon padi mulai berbunga. Peristiwa ini merupakan waktu senggang yang digunakan untuk kesibukan membaca pantun,dalam membuka tabir sejarah perjalanan hidup leluhurnya.    Kegiatan mantun biasanya dipimpin oleh tokoh masyarakat, yang lebih mengetahui, serta bertanggung jawab untuk menyampaikan amanat. Mantun merupakan upacar kecil yang dilakukan dari rumah ke rumah, pada malam hari untuk lek-lekan sampai larut malam.    Sumber: http://unj-pariwisata.blogspot.com/2012/05/kesenian-masyarakat-baduy.html    

avatar
hallowulandari