Wanita
52 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
AMPALLANG – TINDIK PENIS PADA BUDAYA DAYAK
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Kalimantan Tengah

“Ampallang” atau “Pallang” adalah Genital Piercing atau tindik pada kemaluan yang dipraktekan oleh sebagian laki-laki Dayak masa lalu. Ampallang ditusukan pada ujung penis secara horizontal. Ampallang ini adalah sebagai simbol kejantanan seorang laki-laki Dayak jaman dahulu, tujuan dipasangkan pallang adalah  sebagai stimulan ketika melakukan hubungan badan baik kepada yang memasangkannya juga kepada pasangannya karena ada titik-titik tertentu bagi pihak perempuan jika saat berhubungan terkena alat ini akan lebih merangsang dia dan ini hubungannya juga dengan kesuburan. Selain itu diyakini jika menggunakan alat pallang ini maka sang alat sang laki-laki tidak akan gampang loyo. Bahkan menurut beberap nara sumber bagian penis ini kadang ditattoo sebagai bentuk kejantanannya. Sebenarnya praktek ini juga dikenal  didalam budaya Hindu India, disebut dalam kitab Kama Sutra adalah “apadravya” bedanya dengan ampallang, apadra...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
“MIMBIT AREP” – KEHAMILAN DALAM BUDAYA DAYAK NGAJU
Ritual Ritual
Kalimantan Tengah

Mimbit Arep adalah istilah yang digunakan dalam budaya Dayak Ngaju untuk menyebutkan peristiwa kehamilan seorang wanita yang sedang mengandung anaknya, secara harfiah Mimbit Arep berarti Membawa Diri, dalam artiannya; membawa diri saja dalam berjalan atau bekerja. Timbulnya istilah ini disebabkan karena menurut kepercayaan dan adat istiadat orang dayak dari zaman nenek moyang kalau wanita yang sedang hamil itu tidak boleh bekerja berat sebagaimana layaknya wanita yang sedang dalam keadaan normal atau tidak hamil. Adapun kegiatan yang dilakukan keluarga bagi seorang wan ita yang sedang hamil adalah “Ngehet Kahang Badak” ( biasnya dilakukan bulan ke-3 kehamilan ) yang bertujuan untuk ketahanan tubuh wanita yang sedang hamil dan anak yang sedang di kandungnya dan supaya bayinya tidak lahir prematur. Upacara ini biasa dilaksanakan dengan mengikat palis pangereng pada pinggang wanita tersebut. Upacara selanjutnya yaitu: “Manyaki Tihi” yaitu...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Batu Tungu
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Kalimantan Tengah

Ini adalah obat kesuburan Dayak Lun Dayeh disebut Batu Tungu, diipercaya jika kikisan batu ini diseduh air panas dan diminum oleh wanita akan menambah kesuburan untuk dapat memperoleh anak. Batu ini kemungkinan berasal dari getah pohon tertentu yang sampai sekarang penulis masih belum ketahui.   sumber:  https://folksofdayak.wordpress.com/2014/02/12/obat-obatan-dayak/

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Daun Karakek (Karake)
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Kalimantan Tengah

Obat Dayak Tagel (Murut): Untuk wanita yang baru saja melahirkan agar cepat sembuh dan cepat rapet   sumber:  https://folksofdayak.wordpress.com/2014/02/12/obat-obatan-dayak/

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Jangga Hatuen Bulan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Tengah

Pada zaman dahulu, seorang pria tinggal di bulan. namanya Jangga. Dia tinggal dengan ibunya. Jangga suka berburu. Setiap hari ia pergi berburu dengan seekor anjing. Ibunya sering menyuruhnya untuk tidak pergi berburu terlalu lama. Tapi Jangga sering mengabaikannya.   Suatu hari Jangga dan anjingnya pergi berburu seperti biasa. Dia mencari hewan buruan. Namun, ia tidak dapat menemukannya. Ternyata ia tersesat. Dia tidak bisa menemukan jalan pulang ke rumahnya. Sementara ia berjalan, tiba-tiba ia melihat seorang wanita tua.   Jangga mengikuti wanita tua itu. Dia tiba di rumahnya. Jangga ingin menginap semalam di rumahnya. Dia mengetuk pintu dan wanita tua membukanya. Jangga mengatakan kepadanya bahwa ia ingin tinggal. Wanita tua itu memberinya izin.   Rupanya ada keluarga yang tinggal di rumah itu. Laki-laki dan wanita tua memiliki seorang putri yang cantik. Jangga mengatakan kepada mereka bahwa ia tersesat. Dia mengatakan bahwa dia tinggal di bu...

avatar
Riani Charlina
Gambar Entri
Nyi Balau kehilangan Anak
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Tengah

Dulu, di daerah Tewah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, ada seorang perempuan bernama Nyai Balau. Selain anggun dan rupawan, Nyai Balau memiliki perangai yang baik, sopan dalam berucap dan santun dalam berperilaku. Ia juga penurut dan patuh kepada kedua orangtuanya. Kecantikannya telah mengundang decak kagum para pemuda di kampungnya. Namun, tak seorang pun yang berani melamarnya karena Nyai Balau berasal dari keluarga terpandang sehingga orangtuanya menginginkan Nyai Balau menikah dengan laki-laki dari keluarga terpandang pula.  Mendengar kabar kecantikan Nyai Balau, seorang pemuda yang berasal dari keluarga terpandang bernama Kenyapi datang melamarnya. Selain tampan, pemuda itu pun bijaksana. Maka, keluarga Nyai Balau pun langsung menerima lamaran itu. Pernikahan antara Nyai Balau dan Kenyapi dilangsungkan dengan meriah. Setelah menikah, Nyai Balau bermaksud untuk hidup mandiri bersama suaminya. Maka, ia ditemani sang Suami menyampaikan niat tersebut kepada kedua ora...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Kancet Ledo Kalimantan Tengah
Tarian Tarian
Kalimantan Tengah

Tari Kancet Ledo Tari Kencet Ledo merupakan tarian yang berasal dari daerah propinsi Kalimantan Tengah. Ada beberapa perbedaan dengan tari Kancet Pepatay. Jika tarian Kancet Pepatay menggambarkan kejantanan dan keperkasaan pria Dayak Kenyah, sebaliknya Kancet Ledo menggambarkan tentang kelemah-lembutan seorang gadis bagai sebatang padi yang metiuk-liuk lembut ditiup oleh angin. Tari ini dibawakan oleh seorang wanita dengan memakai pakaian tradisionil suku Dayak Kenyah dan pada kedua belah tangannya memegang rangkaian bulu-bulu ekor burung Enggang. Biasanya tari ini ditarikan diatas sebuah gong, sehingga Kancet Ledo disebut juga Tari Gong. https://www.silontong.com/2018/10/03/tarian-daerah-kalimantan-tengah/

avatar
Roro
Gambar Entri
Si Nalau dan 101 Anaknya
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Tengah

Si Nalau sudah beristri. Kerena istrinya sedang mengidam binatang buruan, ia disuruh istrinya pergi berburu. Demikian ia pun pergi berburu membawa segala anak sumpitan guna mencari binatang buruan idaman istrinya. Sudah sehari suntuk ia berburu, masuk ke luar dari pematang yang satu ke pematang yang lain, turun gunung, naik gunung, masuk keluar hutan belukar, namun tak seekor pun diperolehnya. "Aduhai, beginilah nasibku, aku sudah haus sekali hendak minum", katanya, karena dahaganya, pergilah ia mencari kolam yang berair di dalam hutan itu dan setibanya di sana ia pun minumlah. Kemudian kolam itu ditusuk-tusuknya dengan tombak sehingga mengeluarkan bunyi persis seperti bunyi orang minum air. Kemudian terdengarlah olehnya suara dari dasar kolam itu katanya; "Wahai Nalau" Suara itu datangnya dari seekor ketam yang sedeng bertelor, yang kesakitan kerena kena tusuk sumpit si Nalau tadi. Ketam itu menyumpah si Nalau katanya, "Mudah-mudahan engkau anak beranak seratus satu ekor, s...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Pak Sarimawui Surunpati Juntai La’ang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Kalimantan Tengah

Pak Sarimawui Surunpati Juntai La'ang mendengar berita tentang seorang wanita cantik, dan kecantikan wanita ini terkenal di seluruh tanah Nansarunay. Timbullah minat Pak Sarimawui untuk memncari wanita itu. Segera tuan Sarimawui berkemas-kemas dan setelah itu berangkatlah ia beserta pengiringnya yang bernama Sangbaleka Tinjakbalebar. Perjalanan ini memakan waktu lama melalui lembah mendaki dan menuruni gunung, maka sampailah mereka pada sebuah pos penjagaan dan bermalamlah mereka di tempat itu. Pada keesokan harinya, langit nampak cerah dan binatang unggas bergembira menyambut matahari pagi, mereka bersiap-siap untuk meneruskan perjalanan, sesudah makan dan minum. Setelah melalui perjalanan yang sangat jauh dan melelahkan, sampailah mereka di sebuah kampung yang terletak ditepi sungai. Mereka berhenti di tepi sungai itu untuk melepaskan lelah. Diseberang sungai mereka melihat banyak penduduk kampung, ada yang sedang mandi, mencuci pakaian, mencuci beras, sehingga dalam j...

avatar
Admin Budaya