Sebagaimana sukubangsa lainnya, orang Banjar juga mengetahui persis tentang alam flora yang ada di sekitarnya dan pemanfaatannya dalam kehidupan mereka. Mereka tidak hanya tahu berbagai jenis tumbuhan (pohon) yang dapat dijadikan bahan bangunan, tetapi juga tahu persis berbagai jenis tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai penyembuh (obat) penyakit tertentu, seperti: terkena benda tajam, tumpul dan atau lancip, tergigit serangga, gatal-gatal, dan berbagai penyakit luar lainnya. Jenis-jenis Tumbuhan dan Khasiatnya Jenis-jenis tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit seperti: tahiris, lecet-lecet, memar, disengat kalajengking, tertusuk duri, disengat ulat bulu, bisul, barah, digigit buntal, luka bakar, dan bercak hitam adalah: daun pisang, karet, kelapa, lada, pepaya, kunyit, mentimun, pala, akar patintin, daun sirih, keladi lumbu, bulu kucing, daun turi, bawang merah, kumpai maling, asam jawa, dan lain sebagainya. Adapun cara pengobatannya ada...
Buat masyarakat Kalsel khususnya daerah Hulu Sungai, itu adalah nama lain dari Putu Mayang atau Petulo kalo di Pulau Jawa. Cuma bedanya putu mayang khas Kalsel ini hanya berwarna putih dgn serabut yg lebih halus dari putu mayang pada umumnya... Katanya sih adonannya paling bagus jika di buat dari tepung yg berasal dr beras banjar usang (beras yg berumur lebih dari 6 bulan). Tapi demi kepraktisan, saya milih pake tepung beras kemasan buatan pabrik aja... Menurut saya sih ga ada perbedaan yg signifikan... Hmmm😕 Sama2 enak lah.. Untuk kuahnya ada sedikit perbedaan yakni adanya penambahan telur yg di kocok.. Jadi rasanya lebih 'lamak manis'...😋 Resep ini saya adaptasi dari resep Putu Mayang milik Ayien Rien... Terus saya modifikasi sedikiiiittt aja...😀 Tengkyu ya bu...
Selamat datang lagi para pecinta kuliner dimanapun kalian berada.. kali ini kita akan membahas makanan yang sangat langka, makanan ini hanya ada Kalimantan Selatan tepatnya di daerah Banjar…Mungkin Bagi orang Indonesia buah cempedak tidak akan terdengar asing ketika mendengar nama buah yang satu ini, tapi bagi sebagian orang yang tinggal di wilayah Bali dan Lombok mungkin juga sebagian daerah Jawa tidak akan tahu seperti apa bentuk buah dan rasa cempedak. Tetapi Bagi masyarakat Kalimantan, khususnya masyarakat Banjar, Mandai terdengar tidak asing dan bahkan sangat terkenal. Mandai adalah sebutan untuk kulit cempedak yang sudah melalui proses fragmentasi. Masakan olahan yang bahan utamanya adalah kulit cempedak ini bisa dijadikan lauk menemani makanan utama seperti nasi, rasanya sangat nikmat dengan tekstur berserat serta lembut, kelembutannya tergantung seberapa lama kulit cempedak di rendam. Pembuatan Mandai tidak terlalu sulit, berikut adalah tahap-tahap p...
Merupakan masakan khas yang berasal dari Suku Banjar di provinsi Kalimantan Selatan. Pekasam dibuat dari fermentasi ikan air tawar yang mempunyai cita rasa masam yang khas. Makanan ini sangat terkenal di Kalimantan Selatan. Pekasam biasanya dibumbui lagi dengan cabai dan gula, saat akan disajikan sebagai lauk pendamping nasi. Di beberapa daerah ada juga yang menyebut makanan ini dengan nama Iwak Samu . Pakasam terkenal sebagai masakan khas adat di Hulu Sungai Tengah (HST). Sentra pembuatan Pakasam yang terkenal adalah desa Mahang Sungai Hanyar, kecamatan Pandawan. Karena itu, Pakasam dari HST sering pula disebut Pakasam Mahang hal ini merujuk pada nama daerah penghasilnya. Proses frementasi ikan dilakukan dengan cara melumuri ikan dengan garam. Ikan selanjutnya diperam atau disimpan beberapa hari, lalu dicampur dengan taburan beras ketan yang telah digoreng. Ikan yang akan dijadikan Pakasam bisa jenis apa saja. Namun yang paling sering digunakan adalah anakan ikan dan ikan...
Wadi merupakan masakan khas bag masyarakat Borneo, Suku Dayak, Banjar, Kalimantan Selatan. Wadi sebenarnya bukan merupakan nama makanan namun proses pembuatan dari makanan yaitu pengawetan ikan. Ikan yang biasa digunakan adalah ikan sungai atau papuyu dan sejenisnya. Setelah diawetkan dengan bumbu – bumbu secukupnya, ikan kemudian dapat diolah sesuai dengan selera. Samu sendiri merupakan sebuah nama sejenis kue beras yang sudah diolah. Masyarakat biasa menyebutnya kue dua jari. Resep Wadi Samu : Bahan: 500 gram ikan papuyu atau ikan sungai Bahan pelengkap 1 genggam kue dua jari Bumbu Garam secukupnya Gula pasir secukupnya Bahan sayur Bawang merah secukupnya, iris – iris Bawang putih secukupnya, iris – iris Air secukupya Garam secukupnya Gula pasir secukupnya Penyedap rasa secukupnya Cabai rawit utuh secukupnya Daun singkong secukupnya, rebus ...
Selain menawarkan tempat wisata yang unik dan menarik, serta memiliki sumber daya alam yang banyak, Banjarmasin juga memiliki daya tarik di bidang kuliner. Salah satunya jenis makanan yang populer dan banyak diminati wisatawan adalah Ikan Saluang. Ikan saluang yang dalam bahasa Latin bernama Rasbora ini adalah jenis ikan air tawar. Bentuknya kecil seperti ikan teri. Ikan Saluang dewasa bisa mencapai panjang 10 cm. Ikan ini hidup bergerombol di sepanjang sungai-sungai Kalimantan. Meski sering dicari oleh para pencinta kuliner, ikan saluang termasuk jenis ikan yang cukup sulit dibudidayakan. Sejauh ini, produksi ikan saluang masih mengandalkan hasil tangkapan masyarakat nelayan sungai yang tersebar di sepanjang daerah aliran sungai Barito. Permukaan air sungai yang jernih di musim kemarau menjadi waktu dan tempat yang tepat bagi ikan Saluang untuk bertelur dan berkembang biak di tepi sungai. Dan menjadi waktu yang tepat juga bagi para nelayan sungai untuk memanen...
Di kisahkan pada dahulu kala ada sebuah kerajaan besar dan termasyhur di wilayah Kalimantan Selatan. Letak kerajaan tersebut diapit dua buah gunung dan dialiri sebuah sungai besar. Tanahnya sangat subur dan rakyatnya hidup makmur. Hasil kekayaan alamnya melimpah ruah. Kerajaan itu dipimpin oleh seorang raya yang adil dan bijaksana. Beliau mempunyai permaisuri dan tujuh putri yang cantik. Kekayaan alam yang dimiliki bukan untuk kepentingan keluarga Raja, melainkan untuk kesejahteraan rakyat. Rakyat mengolah lahan pertanian sesuai dengan hak yang mereka miliki. Tidak pernah terjadi sengketa antar penduduk. Mereka hidup rukun dan damai. "Ada burung raksasa!", teriak penduduk negeri yang melihat burung raksasa itu. Mereka tidak tahu darimana asalnya burung raksasa yang tiba-tiba datang mengamuk itu. Burung raksasa itu sangat menakutkan, paruhnya besar dan tajam mengkilat. Sekali mematuk manusia langsung menemui ajal. Cakarnya dapat langsung mencengkram puluhan orang dan...
Sop mutiara merupakan kuliner peranakan dari bangsa lain, tepatnya Tionghoa, yang telah mengalami pengubahan rasa sehingga lebih sesuai dengan lidah masyarakat nusantara. Di dalam budaya Tionghoa, sop mutiara biasanya hadir ketika hari raya imlek tiba. Selain imlek, sop mutiara juga biasa tertampung dalam wadah panci ketika ada acara-acara besar peranakan Tionghoa, semisal pernikahan, ulang tahun, dan sebagainya. Makanan khas Banjarmasin ini dinamakan sop mutiara karena di dalamnya terdapat bakso kerikil atau bakso berukuran kecil-kecil layaknya mutiara. Bakso yang digunakan dibuat dari daging ayam yang digiling yang kemudian dicampur dengan kentang dan bawang putih halus. Tekstur baksonya lembut, tapi tidak selembut bakso ikan. Bicara mengenai rasanya, sop mutiara mempunyai cita rasa gurih yang dihasilkan dari perpaduan antara susu, tumbukan bawang merah, bawang putih, dan pala. Sumber: http://makananoleholeh.com/makanan-khas...
Sayur Kambang Tigarun - Kalimantan Selatan Pada zaman dulu, masyarakat Banjar begitu gemar menyantap nasi, lauk, dan lalapan sayur. Ada banyak macam sayur yang biasa dipilih, seperti kambang tigarun salah satunya. Kambang tigarun merupakan tanaman sayur yang bagian kembangnya paling banyak dipakai sebagai lalapan. Meskipun banyak disukai penduduk Banjar, sayuran ini termasuk tanaman musiman sehingga keberadaannya tidak selalu di setiap waktu. Kambang tigarun yang hendak diolah juga harus memilih yang sudah mengembang bunganya. Perlu diketahui juga kalau tanaman kambang tigarun mempunyai rasa pahit, jadi mereka yang biasa menyantapnya masuk dalam kategori penyuka makanan pahit. Kambang tigarun atau jaruk tigarun yang akan dijadikan lalapan sebelumnya harus direndam terlebih dahulu selama berhari-hari. Kalau sudah tiga sampat empat hari proses perendaman, biasanya kambang tigarun sudah bisa dinikmati bersama cacapan asam. Sumber https://www.google.co.id/search?biw=136...